1 of 15

Media Pembelajaran

PRAKARYA

Untuk SMP/MTs Kelas VII

PRAKARYA

2 of 15

Sumber: wikimedia.org/Louis Tynan95

BAB

15

MENGOLAH SAYUR MENJADI MAKANAN DAN MINUMAN

  • Menyatakan pendapat tentang keragaman hasil pengolahan sayur sebagai ungkapan rasa bangga menjadi bangsa Indonesia wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa;
  • Mengidentifikasi alat dan bahan, teknik pengolahan, serta penyajian dan pengemasan olahan sayuran berdasarkan rasa ingin tahu dan peduli lingkungan;
  • Merancang pengolahan pangan, serta
  • Membuat dan mempresentasikan hasil pengolahan sayuran berdasarkan teknik dan prosedur yang tepat disertai rasa tanggung jawab.

Tujuan Pembelajaran:

PRAKARYA

3 of 15

A. PENENTU MUTU SAYUR

Konsumsi sayur sebaiknya ada setiap hari dalam menu makanan. Akan tetapi, hanya sedikit dari kita yang benar-benar memenuhinya. Oleh karena itu, sayur sebaiknya diolah menjadi bentuk lain, berupa makanan dan minuman yang variatif. Bagian tumbuhan yang biasa dibuat sayur di antaranya daun, buah, akar, umbi, dan bunga. Sayur sangat bermanfaat untuk membangun dan memelihara daya tahan tubuh.

Dalam sayur terdapat banyak vitamin, garam mineral, dan air. Untuk mendapatkan vitamin dan mineral, sayur sebaiknya dihidangkan dalam keadaan mentah tetapi tidak semua jenis sayur dapat dihidangkan mentah. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan sayur sesuai dengan kandungan dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh

PRAKARYA

4 of 15

Sumber: pixabay.com/free image

Pengolahan sayur sebisa mungkin tidak mengurangi mutu dari sayuran tersebut. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan sayur sesuai dengan kenadungan dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

PRAKARYA

PRAKARYA

5 of 15

Saat mengolah sayur menjadi produk pangan akan terjadi proses fisiologi pada sayur, misalnya pelunakan, penurunan kadar asam organik, perubahan warna, dan pembentukan aroma. Komponen mutu yang menjadi perhatian utama konsumen, yaitu:

  1. Penampilan secara visual,
  2. Tekstur yang berhubungan dengan hal yang diindera perasa,
  3. Cita rasa khususnya yang berhubungan dengan rasa dan aroma,
  4. Kandungan gizi, dan
  5. Faktor keamanan saat dikonsumsi.

Sumber: pixabay.com/free image

PRAKARYA

PRAKARYA

6 of 15

  1. Mencuci sayuran pada air mengalir sebelum masak;
  2. Potong-potong menurut ukurang yang sesuai;
  3. Masak dalam porsi sekali makan;
  4. Jika merebus, rebuslah dalam air yang sudah dididihkan terlebih dahulu terlebih dahulu;

Dilihat dari segi sensoris, konsumen lebih menitikberatkan pada pertimbangan warna, rasa, dan tekstur. Ketiga komponen ini berhubungan erat dengan proses fisiologi dan kondisi mikroorganisme pada bahan. Adapun cara mengolah sayur yang baik, yaitu:

PRAKARYA

7 of 15

  1. Buka tutup panci selama perebusan;
  2. Jangan terlalu lama merebus sehingga sayuran menjadi terlalu lunak dan warna memudar;
  3. Sayuran bersantan jangan disimpan lebih dari 4 jam pada suhu kamar; serta
  4. Sayuran yang dihidangkan dalam keadaan mentah harus dicuci di air mengalir, kemudian dicelup sebentar ke air mendidih.

PRAKARYA

8 of 15

B. MENGOLAH SAYUR SEGAR MENJADI MAKANAN

  1. Lalap

Lalap merupakan sayuran yang dihidangkan mentah, misalnya mentimun, selada, kacang panjang, dan kecambah. Lalap ini biasanya disertai sambal.

  1. Tumis/oseng

Contoh sayuran yang bisa ditumis adalah kangkung, daun pepaya, brokoli, buncis, dan lain-lain. Tumisan juga dapat memadukan beberapa macam sayur menjadi satu.

Contoh pengolahan sayur menjadi makanan dapat kita lihat pada contoh berikut:

PRAKARYA

PRAKARYA

9 of 15

  1. Salad

Salad adalah sayur segar yang disajikan dengan dipotong-potong dan dikombinasikan siraman mayones atau minyak zaitun.

