Latar belakang projek
Pelajar Indonesia dituntut bukan hanya baik dalam kegiatan intrakulikuler dan ekstrakuliker, namun, seiring dengan perjalanan pendidikannnya, peserta didik juga diharapkan dapat membangun karakter dan mengembangkan nilai-nilai Pancasila, serta menintegrasikannya dalam setiap kegiatan yang mereka lakukan.
Tema yang diangkat dalam projek merupakan salah satu dari tujuh tema yang dirumuskan dalam Naskah Profil Pelajar Pancasila yaitu “Bangunlah Jiwa dan Raganya” dengan topik “Kesejahteraan diriku: dari saya dan untuk saya”. Projek ini dibuat agar dapat membentuk peserta didik dengan karakter Pancasila dan ketahanan diri yang kuat sesuai dengan keseimbangan olah rasa, olah pikir, olah raga dan olah karsa yang dicetuskan oleh Ki Hadjar Dewantara
Tujuan projek
Projek yang mengintegrasikan dua dimensi Profil Pelajar Pancasila ini diharapkan dapat memberi kesempatan kepada pihak sekolah, guru, dan peserta didik khususnya, untuk mengerti dan menyadari pentingnya kesejahteraan dirinya dalam kehidupan mereka sehari-hari terutama kegiatan pembelajaran disekolah. Selain itu, projek dengan metode student-centered ini dapat menghasilkan banyak hal-hal positif yang berguna untuk diri mereka sendiri dan orang disekitar mereka.
Pada akhir projek ini, peserta didik diharapkan dapat mengerti tentang dirinya sendiri, mencintai dirinya sendiri, mengerti semua emosi yang dia rasakan dan peduli terhadap kesehatannya baik kesehatan mental maupun kesehatan fisiknya. Peserta didik juga diharapkan dapat mencari berbagai kegiatan lain yang dapat membantu mereka dalam menjaga kesejahteraan dirinya serta mengajak orang lain untuk menyadari dan menjaga kesehatan mental mereka.
Alur persiapan sekolah
Pertanyaan
5 : paling penting
4: sangat penting
3 : cukup penting
2 : tidak terlalu penting
1: tidak penting sama sekali
Jawaban yang dinilai layak:
Pertanyaan 1 : Menjawab >80% karakteristik yang dicantumkan pada tabel no 2.
Pertanyaan 2 :Total nilai yang didapatkan >80
Referensi :
https://www.researchgate.net/publication/282284420_Psychological_factors_of_the_readiness_of_teachers_to_ensure_social_security_in_the_educational_environment
No | Karakteristik | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
1 | Critical thinking (berpikir kritis) | | | | | |
2 | See children as valuable (melihat anak-anak sebagai pribadi yang sangat berharga) | | | | | |
3 | Constant professional self-development (mengembangkan profesionalisme diri) | | | | | |
4 | Sociability (mampu bersosialisasi) | | | | | |
5 | Ability to controls one’s emotion (mampu mengontrol emosi seseorang) | | | | | |
6 | Restrain (pengendalian diri) | | | | | |
7 | Ability to anticipate the course of events (mampu mengantisipasi kejadian yang akan datang) | | | | | |
8 | Watchfulness (perhatian) | | | | | |
9 | Self-assurance (kepercayaan diri) | | | | | |
10 | Independence (mandiri) | | | | | |
11 | Ability to cooperate , to be in contact with other people (mampu bekerja sama dan berkoordinasi dengan orang lain) | | | | | |
12 | Ability to keep one’s word (mampu menjaga kerahasian seseorang) | | | | | |
13 | Sense of duty (rasa tanggung jawab) | | | | | |
14 | Ability to correctly determine one’s own capabilities (mampu menentukan kemampuan seseorang secara benar) | | | | | |
15 | Foresight (mampu untuk melihat ke depan) | | | | | |
16 | Self discipline (disiplin diri) | | | | | |
17 | Respect for and acceptance of other people (menghormati dan menerima orang lain) | | | | | |
18 | Multiculturism (multikulturalisme) | | | | | |
19 | Outspokenness (Jujur) | | | | | |
20 | Tolerance of the views and opinions of other people (toleransi terhadap pandangan dan pendapat orang lain) | | | | | |
Alur projek
Self awareness
Self / group management
Social awareness
Relevansi projek bagi sekolah
Kesejahteraan diri peserta didik merupakan suatu keadaan, dimana peserta didik dalam kondisi mood positif, memiliki sifat,ketahanan dan kepuasan diri yang kuat, merasa aman disekolah dan mempunyai kesehatan mental yang baik. Kesejahteraan peserta didik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil pembelajaran dan perkembangan disekolah.
Maraknya stres, perundingan, merokok, dan hal-hal yang mengakibatkan penurunan hasil belajar dikalangan remaja harus dipertanyakan apakah ini adalah sebuah akibat dari kesalahan mereka sendiri atau lingkungan sekitar atau karena kesejahteraan diri tidak pernah dikenalkan dan diajarkan oleh sekolah. Sekolah sebagai institusi pendidikan sebaiknya memperhatikan dan menjaga agar peserta didik terhindar dari kelakuan-kelakuan negatif tersebut.
Mengenalkan dan mengajarkan hal-hal positif akan sangat membantu peserta didik dalam menghadapi tantangan yang ada. Selain itu, memberikan pemahaman mengenai kesehatan mental, emosi yang dirasakan dan cara menanggulangi emosi yang baik dapat menghasilkan respon yang positif pada hasil pembelajaran peserta didik. Penguatan mental dan karakter adalah modal yang dapat diajarkan kepada peserta didik agar mereka kuat menghadapi tekanan mental di kemudian hari.
Cara penggunaan perangkat ajar projek
Projek yang mengangkat tema “Bangunlah Jiwa dan Raganya” ini diharapkan dapat membantu guru SMP yang berada di sekolah untuk melaksanakan Projek Profil Pelajar Pancasila. Projek “Kesejahteraan diriku; dari saya dan untuk saya” ini terdiri dari 20 aktivitas. Projek ini hanya memberikan beberapa contoh topik kesejahteraan diri untuk dikembangkan lebih lanjut lagi oleh guru. Penulis menyarankan agar projek ini dapat dilaksanakan pada awal semester 1. Dengan melaksanakan projek ini, peserta didik akan dikenalkan pada cara menjaga kesehatan mental dan fisiknya yang akan membantu peserta didik dalam menjalani kegiatan belajar kedepannya dengan baik.
Projek ini memiliki total kurang lebih 40 jam pelajaran yang dibagi dalam 20 aktivitas. Pada setiap topik kesejahteraan diri, guru sebaiknya selalu memulai dengan pengenalan terhadap topik terkait agar peserta didik mengerti tujuan apa yang hendak dicapai pada setiap aktivitas.. Semua aktivitas pada projek ini dapat diulang beberapa kali dengan topik yang berbeda. Aktivitas regulasi emosi sebaiknya dilakukan selama kurang lebih satu jam untuk memastikan bahwa peserta didik mengerti instruksi yang diberikan. Guru diharapkan dapat mendorong peserta didik untuk melakukan aktivitas regulasi emosi dimanapun dan kapanpun dia perlukan (contoh: pada saat lonceng bermain, 5 menit sebelum pelajaran dimulai, di bus, dll).
Agar pelaksanaan projek ini berjalan optimal, selain menciptakan lingkungan sekolah yang lebih terbuka dan positif, sekolah dapat menyediakan sarana dan prasaran yang dapat mendukung pelaksanaan projek ini, contoh: ruang emosi untuk peserta didik. Ruangan ini dapat diisi dengan alat musik, alat seni, alat prakarya, alat lukis, dll. Ruangan ini dapat dipakai oleh semua peserta didik saat mereka ingin menyalurkan emosinya. Ruangan ini juga dapat dipakai sebagai hukuman positif bagi peserta didik yang bermasalah (positive time out).
