Inflasi Vs Deflasi:
Inflasi
Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam suatu periode tertentu
Menyebabkan penurunan daya beli masyarakat
Diukur menggunakan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan terjadi kenaikan
Contoh: Harga beras naik dari Rp10.000/kg menjadi Rp12.000/kg dalam setahun
Deflasi
Ditandai dengan peningkatan daya beli uang
Diukur menggunakan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan terjadi penurunan
Contoh: Harga beras turun dari Rp12.000/kg menjadi Rp10.000/kg dalam setahun
Berdasarkan tingkat keparahan:
Berdasarkan penyebab:
Jenis-jenis Inflasi
Menghitung Inflasi
Sebab-sebab Inflasi
Kenaikan permintaan (Demand-pull inflation):
Kenaikan biaya produksi (Cost-push inflation):
Pengaruh Luar Negeri (Imported inflation):
Cara Mengatasi Inflasi (1)
Kebijakan Moneter kontraktif (tight money policy)
adalah strategi yang diterapkan oleh bank sentral untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dalam perekonomian
pemerintah (Open Market Policy)
Cara Mengatasi Deflasi (1)
Kebijakan Moneter ekspansif (easy money policy)
adalah strategi yang diterapkan oleh bank sentral untuk meningkatkan jumlah uang yang beredar dalam perekonomian, dengan cara:
Cara Mengatasi Inflasi (2)
Kebijakan Non-Moneter:
Kebijakan Pendapatan:
Contoh Inflasi di Indonesia:
Krisis Moneter 1997-1998
Contoh Inflasi di Indonesia:
Kenaikan Harga BBM 2005
Dampak Inflasi
Dampak Positif
Dampak Negatif
Dampak Deflasi
Dampak Positif
Dampak Negatif:
Kesimpulan