1 of 77

Kedatangan

Nenek Moyang

Bangsa Indonesia

IPS KELAS IX

SMPI AL-HAMIDIYAH

2026/2027

2 of 77

Istilah nenek moyang itu terdiri dari dua kata, yakni nenek dan moyang. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata “nenek” berarti ibu dari ayah dan ibu atau sebutan kepada perempuan yang sudah tua, sedangkan “moyang” berarti leluhur.

Pengertian Nenek Moyang

2

3 of 77

Keberagaman Masyarakat Indonesia

Banyaknya ragam ras, etnis, dan budaya di Indonesia memunculkan berbagai pendapat mengenai asal-usul nenek moyang Bangsa Indonesia.

Para ahli telah melakukan berbagai penelitian berdasarkan temuan fosil, artefak atau benda hasil kebudayaan, dan juga bahasa. Pendapat-pendapat para ahli ini kemudian memunculkan suatu teori mengenai dari mana asal nenek moyang Bangsa Indonesia.

3

4 of 77

Ras

Proto Melayu

Deutro Melayu

Melanesoid

Proto Melayu merupakan kelompok nenek moyang bangsa Indonesia yang diperkirakan datang sekitar 2000 SM dari wilayah Asia, terutama Yunnan (Tiongkok Selatan). Mereka membawa kebudayaan batu muda (Neolitikum).

Deutero Melayu adalah gelombang migrasi kedua yang datang ke Nusantara sekitar 500 SM. Kelompok ini telah mengenal teknologi pengolahan logam sehingga kebudayaannya lebih maju dibanding Proto Melayu.

Ras Melanesoid merupakan kelompok manusia yang diperkirakan datang lebih awal ke Nusantara dan kini banyak mendiami wilayah Indonesia bagian timur.

01

02

03

4

5 of 77

Ras

Negrito

Weddid

Negrito adalah kelompok ras yang diperkirakan termasuk penduduk paling awal di wilayah Asia Tenggara. Mereka memiliki ciri fisik berupa tubuh relatif pendek, kulit gelap, dan rambut keriting.

Ras Weddid diperkirakan berasal dari Asia Selatan dan merupakan salah satu kelompok penduduk awal di Nusantara. Ciri-cirinya antara lain kulit sawo matang hingga gelap, rambut bergelombang, dan hidung relatif lebar.

04

05

5

6 of 77

KATA KUNCI

02

03

04

05

06

07

08

09

10

11

01

Nenek Moyang

Ras

Kemajemukan

Proto Melayu

Deutro Melayu

Melanesoid

Negrito

Weddid

Homo Sapiens

Australomelanesid

Austronesia

6

7 of 77

Out of Africa

Out of Taiwan

Teori Out of Africa menjelaskan bahwa manusia modern (Homo sapiens) bermigrasi ke berbagai wilayah dunia, termasuk Asia dan Nusantara. Teori ini didukung dari temuan fosil dan kajian genetiknya melalui DNA mitokondria. Penelitian genetik dilakukan menunjukkan bahwa terdapat garis keturunan antara manusia modern saat ini dan homo sapiens tertua di Afrika

Teori Out of Taiwan menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Austronesia berasal dari Taiwan dan mulai bermigrasi sekitar 4.000–5.000 tahun yang lalu. Mereka berpindah ke Filipina, kemudian menyebar ke Indonesia, Malaysia, Madagaskar, hingga kepulauan di Samudra Pasifik.

7

8 of 77

Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Gelombang Migrasi Pertama

Migrasi pertama yang datang ke Indonesia diyakini terjadi sekitar 60.000 tahun yang lalu. Para imigran ini menyelusuri garis pantai dari Afrika, India, dan selanjutnya ke Nusantara. Mereka dikenal sebagai penutur Papua.

8

9 of 77

Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Gelombang Migrasi para penutur Austronesia

Istilah austronesia diusulkan oleh William Schmidt pada tahun 1980. Usulan ini disampaikan setelah William Schmidt mendalami perbandingan bahasa dalam rangka memahami sejarah budaya di Asia Timur.

Pada mulanya, istilah Austronesia merujuk pada aspek bahasa, namun seiring perkembangannya, istilah ini mempunyai makna meluas terkait dengan manusia penutur dan budayanya.

