PSM High Level Training 2024
PT. Wilmar Nabati Indonesia Gresik
PSM Indonesia - 2024
For Wilmar Group internal use purposes only
ABSENSI TRAINING EHS
KONTRIBUTOR :
KARYAWAN
SUBJECT/MATERI :
Process Safety Management (PSM)
https://sites.google.com/view/ehswinagresik/training-lk3/attendance-list
1
OBJECTIVE TRAINING
1
TOPIC TRAINING
1
A1
PSM terlahir pasca insiden tragedy Bhopal pas 1984,
Failures Procedure Operation
Isothermic, Over pressure
Failure emergency Procedure
Failure Safety protection
1. Alarm
2. Equipment Spare (Tank, Refrigerant, Wave protection)
3. Scrubber System
Releas without burning in flare
SHORT PSM AWARNESS
1
REFRESHMENT 14 ELEMENTS PSM
A2
PROCESS
SAFETY
MANAGEMENT
PSM is the application of management principles and systems to the identification, understanding, and control of process hazards to protect employees, facility assets and the environment.
Process safety is to prevent unwanted releases of hazardous chemicals especially into locations that could expose employees and others to serious hazards (OSHA)
Input
Output
Resources
Control
PLAN
DO
CHECK
ACT
1
REFRESHMENT 14 ELEMENTS PSM
B1
1
REFRESHMENT 14 ELEMENTS PSM
B2
Sekarang, coba jelaskan sesuai pemahamanmu masing-masing element PSM!
1
PROGRESS & STATUS PSM WINA GRESIK
Average Score All Facilities
Audited by Pak Hermil
C1
1
PROGRESS & STATUS PSM WINA GRESIK
Score Trend All Clauses
Audited by Pak Hermil
C2
1
PROGRESS & STATUS PSM WINA GRESIK
C3
Rekap PSM audit yang dijalankan Lintas Indonesia
1
GAP & OPPORTUNITY
D1
PSM1_Process Safety Information
P&ID As-built
Interlock prooftest
PSV Calculation
Production
Engineering
Maintenance
Electrical and Instrumentation
EHS
PSM Elements
Objective Equipment/Asset
Related PIC
1. PSM 1_Process Safety Information
CHEMICAL HAZARD INFORMATION
PROCESS & TECHNOLOGY INFORMATION
EQUIPMENT INFORMATION
1
GAP & OPPORTUNITY
D2
1. PSM 1_Process Safety Information – P&ID
1
D3
Pentingnya P&ID As-built dalam implementasi PSM :
P&ID menjadi alat yang penting dalam pelatihan operator untuk memahami sistem proses dengan baik.
P&ID menjadi panduan utama dalam merancang prosedur operasional yang aman.
P&ID membantu dalam menentukan lokasi strategis untuk perangkat proteksi ini sehingga mereka dapat bekerja efektif dalam situasi darurat.
P&ID berguna untuk mengidentifikasi potensi bahaya dalam sistem proses. Memberikan informasi bagaimana komponen-komponen tersebut berinteraksi dan potensi risiko apa yang mungkin timbul.
1. Identifikasi Bahaya dan Evaluasi Risiko :
2. Desain Sistem Proteksi :
3. Prosedur Operasional dan Keamanan :
4. Pelatihan Operator :
P&ID digunakan untuk memverifikasi bahwa sistem telah dirancang dan dioperasikan sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.