Dimensi Profil Pelajar Pancasila | Subelemen | Tingkat pencapaian Fase D (SMP) | Aktivitas terkait |
Beriman, bertakwa kepada TYME, dan berakhlah mulia | Merawat diri secara fisik, mental, dan spiritual | Mengidentifikasi pentingnya menjaga keseimbangan kesehatan jasmani, mental dan rohani serta berupaya menyeimbangkan aktivitas fisik, sosial, dan ibadah | 1,2,3,4,5,6,7,8,9 |
Berempati kepada orang lain | Memahami perasaan dan sudut pandang orang dan/ atau kelompok lain yang tidak pernah dikenalnya | 2,6,14,18,19,20 | |
Mandiri | Mengembangkan refleksi diri | Memonitor kemajuan belajar yang dicapai serta memprediksi tantangan pribadi dan akademik yang akan muncul berlandaskan pada pengalamannya untuk mempertimbangkan strategi belajar yang sesuai. | 3,10,11,12,13,14,15,16,17 |
Regulasi emosi | Memahami dan memprediksi konsekuensi dari emosi dan pengekspresiannya dan menyusun langkah-langkah untuk mengelola emosinya dalam pelaksanaan belajar dan berinteraksi dengan orang lain. | 10,11,12,13,14,15,16,17 |
Dimensi dan sub elemen Profil Pelajar Pancasila
Subelemen | Belum berkembang | Mulai berkembang | Berkembang sesuai harapan | Sangat berkembang |
Merawat diri secara fisik, mental , dan spiritual | Mulai membiasakan diri untuk disiplin, rapi, membersihkan danmerawat tubuh, menjaga tingkah laku dan perkataan dalam semua aktivitas kesehariannya | Memperhatikan kesehatan jasmani,mental dan rohani dengan melakukan aktivitas fisik, sosial, dan ibadah | Mengidentifikasi pentingnya menjaga keseimbangan kesehatan jasmani, mental dan rohani serta berupaya menyeimbangkan aktivitas fisik, sosial, dan ibadah | Melakukan aktivitas fisik, sosial, dan ibadah secara seimbang. |
Berempati kepada orang lain | Terbiasa memberikan apresiasi dilingkungan sekolah dan masyarakat | Mulai memkamung sesuatu dari perspektif orang lain serta mengidentifikasi kebaikan dankelebihan orang sekitarnya | Memahami perasaan dan sudut pkamung orang dan/ atau kelompok lain yang tidak pernah dikenalnya | Memahami dan menghargai perasaan dan sudut pkamung dan/ atau kelompok lain. |
Mengembangkan refleksi diri | Melakukan refleksi untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan prestasi dirinya, serta situasi yang dapat mendukung dan menghambat pembelajaran dan pengembangan dirinya | Melakukan refleksi untuk mengidentifikasi faktor-faktor didalam maupun diluar dirinya yang dapat mendukung/menghambatnya dalam belajar dan mengembangkan doro; serta mengidentifikasi cara-cara untuk mengatasi kekurangannya. | Memonitor kemajuan belajar dicapai serta memprediksi tantangan pribadi dan akademik yang kaan muncul berlkamuskan pada pengalamannya untuk mempertimbangkan strategi belajar yang sesuai. | Melakukan refleksi terhadap umpan balik dari teman, guru, dan orang dewasa kainnya, serta informas-informasi karir yang akan dipilih untuk menganalisis karakteristik dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menunjang atau menghambat karirnya di masa depan. |
Regulasi emosi | Mengetahui adanya pengaruh orang lain, situasi, dan peristiwa yang terjadi terhadap emosi yang dirasakannya; serta berupaya untuk mengekspresikan emosi secara tepat dengan mempertimbangkan perasaan dan kebutuhan orang lain disekitarnya | Memahami perbedaan emosi yang dirasakan dena dampaknya terhadap proses belajar dan interaksinya dengan orang lain; serta mencoba cara-cara yang sesuai untuk mengelola emosi agar dapat menunjang aktivitas belajar dan interaksinya dengan orang lain. | Memahami dan memprediksi konsekuensi dari emosi dan pengekspresiannya dan Menyusun Langkah-Langkah untuk mengelola emosinya dalam pelaksanaan belajar dan interaksi dengan orang lain. | Mengendalikan dan menyesuaikan emosi yang dirasakannya secara tepat ketika menghadapi situasi yang menantang dan menekan pada konteks belajar, relasi, dan pekerjaan. |
