1 of 21

AKSIOLOGI DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN �DI SEKOLAH DASAR

Dewi Komalasari & Muhammad Fauziddin

S3 Dikdas UNESA

2 of 21

PEMBAHASAN

Fungsi Filsafat Aksiologi

02

Aksilogi dalam Filsafat Pendidikan

03

Aksilogi dalam Pendidikan dasar

04

Filsafat Aksiologi

01

3 of 21

FILSAFAT AKSIOLOGI

Pendahuluan

4 of 21

Pengertian

Filsafat dalam bahasa Arab adalah berarti Falsafah atau Hikmah

Aksiologi berasal dari bahasa Yunani yaitu Axios yang berarti Nilai, Logos artinya teori, jadi aksiologis membahas teori tentang nilai dalam ilmu pengetahuan secara praktis.

Filsafat dalam bahasa Yunani adalah filosofiarti cinta, sopia artinya pengetahuan, sehingga filosofia artinya cinta pengetahuan

Jadi yang ingin dicapai dalam aksiologi adalah hakikat manusia dalam pengetahuan

5 of 21

Nilai

Aksiologi 🡪

Nilai

Baik

Buruk

Ilmu Pengetahun dalam Pendidikan

Empiris

Kegunaan pengetahuan (teori)

Lous O. Katstoff (2000)

Nilai instrinsik

Nilai instrumental

Permanen

Tergantung bagaimana meggunakannya.

6 of 21

AKSIOLOGI

Moral Conduct

Estethic Expression

Sosial Pratical life

Memperjuangkan Nilai

Tindakan Moral

Rasa nyaman

Rasa Cinta

Ekspresi Keindahan

Nilai itu baik disuatu daerah tetapi tidak baik di daerah lain

Kehidupan Sosial

Estetika

Filosofi Art

Filosofi of Beauty

7 of 21

Nilai

Contohnya peraturan di dalam kampus

Esensi logis (objektiisme logis)

Reaksi berdasarkan pengalaman (subjektifitas).

Contohnya pisau itu tumpul, nilai tajam dan tumpul bukan kita yang memberikan nilai, tetapi nilai yang melekat pada benda itu sendiri

Unsur-unsur yang menyusun kenyataaan (aobjektivisne metafisik)

8 of 21

Paul Edwards

dalam buku “the Encyclopedia of philosophy

  • Nilai yang digunakan sebagai kata benda abstrak.

Dalam pengertian yang lebih sempit seperti baik, menarik dan bagus.

  • Nilai sebagai kata benda kongkrit

Nilai yang melekat sendiri pada suatu benda sehingga ia dapat dikatan bernilai contohnya nilai emas

  • Nilai sebagai kata kerja

Nilai sebagai kata kerja, dimana hal tersebut tercemin dari kalimat atau ekspresi menilai, memberi nilai dan nilai yaitu menilai sesuatu hal itu baik atau buruk. 

Nilai Menjadi 3 bentuk.

9 of 21

Fungsi Filsafat Aksiolgi

10 of 21

Fungsi Aksiologi

Menjaga dan memberi arah kebenaran. kebenaran yang diakaui oleh siapaun. Kebenaran secara mesteri yang ada di dalamnya yang menyattu dengan hati nurani.

Objek aksiologi  harus dilakukan secara etis, yaitu tidak merendahkan martabat manusia dan tidak merubah koadrat manusia

Etis yaitu membahas tentang moral prinsip-prinsip materialitas,  benar dan salah.

Option A

Option B

Option C

Option D

11 of 21

Aksiolgi Dalam Filsafat Pendidikan

12 of 21

Aristoteles 🡪 ilmu untuk ilmu, tidak peduli apakah ada manfaat atau tidak (cuma eksis).

Aritoteles/ Plato berasumsi 🡪 ilmu itu tumbuh dengan nilai-nilai. keduanya menyatu dan tak terpisahkan dari satu sama lain

Bacon🡪 ilmu harus berguna bagi kemaslahatan manusia (kemanusian).

13 of 21

Tujuan ilmu ialah mengusahakan bagi manusia dalam menghadapi alam dan berubahan jaman.

