Pembelajaran Berdiferensiasi
sekolahbinaanku.blogspot.com
suparman
Bapak Guru Sutisna memandang bahwa pembelajaran diferensiasi tidak bermanfaat, menurutnya, mendiferensiasi pembelajaran justru tidak efektif karena banyak makan waktu dan membuat kelas jadi kacau dan riuh. Daripada guru yang mengikuti cara belajar murid, lebih baik murid yang mengikuti cara guru. Menurutnya kelas jadi tenang dan pembelajaran selesai dengan cepat.
Saat pengambilan nilai, Pak Sutisna mendapati lebih dari setengah kelas tidak mencapai TP. Setelah dites ulang pun hasilnya tetap sama. Pak Budi menganggap hal ini wajar saja dan tetap memberikan nilai yang bagus, alasannya adalah karena murid-muridnya anak yang baik.
suparman
Ada burung kemudian ada monyet ada gajah dan seterusnya yang tentu, mereka punya perbedaan-perbedaan.
Kemudian diuji dengan ujian yang sama, di sini dipertanyakan Apakah ini fair atau tidak ?
Keberagaman Murid?
Cakupannya sangat luas!
Kondisi ini menciptakan tantangan….
Pembelajaran Berdiferensiasi
Pembelajaran berdiferensiasi adalah cara untuk menyesuaikan pembelajaran yang dirancang oleh guru kepada kebutuhan siswa dengan tujuan untuk mengoptimalkan atau memaksimalkan masing-masing potensi dari siswa kita dalam lingkup pembelajaran yang diberikan.
suparman
Pertanyaan tentang Pembelajaran Berdiferensiasi
Diferensiasi Pembelajaran artinya setiap murid diajar dengan cara yang berbeda?
01
02
Diferensiasi Pembelajaran artinya pengelompokan murid dan tutor sebaya?
03
Diferensiasi Pembelajaran artinya setiap murid boleh memiliki Tujuan Pembelajaran (TP) yang berbeda?
Diferensiasi Pembelajaran artinya setiap murid diajar dengan cara yang berbeda?
01
Hal. 50
Pembelajaran Berdiferensiasi
Diferensiasi Pembelajaran artinya setiap murid diajar dengan cara yang berbeda?
02
Diferensiasi Pembelajaran artinya setiap murid boleh memiliki Tujuan Pembelajaran (TP) yang berbeda?
Hal. 19
Hal. 50
Diferensiasi Pembelajaran artinya pengelompokan murid dan tutor sebaya?
03
KURIKULUM
Tujuan Pembelajaran
KONTEN
Cakupan Materi yang akan diajarkan
SISWA
Kesiapan
Minat
Gaya Belajar
PROSES
Merancang Pembelajaran
Evaluasi
Asesmen Diagnostik
Asesmen
Siklus Pembelajaran Berdiferensiasi
Sekolahbinaanku.blogspot.com
Pembelajaran Berdiferensiasi
Kebutuhan Belajar murid :
Kesiapan Belajar Murid (Readiness)
Kesiapan belajar didefinisikan sebagai “di mana murid berada dalam hal pemahaman belajar atau keterampilan”
Mendiferensiasi pembelajaran berdasarkan tingkat kesiapan belajar murid mengharuskan guru untuk menilai pengetahuan awal dan menentukan apa yang telah murid ketahui dan di mana murid berada. (Tomlinson)
Pembelajaran Berdiferensiasi
Minat
Kebutuhan Belajar murid :
Minat Murid (Interest)
Minat adalah salah satu motivator penting bagi murid untuk “terlibat aktif” dalam proses pembelajaran (Tomlinson, 2001)
Photo by Akram Huseyn on Unsplash
Cocokkan
Mencari kecocokan antara minat murid dengan tujuan pembelajaran
Koneksikan
Menunjukkan koneksi antar materi pembelajaran
Jembatani
Menjembatani pengetahuan awal murid dengan pengetahuan yang baru
Memotivasi
Memungkinkan tumbuhnya motivasi murid untuk belajar
CeKJaM
Pembelajaran Berdiferensiasi
Kebutuhan Belajar Murid:
Profil Belajar Murid (learning Profiles)
|
mengamati perilaku murid-murid
mengidentifikasi pengetahuan awal
menggunakan berbagai asesmen awal dan asesmen formatif
berbicara dengan guru murid sebelumnya
membaca rapor murid dari kelas mereka sebelumnya
mereview dan melakukan refleksi terhadap praktik pengajaran
Bagaimana mengidentifikasi kebutuhan belajar murid?
