MEDAN MAGNET DALAM BAHAN
LISTRIK MAGNET
RETNA ARILASITA,M.Si.
Selanjutnya
Selanjutnya
Diamagnetik, Paramagnetik, Ferromagnetik
Ada tiga jenis utama magnetisasi pada bahan
Paramagnetik
Bahan yang magnetisasinya searah dengan medan magnet luar (B) deteksi medan magnet
Contoh : Alumunium, Platinum, Oksigen cair, Lithium, Gadolinium, Sodium, Tungsten
6.1. MAGNETISASI
LISTRIK MAGNET
Diamagnetik
Bahan yang magnetisasinya berlawanan dengan medan magnet luar (B).
Contoh : Tembaga (Cu), Plastik, Emas, Kaca, Air, Merkuri, Bismuth, Perak, Karbon dioksida, hidrogen
Ferromagnetik
Bahan yang tetap termagnetisasi bahkan setelah medan magnet luar dihilangkan.
Contoh : Besi, Baja, Nikel, Kobalt
Selanjutnya
Torsi dan Gaya pada Dipol Magnetik
Gaya pada masing-masing segmen :
6.1. MAGNETISASI
LISTRIK MAGNET
Dipol magnetik mengalami torsi ketika berada di medan magnet, mirip dengan dipol listrik dalam medan listrik. Misalnya, kita dapat menghitung torsi pada loop arus persegi panjang dalam medan magnet seragam. Persamaan torsi dapat ditulis sebagai:
Torsi:
di mana m adalah momen dipol magnetik dan B adalah medan magnet.
Torsi ini akan mengarahkan dipol magnetik agar sejajar dengan medan magnet, yang merupakan mekanisme di balik paramagnetisme.
Gaya total pada loop arus tetap adalah nol (dalam medan seragam)
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.1. MAGNETISASI
Untuk infinitesimal loop, Gaya dinyatakan dalam:
Pengaruh Medan Magnet terhadap Orbit Elektron
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.1. MAGNETISASI
Perubahan kecepatan orbit berarti perubahan momen dipol
Magnetisasi
Dalam medan magnet, bahan akan menjadi termagnetisasi, yang berarti di dalam bahan tersebut terdapat banyak dipol magnetik kecil yang sejajar dalam arah tertentu.
Magnetisasi ini dapat disebabkan oleh dua mekanisme utama:
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.1. MAGNETISASI
Magnetisasi dilambangkan dengan M, yang merupakan momen dipol magnetik per satuan volume. Ini memainkan peran yang mirip dengan polarisasi listrik dalam elektrostatika
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.2. MEDAN OLEH BENDA TERMAGNETISASI
Arus Terikat
Ada dua jenis arus terikat yang bisa terjadi:
di mana M adalah vektor magnetisasi. Arus ini muncul di seluruh volume bahan yang termagnetisasi
di mana n^ adalah vektor satuan yang tegak lurus terhadap permukaan bahan. Arus ini mengalir di sepanjang permukaan bahan yang termagnetisasi.
medan magnet dari benda yang termagnetisasi dapat dipandang sebagai akibat dari arus terikat ini, baik yang berada di dalam volume bahan maupun yang mengalir di permukaan bahan.
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.2. MEDAN OLEH BENDA TERMAGNETISASI
Medan magnet yang dimagnetisasi secara seragam
Kerapatan arus permukaan
Medan magnet pada bola yang dimagnetisasi secara seragam
adalah identik dengan medan magnet pada cangkang bola yang berputar
medan di luarnya sama dengan dipol sempurna
Interpretasi Fisik Arus Terikat
Selanjutnya
6.2. MEDAN OLEH BENDA TERMAGNETISASI
Dalam kondisi magnetisasi, momen dipolnya adalah
Akan tetapi dalam arus sirkulasi
Sehingga
Sehingga arus permukaannya adalah:
Dengan menggunakan vektor satuan yang
ditarik ke luar nˆ, arah Kb secara mudah ditunjukkan oleh perkalian silang
tidak ada arus di permukaan atas atau bawah pelat
Magnetisasi tidak seragam
Selanjutnya
6.2. MEDAN OLEH BENDA TERMAGNETISASI
Pada permukaan tempat mereka bergabung, terdapat arus bersih dalam arah x , yang diberikan oleh
Oleh karena itu, kepadatan arus volume yang sesuai adalah
Dengan cara yang sama, magnetisasi yang tidak seragam dalam arah y akan memberikan kontribusi sebesar , sehingga:
seperti arus tetap lainnya, Jb harus mematuhi hukum kekekalan
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Medan Magnet di Dalam Bahan
6.2. MEDAN OLEH BENDA TERMAGNETISASI
Hukum Ampère dalam Bahan Termagnetisasi
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.3. MEDAN AUXILIARY
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.3. MEDAN AUXILIARY
A Deceptive Parallel
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.3. MEDAN AUXILIARY
Kondisi Batas
LISTRIK MAGNET
6.3. MEDAN AUXILIARY
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
Suseptibilitas Magnetik dan Permeabilitas
6.4. Media Linear dan Non-Linear
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.4. Media Linear dan Non-Linear
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.4. Media Linear dan Non-Linear
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.4. Media Linear dan Non-Linear
Feromagnetisme
Selanjutnya
LISTRIK MAGNET
6.4. Media Linear dan Non-Linear
Poin Penting tentang Feromagnetisme: