1 of 32

Hakikat & Orientasi �Penelitian Ilmiah Digital Marketing

DISUSUN OLEH:

LILLA RAHMAWATI, S.SOS., MM

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

Dosen Program Bisnis Digital

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Darmajaya

lillakeling@darmajaya.ac.id

IG: @lillakeling

2 of 32

Definisi Penelitian

  • “Merupakan proses investigasi ilmiah terhadap suatu masalah yang dilakukan secara terorganisir, sistematik, berdasarkan data yang terpercaya, bersifat kritikal dan obyektif yang mempunyai tujuan untuk menemukan jawaban atau pemecahan atas satu atau beberapa masalah yang diteliti”

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

3 of 32

Ciri Khas Penelitian Ilmiah

    • Fokus Tujuan
    • Relevan dengan Masalah
    • Justifikasi Penting

PURPOSIVENESS

    • Kehati-hatian (Carefullness)
    • Akurasi ( Scrupluoness)
    • Derajad Pasti (Degree of Exactidute)

RIGOR

    • Uji Kesuaian Instrumen
    • Uji Akseptansi Model
    • Uji Kebenaran Hipotesis

TESTABILITY

    • Kesimpulan Yang sama pada situasi yang sama
    • Kesimpulan yang sama dengan metode yang sama
    • Penerimaan Hipotesis bukan karena kebetulan, tetapi karena “ THE TRUE STATE OF AFFAIR”

REPLICABILITY

    • Hasilnya Mendekati Realitas (Confidance Interval)
    • Tinggi Kemungkinan Benar, Rendah Kemungkinan Salah (Confidance Level)

PRECISSION AND CONFIDANCE

    • Menggunakan Data Yang Aktual dan Benar
    • Penarikan Kesimpulan Berdasarkan Data-Fakta Yang digunakan

OBJECTIVITY

    • Aplikabel pada organisasi atau Situasi A
    • Aplikabel pada organisasi atau Situasi B
    • Aplikabel pada organisasi atau Situasi C

GENERALIZABILITY

    • Banyak Menjelaskan Sedikit
    • Banyak Menjelaskan Banyak
    • Sedikit Menjelaskan Banyak

PARSIMONY

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

4 of 32

Masalah – Landasan/Sumber Penelitian

Definisi Problem/Masalah:

  • “A Statement of Deviation”
  • “Any Situation where a gap exist between the actual and the desired ideal states”
  • “Sebuah pernyataan penyimpangan antara yang diharapkan dan yang menjadi kenyataan

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

5 of 32

Sumber Masalah Penelitian Ilmiah

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

6 of 32

Bagaimana Menggali Masalah

  • Masalah ditentukan TUJUAN
  • Masalah dapat difahami sebagai situasi diluar harapan
  • “Problem is any situation where a gap exist between the actual and the desired ideal states” (Sekaran, 2003)
  • Masalah adalah sebuah Pernyataan mengenai penyimpangan ( a statement of deviation), pernyataan mengenai yang “salah”, Pernyataan mengenai sesuatu yang ada diluar harapan kita

TERHADAP MASALAH KITA DAPAT MENCARI TAHU (MENELITI) APA PENYEBABNYA DAN DAPAT PULA MENCARI TAHU (MENELITI) BAGAIMANA MENYELESAIKAN MASALAH ITU

7 of 32

Route Map Masalah Penelitian

8 of 32

Sumber 1: Fenomena Bisnis

  • Berasal dari pengamatan atas fenomena bisnis sehari-hari dari masyarakat, organisasi, atau perusahaan
  • Cara tercepat untuk melihat masalah di fenomena bisnis adalah dari DATA
  • Tanpa ada DATA sangat sulit untuk menentukan masalah penelitian
  • Dengan cara ini peneliti dapat merumuskan apa masalah yang sedang dihadapi dan berusaha menemukan apa masalah yang harus dipecahkan

Peneliti dapat merumuskan berdasarkan data disamping bahwa masalah yang dihadapi adalah menurunnya penjualan yang berkepanjangan selama tahun 2017