9

10 of 77

Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Gelombang Migrasi para penutur Austronesia

Dalam pandangan Peter Bellwood, leluhur Austronesia merupakan komunitas neolitik yang hidup di Fujian atau Zhejiang, Tiongkok Selatan. Leluhur Austronesia melakukan migrasi ke Taiwan.

Sekitar 5000 tahun sebelum sekarang, sebagian dari mereka pergi ke Filipina. Kelompok ini membentuk bahasa Proto Melayu-Polinesia. Dari Filipina, mereka pergi ke selatan dan sampai di Sulawesi dan Kalimantan.

10

11 of 77

Migrasi Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Gelombang Migrasi Melayu

Kedatangan Austronesia ke Nusantara dapat diklasifikasikan dalam dua gelombang, yaitu Proto Melayu dan Deutro Melayu.

11

12 of 77

Gelombang

(Proto Melayu)

Migrasi pertama nenek moyang bangsa Indonesia diduga berasal dari Yunan, Tiongkok Selatan dan diperkirakan terjadi sekitar 1.500–500 SM. Gelombang pertama ini dikenal dengan Proto melayu atau Melayu tua.

​

Kehidupan sosial masyarakat Proto Melayu adalah hidup secara berkelompok kecil yang dipimpin oleh kepala suku. Sudah memiliki kepercayaan animisme dan dinamisme. Secara ekonomi, kehidupan mereka adalah berburu dan bercocok tanam.

​

Manusia Proto Melayu juga melebur dengan penduduk asli yang kemudian menjadi suku-suku yang ada di Indonesia, misalnya Batak, Dayak, Toraja, Alas, dan Gayo.

13 of 77

Gelombang

(Deutro Melayu)

Deutro Melayu merupakan percampuran budaya dengan para pendahulunya, yakni Proto Melayu. Kebudayaan yang berkembang pada periode ini berupa logam dan perunggu sehingga hasil kebudayaannya adalah benda-benda yang terbuat dari kedua bahan tersebut.

​

Kehidupan sosial masyarakat Deutro Melayu sudah terbentuk kelompok yang lebih besar, seperti membentuk desa dan sudah terdapat pembagian kerja, misalnya pemimpin, petani, dan pengrajin. Kepercayaan mereka animisme dan dinamisme, serta sudah mulai memuja roh leluhur. Kehidupan ekonominya adalah dengan pertanian sawah dan mulai melakukan perdagangan

14 of 77

DAILY TASK

14

15 of 77

Dari berbagai perspektif dapat diketahui bahwa terdapat alasan alamiah dan alasan antropogenik yang menyebabkan orang Austronesia melakukan migrasi:

  1. Alasan Alamiah
  2. Alasan Antropogenik

PENYEBAB MIGRASI NENEK MOYANG

15

16 of 77

Alasan Alamiah

  1. Alasan Alamiah Negatif

Alasan alamiah yang bersifat negatif biasanya berasal dari faktor alam seperti;

  • Letusan Gunung Api
  • Gempa Bumi atau Longsor
  • Tsunami
  • Peristiwa Oseanografi dan Iklim
  • Banjir dan Badai
  • Kekeringan
  • Iklim Dingin
  • Alasan Alamiah yang bersifat Positif

Adanya dukungan dari kondisi alam seperti aliran sungai, padang rumput terbuka, hingga arus pantai.

17 of 77

Alasan Antropogenik

  1. Keinginan untuk mengembara dan menjelajah
  2. Konflik sebagai kekuatan pendorong untuk melarikan diri

18 of 77

Tidak hanya hasil kebudayaan yang mereka wariskan kepada kita, tetapi juga memberikan dampak-dampak besar yang kita rasakan hingga saat ini.

DAMPAK PERSEBARAN NENEK MOYANG

18

19 of 77

Proses migrasi nenek moyang bangsa Indonesia berlangsung sangat lama. Gelombang migrasi ini memunculkan adanya percampuran antar ras asli dan pendatang, serta pendatang dengan pendatang lainnya. Proses percampuran antar ras manusia ini kemudian membentuk MASYARAKAT yang MAJEMUK.

