Direktorat GTK Madrasah
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia
MODUL PKB
SAINS MI
UP 4 PERISTIWA ALAM
PERKENALAN ( 10’ )
1
Perkenalan
Interaksi fasilitator dengan peserta untuk saling berkenalan
Pengalaman di dunia pendidikan
1989 - 1996 : Guru di MI Al-Falah Sembayat-Gresik
1996 – 2008 : Kamad MI Sunan Drajat Lamongan
2002 – 2008 : Kasek SMP Ma’arif Sunan Drajat Lamongan
2008 – 2018 : Kamad MI Unggulan Sabilillah Lamongan
2018 - sekarang : Pendiri Rumah Tahfidz az-Zarkasyi Lamongan
2020 - sekarang : Kamad MI Thoriqul Ulum Lamongan
Kamad MTs Emas Boarding School Lamongan
Status
Berkeluarga dan mempunyai 2 orang putri
My Profile
Kholidun, M.PdI
KONTRAK BELAJAR (15’)
2
KONTRAK BELAJAR (10’)
Fasilitator bersama peserta membuat komitmen atau kontrak belajar
PEMBAGIAN KELOMPOK (10’)
3
Pembagian Kelompok
Fasilitator menggunakan game kelompok
PENGANTAR (15’)
4
LATAR BELAKANG
Kompetensi dan Kinerja
Guru
Modul sebagai pendukung dalam kegiatan KKG/MGMP/MGBK
PKB
(Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan)
TUJUAN
Meningkatkan kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional guru
Sumber belajar guru dan peserta didik
MANFAAT
Sebagai sumber belajar bagi guru dalam melaksanakan PKB untuk mencapai target kompetensi pedagogis dan kompetensi profesional tertentu.
Sebagai sumber bagi guru dalam mengembangkan kurikulum, persiapan dan pelaksanaan pembelajaran yang mendidik.
Sebagai sumber dalam merencanakan dan melaksanakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar peserta didik.
Sebagai bahan malakukan asesmen mandiri guru dalam rangka peningkatan keprofesionalan.
Sebagai sumber belajar bagi peserta didik untuk mencapai target kompetensi dasar.
Fasilitator Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
Pengawas Madrasah
Kepala Madrasah
Ketua KKG/ MGMP/ MGBK
Guru
Peserta Didik
SASARAN
TARGET KOMPETENSI GURU
Kompetensi Pedagogis
Kompetensi Profesional
Menerapkan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif
Memahami hubungan fungsional antarkonsep
TARGET KOMPETENSI PESERTA DIDIK
Pengetahuan
3.7
Menentukan kosakata berkaitan dengan musim kemarau dan hujan melalui teks pendek (gambar, tulisan, dan/atau syair lagu) dan/ atau eksplorasi lingkungan
4.7
Menyajikan praktek sains sederhana tentang terjadinya peristiwa hujan buatan dengan mewarnai gambar
Keterampilan
RUANG LINGKUP MATERI
Melakukan percobaan membuat hujan buatan
Mengenali tentang peristiwa alam
LANGKAH KEGIATAN
Perkenalan
(10’)
Kontrak Belajar
(15’)
Pembagian Kelompok
(10’)
Pengantar
(15’)
Brainstorming
(10’
Kegiatan Inti 1
(80’)
Ice breaking
(5’)
Kegiatan Inti 2
(140’)
Penguatan dan Refleksi
(15’)
BRAINSTORMING (10’)
5
Langit terlihat mendung gelap, pertanda akan turun hujan. Darimanakah air hujan itu?
Tulislah jawaban saudara di atas kertas post it kemudian tempelkan di kertas plano/papan tulis!