Langkah Pertama apa yang dilakukan
suparman
Pembelajaran Berdiferensiasi
Pembelajaran berdiferensiasi adalah cara guru untuk mendukung murid-muridnya yang beragam agar semuanya mencapai Tujuan Pembelajaran
suparman
Pembelajaran Berdiferensiasi
Pembelajaran berdiferensiasi adalah cara guru untuk mendukung murid-muridnya yang beragam agar semuanya mencapai Tujuan Pembelajaran
suparman
suparman
ASESMEN DIAGNOSTIK / ASESMEN AWAL
Contoh melihat kebutuhan belajar berdasarkan Kesiapan Belajar Murid (Readiness)
Ibu Lusi akan mengajar pelajaran Matematika. Tujuan Pembelajarannya adalah: murid dapat menyajikan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas dan keliling bangun datar (persegi panjang, segitiga dan lingkaran)
Instrumen asesmen awal / Diagnostik pembelajaran yang digunakan adalah soal isian singkat dan soal cerita yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari terkait luas dan keliling persegi panjang, segitiga, dan lingkaran. Berdasarkan hasil asesmen awal tersebut, pendidik melakukan pembelajaran terdiferensiasi sebagai berikut:
Contoh melihat kebutuhan belajar berdasarkan Kesiapan Belajar Murid (Readiness)
Kesiapan belajar (Readiness) | Beberapa murid telah memahami konsep luas dan keliling; dapat melakukan operasi hitung dasar. | Beberapa murid telah memahami konsep luas dan keliling namun belum lancar dalam melakukan operasi hitung dasar. | Beberapa murid belum memahami konsep keliling. |
Apa yang akan Anda lakukan jika Anda adalah bu Lusi?
Kesiapan Belajar | Mayoritas peserta didik telah memahami konsep keliling dan dapat menghitung luas dan keliling bangun datar. | Beberapa peserta didik dapat memahami konsep luas dan keliling, namun belum lancar dalam menghitung keliling bangun datar | Beberapa peserta didik belum memahami konsepluas dan keliling |
Pembelajaran terdiferensiasi |
|
| |
Pembelajaran Berdiferensiasi
Konten
Apa yang perlu dipelajari siswa
Bagaimana siswa mendapatkan akses untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan
Bagaimana siswa dapat menguasai pengetahuan dan keterampilan
Bagaimana siswa dapat menjadikan pengetahuan dan keterampilan menjadi miliknya
Proses
Bagaimana siswa dapat menunjukkan hasil belajarnya (apa yang telah dipelajarinya) diakhir pembelajaran
halo@situssupercanggih.co.id
Produk
Bagaimana susunan kelas secara fisika
Bagaimana iklim belajar yang menyenagkan
Bagaimana interaksi guru dan siswa
Iklim & Lingkungan Belajar
apa saja yang bisa kita diferensiasi? (diantaranya…)
KONTEN
PROSES
PRODUK
guru dapat melakukan salah satu atau kombinasi di antara ketiganya
Yang pasti, pertimbangan utamanya haruslah tentang sejauh mana
diferensiasi yang kita pilih tersebut dapat memenuhi kebutuhan belajar murid dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan
bukan sekedar memenuhi ceklis penerapan semuanya
Strategi Mendiferensiasi Pembelajaran
Sumber: Leading and Managing a Differentiated Classroom 2nd Edition by Tomlinson and Imbeau
Beberapa Contoh Diferensiasi Pembelajaran
Sumber: Leading and Managing a Differentiated Classroom 2nd Edition by Tomlinson and Imbeau
Miskonsepsi yang berhubungan dengan ‘gaya belajar’ | Yang seharusnya dipahami |
Mengabaikan bahwa ada beragam pendekatan dalam belajar. | Kita harus menyadari bahwa ada banyak pendekatan belajar |
Pembelajaran akan lebih efektif jika disesuaikan dengan gaya belajar murid dan oleh karenanya guru harus mengakomodasi semua gaya belajar murid saat mengajar. | Guru perlu mengajar dengan menggunakan berbagai strategi dan pendekatan pembelajaran yang beragam sebanyak mungkin untuk memberi ruang bagi berbagai preferensi belajar murid. |
Guru harus mengevaluasi gaya belajar siswa dan menggunakan informasi tersebut untuk mengkotak-kotakan murid-murid. (Jika ia adalah pembelajar visual, maka ia hanya memberikan tugas sesuai dengan gaya belajar ini) | Kita harus membantu murid-murid mengembangkan kesadaran bagaimana seseorang (dirinya) belajar dan memahami pendekatan seperti apa yang cocok atau tidak cocok untuk mereka sebagai individu. |
Mengasumsikan bahwa preferensi belajar murid akan sama dan konsisten di semua mata pelajaran, topik, dan waktu | Memahami bahwa pembelajaran yang efektif akan menggunakan berbagai strategi, tergantung pada mata pelajaran, kenyamanan siswa dengan topik atau keterampilan tertentu, dan waktu tertentu |
Terima Kasih
suparman
Halaman Sumber
Gunakan sumber desain ini dalam Presentasi Canva Anda. Selamat mendesain!