5. Audit Keselamatan :
P&ID digunakan sebagai dasar untuk improvement sekaligus untuk verifikasi, evaluasi dan dan rujukan untuk investigasi pembelajaran jika terjadi suatu kejadian (event)
6. Perbaikan dan Pemeliharaan :
1. PSM 1_Process Safety Information – P&ID
GAP & OPPORTUNITY
1
D4
Contoh finding :
P&ID related to MOC Modification Inlet Crystalizer :
- Already stamp as-built but not yet verification from drafter, dll
- Theres pressure gauge with ball valve state in P&ID but on site valve not installed
- Theres no manual valve tagging in P&ID, only valve size
1. PSM 1_Process Safety Information – P&ID
GAP & OPPORTUNITY
1
GAP & OPPORTUNITY
D5
Contoh finding :
there is no description in the legend
there is not completed with “as built” stamp
PID not yet update, the mixing tank still exist (relate to PSM 08)
Equipment not complete with tagging
Example: strainer no complete with tagging
Actuator solenoid valve is not drafted in the drawing
Line to TK541 is at the point before the strainer (P&ID), but the actualis after the strainer
1. PSM 1_Process Safety Information – P&ID
1
GAP & OPPORTUNITY
D6
Contoh P&ID As-built dan Format Standart
1. PSM 1_Process Safety Information – P&ID
1
GAP & OPPORTUNITY
D7
Alur Update P&ID
1. PSM 1_Process Safety Information – P&ID
1
D8
Progress P&ID As-built untuk pemenuhan PSM belum 100% terpenuhi
1. PSM 1_Process Safety Information – P&ID
GAP & OPPORTUNITY
1
D9
1. PSM 1_Process Safety Information – Proof Test Interlock
GAP & OPPORTUNITY
1
GAP & OPPORTUNITY
D10
Pentingnya Interlock dalam konteks PSM :
Terdapat berbagai jenis interlock, mekanis yang menggunakan alat bantu fisik, serta interlock elektronik yang lebih kompleks.
Interlock sering kali terintegrasi dengan P&ID (Piping and Instrumentation Diagram) untuk menentukan titik-titik kunci di mana perlindungan keselamatan diperlukan.
Interlock biasanya menggunakan sensor untuk memonitor parameter operasi dalam sistem. Pengendali elektronik atau pneumatik menterjemahkan data yang diterima untuk memutuskan koneksi atau mengatur peralatan sesuai dengan kondisi yang terdeteksi.
Interlock sistem adalah suatu peralatan atau sistem peralatan yang dirancang untuk mengamankan suatu peralatan yang satu terhadap lainnya
1. Fungsi Utama :
2. Penggunaan Sensor dan Pengendali :
3. Integrasi dengan P&ID :
4. Jenis Interlock :
Implementasi interlock dapat memberikan manfaat besar dalam meningkatkan keselamatan proses.
5. Manfaat Keselamatan :
Implementasi interlock memerlukan perencanaan yang matang dan integrasi yang baik dengan sistem keselamatan keseluruhan.
6. Perencanaan dan Integrasi :
1. PSM 1_Process Safety Information – Proof Test Interlock
1
GAP & OPPORTUNITY
D11
Tujuan Interlock Prooftest :
Memastikan bahwa sistem interlock mematuhi standar dan regulasi keselamatan yang berlaku dalam industri
Mendeteksi potensi kegagalan dalam sistem interlock sebelum digunakan dalam operasi sehari-hari.
Menjamin bahwa interlock bekerja untuk menjaga keamanan proses dengan mencegah atau mengendalikan kondisi operasi yang tidak aman.
Mengkonfirmasi bahwa semua interlock berfungsi sesuai yang diharapkan.
1. Verifikasi Fungsi :
2. Validasi Keselamatan :
3. Pencegahan Kegagalan :
4. Kepatuhan Regulasi :
Identifikasi area di mana sistem interlock dapat ditingkatkan atau dioptimalkan untuk meningkatkan keandalan dan respons sistem dalam situasi darurat atau kondisi operasi yang tidak diinginkan.
5. Optimisasi Performa :
Mencatat hasil dari proof test sebagai bagian dari dokumentasi keselamatan. Hal ini penting untuk audit keselamatan, perencanaan pemeliharaan, dan menjadi informasi kepada operator di lapangan.
6. Pelaporan dan Dokumentasi :
1. PSM 1_Process Safety Information – Proof Test Interlock
1
GAP & OPPORTUNITY
D12
Dampak Kegagalan Interlock :
Kegagalan interlock dapat menyebabkan pelanggaran terhadap regulasi keselamatan industri yang ketat.
Interlock yang gagal dapat memaksa pabrik untuk menghentikan produksi atau menurunkan produksi untuk mengatasi masalah tersebut.
Kegagalan interlock dapat menyebabkan operasi peralatan di luar batas aman, yang dapat menyebabkan kerusakan atau kegagalan peralatan.
Interlock yang gagal dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan serius atau kebocoran bahan kimia berbahaya.
1. Risiko Kecelakaan dan Kebocoran :
2. Kerusakan Peralatan :
3. Kehilangan Produksi dan Downtime :
4. Pelanggaran Regulasi Keselamatan :
Jika interlock yang gagal mengakibatkan kebocoran bahan kimia atau polutan lainnya, ini dapat berdampak negatif pada lingkungan sekitar pabrik.