9 of 32

Sumber 2: Research GAP

  • Cara menemukan research gap adalah dengan membaca dan menelaah hasil-hasil penelitian yang ada.
  • Dapat dilihat pada pembahasan atau future/further research
  • Ada beberapa pendekatan:
    1. Cari research gap 🡪 bidang konsep-konstruk yang akan dikembangkan 🡪 Masalah Penelitian🡪Pengujian Empiris 🡪 Obyek penelitian yang memiliki masalah yang relevan dengann research gap (fenomena)
    2. Cari masalah dari fenomena 🡪 Cari Masalah dari Research Gap 🡪 selaraskan antara fenomena dan research gap 🡪 rumuskan masalah penelitian

Research Gap: Celah-celah atau senjang penelitian yang dapat dimasuki oleh seorang peneliti berdasarkan pengalaman atau temuan-temuan peneliti-peneliti terdahulu.

10 of 32

Sumber 3: Theory Gap

THEORY GAP: Kesenjangan atau ketidakmampuan sebuah teori dalam menjelaskan sebuah fenomena, oleh karena itu teori tersebut lalu dipertanyakan

  • Dilakukan dengan penelitian pustaka yang intensif
  • Mahasiswa S3 mengembangkan masalahnya dari Theory Gap dan atau Research Gap yang ditemukan dari penelitian orang lain, sehingga ia akan menemukan bidang konsep-konstruk yang akan dikembangkan (untuk memberikan “contribution to the body of knowledge” untuk kemudian mengajukan masalah dan dikembangkan sebagai masalah penelitian. Setelah itu amati fenomena bisnis yang memiliki karakteristik yang relevan dengan masalah penelitian dari research dan theory gap

Contoh:

Teori keunggulan komparatif Heckscher-Ohlin telah gagal menjelaskan perubahan-perubahan penting dalam posisi ekspor Amerika dan Jepang slama periode tahun 1970-1980an. Atas dasar theory gap tersebut dapat dikembangkan masalah yaitu: GAGALNYA TEORI KEUNGGULAN KOMPARATIF HECKSCHER-OHLIN MENJELASKAN KINERJA EKSPOR

11 of 32

Rumusan Masalah

  • Pernyataan Masalah atau Rumusan Masalah (Problem Statement) adalah pernyataan dari penyimpangan
  • Misalnya penyimpangan dari data kinerja penjualan, pernyataan dari kontroversi yang ada dalam hasil penelitian maupun pernyataan mengenai gagalnya atau kurang mampunya sebuah teori menjelaskan sesuatu

Terjadi penurunan penjualan yang berkepanjangan selama tahun 2017

Problem Statement/

Rumusan Masalah

Rumusan

Masalah

Fenomena Bisnis

12 of 32

Contoh Rumusan Masalah

Analisis SWOT (Mintzberg,1994) menyatakan bahwa kajian terhadap ancaman lingkungan adalah penting untuk merencanakan kinerja organisasi. Namun demikian penelitian Ferdinand (2002) menemukan bahwa tidak ada bukti adanya pengaruh yang signifikan antara kemampuan adaptasi ancaman lingkungan terhadap kinerja pemasaran. Oleh karena itu sebuah penelitian empirik lebih lanjut dibutuhkan untuk meneliti kontroversi ini

Teori Keunggulan Komparatif Heckscher-Ohlin telah gagal menjelaskan perubahan-perubahan penting dalam posisi ekspor Amerika dan Jepang selama periode tahun 1970 – 1980 an (Dudley dan Moenius, 2001)

Rumusan Masalah

TERDAPAT KONTROVERSI PANDANGAN MENGENAI PENGARUH ADAPTASI ANCAMAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA PEMASARAN

Rumusan Masalah

TERDAPAT KONTROVERSI PANDANGAN MENGENAI PENGARUH ADAPTASI ANCAMAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA PEMASARAN

Research Gap

Theory Gap

13 of 32

Rumusan Masalah Penelitian

  • Rumusan Masalah berbeda dengan Rumusan Masalah Penelitian
  • Karena Sebuah Masalah Bisa beragam cara untuk menyelesaikannya ie:
    1. Memperbaiki manajemennya
    2. Memanggil Konsultan untuk menyelesaikan masalah
    3. Mengundang peneliti untuk menyelidiki dan menyelesaikan masalah

Rumusan Masalah Penelitian: Rumusan bagaimana sebuah masalah akan dipecahkan melalui sebuah penelitian ilmiah.