​

Hasil dari migrasi nenek moyang dan percampuran antar ras manusia ini berupa suku bangsa dan kebudayaan (meliputi bahasa, agama dan tradisi).

KEMAJEMUKAN MASYARAKAT INDONESIA

19

20 of 77

Masyarakat adalah kelompok manusia yang sudah lama bertempat tinggal di suatu daerah tertentu dan mempunyai aturan bersama untuk mencapai tujuan bersama, yaitu kesejahteraan. Kemudian, majemuk mengandung arti “terdiri atas beberapa bagian yang merupakan kesatuan”.

​

Oleh karena itu, kata masyarakat majemuk mengacu pada keadaan masyarakat yang terdiri atas berbagai kepentingan dan kebudayaan yang berbeda-beda, yang menyatu menjadi satu kesatuan dengan tujuan dan cita-cita bersama.

PENGERTIAN KEMAJEMUKAN MASYARAKAT

20

21 of 77

KATEGORI MASYARAKAT MAJEMUK MENURUT

USMAN PELLY

​

Etnik, ras dan asal usul daerah

Horizontal

Masyarakat Majemuk

Vertikal

Kebudayaan

Penghasilan atau ekonomi

Pekerjaan dan kedudukan sosial

21

22 of 77

Suku bangsa merupakan kelompok etnis dan budaya masyarakat yang terbentuk secara turun temurun. Secara umum, suku bangsa di Indonesia biasanya mengikuti garis paternalistik (ayah), misalnya suku Jawa dan suku Batak. Namun, ada juga suku bangsa yang mengikuti garis maternalistik (ibu), misalnya suku Minangkabau di Sumatra Barat.

SUKU BANGSA

22

23 of 77

Di Indonesia terdapat tiga kelompok bahasa yang digunakan oleh masyarakat, yaitu bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing.

​

Dari ketiga kelompok tersebut, bahasa daerah merupakan yang paling beragam. Tercatat ada sekitar 805 jenis bahasa daerah di Indonesia.

BAHASA

23

24 of 77

Jika suatu hari semua bahasa daerah dapat diterjemahkan secara otomatis oleh AI, apakah bahasa daerah masih perlu dipelajari?

24

25 of 77

Kebudayaan adalah cara hidup, hasil cipta, rasa, dan karsa manusia yang dimiliki bersama serta diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

​

Bagaimana cara kita menghargai budaya daerah lain meskipun berbeda dengan budaya kita sendiri?

KEBUDAYAAN

25

26 of 77

Indonesia disebut sebagai masyarakat majemuk karena masyarakatnya terdiri atas berbagai suku, agama, ras, bahasa, dan budaya yang beragam.

​

I

​

Sebuah robot berkata, “Perbedaan hanya membuat manusia bertengkar. Mengapa kalian tidak menghilangkan semua perbedaan?' Apakah kamu setuju? Mengapa?”

​

​

26

27 of 77

FAKTOR PENYEBAB KEMAJEMUKAN BANGSA

1

Letak Geografis

Indonesia terletak di sekitar garis khatulistiwa dengan ribuan pulau.

2

Iklim yang berbeda

Perbedaan iklim antardaerah di Indonesia menyebabkan variasi kondisi alam di setiap wilayah.

3

Pembangunan

Kemajuan yang terjadi dalam masyarakat menghasilkan kelas-kelas sosial.

27

28 of 77

Temukan Bukti bahwa Indonesia adalah Masyarakat Majemuk!

Setelah mempelajari materi kemajemukan masyarakat Indonesia, carilah informasi berikut:

  • 3 suku
  • 3 bahasa daerah
  • 3 rumah adat
  • 3 pakaian adat
  • 3 tarian
  • 3 makanan khas

Pertanyaan:

  1. Apa manfaat yang diperoleh Indonesia karena memiliki keragaman budaya?
  2. Apakah terdapat tantangan yang mungkin muncul akibat keberagaman masyarakat Indonesia? Bagaimana cara mengatasinya?
  3. Jika kamu menjadi generasi muda Indonesia, apa tindakan nyata yang dapat kamu lakukan untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia? Jelaskan alasannya.