KEGIATAN INTI 1 (80’)
6
KEGIATAN INTI (200’)
LAGU TIK-TIK BUNYI HUJAN
Tik Tik Bunyi Hujan (Pencipta : Ibu Soed)� �Tik tik tik...�bunyi hujan di atas genting�Airnya turun tidak terkira�Cobalah tengok dahan dan ranting�Pohon dan kebun basah semua�Tik tik tik...�bunyi hujan bagai bernyanyi�Saya dengarkan tidaklah jemu�Kebun dan jalan semua sunyi�Tidak seorang berani lalu�Tik tik tik...�hujan turun dalam selokan�Tempatnya itik berenang-renang�Bersenda gurau meyelam-nyelam�Karena hujan berenang-renang�
VIDEO PEMBELAJARAN
Peristiwa Alam
(Mengenal Musim di Indonesia)
Diskusikan berkelompok kalimat di bawah ini dengan melengkapi kata yang benar!
Pasangkan gambar kegiatan/benda berikut dengan memberi garis/panah yang sesuai dengan “Musim Kemarau” atau “Musim Hujan” di bawahnya
Musim Kemarau
Musim Hujan
1
3
4
2
5
6
Bacakan hasil diskusi kalian di depan kelas
ICE BREAKING (5’)
7
�Ice Breaking�Bernyanyi Bersama�
KEGIATAN INTI 2 (140’)
8
Melakukan percobaan membuat hujan
Hujan adalah air yang turun dari langit.
Darimanakah air hujan berasal?
Apa yang akan kalian lakukan untuk menjawab pertanyaan tersebut?
Percobaan ini dilakukan guru, peserta didik mengamati
Alat dan bahan:
Langkah Percobaan:
Coba kalian perhatikan dinding toples dan dinding piring
Setelah kalian memperhatikan percobaan tadi, lengkapi kalimat di bawah ini!
Kata-kata untuk melengkapi kalimat tadi merupakan data hasil pengamatanmu.
Mari kita simpulkan dengan melengkapi pernyataan berikut:
Uap … di dalam toples … ke atas, lalu berubah … menjadi tetes air (embun). ketika embun menyentuh dinding … yang dingin, esnya lama-lama …. karena terkena uap air panas. Ketika embun bertambah …, turunlan embun tersebut kembali ke toples. Begitulah terjadinya ….
Warnailah gambar di bawah ini agar terlihat lebih menarik!
PENGUATAN DAN REFLEKSI (15’)
8
Penguatan dan Refleksi
Air laut, danau dan pepohonan mengalami penguapan bila terkena sinar matahari. Kemudian uap air naik ke atmosfir mengalami proses pengembunan (awan). Semakin banyak awan yang berkumpul dan bergabung menjadi awan besar yang gelap dan langit menjadi mendung, kemudian tetesan air itu jatuh ke tanah yang disebut hujan. Butiran air ada yang tersipan di dalam tanah, ada masuk ke laut, danau kemudian Kembali ke awan.
Seperti itulah urutan proses terjadinya hujan mulai dari tahap penguapan hingga air jatuh dari awan ke permukaan bumi, kemudian kembali ke atas. Begitu seterusnya sehingga air di bumi ini tidak pernah habis.
Apakah kalian sudah paham? Darimanakah air hujan berasal?
Jika masih ada yang belum paham, coba simak gambar bergerak di bawah ini!
INTEGRASI KEISLAMAN
وَجَعَلْنَا الَّيْلَ وَالنَّهَارَ اٰيَتَيْنِ فَمَحَوْنَآ اٰيَةَ الَّيْلِ وَجَعَلْنَآ اٰيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِّتَبْتَغُوْا فَضْلًا مِّنْ رَّبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوْا عَدَدَ السِّنِيْنَ وَالْحِسَابَۗ وَكُلَّ شَيْءٍ فَصَّلْنٰهُ تَفْصِيْلًا
“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran Kami), kemudian Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang benderang, agar kamu (dapat) mencari karunia dari Tuhanmu, dan agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas”. (QS. Al-Isra’: 12)
وَهُوَ الَّذِيْ يُرْسِلُ الرِّيٰحَ بُشْرًاۢ بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهٖۗ حَتّٰٓى اِذَآ اَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالًا سُقْنٰهُ لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ فَاَنْزَلْنَا بِهِ الْمَاۤءَ فَاَخْرَجْنَا بِهٖ مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِۗ كَذٰلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتٰى لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
“Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.
TERIMA KASIH�SEMOGA BERMANFAAT��Sampai berjumpa kembali di lain waktu