1 of 8

Fungsi Manajemen Data dan Teknologi Informasi

2 of 8

Tujuan Manajemen Data dan Teknologi Informasi Kesehatan

  • Terdapat 2 faktor yang mengkibatkan lemahnya kesehatan di masyarakat yaitu faktor pendidikan (pengetahuan), dan Ekonomi (kemampuan daya beli masyarakat).

3 of 8

  • Proses pendidikan pada bidang kesehatan merupakan usaha agar masyarakat berprilaku atau mengadopsi prilaku kesehatan dengan cara presuasi, bujukan, imbauan, ajakan, memberikan informasi, memberikan kesadaran, dan sebagainya melalui kegiatan yang disebut pendidikan atau promosi kesehatan, Soekidjo Notoatmojo (2013:18).

4 of 8

Soekidjo Notoatmojo (2013:18) mengungkapkan beberapa faktor yang dapat memberikan pengaruh kepada prilaku manusia diantarnya sebegaia berikut:

  • Faktor predisposisi (predisposing Factor) pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap kesehatan.
  • Faktor pemungkin (Enabling Factors) ketersediaan sarana prasana atau fasilitas kesehatan bagi masyakat.
  • Faktor penguat (Reinforcing Factors) faktor sikap dan prilaku tokoh masyarakat (toma), tokoh agama (toga) dan prilaku petugas kesehatan.

5 of 8

Ruang Lingkup Manajemen Data dan Teknologi Informasi Kesehatan

  • Service delivery, bentuk layanan kesehatan yang dilakukan oleh organisasi kesehatan.
  • Medical product, vaccine, and technologies, berkaitan dengan bentuk layanan kesehatan yang didalamnya terdapat produk medis, vaksin, dan teknologi kesehatan yang digunakan oleh organisasi kesehatan.
  • Ealth worksforce, merupakan orang-orang yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, apoteker dan lain sebagainya.

6 of 8

  • Health system financing, merupakan bentuk pembiayaan yang digunakan oleh organisasi kesehatan seperti pelayanan umum ataupun pasien yang menggunakan jasa skurity finance dalam bentuk asurasi yang dikeluarkan oleh pihak swasta atau pemerintah.
  • Health information system, merupakan publikasi penyelenggaraan kesehatan dimulai dari kondisi kesehatan masyarakat, bentuk pelayanan yang dilaksanakan dan tenaga medis yang memberikan layanan kesehatan.

7 of 8

  • Registrasi Pasien, yang mencatat data/status pasien untuk memudahkan pengidentifikasian maupun pembuatan statistik dari pasien masuk sampai keluar. Dimulai dari pendaftaran pasien baru/lama, pendaftaran rawat inap/jalan, dan info kamar rawat inap.
  • Rawat Jalan/Poliklinik yang tersedia di organisasi kesehatan, seperti: penyakit dalam, bedah, anak, obstetri dan ginekologi, KB, syaraf, jiwa, THT, mata, gigi dan mulut, kardiologi, radiologi, bedah orthopedi, paru-paru, umum, UGD, dan lain-lain sesuai kebutuhan. Modul ini juga mencatat diagnose dan tindakan terhadap pasien agar tersimpan di dalam laporan rekam medis pasien.
  • Rawat Inap. pencatatan diagnosa dan tindakan terhadap pasien, konsultasi dokter, hubungan dengan poliklinik/penunjang medis.

8 of 8

  • Penunjang Medis/Laboratorium, yang mencatat informasi pemeriksaan seperti: ECG, EEG, USG, ECHO, TREADMIL, CT Scan, Endoscopy, dan lain-lain.
  • Penagihan dan Pembayaran, meliputi penagihan dan pembayaran untuk rawat jalan, rawat inap dan penunjang medis (laboratorium, radiologi, rehab medik), baik secara langsung maupun melalui jaminan dari pihak ketiga/asuransi/JPKM. Modul ini juga mencatat transaksi harian pasien (laboratorium, obat, honor dokter), daftar piutang, manajemen deposit dan lain-lain.
  • Apotik/Farmasi, yang meliputi pengelolaan informasi inventori dan transaksi obat-obatan.