​

28

29 of 77

DAMPAK

KEMAJEMUKAN

MASYARAKAT INDONESIA

29

30 of 77

INTEGRASI BANGSA INDONESIA DENGAN PRINSIP KEBHINEKAAN

IPS KELAS IX

SMPI AL-HAMIDIYAH

2026/2027

31 of 77

Hakikat Bhinneka Tunggal Ika memberikan pemahaman bahwa;

​

meskipun bangsa dan Negara Indonesia terdiri atas bermacam-macam suku dan bangsa yang mempunyai adat istiadat, kebudayaan, agama, serta karakter yang berbeda-beda, akan tetapi keseluruhannya merupakan suatu persatuan.

MAKNA DAN HAKIKAT

31

32 of 77

BHINNEKA TUNGGAL IKA

NILAI GOTONG ROYONG

NILAI TOLERANSI

NILAI KEADILAN

32

33 of 77

Nilai toleransi dalam Bhinneka Tunggal Ika berarti sikap menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan yang ada di Indonesia, baik perbedaan suku, agama, ras, budaya, bahasa, maupun pendapat.

NILAI TOLERANSI

33

34 of 77

Nilai keadilan berarti memperlakukan setiap orang secara layak dan tidak membeda-bedakan berdasarkan latar belakangnya.

  1. Keadilan distributif
  2. Keadilan legal
  3. Keadilan komutatif

NILAI KEADILAN

34

35 of 77

Nilai gotong royong merupakan sikap bekerja sama dan saling membantu untuk mencapai tujuan bersama tanpa terlalu mengutamakan kepentingan pribadi.

NILAI GOTONG ROYONG

35

36 of 77

Apakah masyarakat Indonesia sudah menerapkan nilai kebhinekaan dalam kehidupan bernegara?

36

37 of 77

IMPLEMENTASI NILAI BHINNEKA TUNGGAL IKA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA

37

38 of 77

​

​

​

​

​

​

​

MEMBANGUN SENSITIFITAS GENDER

​

​

​

​

​

​

​

NILAI KESADARAN MMULTIKULTURAN

​

​

​

​

​

​

​

NILAI KEBERAGAMAN RAS DAN ETNIS

​

​

​

​

​

​

​

NILAI KEBERAGAMAN INKLUSIF

38

39 of 77

MASYARAKAT DAN PERDAGANGAN

IPS KELAS IX

SMPI AL-HAMIDIYAH

2026/2027

40 of 77

  1. Mendeskripsikan sejarah jalur rempah
  2. Menganalisis keberhasilan jalur rempah
  3. Menjelaskan sejarah dan pengertian jalur perdagangan internasional
  4. Faktor pendorong dan penghambat perdagangan internasional
  5. Menjelaskan transaksi perdagangan internasional
  6. Pengaruh perdagangan internasional terhadap ekonomi dan kehidupan sosial
  7. Era digital dan pengaruhnya bagi masyarakat

TUJUAN PEMBELAJARAN

40

41 of 77

PERJALANAN REMPAH NUSANTARA

41

42 of 77

Berabad-abad yang lalu, konektivitas antar wilayah di berbagai benua telah terjadi melalui sebuah jalur perdagangan yang disebut “Jalur Sutra” atau Silk Road. Jalur ini menghubungkan Tiongkok di sebelah Timur dengan kekaisaran Romawi di belahan bumi bagian barat.

​

Mengapa disebut jalur sutra atau silk road?

SEJARAH JALUR REMPAH

42

43 of 77

Rute ini disebut Jalur sutra karena komoditas utama yang diperdagangkan di sepanjang jalur tersebut adalah sutra, khususnya oleh pedagang Tiongkok pada masa Dinasti Han. Akan tetapi, menurut A.G. Frank, komoditas utama yang diperdagangkan pada jalur sutra adalah rempah.

43

44 of 77

SEBUTKAN 5 JENIS REMPAH-REMPAH

44

45 of 77

REMPAH-REMPAH

45

46 of 77

Rempah-rempah di masa lalu memiliki nilai ekonomi tinggi, bahkan sejarawan Anthony Reid (1993) menyebutkan sebagai “emas hijau” atau setara dengan emas. Harga jualnya sangat tinggi di Eropa bisa berkali-kali lipat dibanding di Nusantara.