5. Dampak Lingkungan :
Kegagalan interlock dapat meningkatkan risiko bagi kesehatan dan keselamatan karyawan yang bekerja di pabrik.
6. Risiko Kesehatan dan Keselamatan Karyawan :
1. PSM 1_Process Safety Information – Proof Test Interlock
1
GAP & OPPORTUNITY
D13
Interlock Proof Test belum terealisasi
Interlock Proof Test Schedule & Realization
Plant realisasi 2023 :
1. PSM 1_Process Safety Information – Proof Test Interlock
1
GAP & OPPORTUNITY
D14
Interlock Proof Test belum terealisasi
Interlock Proof Test Approval
1. PSM 1_Process Safety Information – Proof Test Interlock
1
D15
Case Related Interlock System
GAP & OPPORTUNITY
1
D16
Dengan melepaskan tekanan berlebih secara otomatis, PSV membantu mempertahankan tekanan dalam batas yang aman untuk operasi yang stabil dan efisien.
PSV merupakan komponen wajib dalam memenuhi persyaratan regulasi keselamatan industri, seperti yang ditetapkan oleh badan pengawas keamanan dan lingkungan seperti OSHA (Occupational Safety and Health Administration) di Amerika Serikat atau regulator yang setara di berbagai negara.
PSV dirancang untuk melepaskan tekanan berlebih dari sistem atau peralatan jika tekanan melebihi batas yang aman. Ini mencegah terjadinya kegagalan peralatan atau ledakan yang dapat membahayakan pekerja, fasilitas, dan lingkungan sekitar.
1. Perlindungan Terhadap Overpressure :
2. Kepatuhan Regulasi :
3. Pemeliharaan Kestabilan Proses :
Pentingnya PSV dalam Keselamatan Proses :
PSV atau Pressure Safety Valve (katup pengaman tekanan) adalah komponen penting dalam industri proses yang memiliki beberapa fungsi kritis untuk menjaga keselamatan operasi.
1. PSM 1_Process Safety Information – PSV Calculation
GAP & OPPORTUNITY
1
D17
PSV merupakan elemen kunci dalam manajemen risiko operasional, karena membantu mengidentifikasi, mengurangi, atau menghilangkan potensi risiko terkait dengan tekanan berlebih dalam sistem proses.
Dengan mengurangi risiko kebocoran atau ledakan, PSV membantu melindungi lingkungan sekitar dari kontaminasi atau pencemaran yang dapat dihasilkan dari material yang bocor dari sistem tekanan tinggi.
PSV juga berfungsi sebagai langkah darurat untuk melindungi sistem jika terjadi kegagalan peralatan lainnya yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan yang tidak terkendali, seperti kebocoran atau kegagalan pompa.
4. Pengamanan Terhadap Kondisi Darurat :
5. Pencegahan Terhadap Bahaya Lingkungan :
6. Peran dalam Manajemen Risiko :
PSV harus diuji secara rutin untuk memastikan bahwa berfungsi dengan benar saat dibutuhkan. Ini memerlukan pemeliharaan yang teratur dan perencanaan yang baik untuk mengintegrasikan uji PSV ke dalam program pemeliharaan preventif pabrik.
7. Keandalan Operasional :
1. PSM 1_Process Safety Information – PSV Calculation
GAP & OPPORTUNITY
1
D18
Hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan PSV :
Berdasarkan tekanan operasi dan tekanan maksimum yang diidentifikasi, pilih jenis dan ukuran PSV yang sesuai. Ini termasuk mempertimbangkan faktor seperti kapasitas aliran yang diperlukan untuk menyalurkan gas atau cairan yang melalui PSV saat melepaskan tekanan berlebih
Hitung tekanan maksimum yang mungkin terjadi akibat kejadian berbahaya seperti kebocoran, kegagalan peralatan, atau kondisi operasional abnormal lainnya. Ini mungkin melibatkan analisis risiko untuk menentukan beban tekanan yang diperlukan.
Tentukan parameter-proses kunci seperti tekanan operasi maksimum (MAWP - Maximum Allowable Working Pressure), Flow operasi, jenis fluida yang dihadapi (gas, cairan, atau campuran), dan karakteristik lain dari sistem atau peralatan yang akan dilindungi.
