1 of 31

Konflik Kriminologi�

2 of 31

Conflict Criminology

  • Berkenaan dengan nilai-nilai dalam kelompok-kelompok yang ada dalam masyarakat
  • Umumnya muncul karena adanya persaingan dalam konteks dan berkenaan dengan Uang, Kedudukan dan Kekuasaan
  • Jika Aliran Konsensus berpandangan bahwa peran negara adalah untuk melakukan mediasi konfik dan mewakii nilai bersama, Aliran Konflik berpandangan bahwa negara tidak mewakili kepentingan bersama, akan tetapi kepentingan kelompok yang berkuasa

3 of 31

Conflict Criminology

  • Pada masyarakat homogenous, hukum yang ada memang merupakan konsensus masyarakat (Thorsten Sellin, 1938)
  • Tapi dalam masyarakat yang heterogen dan lebih kompleks, tedapat kontradiksi antara norma dan nilai dari satu kelompok dg kelompok lainnya
    • Konflik Budaya Primer (Primary cultural conflicts)
    • Konflik Budaya Sekunder (Secondary cultural conflicts)
      • Hukum tidak merepresentasikan lkonsensus dari anggota masyarakat, akan tetapi merefleksikan conduct norms dari budaya dominan

4 of 31

Karenanya...

  • Teori konflik mengasumsikan bahwa setiap masyarakat mengalami proses perubahan yang berkelanjutan dan proses ini menciptakan konflik sosial.
  • Fungsi negara bukan untuk memediasi antara kelompok-kelompok kepentingan yang saling bertentangan, tetapi untuk mewakili kepentingan dan mencerminkan nilai-nilai kelompok atau kelompok yang memiliki kekuatan yang besar untuk mengendalikan negara.
  • Teori ini mencakup dua aspek kriminologi:
    • berusaha menjelaskan perilaku hukum, dan
    • mengkaji kejahatan sebagai produk sampingan dari konflik kelompok dan budaya.

5 of 31

  • Teori ini telah digunakan untuk mengeksplorasi kejahatan terorganisir dan kerah putih, penangkapan dan pola hukuman, dan pola kejahatan dari berbagai kelompok minoritas.
  • Keterbatasan teori konflik: masyarakat bukan hanya sistem kelompok kepentingan yang saling bertentangan dan bersaing.

6 of 31

Prinsip Dasar

  • Masyarakat terdiri dari banyak kelompok yang masing-masing memiliki nilai, tradisi dan perilaku tertentu yang diterima.
  • Keberagaman didasarkan pula pada pembedaan yang dignifikan seperti gender, kelas sosial, orientasi seksual dll
  • Tiap kelompok memiliki pemahaman sendiri tentang benar dan salah serta standar moral dan perilaku yang mungkin berbeda satu dengan yang lain
  • Konflik antar kelompok tidak mungkin dielakkan, yang didasarkan pada perbedaan yang secara sosial dianggap penting.

7 of 31

  • Konflik tidak terelakkan karena mereka bersaing untuk memperoleh power, kekayaan dan bentuk ‘penghargaan’ lainnya
  • Konflik yang paling utama adalah konflik antar kelas
  • Sifat alamiah konflik antar kelompok berpusar pada kekuatan politik
  • Hukum adalah alat kekuasaan & mendukung kepentingan kelompok yang berkuasa untuk membuat hukum.

8 of 31

  • Keberadaan hukum mempermudah penguasa untuk memperoleh keinginan mereka secara legal
  • Kelompok yang berkuasa selalu berusaha mempertahankan kekuasaannya dari kelompok yang ingin merebutnya

9 of 31

Teoritisi

  • Karl Marx & Engels (1848)
  • George Simmel (1908)
  • Emile Durkheim
  • Willem Bonger (1905)
  • Thorsten Sellin (1938)
  • Ralf Dahrendorf (1959)
  • George Vold (1958)
  • Austin Turk (1969)
  • Richard Quinney (1975)

10 of 31

Karl Marx: �Social Conflict as Class Struggle

  • The Communist Manifesto (1848)
  • fokus pada konflik yang melekat dalam kapitalisme dan mengarah pada perumusan cita-cita komunis
  • dua kelas sosial mendasar dalam masyarakat kapitalis:
    • Borjuis/kapitalis (orang kaya pemilik alat-alat produksi (pabrik, bisnis, tanah, dan sumber daya alam).
    • Proletar (mayoritas masyarakat, relatif tidak berpendidikan dan tanpa kekuasaan, pekerja.

11 of 31

  • Karenanya class struggle/perjuangan antar kelas dipandang sebagai kondisi tak terhindarkan dalam evolusi masyarakat kapitalis mana pun dan Marx percaya bahwa hasil alaminya adalah digulingkannya tatanan sosial kapitalis dan lahirnya masyarakat yang benar-benar tanpa kelas, atau komunis.