Hapus halaman ini sebelum melakukan presentasi.
Agenda
Tip: Gunakan tautan untuk menuju halaman lain di presentasi.
Caranya: Sorot teks, klik simbol tautan di bilah alat, lalu pilih halaman yang Anda ingin hubungkan di presentasi.
2015
Uraikan secara singkat pencapaian yang diraih perusahaan pada periode ini.
2016
Uraikan secara singkat pencapaian yang diraih perusahaan pada periode ini.
Tahun Ini
Uraikan secara singkat pencapaian yang diraih perusahaan pada periode ini.
2017
Uraikan secara singkat pencapaian yang diraih perusahaan pada periode ini.
Sejarah
Dukung dengan penjelasan singkat.
Tuliskan pernyataan misi yang inspiratif.
Nilai
Tulis nilai perusahaan Anda di sini.
Uraikan lebih jauh dan alasan hal itu penting bagi perusahaan Anda.
Tulis nilai perusahaan Anda di sini.
Uraikan lebih jauh dan alasan hal itu penting bagi perusahaan Anda.
Tulis nilai perusahaan Anda di sini.
Uraikan lebih jauh dan alasan hal itu penting bagi perusahaan Anda.
700.000
Pengguna Baru
Target dan Strategi
Rp70 T
Target Pendapatan
Adrian Zakaria
Presiden
Bagas Hartono
Direktur Keuangan
Jaka Mahmud
Direktur Utama
Bella Oesman
Direktur
Karina Rahadian
Direktur
Kiki Diasti
Direktur
Jefri Markus
Direktur
Cheryl Raharjo
Akuntan
Susan Himawan
Manajer Keuangan
Citra Rania
Penata Buku
Miranda Lesmana
Staf Pajak
Gilang Hasan
Staf Kepatuhan
Margareta Sarbini
Manajer Risiko
Bagan Organisasi
Budaya
Kalender dan Tanggal Penting
Januari | Februari | Maret | April |
Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara |
Mei | Juni | Juli | Agustus |
Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara |
September | Oktober | November | Desember |
Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara | Klik 2x untuk menambahkan tugas atau acara |
Buku Pegangan Perusahaan | Kode Bisnis |
Panduan Gaya | Kebijakan Keamanan |
Bahan Lokakarya | Kursus Pelatihan |
Tip: Gunakan tautan untuk menuju beraneka ragam sumber daya di perusahaan Anda.
Caranya: Sorot teks, klik simbol tautan di bilah alat, lalu tempel tautan dokumen atau situs web yang Anda ingin hubungkan.
Sumber
Papan Tulis
Tulis catatan di sini
Tulis catatan di sini
Salin catatan, tarik ke papan, dan tulis ide Anda.
Salin catatan, tarik ke papan, dan tulis ide Anda.
Tip: Kolaborasi memudahkan kerja tim! Klik "Bagikan" dan ajak semua rekan tim mengisinya. Gunakan halaman papan ini untuk buletin, curah pendapat, dan ide seru lainnya!
Topik utama
Ide terkait
Ide terkait
Ide terkait
Ide terkait
Ide tambahan terkait
Ide tambahan terkait
Ide tambahan terkait lainnya
Ide tambahan terkait lainnya
Ide tambahan terkait
Ide tambahan terkait
Ide tambahan terkait lainnya
Ide tambahan terkait lainnya
Perlu pengatur waktu? Temukan simbol jam di kiri bawah dan mulailah bercurah pendapat!
Tip: Kolaborasi memudahkan kerja tim! Klik "Bagikan" dan ajak semua rekan tim mengisinya. Gunakan halaman papan ini untuk buletin, curah pendapat, dan ide seru lainnya!
Nama Perusahaan
Halaman Sumber
Gunakan sumber desain ini dalam Presentasi Canva Anda. Selamat mendesain!
Hapus halaman ini sebelum melakukan presentasi.
Halaman Sumber
Gunakan sumber desain ini dalam Presentasi Canva Anda. Selamat mendesain!
Hapus halaman ini sebelum melakukan presentasi.
Halaman Sumber
Temukan keajaiban dan keseruan dalam melakukan presentasi dengan Presentasi Canva. Tekan tombol berikut saat berada dalam mode Presentasi!
Hapus halaman ini sebelum presentasi.
C untuk konfeti
D untuk suara drum
O untuk gelembung
Angka 0-9 untuk pengatur waktu
B untuk buram
Q untuk harap tenang
U untuk menyingkap
M untuk mic drop