1. Identifikasi Parameter Proses :
2. Penentuan Beban yang Dibutuhkan :
3. Seleksi PSV :
1. PSM 1_Process Safety Information – PSV Calculation
GAP & OPPORTUNITY
1
D19
Tentukan pengaturan tekanan yang tepat untuk PSV berdasarkan perhitungan dan spesifikasi yang telah ditentukan. Pastikan PSV diatur sesuai dengan spesifikasi yang disetujui dan jalani pengujian untuk memastikan fungsi yang benar.
Hitung backpressure yang mungkin terjadi di saluran keluar PSV, terutama jika PSV tidak langsung mengeluarkan ke atmosfer. Backpressure dapat mempengaruhi kapasitas aliran dan performa keseluruhan PSV.
Pastikan bahwa PSV yang dipilih memenuhi semua persyaratan teknis dan keselamatan yang berlaku, termasuk kapasitas aliran, tekanan pelepasan (set pressure), temperatur operasi, dan material konstruksi yang kompatibel dengan fluida yang dihadapi.
4. Verifikasi Spesifikasi PSV :
5. Penghitungan Backpressure :
6. Pengaturan Tekanan dan Pengujian :
Dokumentasikan semua perhitungan, spesifikasi PSV, pengaturan tekanan, dan hasil pengujian. Integrasikan PSV ke dalam program pemeliharaan preventif pabrik untuk memastikan bahwa PSV tetap berfungsi dengan benar selama masa operasional.
7. Dokumentasi dan Pemeliharaan :
1. PSM 1_Process Safety Information – PSV Calculation
GAP & OPPORTUNITY
1
D20
Data Sheet PSV
PSV Calculation
1. PSM 1_Process Safety Information – PSV Calculation
GAP & OPPORTUNITY
1
D21
PSM-02_Process Hazard Analysis
A Process Hazardous Analysis (PHA) is an organized and systematic effort to identify and analyze the significance of potential hazards associated with the processing or handling of highly hazardous chemicals. A PHA will allow to make decisions for improving safety and reducing the consequences of unwanted or unplanned releases of hazardous chemicals.
A PHA analyzes potential causes and consequences of fires, explosions, releases of toxic or flammable chemicals, and major spills of hazardous chemicals. The PHA focuses on equipment, instrumentation, utilities, human actions (routine and nonroutine), and external factors that might affect the process
PHA is a technique and does not in itself guarantee safe operation of a facility but is a useful tool as part of an overall Risk Management Process.
PSM Elements
Objective
Related PIC
Production
Engineering
Maintenance
Electrical and Instrumentation (Process Control Specialists)
QAQC
Fire Fighting
EHS representative
2. PSM 2_Process Hazard Analysis
GAP & OPPORTUNITY
1
D22
PSM-02_Process Hazard Analysis
Production
Engineering
Maintenance
Electrical and Instrumentation (Process Control Specialists)
QAQC
Fire Fighting
EHS representative
PSM Elements
Objective
Related PIC
In order to properly identify risks within the facility it is important to select the appropriate hazard analysis method. This can be one of the following:
2. PSM 2_Process Hazard Analysis
GAP & OPPORTUNITY
1
GAP & OPPORTUNITY
D23
TOP 3 Issues
2. PSM 2_Process Hazard Analysis
1
GAP & OPPORTUNITY
D24
PSM 02-01-01
2. PSM 2_Process Hazard Analysis
1
GAP & OPPORTUNITY
D25
PSM 02-01-02
2. PSM 2_Process Hazard Analysis
1
GAP & OPPORTUNITY
D26
PSM 02-01-03 & PSM 02-01-04
2. PSM 2_Process Hazard Analysis
1
GAP & OPPORTUNITY
D27
PSM 02-01-05
Site's management is being briefed/informed about all HAZOP related issues/concerns
2. PSM 2_Process Hazard Analysis
1
D28
Definition
Operating Procedures are an important tool for achieving safe, consistent, and efficient process operation. Process procedures differ from many procedures because they cover all phases of operations.
They must entail the following:
- Pre Start Up
- Normal Startup
- Normal operation
- Temporary operations
- Emergency shutdown
- Emergency operations
- Normal shutdown
- Start-up following turnaround
- Consequences of deviation
- Override
This standard is applicable throughout all operations within Wilmar.