12 of 31

Conflict & Marxist

  • Conflict
    • pluralistic conflict model
    • Less emphasis on capitalism as a source of crime
    • Favors objective research
    • Does not reject legal order
    • Advocates reform rather than revolution
  • Marxist
  • Singularistic conflict model
  • Capitalism & inequality as sources of crime
  • Holds Marxist theory as a fact to be illustrated rather than a subject to be researched
  • Rejects the legitimacy of existing order
  • Advocates revolution to overthrow the system

13 of 31

Willem Bonger (1905)

  • Willem Bonger melanjutkan pikiran Marx tentang pergulatan antara si kaya dan si miskin sebagai konsekuensi alami dari masyarakat kapitalis.
  • Ia menyimpulkan bahwa dalam masyarakat seperti itu, hanya mereka yang kekurangan kekuasaan yang secara rutin tunduk pada hukum pidana.

14 of 31

Kritik thd Marx a.l.

  • Mengabaikan pranata2 sosial yang menindas dalam negara komunis (gulag di Rusia, dan yang serupa di Kuba dll)
  • Titik berat pada social movement, bukan pada kegiatan akademik
  • Kapitalism disalahkan untuk semua keburukan
  • Masalah keadilan direduksi menjadi masalah ekonomi semata
  • Tidak berpijak pada sandaran ilmiah
  • Sekedar retorik dan sempit

15 of 31

Subculture theory

  • Culture conflict: Thorsten Sellin (1938)
  • Conduct norms

  • Primary culture conflict

  • Secondary culture conflict

A

B

C

A

16 of 31

 William Chambliss (1970)

  • What makes the behavior of some criminal is the coercive power of the state to enforce the will of the ruling class.”
  • The Saint and the Roughnecks 🡪 korelasi antara Kejahatan dan Strata Ekonomi
  • Chambliss meneliti dua kelompok remaja di suatu kota kecil yang sama-sama terlibat dalam perilaku menyimpang — bolos sekolah, berkelahi, dan merusak properti — tetapi menderita konsekuensi yang berbeda.
  • Para guru, polisi, dan masyarakat memaafkan perilaku The Saints , tapi melihat Roughnecks sebagai nakal nakal.
  • Semua anggota The Saints lulus kuliah kecuali 1 org, Dua Roughnecks lulus kuliah, 2 DO dan 2 masuk penjara

17 of 31

  • Chambliss menyimpulkan:
    • kelas sosial banyak berkaitan dengan persepsi publik tentang kelompok remaja
    • label menyimpang dapat menjadi self fulfilling prophecy (krn selalu disebut bahwa mrk adl orang yang menyimpang dan tdk akan menjadi orang yg berhasil, mereka menjadi demikian)

18 of 31

Chambliss & Seidman (1971) Law, Order, and Power

  • Kondisi kehidupan seseorang memengaruhi nilai dan norma seseorang. Masyarakat kompleks terdiri dari kelompok-kelompok dengan kondisi kehidupan yang sangat berbeda.
  • Masyarakat kompleks karenanya terdiri dari serangkaian norma yang sangat berbeda dan saling bertentangan.
  • Probabilitas suatu kelompok untuk membuat sistem normatif mereka tercermin dalam UU tidak merata, karena berkaitan erat dengan posisi politik dan ekonomi kelompok tersebut.
  • Semakin tinggi posisi politik atau ekonomi suatu kelompok, semakin besar kemungkinan bahwa pandangannya akan tercermin dalam undang-undang.

19 of 31

6 proposisi Richard Quinney

  • Masyarakat Amerika didasarkan pada ekonomi kapitalis yang maju.
  • Negara diatur untuk melayani kepentingan kelas ekonomi yang dominan: kelas penguasa kapitalis.
  • Hukum pidana adalah instrumen negara dan kelas penguasa yang digunakan untuk mempertahankan dan melanggengkan tatanan sosial dan ekonomi yang ada.

20 of 31

  • Pengendalian kejahatan dalam masyarakat kapitalis dilakukan melalui berbagai lembaga, dan lembaga yang didirikan dan dikelola oleh elit pemerintah yang mewakili kepentingan kelas penguasa, untuk tujuan membangun ketertiban.
  • Kontradiksi kapitalisme maju — disjunction antara keberadaan dan esensi — mengharuskan kelas-kelas bawah tetap tertindas dengan cara apa pun yang diperlukan, terutama melalui paksaan dan kekerasan sistem hukum.
  • Hanya dengan runtuhnya masyarakat kapitalis dan penciptaan masyarakat baru, berdasarkan prinsip-prinsip sosialis, akan ada solusi untuk masalah kejahatan

21 of 31

Dengan kata lain...