46

47 of 77

Rempah-rempah juga pernah menjadi simbol status sosial. Harga rempah rempah di Eropa yang sangat tinggi dan dianggap setara dengan emas. Hal ini membuat rempah-rempah dianggap sebagai barang mewah. Bangsawan saja yang mampu membeli dan menggunakan rempah-rempah pada makanan mereka.

​

Sejarawan Denys Lombard (2005) menyebutkan bahwa hidangan pesta kerajaan di Eropa pada abad ke-16 wajib menggunakan rempah-rempah sebagai bukti kemakmuran dan prestise.

47

48 of 77

  1. Rute Perdagangan Panjang & Berlapis

Harus melewati ribuan mil laut/darat dan perpindahan dari banyak pedagang perantara.

​

  • Risiko Perjalanan Tinggi

Maraknya ancaman badai laut, kapal karam, bajak laut, hingga barang rusak di jalan.

​

  • Kelangkaan & Endemik

Pala dan cengkih hanya bisa tumbuh di wilayah tertentu di Nusantara (Maluku).

​

  • Fungsi Vital & Simbol Status

Digunakan sebagai pengawet makanan musim dingin, obat-obatan, serta penanda kekayaan bangsawan Eropa.

​

MENGAPA DEMIKIAN

48

49 of 77

Nusantara, khususnya kawasan timur seperti Ternate, Tidore, Ambon dll telah dikenal sejak lama sebagai penghasil utama rempah-rempah. Selain itu, Nusa Tenggara menghasilkan kayu harum seperti cendana dan gaharu. Dari wilayah tersebut, komoditas ini dipasarkan ke berbagai belahan dunia.

49

50 of 77

MENGENAL REMPAH-REMPAH DARI MASA KE MASA!

KEGIATAN 2.1

50

51 of 77

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

51

52 of 77

Pertemuan terakhir, kita sudah belajar bagaimana cengkih dan pala di Maluku membuat kapal-kapal Eropa rela keliling dunia demi berburu emas hijau.

​

Jika dulu yang dicari rempah-rempah, kira-kira zaman sekarang apa 'rempah-rempah' modern yang diburu antar negara?

52

53 of 77

Perdagangan internasional merupakan pertukaran barang dan jasa yang melewati perbatasan internasional.

​

Secara sederhana, perdagangan internasional merupakan kegiatan perdagangan yang dilakukan antarnegara dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

53

54 of 77

Barang-barang seperti HP, baju, atau sepatu awalnya dimasukkan ke dalam kontainer di pabrik, lalu diangkut menggunakan truk besar menuju pelabuhan untuk ditumpuk di atas kapal kargo raksasa. Kapal ini kemudian berlayar menyeberangi samudra menuju berbagai negara, sehingga terciptalah perdagangan internasional.

54

55 of 77

55

56 of 77

Terdapat dua kegiatan utama dalam perdagangan internasional, yaitu kegiatan ekspor dan impor.

​

Ekspor merupakan kegiatan menjual barang ke negara lain, pelakunya disebut sebagai eksportir. Sedangkan impor merupakan kegiatan membeli barang dari negara lain dan pelakunya disebut sebagai importir.

56

57 of 77

CARILAH

INFORMASI BERIKUT!

57

58 of 77

PERDAGANGAN

INTERNASIONAL

IPS KELAS IX

59 of 77

Mengapa suatu negara melakukan perdagangan internasional?

59

60 of 77

FAKTOR PENDORONG

​

​

​

​

​

​

​

PERBEDAAN TINGKAT TEKNOLOGI

​

​

​

​

​

​

​

PENGHEMATAN BIAYA PRODUKSI

​

​

​

​

​

​

​

PERBEDAAN SELERA MASYARAKAT

​

​

​

​

​

​

​

PERBEDAAN SUMBER DAYA ALAM

60

61 of 77

Ketika sumber daya alam suatu negara tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduknya, maka solusi terbaiknya yaitu mencari dari negara lain dengan melakukan perdagangan.