Prosedur Operasi harus dikembangkan dan diterapkan dalam bentuk tertulis (dapat mencakup ilustrasi grafis) dan harus tersedia untuk semua operator. Mereka harus konsisten dengan informasi keselamatan proses. (PSM-01)
Prosedur pengoperasian yang menangani parameter pengoperasian akan berisi petunjuk pengoperasian tentang:
- Pressure Limit
- Temperature Range/Limit
- Flowrate
- Apa yang harus dilakukan ketika kondisi upper/lower limit terjadi
- Alarm dan instrumen apa yang relevan jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan?
- Bagaimana fungsi atau fungsi Safety Interlock. (DCS / ESD)
3. PSM 3_Operating Procedures
GAP & OPPORTUNITY
Pastikan SOP/Flow Proses sama dengan DCS. Jika parameter DCS berubah karena alasan tertentu, pastikan parameter di DCS juga berubah
Contoh : SOP menyatakan bahwa suhu splitting process berkisar antara 240 – 258 C.
Actual di DCS, di setting kurang dari 235 C.
1
GAP & OPPORTUNITY
D29
Pastikan karyawan, pekerja sementara, dan kontraktor diberikan informasi dan pelatihan yang sesuai.
TRAINING PLAN
4. PSM 4_Training
1
GAP & OPPORTUNITY
D30
Foto Outsourching di Workshop PKS
4. PSM 4_Training - Issue
1
Tahapan utama penerapan CSMS meliputi :
Prosedur Pengendalian K3L Kontraktor (CSMS)
5. PSM 5_Contractor Safety Management System
GAP & OPPORTUNITY
D31
1
WI-GRK-EHS-814-03-001_Informasi Persyaratan K3L Calon Kontraktor Tahap Pra-Kualifikasi
DOKUMEN YANG DIBUTUHKAN PRA KUALIFIKASI
5. PSM 5_Contractor Safety Management System
PRE WORK EXECUTION ACTIVITY
GAP & OPPORTUNITY
D32
1
1. LAGGING INDICATOR (BOBOT NILAI 60%)
5. PSM 5_Contractor Safety Management System
2. LEADING INDICATOR (BOBOT NILAI 40%)
GAP & OPPORTUNITY
D33
1
GAP & OPPORTUNITY
D34
PSM6-1_Electrical Asset Integrity
(EIPA)
E&I Room (Panel MCC)
Ex Instrument
Grounding
Power & Instrument
Detection & Alarm system (FAS)
PSM6-1_Control System
(EIPA)
Software Control Program (DCS,PLC etc)
Interlock, ESD
Robotic
PSM6-2_Mechanical Integrity
Rotary Equipment
Relief Device
Pressure Vessel
Piping & Storage Tank
Fire Fighting Device
Other Equipments (Hoist, Conveyor etc)
E&I – Control System
E&I – OPM
Mechanical Oleo
Mechanical Edible
Mechanical Flourmill
Mechanical Utility
Mechanical SADP
Maintenance Reliability
Special Equipment
PSM Elements
Objective Equipment/Asset
Related PIC
6. PSM 6_Asset/Equipment Integrity
1
D35
PSM6-1_Electrical Asset Integrity
(EIPA)
E&I Room (Panel MCC)
Ex Instrument
Grounding
Power & Instrument
Detection & Alarm system (FAS)
E&I – OPM
Special Equipment
PSM Elements
Objective Equipment/Asset
Related PIC
6. PSM 6_Asset/Equipment Integrity - Issue
Tidak konsisten QC Passed (Valid) padatool kerja STPM
Metode kerja yang tidak standard
Electrical Safety Device (Alarm system) terkususnya gas detector banyak yang rusak
GAP & OPPORTUNITY
1
D36
PSM6-1_Control System
(EIPA)
Software Control Program (DCS,PLC etc)
Interlock, ESD
Robotic
E&I – Control System
Special Equipment
PSM Elements
Objective Equipment/Asset
Related PIC
Belum konsisten dalam menjalankan pengujian safety instrument system (Interlock/ESD)
6. PSM 6_Asset/Equipment Integrity - Issue
GAP & OPPORTUNITY
1
D37
PSM6-2_Mechanical Integrity
Rotary Equipment
Relief Device
Pressure Vessel
Piping & Storage Tank
Fire Fighting Device
Other Equipments (Hoist, Conveyor etc)
Mechanical Oleo
Mechanical Edible
Mechanical Flourmill
Mechanical Utility
Mechanical SADP
Maintenance Reliability
Special Equipment
PSM Elements
Objective Equipment/Asset
Related PIC
6. PSM 6_Asset/Equipment Integrity - Issue
Tidak sesuai dengan engineering standard, berpotensi menimbulkan hazard
Contoh: beroperasi namun valve dalam kondisi closed
Finding MI program belum masiv dijalankan corrective action nya
GAP & OPPORTUNITY
1
D38
Safety hot work (pekerjaan panas yang aman) dalam konteks Manajemen Keselamatan Proses (PSM) mengacu pada serangkaian langkah dan prosedur untuk memastikan bahwa pekerjaan yang melibatkan sumber panas atau percikan tidak menyebabkan kebakaran atau ledakan dalam lingkungan industri yang sensitif terhadap bahaya.