Sumber: wikimedia.org/Midori

  1. Camilan kering (keripik)

Keripik sayur yang umum ditemui adalah keripik kentang dan keripik singkong. Jenis sayur daun juga dapat dijadikan keripik, misalnya keripik bayam.

  1. Asinan

Sayuran yang dapat diolah menjadi asinan yaitu mentimun, wortel, sawi, dan kubis.

PRAKARYA

PRAKARYA

10 of 15

  1. Rujak

Rujak adalah olahan buah dan sayur yang dipadu menjadi satu dan diberi bumbu kacang yang gurih.

  1. Pecel dan gado-gado

Pecel adalah bentuk olahan sayur. Biasanya jenis makanan ini terdiri dari kacang panjang, bayam, dan taoge yang disiram dengan kuah sambal kacang.

  1. Nugget sayuran

Nugget adalah salah satu makanan sehat dan cepat saji yang digemari anak-anak. Cara pembuatannya sebagai berikut.

Sumber: wikimedia.org/Midori

PRAKARYA

PRAKARYA

11 of 15

  1. Bahan yang dibutuhkan
  2. Daging ayam 200 gram
  3. Tepung terigu 3 sendok
  4. Wortel 100 gram
  5. Telur ayam 1 butir
  6. Putih telur 1 butir
  7. Bawang bombai 25 gram
  8. Tepung panir secukupnya
  9. Minyak goreng secukupnya
  10. Bumbu nugget
  11. Bawang putih 2 siung
  12. Merica bubuk ¼ sendok teh
  13. Garam ½ sendok teh
  14. Pala bubuk ¼ sendok teh
  1. Cara membuat

  1. Campur daging ayam bersama tepung terigu, wortel, dan telur ayam, lalu aduk rata.
  2. Tambahkan bumbu halus dan irisan bawang bombai, aduk rata dan taung dalam loyang datar yang di olesi mentega.
  3. Kukus adonan ayam selama 30 menit hingga matang, lalu angkat dan dinginka. Potonglah sesuai selera.
  4. Celupkan adonan nugget dalam putih telur, lalu lumuri tepung hingga rata dan goreng dalam minyak panas hingga kuning kecokelatan, lalu tiriskan

PRAKARYA

12 of 15

C. MENGOLAH BUAH SEGAR MENJADI MINUMAN

  1. Brokobit

Brokobit adalah antibiotik alami dalam antivirus yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Brokoli juga dapat dinikmati menjadi minuman sehat dengan memodifikasi rasanya.

Sumber: pixabay.com

Berikut merupakan beberapa olahan minuman yang baik untuk kesehatan dari bahan sayuran :

PRAKARYA

PRAKARYA

13 of 15

  1. Jus mentimun bayam

Mentimun merupakan salah satu sayur yang digemari oleh banyak orang. Kandungan serat dan mineral pada mentimun bermanfaat untuk metabolisme tubuh.

Sumber: pixabay.com

PRAKARYA

14 of 15

D. PENYAJIAN DAN PENGEMASAN OLAHAN SAYUR

Tahap akhir dari pembuatan produk olahan sayur adalah penyajian dan pengemasan. Pengolahan sayur secara sederhana menjadi makanan maupun minuman yang siap dikonsumsi umumnya menggunakan teknik pengawetan yang dikombinasikan dalam pengolahan berikut:

  1. Penghilangan mikroflora,
  2. Penghilangan /pengurangan kadar air,
  3. Penyimpanan dalam lingkungan atmosfir termodifikasi, dan
  4. Penyimpanan pada temperatur dingin.

PRAKARYA

15 of 15

Sistem pengemasan sayur dikombinasikan dengan penyimpanan dingin merupakan praktik oenyimpanan yang umum dilakukan pada makanan siap konsumsi. Manfaat dari penyimpanan dingin, yaitu:

  1. Dapat menekan laju degradasi enzimatik yang mengakibatkan pelunakan jaringan buah dan sayur;
  2. Mengurangi laju kehilangan air yang mengakibatkan kelayuan;
  3. Menurunkan laju pertumbuhan mikroorganisme; dan
  4. Menurunkan laju produksi etilen.

Beberapa jenis bahan yang digunakan untuk pengemasan sayur sebagai berikut :

  1. Pengemasan dari bahan alami dapat menggunakan sayur itu sendiri atau buluh bambu.
  2. Pengemasan dari bahan buatan dapat menggunakan plastik, kertas, styrofom, dan kaca.

PRAKARYA