Ilmu adalah kekuasaan dan teknologi adalah tangan ilmu dalam mengunakan kekuasaan itu.

Mereka yang menguasai ilmu dan teknologi juga memiliki kekuasaan untuk mempengaruhi orang lain yang tak memilikinya. 

14 of 21

Aksiologi memandang hakikat nilai, umumnya ditinjau dari sudut pandang kefilsafatan. Kaidah-kaidah ini harus diperhatikan di dalam menerapkan ilmu praksis.

Penerapan ilmu pengetahuan dimaksudkan untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dan keluhuran hidup mausia. Selain itu ilmu bersifat netral, tidak mengenal sifat baik atau buruk

Netralitas ilmu terletak pada epistemologi yang secara ontologis dan aksiologis, ilmuan harus mampu menilai baik atau buruk. Sehingga ilmu harus dapat menentukan sikap.

15 of 21

Secara teleologis  dalam arti ilmu pengetahuan yaitu sebagai asas pembangunan yang diarahkan untuk mencapai suatu tujuan (teleos) sebagaimana yang dicontohkan dalam pembukaan UUD 45

Sehingga aksiologi ilmu pendidikan yaitu meliputi (Values) yang bersifat normatif dalam pemberian makna terhadap kebenaran atau kenyataan sehari-hari

16 of 21

60%

50%

Didalam mengembangkan ilmu pendidikan, manusia menggunakan akal dan nilai untuk menyelesaikan promematika pendidikan. Akal itu bersifat manipulatif, sedangkan nilai memiliki peranan penting dalam mengontrol terhadap akal.

 

17 of 21

Aksiolgi Dalam Pendidikan Dasar

18 of 21

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA BAGI SISWA DI ERA GLOBALISASI

  • Pancasila pada hakikatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana idelogi-ideologi lain di dunia, namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai adat-istiadat, nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia
  • Menerapkan nilai-nilai Pancasila bagi peserta didik di era globalisasi bisa dilaksanakan dalam momentum-momentum peringatan hari sumpah pemuda, hari kemerdekaan, hari pahlawan dan hari besar nasional lainnya,
  • Peserta didik berusaha mengukir prestasi yang gemilang,
  • Belajar dengan sungguh-sungguh
  • Cinta serta bangga tanpa malu-malu menggunakan produk-produk dalam negeri.

19 of 21

PENGUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI SEKOLAH DASAR MALNU PUSAT MENES

  • Usaha pengembangan kegiatan siswa sekolah dasar untuk menyempurnaan sistem pembelajaran yang masih dalam konteks tradisi salaf.
  • Dari sudut pandang teori nilai, apa yang dilakukan oleh santri salaf tidak semata - mata melakukan resistensi terhadap globalisasi, namun dari berbagai terobosan yang dilakukan santri dapat dikategorikan sebagai bentuk kemodernan menuju nilai santri yang disempurnakan (project identity).
  • Siswa melakukan sebuah bentuk kreatifitas untuk mewujudkan nilai tertentu yang mampu diaplikasikan,kendati santri secara implisit berkonotasi sebagai pelaku pendidikan Islam tradisional.

20 of 21

Nilai-Nilai Pendidikan Berbasis Karakter pada Pendidikan Dasar dan Menengah

  • Nilai-nilai pendidikan karakter bagi siswa Sekolah dasar dan menengah yaitu: Religius, jujur, toleransi, disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Menghargai Prestasi, Bersahabat/Komunikatif, Cinta Damai, Gemar Membaca, Peduli Lingkungan, Peduli Sosial.Tanggung Jawab
  • Strategi dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter yaitu: Memasukkan pendidikan karakter ke dalam semua mata pelajaran di sekolah, Membuat slogan-slogan atau yel-yel yang dapat menumbuhkan kebiasaan semua masyarakat sekolah untuk bertingkah laku yang baik, Membiasakan perlaku yang positif di kalangan warga sekolah, dan Melakukan pemantauan secara kontinyu, Memberikan hadiah (reward) kepada siswa yang selalu berkarakter baik

21 of 21

THANK YOU

AKSIOLOGI DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN �DI SEKOLAH DASAR