(Referensi) Perkembangan Sub-elemen Antarfase
(self awareness)�Aktivitas 1 : Mengenal kesejahteraan diri
Persiapan:
Pelaksanaan:
Peran guru: narasumber dan fasilitator
Waktu: 2 jam
Materi: slide presentasi
Tugas :
Tips untuk sekolah:
Referensi untuk pembuatan materi presentasi:
(self awareness: kesehatan mental) �Aktivitas 2 : Eksplorasi isu
Persiapan:
Pelaksanaan :
Peran guru : narasumber dan fasilitator
Waktu: 2 jam
Materi : slide presentasi, artikel, video
Tips untuk guru:
Referensi artikel :
(self awareness: kesehatan mental) �Aktivitas 3 : �Refleksi awal
Pelaksanaan:
Peran guru : fasilitator
Waktu : 1 jam
Materi : -
Tips untuk guru :
[Contoh 1] Lembar refleksi
1. Apa yang membuat kamu nyaman dengan hidup kamu? |
2. Apa yang membuat kamu merasa cemas? |
3. Apa yang membuat kamu merasa takut? |
4. Apa yang kamu lakukan saat kamu merasa stress atau cemas? (silahkan centang lebih dari satu) | |
|
|
5. Apa yang kamu lakukan untuk membantu kamu merasa lebih baik saat kamu stress atau panik? (silahkan centang lebih dari satu) | |
|
|
[Contoh 2]�Lembar refleksi
STS: sangat tidak setuju;
TS: tidak setuju;
S: setuju;
SS: sangat setuju
STP: sangat tidak puas;
TP: tidak puas;
P:puas;
SP: sangat puas
No | Pernyataan | STS | TS | S | SS |
1 | Saya suka penampilan saya apa adanya | | | | |
2 | Saya menganggap diri saya menarik | | | | |
3 | Saya tidak khawatir dengan berat badan saya | | | | |
4 | Saya menyukai tubuh saya | | | | |
5 | Saya suka cara berpakaian saya | | | | |
| Seberapa puas kamu dengan: | STP | TP | P | SP |
6 | Kesehatanmu | | | | |
7 | Penampilanmu | | | | |
8 | Apa yang kamu pelajari di sekolah | | | | |
9 | Teman yang kamu miliki | | | | |
10 | Lingkungan tempat tinggalmu | | | | |
11 | Semua hal yang kamu miliki | | | | |
12 | Bagaimana kamu menggunakan waktu yang ada | | | | |
13 | Hubungan kamu dengan orangtua/wali kamu | | | | |
14 | Hubungan kamu dengan guru | | | | |
15 | Kehidupan di sekolah | | | | |
(Alternatif kegiatan refleksi awal)�Aktivitas :�Setuju / tidak setuju
Persiapan:
Pelaksanaan:
Contoh pernyataan : Tema depresi:
1. Depresi adalah perasaan yang melebihi perasaan sedih
2. Depresi dapat menyerang siapapun dan kapanpun
3. Sangat sulit meminta bantuan saat mengalami depresi
4. Depresi dapat diobati dengan berbagai cara
5.membahas mengenai depresi adalah hal yang sangat sulit
Peran guru: fasilitator
Waktu: 1 jam
Materi : kertas, pen
Tips untuk guru:
(self awareness: kesehatan mental) �Aktivitas 4 : �Diskusi
Persiapan :
Pelaksanaan :
Peran guru : fasilitator dan narasumber
Waktu: 2 jam
Materi :artikel
Tips untuk guru :
Referensi kasus:
(self awareness: nutrisi)�Aktivitas 5 : Kebutuhan nutrisi harianku
Persiapan :
Pelaksanaan:
Peran guru : narasumber dan fasilitator
Waktu : 2 jam
Bahan : slide presentasi
Referensi untuk materi:
Tugas :
Glosarium:��BMR(basal metabolic rate) atau laju metabolisme basal adalah perkiraan jumlah energi yang digunakan untuk menjalankan fungsi dasar tubuh dalam kondisi istirahat.
Seorang wanita berumur 30 tahun, memiliki berat badan 50 kg dengan tinggi badan 160 cm. Dalam kesehariannya, pekerjaannya menuntut dia untuk selalu duduk. Namun, dia rutin berolahraga, 3-5x per minggu (berlari 1 -2 jam). Hitunglah kebutuhan nutrisi dan kalori harian yang diperlukan wanita tersebut!
