1 of 32

Menapaki Jalan

*

1

ISLAM KAAFFAH

Menuju Penerapan

Hisyam Waliyyuddin

2 of 32

PENERAPAN ISLAM SECARA KAAFAH TAK MUNGKIN TERWUJUD TANPA ADANYA :

KEKUASAAN YANG DIDASARKAN PADA KEDAULATAN ISLAM SECARA MUTLAK

*

2

3 of 32

Upaya Meraih Kekuasaan

Masuk sistem / intra parlemen

Di luar sistem / extra parlemen

*

3

4 of 32

Jalan yang ke-1 (masuk sistem) dipandang sebagai jalan yang paling memungkinkan / mudah untuk meraih kekuasaan

Dengan cara :

- Mendirikan Parpol

Ikut Pemilu

Kampanye

Mengumpulkan Suara Sebanyak-banyaknya

- duduk di Parlemen

mengubah hukum menjadi Syari’ah Islam

*

4

5 of 32

PANDANGAN DIATAS SALAH

Karena :

1.Secara Historis

# Hampir semua perubahan masyarakat di dunia yang bersifat total / kaafah, selalu diwujudkan tanpa melibatkan parlemen / masuk sistem

*

5

6 of 32

CONTOH :

  • Arab Jahiliyyah menjadi Masyarakat Islam pada 14 abad lalu
  • Rusia berubah dari sistem feodal ke komunis dan berubah lagi ke sistem kapitalis
  • Turki dari sistem Khilafah menjadi republik-sekuler

*

6

7 of 32

# Belum tercatat dalam sejarah satu gerakan pun yang berhasil melakukan perubahan total –terlebih menuju masyarakat Islam-.

CONTOH :

  • FIS di Al Jazair
  • Partai Reffah di Turki
  • PAS di Malaysia
  • Masyumi di Indonesia
  • Islamic Action Front di Yordania
  • Ikhwanul Muslimin di Mesir
  • Bahkan Partai Komunis Indonesia, tapi Gerakan Komunis di Rusia berhasil tanpa masuk parlemen/ sistem

*

7

8 of 32

2.Secara Empiris :

  • Terhalang UU Parpol 🡪 Parpol tidak boleh merubah negara sesuai asasnya
  • Banyaknya Partai Islam membuat suara ummat terpecah
  • Karena fokus aktifitas partai dalam demokrasi adalah pendulangan suara sebanyak-banyaknya,maka partai menjadi lalai dalam membina/ menyadarkan ummat ttg Islam
  • Perjuangan dalam sistem lebih banyak bersifat kompromistis
  • Ummat semakin tidak mampu membedakan mana metode Islam dan metode kufur

*

8

9 of 32

3.Secara Normatif :

  • Rasulullah tidak mencontohkan perjuangan yang bergabung dalam sistem
  • Nash-nash yang qoth’i secara tegas melarang kita untuk mencampur-adukan yg haq dan bathil,bahkan memerintahkan untuk mencampakan sistem/ hukum-hukum kufur, bukan justru berkompromi

*

9

10 of 32

Jalan yang ke-2 (di luar sistem / ekstra parlemen) dipandang sebagai jalan yang pasti menggunakan kekerasan,senjata atau revolusi berdarah

  • Pandangan ini jelas salah,karena masih ada bentuk perjuangan ekstra parlemen lain yang justru mengharamkan aktifitas kekerasan atau mengangkat senjata

*

10

11 of 32

Perjuangan mengangkat senjata tertolak karena :

1.Secara historis :

Belum terukir dalam sejarah,satu gerakan pun yang berhasil menegakan syari’ah Islam melalui perjuangan fisik/ militer

Contoh :

Tanzhimul Jihad di Mesir

DI/TII di Indonesia

*

11

12 of 32

2.Secara Empiris :�-mengangkat senjata berarti melakukan benturan secara fisik dgn komponen ummat,alih-alih disambut semua komponen ummat,justru menimbulkan antipati.Contoh: kel Imam Samudra�-membutuhkan dana besar.Ketika cadangan dana habis,akan memaksanya meminta/menerima bantuan pihak luar –yang pada banyak kasus pihak luar ini adalah Negara Kafir-.Contoh: Taliban di Afghanistan�-mudah dihancurkan negara kafir,karena mereka memiliki alasan kuat untuk mengintervensi�-perubahan menuju masyarakat Islam adalah dalam rangka mengganti pemikiran,perasan dan aturan Ideologi kufur.sedangkan pemikiran & perasaan itu tak bisa dirubah dgn kekerasan

