1 of 44

Sertifikasi Profesi Guru

Dr. Tri Jalmo, M.Si.

Dr. Panggih Priyambodo, S.Pd.Si., M.Pd.

2 of 44

Tujuan sertifikasi

  • Menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran
  • Mewujudkan tujuan pendidikan nasional.
  • Meningkatkan proses dan mutu hasil pendidikan.
  • Meningkatkan martabat dan profesionalitas guru.
  • Melindungi citra profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten.
  • Melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional.
  • Menjadi sarana penjaminan mutu bagi LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) dan kontrol mutu dan jumlah guru bagi pengguna layanan pendidikan.
  • Menjaga lembaga penyelenggara pendidikan dari keinginan internal dan tekanan eksternal yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang berlaku.
  • Meningkatkan kesejahteraan guru dengan adanya tunjangan profesi.

3 of 44

Tatangan ke depan

4 of 44

5 of 44

  • Revolusi industri: perubahan besar terkait cara manusia bekerja dan memproduksi barang sebagai akibat dari kemunculan teknologi baru.
  • Proses produksi yang dimotori tenaga manusia secara manual 🡪 digantikan mesin dan teknologi secara digital dan otomatis >> proses produksi yang lebih cepat, efektif, dan efisien.

  • Tahapan / perkembangan Revolusi Industri:
  • R.I. 1.0: pekerjaan menggunakan mesin sederhana yang bertenaga air dan uap.
  • R.I. 2.0: produksi massal dengan memanfaatkan listrik dan penerapan standarisasi mutu.
  • R.I. 3.0: produksi massal yang lebih efisien dengan memanfaatkan mesin otomatis dan komputer.
  • R.I. 4.0: pekerjaan dan proses produksi dilakukan melalui sistem yang berbasis internet dan data (digitalisasi + internet + AI/robotika).

6 of 44

7 of 44

  • Prinsip R.I. 4.0:

  • Interkoneksi
  • Kolaborasi: kolaborasi antara manusia – mesin – perusahaan (lokasi kerja) melalui internet berbasis internet.
  • Standarisasi: sistem dan mesin menggunakan aturan/format yang sama supaya bisa saling terhubung dan bekerja sama
  • Keamanan: keamanan data dan sistem.

  • Transparansi informasi
  • Analisis data: pemrosesan data untuk mengidentifikasi masalah serta kebutuhan.
  • Penyediaan informasi: hasil analisis data dikomunikasikan untuk mengambil keputusan.

  • Keputusan terdesentralisasi: mesin atau sistem bisa mengambil keputusan sendiri secara otomatis berdasarkan data, tanpa menunggu manusia.

  • Dukungan teknis
  • Bahan virtual: simulasi, panduan digital, model 3D/AR/VR.
  • Bantuan fisik: robot otomatis di pabrik perakitan, mesin pengemas otomatis, drone, dll.

8 of 44

Tantangan ke depan

9 of 44

  • Konsep Society merepresentasikan tentang bagaimana manusia menghasilkan, menggunakan, dan mengelola teknologi untuk hidup dalam periode sejarah tertentu.

  • Tahapan / perkembangan Era Society:
  • Society 1.0.: masyarakat hidup dari alam secara langsung (berburu dan meramu) – nomaden.
  • Society 2.0.: masyarakat mulai menetap dan bertani.
  • Society 3.0.: masyarakat menggunakan mesin untuk produksi massal.
  • Society 4.0.: masyarakat menggunakan teknologi informasi dan internet untuk beragam kegiatan dan kepentingan.
  • Society 5.0.: masyarakat memanfaatkan AI, IoT (segala bentuk peralatan yang dapat terhubung ke internet), dan big data untuk mendukung dan meningkatkan kualitas hidup.