Jawaban :
BMR (W) = 655 + (9,6 × 50) + (1,8 × 160) – (4,7 × 30) = 1252 kkal (kilokalori)
Kebutuhan kalori harian = 1252 x 1,4 =1752.8 kkal
Kebutuhan protein : 15% x 1753 kkcal = 263 kkal (66 gram)
Kebutuhan lemak : 25% x 1753 kkal = 438 kkal (49 gram)
Kebutuhan karbohidrat : 60% x 1753 kkal = 1052 kkal (263 gram)
Rumus kebutuhan kalori :
Hasil diatas dikalikan dengan faktor aktivitas fisik:
Kebutuhan nutrisi makro :
Protein 10-15% dari jumlah kalori harian (hasil dibagi 4 untuk mendapatkan jumlah dalam gram)
Lemak 10-25% dari jumlah kalori harian (hasil dibagi 9 untuk mendapatkan jumlah dalam gram)
Karbohidrat 60-75% dari jumlah kalori harian (hasil dibagi 4 untuk mendapatkan jumlah dalam gram)
[Contoh] Perhitungan nutrisi harian
(self awareness: nutrisi) �Aktivitas 6: Eksplorasi isu
Persiapan:
Pelaksanaan:
Peran guru : narasumber dan fasilitator
Waktu : 3 jam
Materi : kertas, pen, timbangan, meteran (atau alat pengukur tinggi badan)
Tugas :
Referensi materi :
Referensi contoh kasus :
Saran untuk sekolah:
Lembar tugas
No | Anggota keluarga/ teman | BB (kg) | TB (cm) | IMT (kg/m2) | Status gizi | BB Ideal (kg) |
1 | ayah | 80 | 170 | 27.6 | Obese 1 | 63 |
2 | ibu | 50 | 160 | 19.5 | normal | 51 |
3 | Saya | 45 | 155 | 18.7 | normal | 49.5 |
| | | | | | |
| | | | | | |
| | | | | | |
| | | | | | |
Glosarium
Indeks massa tubuh adalah metrik stkamur yang digunakan untuk menentukan siapa saja yang masuk dalam golongan berat badan sehat dan tidak sehat. Indeks massa tubuh alias BMI membandingkan berat badan kamu dengan tinggi badan kamu, dihitung dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan tinggi badan dalam meter kuadrat.
(self awareness: nutrisi)� Aktivitas 7:� Observasi dan diskusi
Pelaksanaan:
Peran guru : fasilitator
Waktu : 4 jam
Materi : kertas, pen
Tugas :
Saran untuk sekolah:
Referensi materi :
[Contoh]�Lembar observasi
No | Nama makanan | Komposisi (bahan) | Kuantitas dari setiap bahan | Perkiraan kalori (kkal) | Total perkiraan kalori (kkal) |
1 | burger | Roti | 1 | 106 | 430 |
Daging | 50 gr | 130 | |||
Tomat | 40 gr | 9 | |||
Sayur selada | 20 gr | 2 | |||
Saus sambal | 1 sdm | 28 | |||
telur | 1 butir | 65 | |||
mentega | 1 sdm | 90 | |||
| | | | | |
(self awareness)�Aktivitas 8 : Kunjungan ke pabrik makanan
Persiapan:
Pelaksanaan :
Peran guru: pendamping dan fasilitator
Waktu: 5-6 jam
Materi:buku tulis, pen, kamera untuk dokumentasi
Tips untuk guru :
[Contoh]�resume kegiatan
RESUME KEGIATAN |
Nama : Hari/tanggal : Kunjungan ke : Alamat : Waktu : |
Kemana kamu berkunjung hari ini? (tuliskan sedikit mengenai sejarah pabrik dan apa yang dibuat dalam pabrik tersebut) |
Apa yang kamu amati selama kunjungan? (tuliskan proses pembuatan makanannya) |
Apakah pendapatmu mengenai pabrik yang kamu kunjungi? (cara kerja, kebersihan, makanan yang dijual, dll) |
(self management: nutrisi)�Aktivitas 9 :�Meal plan
Persiapan :
Pelaksanaan:
Peran guru : fasilitator
Waktu : 3 jam
Materi : internet, laptop atau handphone, pen, kertas
[Contoh]�Lembar tugas
No | Menu makanan | Komposisi (bahan) | Kuantitas dari setiap bahan | Perkiraan kalori (kkal) | Total perkiraan kalori (kkal) |
1 | Makan siang: Nasi + ayam goreng + sawi tumis | Nasi putih | 1 porsi | 135 | 606 |
Dada ayam | 100 gr | 195 | |||
Sawi | 100 gr | 13 | |||
Minyak goreng | 2 sdm | 180 | |||
Bawang putih | 1 sdm | 13 | |||
Wortel | 50 gr | 20 | |||
Kecap manis | 1 sdm | 50 | |||
| | | | | |
[Contoh] �Diari kegiatan
Nama : Tanggal : Aktivitas : |
Sebelum kegiatan:
|
Sesudah kegiatan:
|
Aktivitas 10 hingga 16 adalah beberapa dari banyak cara yang dapat diajarkan ke peserta didik untuk membantu peserta didik lebih tenang dan rileks.