*

12

13 of 32

3.Secara normatif :�- Rasulullah tidak mencontohkan itu�Rasulullah bersabda: “Aku diperintahkan untuk menjadi pemaaf,oleh karena itu jangan memerangi mereka”(HR.anNasai dan alHakim)�-Bahkan Rasul melarang hal itu�Ketika beliau menerima bai’at dari orang anshar,dan mereka menawarkan untuk memerangi orang-orang Quraisy,beliau menjawab: “Kami belum diperintahkan untuk itu”(Sirah Ibnu Hisyam)

*

13

14 of 32

*

14

Pertanyaan Penting !

Masihkah ada bentuk perjuangan lainnya yang memungkinkan untuk melakukan perubahan menuju penerapan Islam secara Kaaffah ?

15 of 32

*

15

MENUJU�PENERAPAN ISLAM KAAFFAH

Penerapan Islam Kaaffah adalah tegaknya Syariah dan Khilafah

Tegaknya Syariah dan Khilafah memerlukan kekuasaan dan kepemimpinan Negara

Untuk meraih kekuasaan dan kepemimpinan negara perlu adanya kekuatan politik

Kekuatan politik adalah sejumlah umat yang memilliki kesadaran politik Islam (al-wa’yu al-siyasiy), yakni kesadaran bahwa kehidupan bermasyarakat dan bernegara harus diatur dengan syariah Islam.

Maka harus ada upaya penyadaran masyarakat terus menerus, yang dilakukan oleh kader

Makin banyak kader, makin cepat kesadaran terbentuk sehingga kekuatan politik juga makin cepat terwujud

16 of 32

*

16

JALAN MENUJU CITA-CITA

Massa umat yang sadar menuntut perubahan ke arah Islam

Di dukung oleh ahl-quwwah (polisi, militer, politisi, orang kaya, tokoh masyarakat dan sebagainya) yang melalui pendekatan, setuju mendukung perjuangan dakwah.

Kekuatan politik semacam ini tidak akan terbendung

Sistem (syariah) dan kekuasaan (khilafah atau penyatuan ke dalam khilafah) Islam tegak

17 of 32

*

17

Hubungan Rakyat dengan Penguasa

PENGUASA�MABDA �(AQIDAH DAN NIDZAM)

Alaqah

Mafahim

Maqayis

Qana’at

(2MQ)

RAKYAT

18 of 32

PENGUASA�MABDA�(AQIDAH DAN NIDZAM)

Dharbu al-alaqah

RAKYAT

Dengan cara:

  • Mengungkap keburukan penguasa (kejahatan, mashalih naf’iyah dan siyasiyah)
  • Menanamkan 2MQ (mabda) Islam
  • Mengungkap keburukan 2MQ (mabda) sekuler

x

Istilamu al-Hukmi Melalui Jalan Umat

19 of 32

PENGUASA�MABDA�(Aqidah dan Nidzam)

tsiqah

RAKYAT

x

PARTAI/JAMA’AH

Istilamu al-Hukmi Melalui Jalan Umat

PENGUASA�MABDA BARU

(Aqidah dan Nidzam)

Dharbu al-alaqah

20 of 32

Peran �Pengemban Dakwah

Pemegang simpul umat

Meningkatkan kesadaran politik umat

Melakukan dharbu al-alaqat

Menanamkan mafahim, maqayis dan qanaat Islam di tengah umat

Menggerakkan umat menuntut perubahan ke arah Islam

21 of 32

GAMBARAN PERJUANGAN RASULULLAH

YANG BISA KITA BACA DAN FAHAMI DALAM KITAB-KITAB SHIROH MU’TABAR

Sesuaikah Langkah-Langkah tersebut dengan

DAKWAH RASULULLAH ?

22 of 32

*

22

  • Dari Sirah, dan dalil-dalil yang ada, sangat jelas menunjukan bahwa rasulullah memperjuangkan tegaknya Islam sebagai Negara yang memiliki kekuasaan untuk memerintah dan mengatur hubungan dan urusan masyarakat berdasarkan Islam.
  • Peristiwa-peristiwa berikut menjadi buktinya:
  • Rasulullah menyampaikan dakwah kepada orang-orang agar memeluk Islam lalu men-Tatsqif (membina) mereka di rumah al Arqam.