10 of 44

11 of 44

  • Karakteristik Era R.I. 4.0.
  • Automasi dan AI 🡪 pekerjaan rutin.
  • Kompetisi tenaga kerja global.
  • Data menjadi aset utama.
  • Akses informasi tanpa batas.
  • Keterampilan saat ini dan masa depan:
  • Critical Thinking & Problem Solving
  • Creativity
  • Digital Literacy & Data Literacy
  • Communication & Collaboration
  • Adaptability & Learning Agility
  • Entrepreneurial Mindset

12 of 44

  • Karakteristik dan konsep Society 5.0: kemajuan teknologi harus diseimbangkan / diselaraskan dengan nilai kemanusiaan dan kesejahteraan manusia.
  • Teknologi untuk memecahkan masalah sosial.
  • AI dan big data berorientasi pada manusia.
  • Pendidikan membentuk generasi / lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual namun juga beretika, empatik, dan adaptif.
  • Kebutuhan di era Society 5.0.:
  • Proses belajar harus personal, fleksibel, dan berbasis kebutuhan siswa.
  • Penilaian tidak hanya kognitif, tetapi juga berfokus pada penumbuhkembangan karakter serta keterampilan esensial abad ke-21 (kritis, kreatif, komunikasi, kolaborasi, dll).

13 of 44

  • Penyiapan pendidik
  • Pelatihan TPACK (Technology, Pedagogy, Content Knowledge).
  • Offline and digital learning communities.
  • Sertifikasi literasi digital dan AI.

  • Penyesuaian kurikulum dan pembelajaran
  • Penerapan pendekatan OBE (Outcome-Based Education).
  • Penerapan TPACK.
  • Project-Based Learning & Problem-Based Learning.
  • Integrasi STEM/STEAM.
  • Penilaian autentik.

  • Pemanfaatan teknologi
  • MOOC (Massive Open Online Course)
  • Learning Management System.
  • Virtual & Augmented Reality.
  • AI (personalized learning).

  • Penguatan tujuan pendidikan
  • Tidak hanya penguatan kognitif 🡪 karakter, etika, literasi data dan digital, kolaborasi, dll.

  • Upaya Konkret di Indonesia saat ini: perumusan dan pengembangan Kurikulum Merdeka dan Pendekatan Deep Learning.

Implikasi dalam Praktik Pendidikan

14 of 44

15 of 44

16 of 44

Standar Guru di Indonesia

17 of 44

18 of 44

19 of 44

20 of 44

21 of 44

22 of 44

23 of 44

24 of 44

$ 64,090

Level KKNI

Easy to change colors, photos and Text.

Your Text Here

LOREM IPSUM DOLOR SIT AMET,

CU USU AGAM INTEGRE IMPEDIT.

  • Lulusan pendidikan dasar (SD dan SMP) setara dengan jenjang 1;
  • Lulusan pendidikan menengah paling rendah setara dengan jenjang 2;
  • Lulusan diploma 1 paling rendah setara dengan jenjang 3;
  • Lulusan diploma 2 paling rendah setara dengan jenjang 4;
  • Lulusan diploma 3 paling rendah setara dengan jenjang 5;
  • Lulusan diploma 4 atau sarjana terapan dan sarjana paling rendah setara dengan jenjang 6;
  • Lulusan magister terapan dan magister paling rendah setara dengan jenjang 8;
  • Lulusan doktor terapan dan doktor setara dengan jenjang 9;
  • Lulusan pendidikan profesi setara dengan jenjang 7 atau 8;
  • Lulusan pendidikan spesialis setara dengan jenjang 8 atau 9.

25 of 44

26 of 44

27 of 44

Pengertian Progam PPG�Permenristek No. 55/2017 Pasal 1 burit 5

28 of 44

29 of 44

30 of 44

31 of 44

32 of 44

33 of 44

34 of 44

35 of 44

36 of 44

37 of 44

38 of 44

39 of 44

Rencana pembelajaran lampau =Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)

  • adalah program yang memberikan pengakuan atas pengalaman belajar seseorang untuk melanjutkan pendidikan formal.
  • tujuan: Mengurangi beban studi, Mempercepat masa studi, Mengurangi biaya pendidikan, Menyetarakan kualifikasi dengan tertentu
  • Permendikbudristek Nomor 41 Tahun 2021
  • keunggulan RPL: Kuliah sambil kerja, Tanpa skripsi, Pengalaman kerja diakui sebagai konversi nilai
  • RPL tipe A merupakan jenis RPL yang banyak diselenggarakan oleh perguruan tinggi di Indonesia. 
  • RPL tipe B diperuntukkan untuk dosen yang ingin mendapatkan pengakuan kesetaraan dengan jenjang kualifikasi KKNI

40 of 44

41 of 44

42 of 44

43 of 44

44 of 44

https://slideplayer.info/slide/17063914/

  • https://www.slideshare.net/RidhoFitrahHyzkia/rancangan-teknokratik-pembangunan-asn-2020-2024