GORDEN OTOMATIS DENGAN SENSOR CAHAYA
DIPAPARKAN OLEH KELOMPOK B5 :
DHYAA NANDA PUSPITA (09)
DITO ARIF HERMAWAN (10)
MUHAMMAD ABIMANYU N. (17)
PASCA CHANDRA M. (21)
LATAR BELAKANG
Melaksanakan pekerjaan rutin khususnya membuka gorden dipagi hari dan menutupnya kembali di malam hari terkadang terlupakan, apalagi pada saat bepergian dan tidak mungkin pulang hanya untuk melaksanakan pekerjaan tersebut saja. Walaupun pekerjaan ini merupakan hal yang sepele tetapi harus tetap dilakukan pada waktunya. Secara naluriah manusia berkeinginan untuk melaksanalan aktifitas kehidupan sehari-hari dengan lebih mudah, praktis, dan cepat. Sebagai salah satu usaha dalam rangka memanfaatkan perkembangan teknologi khususnya teknologi mikrokontroler dan elektronika untuk meningkatkan mutu dan kualitas kehidupan manusia serta membantu untuk melaksanakan buka tutup gorden secara otomatis berdasarkan beberapa parameter yang digunakan yaitu sensor cahaya.
RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang yang ada, dapat ditarik beberapa rumusan masalah sebagai berikut :
TUJUAN
Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan proyek at80951 ini adalah sebagai berikut:
Komponen Masukan
SENSOR CAHAYA LDR
Sensor cahaya adalah alat yang digunakan untuk mengubah besaran cahaya menjadi besaran listrik. Salah satu sensor cahaya yang paling umum digunakan adalah sensor cahaya LDR (Light Dependent Resistor) atau Resistor Bergantung Cahaya. LDR adalah sebuah resistor yang nilai resistansinya bergantung pada seberapa banyak cahaya yang jauh pada permukaan sensor LDR. LDR berfungsi untuk mengubah intensitas cahaya menjadi hambatan listrik. Besarnya nilai hambatan pada Sensor Cahaya LDR (Light Dependent Resistor) tergantung pada besar kecilnya cahaya yang diterima oleh LDR itu sendiri.
TOMBOL TEKAN
Push Button Switch (saklar tombol tekan) adalah perangkat / saklar sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan unlock (tidak mengunci). Sistem kerja unlock disini berarti saklar akan bekerja sebagai device penghubung atau pemutus aliran arus listrik saat tombol ditekan, dan saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar akan kembali pada kondisi normal. Sebagai device penghubung atau pemutus, push button switch hanya memiliki 2 kondisi, yaitu On dan Off (1 dan 0). Istilah On dan Off ini menjadi sangat penting karena semua perangkat listrik yang memerlukan sumber energi listrik pasti membutuhkan kondisi On dan Off.
SAKLAR TUKAR
Slide Switch menggunakan aktuasi menggeser atau slide untuk menghubungkan dan atau memutuskan kontak saklar.
Slide Switch termasuk Maintained Switch, pada umumnya Double-Pole Single-Throw, NO-NC dan menggunakan aktuasi "slide" atau "geser" untuk mengubah kondisi saklar.
Slide Switch biasanya ditemukan pada perangkat elektronik yang ditempatkan sebagai saklar sumber daya dengan tujuan on atau off perangkat tersebut.
SAKLAR PEMBATAS
Limit switch (saklar pembatas) adalah saklar atau perangkat elektromekanis yang mempunyai tuas aktuator sebagai pengubah posisi kontak terminal (dari Normally Open (biasanya terbuka)/ NO ke Close atau sebaliknya dari Normally Close (biasanya tertutup)/NC ke Open). Posisi kontak akan berubah ketika tuas aktuator tersebut terdorong atau tertekan oleh suatu objek. Sama halnya dengan saklar pada umumnya, limit switch juga hanya mempunyai 2 kondisi, yaitu menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik. Dengan kata lain hanya mempunyai kondisi On (hidup) atau Off (mati).
Komponen Luaran
MOTOR DC
Motor listrik DC atau DC motor adalah suatu perangkat yang mengubah energi listrik menjadi energi kinetik atau gerakan (motion). Motor DC ini juga dapat disebut sebagai Motor Arus Searah. DC motor memiliki dua terminal dan memerlukan tegangan arus searah atau DC (Direct Current) untuk dapat menggerakannya. Motor Listrik DC biasanya digunakan pada perangkat elektronik dan listrik yang menggunakan sumber listrik DC seperti vibrator ponsel, kips DC dan bor listrik DC.
SIMBOL MOTOR DC
BENTUK MOTOR DC
KENDALI MOTOR
Motor drive atau kendali motor adalah Salah satu part mesin produksi sebagai motor penggerak yang berfungsi untuk menggerakkan sebuah benda kerja baik secara langsung ke beban kerja atau melalui perantara beban kerja. Adapun Contoh Fungsi dari aplikasi motor drive di beberapa benda kerja adalah sebagai penggerak utama gear box, roll line unit, roll calender unit, pengaduk, chain atau rantai, V Belt drive dan cyclo drive.
Komponen Lainnya
AT89S51
Mikrokontroler tipe AT89S51 merupakan mikrokontroler keluarga MCS-51 dengan konfigurasi yang sama persis dengan AT89C51 yang cukup terkenal, hanya saja AT89S51 mempunyai fitur ISP (In-System Programmable Flash Memory atau Memori kilatan yang dapat deprogram dalam sistem). Fitur ini memungkinkan mikrokontroler dapat di program langsung dalam suatu sistem elektronik tanpa melalui papan pemrograman atau papan pengunduh. Mikrokontroler dapat diprogram langsung melalui kabel ISP yang dihubungkan dengan paralel port pada suatu komputer pribadi.
SISTEM MINIMUM
Sistem Minimum Mikrokontroler atau yg biasa disebut Sismin adalah suatu rangkaian yang dirancang dengan menggunakan komponen-komponen seminimum mungkin untuk mendukung kerja mikrokontroler sesuai yang kita inginkan. Sismin mikrokontroler ini memiliki pendukung input/output yang programmable dan RAM yang On-Chip. Sismin ini dapat dibuat sangat fleksibel tergantung aplikasi yang akan dibuat. Pada umumnya, suatu mikrokontoler membutuhkan dua elemen (selain power supply) untuk berfungsi: Kristal Oscillator (XTAL), dan Rangkaian RESET, 2 elemen tersebut merupakan syarat utama terbentuknya Sismin (Sistem Minimum).
DIAGRAM PENGAWATAN
RANGKAIAN SKEMATIK
PROGRAM
DEMO ALAT
KESIMPULAN
TERIMA KASIH