2. Kemudian mengikat mereka dengan Aqidah & Tsaqofah Islam, lalu membentuknya menjadi sebuah kelompok partai<hizb>. (Al Maidah: 56)

  1. Bersama partai tersebut Rasulullah melakukan aktifitas: - siro’ul fikr (pergolakan pemikiran), seperti: menyerang penyembahan berhala (Al A’rof 194-196),menyerang bentuk-bentuk interaksi dan aktifitas sosial yang rusak,seperti: kecurangan dalam transaksi ekonomi dan timbangan (al Muthaffifin: 1-6),dikuburnya bayi perempuan (at Takwir: 8-9), praktek zina (al Isra:32),riba (ar Rum: 39).dll.

23 of 32

*

23

  1. Kifahus siyasi (pergulatan politik),seperti:

- membongkar sifat-sifat pemimpin yang jahat <Abu lahab>(al lahab: 1-6), <Walid bin Mughirah> (alQalam: 10-14) (al Mudatsir: 11-12,26),dan pemimpin lainnya (al An’am: 123-124).

- membongkar konspirasi orang-orang kafir (al Mudatsir: 11-26)(at Thariq:15-17).

- menjelaskan berbagai peristiwa politik internasional yang bisa berpengaruh terhadap kaum muslim (ar Rum: 1-4).

[Aktifitas Tatsqif,Siroul fikr & kifahus siyasi tersebut tak lain adalah dalam rangka menyiapkan masyarakat agar siap diterapkannya Islam ditengah-tengah mereka,dengan cara mewujudkan wa’yul am (kesadaran umum) dan Ra’yul ‘am tentang Islam]

5. Melakukan Thalabun Nushrah (mencari pertolongan) yakni semacam lobi politik terhadap penguasa/pemimpin suku/kabilah yang memiliki kekuasaan yang besar dan otonom, dengan cara menyeru mereka untuk masuk Islam dan meminta kekuasaan dari tangan mereka secara penuh (bukan dengan cara kompromi/koalisi,bermanis muka, apalagi menjilat demi sekedar mendapatkan kedudukan/jabatan tertentu)

24 of 32

*

24

- Dalam rangka thalabun Nushrah ini Rasulullah mendatangi Thaif,bani Tsaqif,bani Syaiban,kabilah Kalb, bani Amir bin Sha’sha’ah,dll. Bukti bahwa Rasulullah selain mengajak mereka masuk Islam, Rasul juga meminta pertolongan kekuasaan dari mereka, nampak jelas dari dialog Rasulullah tatkala menemui bani Amir bin Sha’sha’ah, salah seorang dari mereka berkata: “Bagaimana pendapatmu jika kami membai’atmu dalam urusan agamamu itu, lalu Allah menolongmu sehingga engkau berkuasa, apakah kekuasaaan itu diperuntukkan bagi kami sepeninggalmu?”. Rasulullah bersabda: “Perkara (kekuasaan) itu berada ditangan Allah.Dia yang akan menyerahkannya kepada orang yang Dia kehendaki.” (Sirah Ibnu Hisyam).

- Semua kabilah yang beliau temui menolaknya bahkan mencacimaki dan menyakiti Rasulullah. Hingga di suatu musim haji, Rasulullah mendatangi sekelompok orang dari Yatsrib, dan Rasul pun menyeru mereka kepada Islam.Mereka pun masuk Islam. Selanjutnya mereka kembali ke Yatsrib dan menyeru kaumnya untuk masuk Islam.

- Ketika musim haji berikutnya,orang-orang Yatsrib yang telah masuk Islam pun kembali menemui Rasulullah,mereka berjumlah 12 orang berasal dari kaum Aus & Khajraz, lalu memba’iat Rasulullah. Inilah bai’at Aqobah pertama.

25 of 32

*

25

- Disaat mereka kembali ke Yatsrib, Rasulullah mengutus Mush’ab bin Umayr untuk mengajarkan Islam ke semua penduduk Yatsrib dan memiliki misi penting yaitu melobi tokoh-tokoh disana untuk memeluk Islam dan menyerahkan kekuasaan untuk melindungi Islam,serta menyiapkan masyarakat di sana agar siap diterapkannya Islam.