Langkah-Langkah yang perlu diperhatikan sebelum melakukan Hot Work)
Pastikan area kerja diperiksa untuk memastikan bahwa tidak ada gas berbahaya atau atmosfer yang mudah terbakar. Gunakan monitor gas jika diperlukan untuk memonitor keberadaan gas berbahaya di area kerja.
Pastikan ada prosedur izin kerja yang jelas untuk hot work. Ini mungkin melibatkan persetujuan dari manajemen, inspektur keselamatan, atau personel PSM yang bertanggung jawab untuk menilai risiko dan memberikan izin kerja sesuai dengan protokol PSM.
Sebelum memulai pekerjaan panas, lakukan evaluasi menyeluruh terhadap bahaya dan risiko yang terkait. Identifikasi kemungkinan sumber-sumber bahaya seperti bahan mudah terbakar, gas atau uap yang mudah terbakar, atau lingkungan yang dapat menyebabkan reaksi kimia berbahaya.
1. Evaluasi Bahaya dan Risiko :
2. Izin dan Persetujuan :
3. Perencanaan dan Pemantauan Lingkungan :
7. PSM 7_High Risk Work – Hot Work
GAP & OPPORTUNITY
1
D39
Amati dan awasi secara terus menerus pekerjaan panas yang sedang dilakukan. Pastikan bahwa tidak ada tanda-tanda bahaya seperti percikan atau api yang tidak terkendali.
Pastikan alat pemadam kebakaran yang sesuai (misalnya, pemadam api, selang pemadam, atau sistem pemadam otomatis) tersedia dan berfungsi dengan baik di sekitar area hot work. Latih personel untuk menggunakan alat pemadam ini dengan benar.
Pilih lokasi yang aman dan terisolasi untuk hot work yang tidak akan membahayakan peralatan atau bahan kimia yang sensitif terhadap panas atau percikan. Pastikan peralatan pelindung diri (APD) yang sesuai seperti pakaian tahan api dan sarung tangan tahan panas digunakan.
4. Pemilihan Lokasi dan Peralatan :
5. Pemadam Kebakaran dan Alat Pemadaman :
6. Pemantauan dan Pengawasan :
Setelah selesai, lakukan inspeksi ulang untuk memastikan bahwa tidak ada potensi sumber panas yang tertinggal atau tanda-tanda kerusakan. Laporkan hasil pekerjaan kepada manajemen dan catat dalam sistem manajemen dokumen PSM
7. Pemeliharaan dan Pelaporan :
7. PSM 7_High Risk Work – Hot Work
GAP & OPPORTUNITY
1
D40
Dengan mengikuti prosedur yang tepat, pekerja dilindungi dari potensi bahaya yang terkait dengan pekerjaan panas, sementara aset perusahaan terjaga dari kerusakan atau kehilangan akibat kebakaran atau ledakan.
Safety hot work adalah contoh konkret dari bagaimana PSM diterapkan dalam praktek untuk menjaga keselamatan operasional dan mencegah insiden serius di lingkungan industri yang berpotensi berbahaya.
Safety hot work adalah bagian dari kewajiban pabrik untuk mematuhi regulasi keselamatan dan lingkungan yang berlaku, seperti yang ditetapkan oleh OSHA (di Amerika Serikat) atau badan regulator setempat.
Langkah-langkah ini dirancang untuk mengurangi risiko kebakaran atau ledakan yang dapat disebabkan oleh pekerjaan panas yang tidak aman di lingkungan industri yang sensitif terhadap bahaya.
