TEKNIK MASTER
OF CEREMONY
( MC )
&
PUBLIC SPEAKING
DONNA APRILLIYAWATI, S.Sos
BAGIAN PROTOKOL & KOMUNIKASI PIMPINAN
PEMKAB PONOROGO
PUBLIC SPEAKING
PUBLIC SPEAKING ADALAH KOMUNIKASI LISAN BERUPA PIDATO, CERAMAH, PRESENTASI , BRIEFING, PENYAMPAIAN INFORMASI DALAM KONFERENSI PERS, SIARAN RADIO DAN TELEVISI, MENGAJAR, SAMBUTAN, ORASI , MEMBAWAKAN ACARA ( MC ) DAN BERBICARA DI DEPAN ORANG BANYAK LAINNYA.
TEHNIK DASAR PUBLIC SPEAKING :
APA SAJA SYARAT TEKNIS PA/MC…….?
SIAPA YG COCOK JADI MC?
- PEDE,
- RAMAH, BERKEPRIBADIAN BAIK
- BERPENAMPILAN MENARIK
- KOMUNIKATIF
- CERDAS, BERPENGETAHUAN LUAS
- -
KEDUDUKAN MC DALAM KEPROTOKOLAN
(Penjelasan Psl 16 ayat (1) PP No. 62 Th 1990).
-
TUGAS DAN FUNGSI MC
APAKAH ADA SYARAT PENUNJANGNYA…….?
1. Percaya diri
2. Penampilan yang baik (berpakaian, sikap yang wajar, wajah yang ramah, bersemangat/tidak emosional, memberikan penjelasan, posisi berdiri, mengatur suara)
3. Human relation yang baik
4. Menepati waktu yang ditentukan
5. Kreatif dan penuh ide
6. Tidak menyakiti hati hadirin
7. Memiliki wawasan yang luas
8. Memiliki suara yang baik
9. Memiliki kepribadian yang menarik
10.Bersemangat dan tidak emosional
11.Disiplin
12.Mampu mengambil keputusan yang cepat dan tepat
13.Sopan dan rendah hati
14.Memiliki daya ingat yang kuat
15.Sabar dan memiliki kemampuan berpikir positif
PERSIAPAN TUGAS MC
PELAKSANAAN TUGAS MC
APA TUGAS MC ?
- MENGKOMUNIKASIKAN SUSUNAN ACARA
- MENJAGA PERHATIAN AUDIENCE TETAP PADA ACARA
- MEMASTIKAN ACARA BERLANGSUNG LANCAR DAN TERTIB
PERSIAPAN TUGAS MC :
Disarankan untuk memilih tata busana dan tata rias yang tidak terlalu rumit, walaupun tetap berpedoman pada etiket berbusana rapih dan serasi.
Peralatan tata rias sederhana, hendaknya tetap berada dalam tas, untuk dapat dipergunakan sewaktu-waktu saat re-touch make up.
Mempersiapkan cue-card / kartu MC, selebar kira-kira setengah halaman quarto, untuk pedoman acara yang akan dipandu, sekaligus sebagai wahana pariwara bagi seorang MC.
Disarankan untuk tidak membawa barang bawaan yang terlalu banyak, sehingga mengganggu tugas sebagai MC.
Sebaiknya seorang MC tetap “tunduk” terhadap seorang stage manager, sehingga segala perubahan susunan acara, juga harus dikonsultasikan lebih dahulu dengannya.
Selalu menjaga sikap yang tenang, tidak gundah, stabil dalam menguasai situasi dan kondisi, dengan acara melakukan “napas perut / diaphragma” serta “ senam mulut “.
SIKAP SAAT BERTUGAS MC :
Tetap menjaga keharmonisan suasana, dengan cara berkonsentrasi penuh atas kalimat-kalimat yang sedang atau akan diucapkan, sesuai dengan susunan acaranya.
Bila sedang menghadapi masalah yang cukup berat, jagalah kestabilan psikologis, dengan cara berdoa kepada TUHAN dan “ mencoba melupakan sejenak” atas masalah yang menimpa.
Tetap melakukan “ voice control”, dalam rangka menjaga kestabilan suara dalam memandu acara.
Mencoba memahami kondisi, apabila terjadi perubahan mendadak, yang disebabkan oleh suasana maupun sikap orang lain.
Tetap usahakan meletakkan cue-card secara rapih, sesuai urutan acaranya.
MC memiliki kedudukan yang utama / primus interpares, karena pada intinya merupakan sosok yang dapat membawa kepada sukses tidaknya sebentuk acara. Oleh karena itu, maka MC tetap harus memiliki semangat rendah hati dan selalu mampu menghargai orang lain dengan tulus
…. YANG PERLU DIPERHATIKAN?