PERBEDAAN SUMBER DAYA ALAM

61

62 of 77

Masalah selera dan gaya hidup masyarakat di tiap negara beragam. Meskipun suatu negara bisa memproduksi barang tertentu, mereka tetap melakukan impor jika masyarakatnya menyukai variasi atau merek dari negara lain.

PERBEDAAN SELERA MASYARAKAT

62

63 of 77

Negara yang mampu memproduksi barang dalam jumlah besar (efisiensi skala produksi) dapat menekan biaya produksi menjadi lebih murah. Hal ini mendorong negara tersebut melakukan ekspor ke negara lain yang biaya produksinya lebih mahal.

BIAYA PRODUKSI

63

64 of 77

Penguasaan teknologi yang lebih maju membuat suatu negara mampu menghasilkan barang yang lebih berkualitas, efisien, dan modern dibanding negara lain

PERBEDAAN TINGKAT TEKNOLOGI

64

65 of 77

FAKTOR PENGHAMBAT

TIDAK AMANNYA SUATU NEGARA

FLUKTUASI KURS MATA UANG

KEBIJAKAN EKONOMI INTERNASIONAL

65

66 of 77

Secara politik, kestabilan negara tercermin dari terjadinya perang atau konflik dengan negara lain. Kondisi negara yang tidak stabil akan menyulitkan negara lain untuk bertransaksi dengan negara tersebut sehingga kegiatan perdagangan internasional akan terganggu.

KONFLIK

66

67 of 77

Penerapan kebijakan proteksi oleh pemerintah suatu negara seperti tarif/bea masuk yang tinggi, kuota impor, pembatasan ekspor, atau regulasi yang ketat dapat membatasi masuknya barang asing dan menghambat kelancaran perdagangan.

KEBIJAKAN EKONOMI INTERNASIONAL

67

68 of 77

Nilai tukar mata uang yang sering berubah secara tajam dan tidak stabil membuat para eksportir maupun importir kesulitan dalam memperhitungkan harga barang, nilai keuntungan, serta risiko kerugian transaksi.

68

69 of 77

DINAMIKA PERDAGANGAN INTERNASIONAL

IPS KELAS IX

70 of 77

Apakah kegiatan ekspor/impor ini menguntungkan bagi Indonesia?

70

71 of 77

Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi melalui pertukaran produk, pemikiran, kebudayaan, informasi, serta teknologi yang membuat batas-batas wilayah antarnegara menjadi semakin kabur dan saling terhubung

Globalisasi dan

Perdagangan Internasional

​

71

72 of 77

Dinamika Perdagangan Internasional di Era Modern

Transformasi Teknologi & Ekonomi Digital

Inovasi Digital

Penggunaan AI, Blockchain, dan Cloud Computing mengubah lanskap bisnis global.

Kecepatan & Efisiensi

Mempercepat transaksi serta mengoptimalkan operasional secara mendasar.

Penurunan Hambatan

Menurunkan biaya transaksi dan menciptakan pasar terbuka yang kompetitif.

72

73 of 77

Dinamika Perdagangan Internasional di Era Modern

Peluang Perdagangan Internasional

1

2

3

4

Penetrasi Pasar Internasional

Memperluas jangkauan pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen global.

Efisiensi Rantai Pasok

Pemanfaatan sumber daya lintas negara secara optimal.

Teknologi & Inovasi

Transfer ilmu dan teknologi berlangsung jauh lebih cepat.

Kemitraan Internasional

Memperkuat jaringan kerja sama bisnis antarnegara.

73

74 of 77

Dinamika Perdagangan Internasional di Era Modern

Tantangan Perdagangan Internasional

Persaingan Global

Kompetisi pasar global yang makin ketat menuntut efisiensi tinggi.

Budaya & Bahasa

Hambatan perbedaan komunikasi dan budaya dalam komunikasi bisnis.

Fluktuasi Mata Uang

Ketidakstabilan ekonomi dan perubahan nilai tukar mata uang.

Regulasi & HKI

Kewajiban penyesuaian regulasi serta perlindungan hak kekayaan intelektual.

74

75 of 77

DAMPAK

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

75

76 of 77

DAMPAK

POSITIF

NEGATIF

76

77 of 77

77