  1. Kejahatan adalah definisi tentang perilaku manusia yang diciptakan oleh pihak yang berkuasa dlm suatu masyarakat yang secara politik terorganisir.
  2. Definisi kejahatan menggambarkan perilaku yang bertentangan dengankepentingan segmen masyarakat yang memiliki kekuasaan untuk membuat kebijakan publik
  3. Definisi kejahatan diterapkan oleh segmen masyarakat yang memiliki kekuasaan untuk membentuk dan menjalankan hukum pidana

22 of 31

  1. Pola perilaku terstruktur dalam suatu masyarakat yang terorganisir secara segmental berkenaan dengan definisi kejahatan, dan dalam konteks ini sejumlah orang melakukan tindakan yang kemung-kinan besar didefinisikan sebagai kejahatan.
  2. Konsepsi kejahatan dikonstruksikan dan disampaikan pada publik melalu berbagai sarana komunikasi
  3. Realita sosial kejahatan dikonstruksikan oleh formulasi dan penerapan definisi kejahatan, perkembangan pola perilaku yang berkenaan dengan definisi kejahatan, dan konstruksi konsepsi-konsepsi kejahatan

23 of 31

POWER, MONEY AND PEOPLE

MONEY & POWER

PEOPLE

24 of 31

George Vold

  • Kejahatan adalah produk konflik politik antar kelompok, ekspresi alami dari perjuangan berkelanjutan untuk kekuasaan, kontrol, dan kesejahteraan material.
  • konflik adalah "bentuk interaksi universal" dan kelompok secara alami bertentangan karena kepentingan dan tujuan mereka “tumpang tindih, bertabrakan dan cenderung kompetitif.”
  • kohesi sosial: konflik antar kelompok cenderung mengembangkan dan mengintensifkan loyalitas anggota kelompok ke kelompok masing-masing.

25 of 31

  • Vold mengamati kontribusi konflik terhadap kejahatan: “Seluruh proses politik pembuatan hukum, pelanggaran hukum, dan penegakan hukum menjadi cerminan langsung dari kedudukan yang mendalam dan
  • Konflik mendasar antara kelompok-kelompok kepentingan. Mereka yang menjadi mayoritas legislatif memenangkan kontrol atas kekuasaan dan mendominasi kebijakan yang memutuskan siapa yang terlibat dalam pelanggaran hukum.
  • kelompok yang berkuasa membuat undang-undang, dan undang-undang itu mengekspresikan dan melindungi kelompok mereka sendiri.

26 of 31

Teori Konflik Radikal

  • Dilandasi pada pandangan tentang masyarakat yang sangat bebeda dengan pandangan kaum klasik ataupun positivistik.
  • Bukan keberadaan, tapi justru ketiadaan konfliklah yang merupakan hal yang luar biasa dan abnormal dalam masyarakat, bahkan mencurigakan…
  • Kita tidak dapat berasumsi bahwa konflik selalu bernuansa kekerasan dan tidak terkendali.

27 of 31

Dahrendorf :

  • “from the point of view of this model, societies and social organizations are held together not by consensus but by constraint, not by universal agreement but by coercion of some by other.

28 of 31

Radical Critical Criminology

  • Kausa kejahatan dapat ditemukan dalam kondisi sosial yang memberdayakan orang kaya dan yang terorganisir secara politis tetapi menghilangkan hak mereka yang kurang beruntung.
  • Ada yang membedakan antara kriminologi radikal dan kritis: yang kritis hanya mengkritik hubungan sosial yang mengarah pada kejahatan, sedangkan yang radikal merupakan seruan proaktif untuk perubahan dalam kondisi sosial yang mendasarinya.

29 of 31

Kriminologi Radikal & Kritis

Kriminologi Radikal

  • Menyerukan penggulingan tatanan sosial yang ada sebagai cara untuk menghilangkan kejahatan.
  • Mengajak orang bertindak dan menuntut perubahan sistem politik dan ekonomi yang bertanggung jawab pada peningkatan kriminalitas.

Kriminologi Kritis

  • Memberikan kritik yang fokus pada pengaturan sosial dan ekonomi saat ini karena terkait dengan kriminalitas.
  • Berusaha untuk mendorong pemajuan ekonomi, sosial, dan keadilan politik untuk mengurangi kriminalitas .

30 of 31

Implikasi Teori Konflik

    • Apakah Teori Konflik benar-benar menggambarkan fenomena kriminalitas di dunia saat ini –khususnya di negara kapitalis?
    • Bila ya, mungkinkah dilakukan rekomendasi sbb:
      1. Redistribusi kekuasaan– aka mengakibatkan menurutnnya tingkat kejahatan secara umum
      2. Semua individu dapat ‘diikat’ berdasarkan sistem kepercayaan yang sama-sama mereka yakini
      3. Perlu adanya representasi yang beragam dalam pemerintahan

31 of 31

Thats all for today