1. Mencegah Kebakaran dan Ledakan :
2. Kepatuhan Terhadap Regulasi :
3. Melindungi Pekerja dan Aset :
Concern PSM dalam aktivitas Hot Work :
7. PSM 7_High Risk Work – Hot Work
GAP & OPPORTUNITY
1
D41
Finding :
7. PSM 7_High Risk Work – Hot Work Finding
52
Many VRD in welding machines are in “OFF”position welding work carried out
PT. MAJU Bersama
Welding Cable’s exposed
Ground Clamp is located more than 1 meter from the welder
No Safety Officer onsite to supervise safety at 6 new Texturing Tank Project
GAP & OPPORTUNITY
1
STPM not completed with E&I QC Passed Label
7. PSM 7_High Risk Work – Hot Work Finding
GAP & OPPORTUNITY
D42
1
D43
7. PSM 7_High Risk Work – Incident Learnt
GAP & OPPORTUNITY
1
D44
MOC Performance Report
General MOC Awarness Training (Nov 2023)
MOC Champion WINA Gresik (Dec 2023)
MOC Performance Report (every Quarter)
We know:
8. PSM 8_Management of Change
GAP & OPPORTUNITY
1
D45
Expired Issue (lewat dari Due date)
8. PSM 8_Management of Change - Outstanding
Awareness Issue
Need Action Plan
Approval Issue
GAP & OPPORTUNITY
1
D46
MOC Performance Report – How to remind MOC Approval? (Change Owner perspective)
Klik icon Send Alert
Enablon Alert Fitur
Add account & description
See record in the mailbox
Manual Reminder by Email or WA
1
2
3
Manual Alert
8. PSM 8_Management of Change – Approval Issue
GAP & OPPORTUNITY
1
D47
MOC Performance Report – How to see my oustanding? (Gatekeeper perspective)
1
2
3
Open change register view, klik icon Select (Saved Queries)
Select List Below:
as Initial Gatekeeper (Gatekeeping
step)
as Dept Pre-Change Approval
See your outstanding view
8. PSM 8_Management of Change – Approval Issue
GAP & OPPORTUNITY
1
D48
PSM Corrective Action program
Example CA Program from WINA Gresik
Chart Progress of WINA Gresik
10. PSM 10_Compliance Audit
GAP & OPPORTUNITY
1
GAP & OPPORTUNITY
D49
10. PSM 10_Compliance Audit
1
D50
GAP & OPPORTUNITY
1
GAP & OPPORTUNITY
D51
1
D52
PSM-13_Process Readiness
Pre Start up Safety Review
Pre Start up Environment Review
PSM Elements
Objective
Related PIC
Production
Engineering
Maintenance
Electrical and Instrumentation (Process Control Specialists)
QAQC
Fire Fighting
EHS representative
13. PSM 13_Process Readiness
GAP & OPPORTUNITY
1
D53
TOP 3 Issues
13. PSM 13_Process Readiness
GAP & OPPORTUNITY
1
GAP & OPPORTUNITY
D54
PSM 13-01-01
Site's management shall perform a pre-startup safety review for new facilities and for modified facilities
NEW FACILITIES
13. PSM 13_Process Readiness
1
GAP & OPPORTUNITY
D55
PSM 13-01-01
EXISTING FACILITIES
13. PSM 13_Process Readiness
1
GAP & OPPORTUNITY
D56
PSM 13-02-01
Related MOC
13. PSM 13_Process Readiness
1
D57
Emergency Management Plans shall consider the risks
associated with potential emergency events relevant to the site and detail how these would be managed.
EMP’s shall be reviewed on a scheduled basis or when operational changes occur on site.
Examples of potential emergency situations include but are not limited to the following:
14. PSM 14_Emergency Management Plant
GAP & OPPORTUNITY
1
D58
Once identified the risk of each potential emergency event occurring must be assessed and appropriate controls and emergency procedures documented for preventing or minimising the associated injury, illness, impact on plant, the environment and the community.
This process includes:
14. PSM 14_Emergency Management Plan
GAP & OPPORTUNITY
1
PSM CHAMPIONS
E1
1
POST TEST
KONTRIBUTOR :
KARYAWAN
JENIS TES :
POST TEST
SUBJECT/MATERI :
PROCESS SAFETY MANAGEMENT
https://wilmar.jotform.com/heri.purwanto/post-test-training-ehs
1
THANK YOU