Biasanya berupa pertanyaan menggunakan 5W1H

14 of 32

Menggunakan 5W1H dalam Menyusun Rumusan Masalah Penelitian

  1. Apa atau kategori produk apa saja yang penjualannya mengalami penurunan? (What)
  2. Siapa yangbertanggung jawab atau yang menyebabkan terjadinya penurunan penjualan tersebut? (Who)
  3. Dimana saja terjadi penurunan penjualan? (Where)
  4. Bilamana terjadi penurunan penjualan? (When)
  5. Mengapa terjadi penurunan penjualan? (Why)
  6. Bagaimana menghindari penurunan penjualan atau bagaimana meningkatkan penjualan diwaktu-waktu yang akan datang? (How)

  • Jenis pertanyaan 1,2,3,4 (what, who, where, dan when) nampaknya lebih mudah dijawab dan mungkin tidak diperlukan penelitian untuk menjawabnya
  • Berbeda dengan pertanyaan 5 & 6 (why & how), tidak mudah untuk menjawabnya, karena itu perlu penelitian yang mendalam.
  • Pertanyaan “mengapa atau apa penyebab merupakan kalimat masalah penelitian “Apa Penyebab – Mengapa?” Mengarahkan peneliti untuk mengungkapan Know-what? ( apa faktor-faktor yang menyebabkan atau apa penyebab dari ....)
  • Pertanyaan “ Bagaimana – How to” biasanya lazim dalam penelitian manajemen dimana peneliti berusaha untuk mengarahkan perhatiannya untuk mengungkapkan “Know-How?” (proses atau cara bagaimana sesuatu dicapai atau dihasilkan

15 of 32

Contoh Rumusan Masalah Penelitian

16 of 32

Rumusan Pertanyaan Penelitian

  • Pertanyaan penelitian adalah pertanyaan-pertanyaan yang sengaja diajukan oleh peneliti untuk memancing jawaban bagi masalah penelitiannya.
  • Misalnya untuk meningkatkan kinerja penjualan, peneliti dapat mengajukan pertanyaan yang memancing ie: apakah promosi yang intensif berpotensi menghasilkan peningkatan kinerja penjualan
  • 5W1H dapat digunakan dalam menyusun pertanyaan penelitian

17 of 32

Mengembangkan Model Penelitian

  • Model Penelitian disebut juga KPT = KERANGKA PEMIKIRAN TEORITIS
  • Model Penelitian : penyederhanaan dari fenomena dunia nyata yang membentuk satu pemahaman – pengertian yang utuh mengenai bagaimana sebuah masalah dipecahkan.
  • Kerangka Pemikiran Teoritis juga bisa disebut sebagai: serangkaian hipotesis yang secara bersama-sama membentuk sebuah penjelasan yang “utuh” (antara lain digambarkan melalui sebuah rangkaian sebab-akibat) mengenai sebuah masalah penelitian

Model Kinerja Selling-IN

18 of 32

Route Map Rancangan Pemecahan Masalah Penelitian

  1. Langkah pertama Pastikan bahwa telah diperoleh latar belakang yang kuat
  2. Langkah kedua buatlah rancangan pemecahan masalah
  3. Langkah ketiga Buatlah Proposisi-proposisi ( yang berisi hubungan antara satu atau beberapa konsep baru dan konsep-konsep yang sudah mapan) akan berperan sebagai instrument untuk memecahkan masalah penelitian dalam bentuk Grand Theoretical Model
  4. Grand Theoretical Model dapat diuji secara empiris dengan mengembangkan Model Penelitian Empiris

19 of 32

Matriks Rancangan Masalah Penelitian�Mengapa?

20 of 32

Matriks Rancangan Masalah Penelitian�Bagaimana?

21 of 32

Tujuan Penelitian

  • Bagian ini digunakan untuk menjustifikasi kelayakan penelitian; menunjukkan bahwa penelitian ini “Penting dan Perlu”
  • Tujuan dilakukannya penelitian atas research problem yang akan diatasi.
  • Sajikan kalimat tujuan yang elegan, yang menggambarkan pentingnya penelitian itu.
  • Belajar dari berbagai macam contoh tujuan dari Tesis, Disertasi, jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi terindex

Penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis esensi dan peran orientasi kewirausahaan, kapabilitas mengikat saluran distribusi berbasis nilai komersial, kekuatan penetrasi pasar, co value creation capability, dan keunggulan posisional dalam meningkatkan kinerja pemasaran.