Adapun asesmen yang dapat diberikan ke peserta didik yaitu berupa:
peserta didik diminta untuk mengisi diari kegiatan/ lembar refleksi.
Referensi materi :
(self management: kesehatan mental)�Aktivitas 10: Latihan pernafasan dalam
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu: 1 jam
Materi: -
Tips untuk guru:
(self management: kesehatan mental)�Aktivitas 11: Latihan relaksasi otot
Persiapan :
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu: 1 jam
Materi: -
Tips untuk guru:
(self management: kesehatan mental)�Aktivitas 12 : Meditasi
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu: 1 jam
Materi: -
Tips untuk guru:
(self management: kesehatan mental)�Aktivitas 13: Imajinasi visual
Persiapan :
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu: 1 jam
Materi:-
Tips untuk guru:
(group management : kesehatan mental)�Aktivitas 14:�Peer sharing
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu:1.5 jam
Materi:-
Tips untuk guru:
(group management : kesehatan mental)�Aktivitas 15: Charades
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu: 1.5 jam
Materi: kertas, pen, krayon, spidol, topi atau wadah,
musik (opsional)
Tips untuk guru:
(group management : kesehatan mental)�Aktivitas 16 : �Silent game
Pelaksanaan :
Peran guru: fasilitator
Waktu: 1 jam
Materi: bola lunak
(self management: kesehatan mental)�Aktivitas 17:�Peta emosi
Peran guru : fasilitator
Materi : lembar refleksi peta emosional
Waktu : 30 menit – 1 jam
Tips untuk guru:
Pelaksanaan:
(social awareness)�Aktivitas 18: Solusi terhadap keperdulian kesejahteraan diri
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu: 2 jam
Materi : kertas, pen , laptop, internet
(social awareness)�Aktivitas 19: Kriteria poster yang baik
Persiapan:
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu: 2 jam
Materi : kertas, pen , laptop
Tips untuk guru:
(social awareness)�Aktivitas 20 :�Membuat & mempresentasikan poster
Pelaksanaan:
Peran guru: fasilitator
Waktu: 4 jam
Materi : kertas, pen ,krayon, laptop
Tips untuk guru:
[Contoh 1]�Kriteria penilaian poster : scor (referensi)
No | Kriteria penilaian | Bobot (B) | Skor (S) | Nilai (BxS) |
1 | Orisinalitas karya | 10 | | |
2 | Format poster:
| 25 | | |
3 | Isi:
| 30 | | |
4 | Kualitas poster:
| 15 | | |
5 | Presentasi:
| 20 | | |
Total | 100 | | | |
[Contoh 2]�Kriteria penilaian poster: rubrik (referensi)
Aspek/Kategori /kriteria | 4 | 3 | 2 | 1 |
Isi/teks | Isi teks singkat, padat akan informasi, jelas keterbacaannya | Dua dari kriteria isi/teks yang baik terpenuhi | Hanya salah satu dari kriteri isi/teks yang baik terpenuhi | Seluruh kriteria tidak terpenuhi |
Desain | Warna menarik, ukuran elemen penyusun proposional, pesan yang ingin disampaikan menjadi pusat perhatian (ketiga kriteria terpenuhi) | Dua dari kriteria desain yang baik terpenuhi | Hanya salah satu dari kriteri desain yang baik terpenuhi | Seluruh kriteria tidak terpenuhi |
Gambar | Gambar menarik, bermakna sebagai penyampai pesan, dan orisinil (ketiga kriteria terpenuhi) | Dua dari kriteri gambar yang baik terpenuhi | Hanya salah satu dari kriteri gambar yang baik terpenuhi | Gambar tidak menarik, tidak bermakna sebagai penyampai pesan, dan tidak orisinil (seluruh kriteria gambar yang baik tidak terpenuhi) |
Tujuan penyampaian pesan | Pesan sangat mudah ditangkap pembaca | Pesan cukup mudah ditangkap pembaca | Pesan sulit ditangkap pembaca | Pesan tidak dapat ditangkap pembaca |
Referensi