Media Pembelajaran
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Kelompok Wajib
Untuk SMP/MTs Kelas VIII
Sumber: Flickr.com/SpecialOCanada
BAB
3
Atletik
A. Jalan Cepat
Dengan berlatih variasi gerak spesifik jalan cepat secar terus-menerus, akan menjadikan gerak tumpu kaki, ayunan lengan, dan gerak pinggul menjadi lebih luwes dan dinamis.
Sumber: Flickr.com
gerak start secara mandiri
gerak start dengan teman
Sumber: Shutterstock.com
Latihan gerak start pada jalan cepat menggunakan start berdiri.
A. Gerak start
Sumber: Shutterstock.com
gerak start dengan berkelompok
gerak tumpuan kaki
gerak ayunan lengan
gerak pinggul
Sumber: Shutterstock.com
Sumber: Shutterstock.com
Sumber: Shutterstock.com
B. Gerakan jalan
Gerakan jalan cepat mencakup gerak tumpuan kaki, gerak lengan, gerak tungkai, dan gerak pinggul.
Ketika peserta lomba jalan cepat memasuki garis finis, peserta harus bergerak jalan sampai melewati garis finis. Setelah itu, peserta mengurangi kecepatan secara bertahap.
Sumber: Shutterstock.com
Memasuki garis finis secara berkelompok
C. Gerak memasuki garis finis
Memasuki garis finis secara berkelompok
Sumber: Shutterstock.com
Koordinasi gerak spesifik jalan cepat adalah salah satu cara untuk melatih keterampilan menggabungkan gerak spesifik yang satu dengan yang lainnya.
Sumber: Shutterstock.com
Latihan Koordinasi Gerak Spesifik Jalan Cepat
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Jalan Cepat
Usahakan lutut selalu lurus pada saat dukungan-ganda.
Perkuat otot-otot punggung dan perut.
Jangan terlalu tinggi mengangkat bahu dan lengan.
Gerakkan kaki-kaki menurut garis panjang yang lurus.
Usahakan memperoleh suatu dorongan yang sempurna.
1
2
3
4
5
Kehilangan kontak dengan tanah.
Badan terlalu condong ke depan atau belakang.
Titik pusat gravitasi dinaikkan dan diturunkan.
Mendorong titik gravitasi secara zig-zag.
Melakukan/membuat suatu langkah jalan cepat yang terlalu pendek.
1
2
3
4
5
Hal-Hal yang Harus Dihindari dalam Jalan Cepat
B. Lari Jarak Pendek
Agar kita mendapatkan keberhasilan dalam lari jarak pendek, hal harus kita perhatikan adalah start awal, tumpuan kaki, ayunan lengan yang kuat, gerak tungkai yang panjang, dan memasuki garis finis dengan cepat.
Start lari jarak pendek dapat dilakukan dengan sikap jongkok sehingga start lari jarak pendek juga disebut start jongkok.
Posisi badan saat aba-aba “bersedia”
A. Start
Posisi badan saat aba-aba “siap”
Posisi badan saat aba-aba “ya”
Sumber: Shutterstock.com
B. Gerakan lari
Sumber: Shutterstock.com
C. Gerakan ayunan lengan
Sumber: Shutterstock.com
D. Gerakan tungkai
Sumber: Shutterstock.com
Latihan memasuki garis finis dapat dilakukan dengan mengembangkan berbagai gerakan memasuki garis finis. Latihan bertujuan mendapatkan gerakan penyelesaian akhir dari lari secara tepat.
E. Gerak memasuki garis finis
C. Lompat Jauh
Dalam lompat jauh, variasi gerak awalan, tolakan, melayang di udara, dan pendaratan harus terkoordinasi dengan baik agar hasil lompatan lebih optimal.
Gerak awalan bertujuan mendapatkan kecepatan maksimal dalam persiapan melakan tolakan sekuat-kuatnya.
Sumber: Flickr.com/Malcolm Slaney
A. Gerak awalan
Latihan gerak tolakan bertujuan mendapatkan tolakan sekuat-kuatnya agar dapat mengangkat titik berat badan setinggi-tingginya.
Sumber: Flickr.com/Gary Paulson
B. Gerak tolakan
C. Gerak melayang di udara
Gerak melayang di udara disesuaikan dengan gaya lompatan. Gaya lompatan tersebut meliputi gaya jongkok, membusur, atau jalan di udara. Tujuannya menjaga keseimbangan badan saat melayang di udara dan menyiapkan posisi kaki untuk mendarat.
D. Gerak mendarat
Gerak mendarat pada lompat jauh bertujuan mendapatkan pendaratan yang menguntungkan. Pendaratan merupakan upaya mendaratkan tubuh pada bak pasir.
D. Tolak peluru
Tolak peluru merupakan salah satu nomor yang dilombakan dalam olahraga atletik. Nomor ini mengutamakan dorongan yang kuat dan cepat sehingga menghasilkan tolakan yang jauh.
Tujuan dari latihan memegang peluru adalah mendapatkan cara memegang peluru yang efektif dan efisien dalam menyalurkan tenaga.
A. Gerak memegang peluru
Gerak awalan dilakukan untuk mencari bentuk luncuran/awalan yang menguntungkan bagi penolak peluru. Gerak awalan dapat dilakukan dengan luncuran/awalan menyamping dan luncuran membelakangi arah tolakan.
B. Gerak awalan
Latihan gerak menolak peluru bertujuan mendapatkan tolakan yang optimal ketika melepas peluru.
C. Gerak menolak peluru
Gerak lanjutan adalah gerak yang digunakan untuk mendapatkan lepasan peluru yang menguntungkan dan menjaga posisi badan agar tidak meluncur ke depan keluar lapangan.
D. Gerak lanjutan
Latihan Menolak Peluru dalam Pelombaan