Sumber : Disertasi Retno Mulatsih, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

22 of 32

🡪MASALAH

🡪MASALAH PENELITIAN

🡪PERTANYAAAN PENELITIAN

  1. Apakah terdapat pengaruh strategi pemasaran adaptasi terhadap keunggulan nilai utilitas intrinsik
  2. Apakah terdapat pengaruh keunggulan nilai utilitas intrinsik terhadap kinerja pemasaran
  3. Apakah terdapat pengaruh kapabilitas pemasaran kreatif terhadap keunggulan nilai utilitas intrinsik
  4. Apakah terdapat pengaruh keunggulan nilai utilitas intrinsik terhadap kemampuan merespon pasar
  5. Apakah terdapat pengaruh kemampuan merespon pasar terhadap kinerja pemasaran
  6. Apakah terdapat pengaruh kemampuan pemasaran kreatif terhadap kinerja pemasaran

PERTANYAAN PENELITIAN

TUJUAN PENELITIAN

PENULISAN TUJUAN PENELITIAN YANG TIDAK

TEPAT DAN ELEGAN

23 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sebuah model konseptual baru yang dapat mengisi kesenjangan penelitian antara kemampuan perusahaan dalam mengadaptasi produk dan kinerja Pemasaran yang berpusat pada konsepsi Value resonance. Konsepsi value resonance ini diarahkan untuk bersinergi dengan kapabilitas adaptasi perusahaan sebagai instrument peningkatakan kinerja pemasaran.

Sumber : Disertasi Ivon, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

24 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitian ini adalah membangun konsep baru untuk mengatasi kesenjangan pada hasil penelitian mengenai pengaruh citra destinasi terhadap minat berkunjung kembali dan mengadopsinya dalam menghadirkan sebuah model konseptual baru mengenai kinerja pemasaran destinasi.

Sumber : Disertasi Sri Murtini, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

25 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara orientasi pelanggan terhadap kinerja tenaga penjualan serta mengeksploitasikannya ke dalam model konseptual baru yang berpijak pada dua teori utama yaitu Resource Advantage theory of competion and Service Dominant Logic.

Sumber : Disertasi Hidayat, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

26 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitan ini adalah membangun sintesa baru mengenai B2B Collaborative Value Co-creation dalam rerangka konsep Networking Capability (NC) yang mampu berdampak pada Marketing Performance (MP) dalam industri kontruksi bangunan

Sumber : Disertasi Redi Nusantara, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

27 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sebuah model konseptual baru yang berpusat pada konsepsi Aksentuasi Keunggulan Nilai Kehijauan untuk menyelesaikan gap antara inovasi produk dan kinerja produk baru.

Sumber : Disertasi Larisa, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

28 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitian ini adalah membangun konsep baru mengenai kapabilitas jejaring wirusaha berdasar kohesi sosial, untuk mengatasi kesenjangan hasil penelitian mengenai pengaruh pemasaran entrepreneurial pada kinerja pemasaran perusahaan.

Sumber : Eko Sasono, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

29 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah konsep teoritikal untuk mengatasi kesenjangan hasil penelitian mengenai pengaruh Market Based Organizational Learning terhadap Marketing Performance, dengan pendekatan analisis RA theory sehingga kedepan diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan kinerja

Sumber : Disertasi Nurul Komariyatin, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

30 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pandangan baru tentang konsep pemanfaatan social commerce dalam memaksimalkan kinerja perusahaan melalui pengembangan sebuah konsepsi baru mengenai kualitas Komunikasi Pemasaran referalcommerce yang diintegrasian dalam sebuah model empiric yang baru

Sumber : Rifky, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

31 of 32

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan dari penelitian ini adalah membangun sintesis baru mengenai aktivitas memobilisasi jejaring social pro pertumbuhan (Pro-growth Social Network) dalam membangun sebuah model baru mengenai tanggung jawab sosial perusahaan

Sumber : Disertasi Posmaria, 2018 Lab Sains Pemasaran DIM PSDIE FEB Undip

32 of 32

THANK YOU

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung