Implementasi Perpres No 73 Tahun 2021
Percepatan Penurunan Stunting
DUKUNGAN KEBIJAKAN�PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN PONOROGO
01
02
03
04
05
PERATURAN BUPATI PONOROGO NOMOR 71 TAHUN 2019 TENTANG PELAKSANAAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT DI KABUPATEN PONOROGO
KEPUTUSAN BUPATI PONOROGO NOMOR : 188.45/1103/405.09/2021 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PENCEGAHAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN PONOROGO
KEPUTUSAN BUPATI PONOROGO NOMOR : 188.45/ 1421 /405.27/2020 TENTANG PENETAPAN DESA-DESA DI KABUPATEN PONOROGO YANG MEMILIKI ANGKA STUNTING TAHUN 2020
PERATURAN BUPATI PONOROGO NOMOR 90 TAHUN 2021 TENTANG PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA TAHUN 2022
PERATURAN DAERAH KABUPATEN PONOROGO NOMOR 4 TAHUN 2020 TENTANG PENYELENGGARAAN KABUPATEN LAYAK ANAK
PENETAPAN DESA LOKASI FOKUS INTERVENSI PENURUNAN STUNTING TERINTEGRASI DI KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2022
06
07
08
09
PERATURAN BUPATI PONOROGO NOMOR 33 TAHUN 2022 TENTANG PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI TINGKAT DESA
KEPUTUSAN BUPATI PONOROGO NOMOR : 188.45/563/405.12/2022 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PERCEPATAN STUNTING KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2022-2024
KEPUTUSAN KETUA PELAKSANA TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING KABUPATEN PONOROGO NOMOR : 188.4/1036/405.12/2022 TENTANG PEMBENTUKAN TIM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING (TPPS) KECAMATAN DI KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2022
Bappeda Litbang Kabupaten Ponorogo
STRATEGI NASIONAL PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING
DI TINGKAT KABUPATEN / KOTA
Target Antara Penurunan Stunting :
1. Intervensi Spesifik
2. Intervensi Sensitif
1. Tersedianya Layanan Intervensi Spesifik
Indikator Sasaran | Target | PenangJawab |
| 90 % | Dinkes |
2. % Ibu Hamil yg mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) minimal 90 tablet selama masa kehamilan | 80 % | Dinkes |
3. % Remaja putri yang mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) | 58 % | Dinkes |
Indikator Sasaran | Target | Penanggung jawab |
4. % Bayi usia kurang 6 bln mendapat ASI Exlusif. | 80 % | Dinkes |
5. % Anak usia 6-23 bulan yang mendapat Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) | 80 % | Dinkes |
6. % Anak berusia dibawah 5 tahun (Balita) gizi buruk yg mendapat pelayanan tata laksana gizi buruk | 90 % | Dinkes |
7. % Anak berusia dibawah 5 tahun (Balita) yg dipantau pertumbuhan dan perkembangannya | 90 % | Dinkes |
Indikator Sasaran | Target | Penanggung jawab |
8. % Anak berusia dibawah 5 tahun (Balita) gizi kurang yang mendapat tambahan asupan gizi. | 90 % | Dinkes |
9. % Anak berusia dibawah 5 tahun (Balita) yg memperoleh imunisasi dasar lengkap | 90 % | Dinkes |
2. Tersedianya Layanan Intervensi Sensitif
Indikator Sasaran | Target | PenangJawab |
1. % Pelayanan KB pasca salin | 70 % | Dinas PPKB |
2. % Kehamilan yang tidak diinginkan | 15,5 % | Dinas PPKB |
3. Cakupan Calon Pasangan usia Subur (PUS) yang memperoleh pemeriksaan kesehatan sebagi bagian dari pelayanan nikah | 90 % | Dinas PPKB |
Indikator Sasaran | Target | Penanggung jawab |
4. Cakupan keluarga beresiko Stunting yang mendapat pendampingan. | 90 % | Dinas PPKB |
5. % Rumah tangga yang mendapat akses air miinum layak di kabupaten/kota lokasi prioritas. | 100 % | Dinas PU-PR |
6. % Rumah tangga yang mendapatkan akses sanitasi (air limbah domestik) layak di Kabupaten/kota lokasi prioritas. | 90 % | Dinas PU-PR |
7. % Caupan penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional | 112,9 juta | Dinkes |
Indikator Sasaran | Target | Penanggung jawab |
8. Jumlah Keluarga Miskin dan rentan yang memperoleh bantuan tunai bersyarat | 10 jt | Dinas Sosial , P3A |
9. % target sasaran yang memiliki pemahaman yang baik tentang Stunting di lokasi prioritas | 70 % | Dinkes |
10. Jumlah keluarga miskin dan rentan yg menerima bantuan sosial pangan | 15,6 jt | Dinas Sosial, P3A |
11. % Desa /Kelurahan Stop Buang Air Besar (BABS) atau Open Defecation Free (ODF) | 90 % | Dinkes |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Meningkatkan Komitmen Percepatan Penurunan Stunting | Terselenggaranya rapat koordinasidi tingkat Kab/Kota | Setiap tahun 1 x | Bapeda |
| Terselenggaranya Rembug Stunting di tingkat Kecamatan dan rembug stunting di 25 lokus desa stunting | Setiap 6 bln sekali | Bapeda |
Pilar Strategi Nasional Dalam Percepatan Penurunan Stunting
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Meningkatkan Komitmen Percepatan Penurunan Stunting | Tersedianya Kebijakan/peraturan Bupati/walikota tentang kewenangan Desa/kelurahan dalam penurunan Stunting | Ada 2022 | Bapeda |
| Tersedianya Bidan Desa/Kelurahan sesuai Kebutuhan | 100 % 2024 | Dinkes |
| Jumlah Desa/kelurahan bebas Stunting | 100 % 2024 | Dinas PMD. Dinkes |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Meningkatkan kapasitas Pemerintah Desa | Jumlah Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yg terlatih modul kesehatan dan gizi | Semua Pendamping, 2024 | Dinsos P3A |
| % Desa/Kelurahan yg kader pembangunan manusianya mendapatkan pembinaan dari Pemerintah Daerah | 90 % 2024 | Dinas PMD |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Melaksanakan kampanye dan komunikasi perubahan perilaku yang berkelanjutan | Terlaksananya kampanye nasional pencegahan Stunting | Setiap bulan | Dinas Kominfo, Dinkes, Dinas PPKB, TP PKK, Fatayat, Muslimat,Aisiyah, Pimpinan NU, Pimpinan Muhammadiyah, PERSAKMI, PPNI |
| % Keluarga yang stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) | 90 % 2024 | Dinas PU-PR, Dinkesdan Pemerintah Desa |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Melaksanakan kampanye dan komunikasi perubahan perilaku yang berkelanjutan | % Keluarga yang melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) | 70 % 2024 | Dinkes |
| | | |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Melakukan penguatan kapasitas institusi dalam komunikasi perubahan perilaku untuk penurunan Stunting | Jumlah Kab/kota yg memiliki min 20 tenaga pelatih berjenjang tingkat dasar serta pendidikan dan pelatihan pengasuhan stimulasi penanganan Stunting bagi Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) | 100 % 2024 | Diknas |
| % Desa/kelurahan yang memiliki guru PAUD terlatih pengasuhan stimulasi penanganan Stunting sebagai hasil pendidikan dan pelatihan di Kab/Kota | 90 % 2024 | Diknas |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Melakukan penguatan kapasitas institusi dalam komunikasi perubahan perilaku untuk penurunan Stunting | % Lembaga PAUD yg mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini –Holistik Integratif ( PAUD-HI) | 70 % 2024 | Diknas |
| Terpenuhinya standar pelayanan pemantauan tumbuh kembang di Posyandu | 90 % 2024 | Dinkes |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Melakukan penguatan kapasitas institusi dalam komunikasi perubahan perilaku untuk penurunan Stunting | % Desa/Kelurahan yg melaksanakan kelas Bina keluarga Balita (BKB) tentang pengasuhan 1.000 Hari Pertama kehidupan (HPK) | 90 % 2024 | Dnas PPKB |
| % Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yg mengikuti pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dengan modul kesehatan dan gizi | 90 % 2024 | Dinas PMD, Dinkes |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Melakukan penguatan kapasitas institusi dalam komunikasi perubahan perilaku untuk penurunan Stunting | Terlaksananya Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin . | 90 % 2024 | Kemenag |
Melakukan penguatan peran organisasi keagamaan dalam komunikasi perubahan perilaku untuk penurunan Stunting | Terlaksananya pertemua Forum komunikasi perubahan perilaku dalam penurunan Stunting | Min 2 x dalam 1 tahun | Kemenag |
Kegiatan | Out-Put | Target | Penanggung jawab |
Memenuhi Kebutuhan pangan dan gizi induvidu, keluarga dan masyarakat. | % keluarga beresiko stunting yg mendapatkan manfaat sumber daya pekarangan untuk peningkatan asupan gizi. | 50 % 2024 | Dinas Pertanian |
| % Keluarga beresiko Stunting yg mendapatkan promosi peningkatan konsumsi ikan dalam negeri | 90 % 2024 | Dinas Pertanian, Dinkes |
Terima kasih