1 of 14

SISTEMATIKA TUMBUHAN TINGKAT RENDAH

Oleh kelompok 6

1. Fikry Akmal Firzatullah (G1011211122)

2. Maria Goreti Haran (G1011211129)

3. Muhammad Teguh (G1011211374)

4. Ahmad Sofyan (G1011201329)

5. Otniel Edshanson Cysara (G1011211353)

6.Yana Eka Saputra (G1011211108)

7. Dedi Kurniawan (G1011211017)

8. Abit Nibras Tri Lanang (G1011211304

9. Latini (G1011211094)

10. Uti Adrian Maulana (G1011181249)

2 of 14

  • Sistematika tumbuhan rendah ialah ilmu biologi yang mempelajari tentang tumbuhan yang belum memiliki struktur lengkap seperti daun, batang, akar, dan sistem pengangkutan yang jelas. Tumbuhan tingkat rendah dinamakan seperti itu karena organisme ini dapat melakukan fotosintesis atau dengan kata lain memiliki plastida atau kromatofora khususnya klorofil.

3 of 14

  • Seperti yang kita ketahui ada beberapa organisme atau kelompok organisme yang memiliki klorofil atau kromafora dalam sel nya baik itu uniseluler (protista) maupun multiseluler.

4 of 14

  • makhluk uniseluler seperti protista seperti flagellata khususnya fitoflagellata dan ada juga kelompok lain seperti bakteri dan alga biru yang memiliki kemampuan fotosintesis. Beberapa bakteri bahkan dapat menghasilkan oksigen dari CO2 lebih cepat dan jauh lebih cepat dari tumbuhan tingkat tinggi karena fotosintesis.

5 of 14

Dikatakan tumbuhan tingkat rendah bukan hanya karena struktur nya yang mampu dibedakan (morfologi) melainkan juga melalui sistem pengangkutan, cara reproduksi dan juga cara mencerna makanannya.

6 of 14

  • Tumbuhan tingkat rendah memiliki ciri2 sebagai berikut :
  • 1. Belum memiliki sistem pembuluh yang jelas
  • 2. Belum dapat dibedkan antara batang, akar dan daunnya
  • 3. Ada yang sudah terdapat batang,akar dan daun namun belum bersifat sejati.
  • 4. Belum mampu menghasilkan biji

7 of 14

  • Tumbuhan tingkat rendah dapat diklarifikasikan menjadi 3 kelompok, yaitu :
  • 1. Tumbuhan belah ( schizophyta)
  • 2. tumbuhan lumut (bryophyta)
  • 3. tumbuhan paku (pteridophyta)

8 of 14

  • Tumbuhan belah (schizophyta)Tumbuhan ini ialah tumbuhan yang sifat perkembang biakannnya dengan cara membelah diri. Jenis tumbuhan ini merupakan tumbuhan yang bersel satu.
  • Tumbuhan lumut ( bryophyta )Tumbuhan ini adalah tumbuhan yang masih berupa talus atau masih belum dpaat dibedakan antara akar,batang dan daunnya. Contoh dari jenis thallophyta ini adalah lumut dan alga.
  • Tumbuha paku ( pteridophyta )Tumbuhan jenis ini sudah dapat dibedakan antara akar,bantang dan daunnya,namun klompok pterydophyta ini masih termasuk kedalam tumbuhan tingkat rendah. Itu karena tumbuhan paku-pakuan ini masib belum bjsa untuk menghasilkan biji.Contohnya adalah pakis.

9 of 14

  • Pada tumbuhan tingkat rendah, proses mekanisme transportasi air dan mineral tidak dilakukan dalam pembuluh jaringan. Transportasi air dan mineral dilakukan oleh semua organ yang ada pada tumbungan tersebut. Setiap tanaman membutuhkan air dan mineral untuk mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Tidak hanya air, zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan tersebut misalnya oksigen, karbon dioksida, air, dan mineral.

10 of 14

  • Reproduksi vegetatif alamiah pada tumbuhan tingkat rendah, misalnya dengan membelah diri, membentuk spora, membentuk tunas, dan fragmentasi.

11 of 14

  • Membelah diri adalah membagi diri menjadi dua bagian yang sama. Perkembangbiakan ini dilakukan dengan cara membelah inti menjadi dua bagian yang sama dan diikuti dengan pembentukan sekat diantara kedua inti tersebut. Kedua bagian yang telah berinti tersebut saling memisahkan diri sehingga menghasilkan dua sel baru. Tumbuhan yang membelah diri contohnya adalah ganggang biru.

12 of 14

  • Membentuk spora adalah inti sel yang telah mengalami perubahan fungsi menjadi alat perkembangbiakan. Inti sel ini berubah menjadi spora yang tersimpan dalam kotak spora. Tumbuhan yang berkembang biak dengan spora, misalnya Chlorella (ganggang), tumbuhan jamur, tumbuhan lumut, dan tumbuhan paku.

13 of 14

  • Membentuk Tunas Tunas adalah bagian tubuh yang mengalami penonjolan. Bila tonjolan tersebut lepas dari induknya, akan tumbuh menjadi individu baru. Tumbuhan tingkat rendah yang berkembang biak dengan membentuk tunas, misalnya Saccharomyces cerevisiae, salah satu jenis ragi (khamir).
  • Fragmentasi adalah peristiwa pemotongan bagian tubuh tumbuhan, yang kemudian dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Tumbuhan yang berkembang biak dengan cara fragmentasi, misalnya alga .

14 of 14

TERIMA KASIH