APA YG HARUS DIKUASAI MC?
- SUSUNAN ACARA/RUNDOWN ACARA
- AUDIENCE (VIP, UNDANGAN)
- VISI DAN TUJUAN ACARA
- KEMAMPUAN BERBAHASA
- MENJAGA EKSPRESI DAN SIKAP TUBUH
MENARIK PERHATIAN
YANG TERLIHAT
YANG DIDENGAR
MACAM-MACAM ACARA
1. ACARA RESMI/KEDINASAN
2. ACARA KEAGAMAAN,
3. ACARA KELUARGA, perkawinan, khitanan, syukuran, dsb
4. ACARA HIBURAN, Seni Tari, Drama, Pentas Musik, dsb
PEMBAGIAN LAIN
VOKAL YANG BAIK
ARTIKULASI Para peserta diminta melakukan:
�
PRONOUNSIASI PESERTA DIMINTA UNTUK MELAKUKAN :�
INTONASI Peserta diminta untuk melakukan :
HAL YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN OLEH MC�
-- TERLAMBAT, KESALAHAN FATAL (SALAH NAMA, JABATAN, SALAH MENYEBUT NAMA/PRODUK)
-PERLUAS WAWASAN
-TINGKATKAN SKILL PUBLIC SPEAKING
-PERBANYAK JAM TERBANG
( MOTTO : BISA KARENA TERBIASA )
BODY LANGUAGE (EKSPRESI WAJAH, SIKAP TUBUH, EYE CONTACT)
- TATA BUSANA (FORMAL, NON FORMAL, BAJU NASIONAL, DLL),MAKE UP
- MC PUSAT PERHATIAN, TAPI BUKAN TONTONAN
�
ETIKET MC
ETIKET SEORANG MC
- Mengumumkan acara menurut aturan dan saat yang telah ditentukan
- Dalam mengantarkan acara, hendaknya digunakan uraian yang bersifat lebih menghormati dari pada perintah: Yang Kami hormati Bapak…kami persilakan.
- Uraian MC hanya untuk mengantarkan acara pokok saja
- MC tidak dibenarkan menyebut satu persatu tamu kecuali tamu VIP
- Tidak menyebutkan kata KEPADA di awal kalimat saat mempersilakan seseorang atau kelompok untuk mengisi acara
- Tidak menyebutkan kata : menginjak acara berikutnya, saat akan membacakan susunan acara selanjutnya
Untuk mempersingkat waktu, saya akan membacakan susunan acara sebagai berikut, pada saat akan membacakan susunan acara
LANJUTAN
-
-Pada saat menyebut tamu VIP, pandang pejabat tersebut, bila kita tidak mengenal satu persatu, perlahan sapukan pandanagn mata kederetan paling depan
- MC tidak dibenarkan memberi ucapan terimakasih, ulasan atau komentar terhadap hal yang telah dikatakan oleh pembicara, tetapi cukup menyebut acara dan urutannya
Tempat upacara: MC mengatur nada suara sesuai dengan tempat pelaksanaan acara (ruang terbuka atau tertutup)
CATATAN UNTUK MENGUASAI RASA GUGUP
-Kuasailah materi secara baik dan betul
-Yakinlah akan penampilan (cara berbusana dan kebersihan
badan)
-Berbaurlah dengan undangan sebelumnya
-Minumlah air putih sebelum bertugas
-Belajar menguasai situasi mendadak
-Disiplin diri
-Hindarilah sikap yang berlebihan dan rasa lekas puas
-Meningkatkat kepandaian ‘Public Speaking’
PERSONALITY SANGAT BERPENGARUH DALAM
MEMBAWAKAN ACARA
CEK DAN RICEK HAL2 KECIL YANG BISA FATAL
(Aceh), dsb.
Hendricus’, dsb.
CONTOH KATA / KALIMAT YANG PERLU DIHINDARI
-
TATA PENYAMBUTAN PEJABAT
CUKUP HANYA 1 ( ORANG) UNTUK PEJABAT YANG TERTINGGI
TEHNIK DASAR DIRIGENT
TEHNIK DIRIGENT INDONESIA RAYA
TATA PAKAIAN
SIPIL | TNI / POLRI | KETERANGAN |
PDH | PDH | Kegiatan Harian / Acara semi resmi |
PSH | PDU IV | Acara Resmi / Upacara bukan Upacara Bendera |
PSR/ PKJ | PDU III | Acara Resmi / Rapat Resmi |
PSL | PDU I | Acara Resmi Kenegaraan |
BATIK | BATIK | Acara Resmi |
TATA PAKAIAN DALAM KEPROTOKOLAN
25