- Pada kesempatan berikutnya, Mush’ab bin Umayr kembali ke Makkah untuk melaporkan keberhasilan misinya di Yastrib kepada Rasulullah. Bersamanya ikut serta 70 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Mereka menemui Rasulullah dan membai’at Rasulullah. Inilah bai’at Aqobah kedua (bai’at rijal/bai’at perang, karena isi bai’at tersebut diantaranya adalah kesediaan untuk membela Islam dan Rasulullah meskipun harus mengorbankan harta dan berperang)

- Dengan demikian kekuasaan telah berhasil beliau raih dari penduduk Yatsrib, untuk benar-benar mewujudkan kekuasaan dan kedaulatan Islam tersebut, tentu mengharuskan Rasulullah dan kaum Muslim hijrah ke Yatsrib. Akhirnya Allah pun memerintahkan Rasulullah dan kaum muslim untuk Hijrah ke Yatsrib yang kemudian namanya menjadi Madinah al Munawarroh.

- Disanalah Rasulullah berhasil membangun Negara Khilafah yang menerapkan Islam secara sempurna dan mengemban Dakwah Islam ke seluruh alam.

26 of 32

GUNA MENYONGSONG KEHIDUPAN ISLAM HIZBUT TAHRIR TELAH…

Menyiapkan segenap konsep di bidang ekonomi, politik, sosial dan lain-lain yang diperlukan untuk mengatur kehidupan Islam

Juga telah menyiapkan SDM untuk memimpin masyarakat dalam kehidupan Islam

Tapi tidak berarti harus HT yang memimpin, bisa siapa saja asal sesuai dengan aqidah dan syariah

27 of 32

METODE DAKWAH HIZBUT TAHRIR

Mengikuti thariqah dakwah Rasulullah

Dimulai pembentukan kader yang bersyakhshiyyah Islamiyyah, melalui pembinaan intensif (halqah murakkazah) dengan materi dan metode tertentu

Pembinaan umat (tatsqif jamaiy) untuk terbentuknya pendapat masyarakat (al-wa’yu al-amy) tentang Islam

Pembentukan kekuatan politik melalui pembesaran tubuh jamaah (tanmiyatu jizmi al-hizb) yang membuat kegiatan pengkaderan dan pembinaan umum dapat dilakukan dengan lebih intensif, hingga terbentuk kekuatan politik (al-quwwatu al-siyasiya)

28 of 32

KARAKTER DAKWAH�Hizbut Tahrir

Fikriyah (melalui perubahan pemikiran)

Siyasiyah (politis)

La maddiyah (non kekerasan)

Asasiyan (mendasar)

Alamiyan (universal)

29 of 32

YANG DIPERLUKAN DARI BAPAK-BAPAK…

Terus berdakwah secara berjamaah, karena dakwah adalah kewajiban setiap muslim dan amal yang sangat mulia, sekaligus amat sangat penting untuk penegakan kembali izzul Islam wa al-muslimin

Dakwah bisa dilakukan di mana pun dan dengan jamaah mana pun asal mengarah pada tujuan dakwah yang utama

30 of 32

�HIZBUT TAHRIR INDONESIA SECARA KHUSUS MENGHARAP BAPAK-BAPAK…

Bersedia menjadi pendukung (muayyid) Hizbut Tahrir Indonesia yang memberikan tenaga, pikiran, dana, sarana dan hubungan (relasi) untuk kemajuan dakwah menuju tegaknya syariah dan khilafah

Tentu lebih disyukuri bila Bapak Ibu bahkan bersedia bergabung ke dalam Hizbut Tahrir

31 of 32

PILIH YANG TERBAIK UNTUK HIDUP KITA, KARENA…

Semua demi diri Kita sendiri, untuk kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat

Setelah mati, kita semua akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak, tentang umur, tubuh, ilmu dan harta kita selama hidup di dunia, untuk apa?

Orang yang mendapatkan kemenangan atau kesuksesan yang besar (faudzu al-adzim) adalah yang hidup di akhirat dengan hasanah (mendapat ridha Allah dan surga)

Kesuksesan besar di akhirat hanya dapat diperoleh bila di dunia memeluk aqidah dan melaksanakan syariah Islam, termasuk bergiat dalam dakwah…

32 of 32

KESEMPATAN KITA SUNGGUH HANYA SEKALI INI ��JANGAN �DITUNDA-TUNDA...��

Kesempatan kita untuk taat pada syariah dan bergiat dalam dakwah hanya selama hidup di dunia. Setelah mati, tidak ada lagi kesempatan

Kita bakal mati setiap saat, maka gunakan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya sebelum semua berakhir dan tinggallah penyesalan

Sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian setelah tiba di akhirat tidak ada gunanya

Bukankah kita tak hendak menyesal nanti…….?