1 of 10

Hasil dan Pembahasan dalam Artikel Ilmiah

Mata Kuliah: Penulisan Artikel Ilmiah (S2)

Dosen Pengampu: Dr. Nofrizal, SE., MM

2 of 10

Pentingnya Bagian Hasil dan Pembahasan

Menyajikan Bukti

Bagian Hasil menampilkan temuan objektif dari data yang dikumpulkan.

Menginterpretasi Makna

Bagian Pembahasan menjelaskan arti temuan dan kaitannya dengan pengetahuan yang ada.

Arah Penelitian

Menunjukkan kontribusi penelitian terhadap teori dan praktik.

3 of 10

Struktur Umum Hasil dan Pembahasan

01

Deskripsi Data

Profil responden dan karakteristik data awal.

02

Temuan Utama

Penyajian hasil analisis statistik atau temuan inti.

03

Interpretasi & Diskusi

Penjelasan makna hasil secara mendalam.

04

Keterkaitan Teori

Menghubungkan temuan dengan teori dan studi terdahulu.

05

Implikasi

Makna teoretis dan praktis dari temuan penelitian.

4 of 10

Prinsip Penyajian Hasil Penelitian

Objektivitas

Sajikan hasil secara objektif tanpa memasukkan opini atau interpretasi pribadi.

Visualisasi Data

Gunakan tabel, grafik, atau gambar yang jelas untuk memperjelas temuan.

Relevansi

Hanya tampilkan data yang relevan dengan tujuan dan hipotesis penelitian.

Konsistensi

Gunakan urutan penyajian yang konsisten dengan metode atau hipotesis yang diuji.

Gunakan kalimat deskriptif dan ringkas, bukan interpretatif.

5 of 10

Contoh Penyajian Hasil Kuantitatif

“Hasil uji SEM menunjukkan bahwa variabel Perceived Usefulness berpengaruh positif signifikan terhadap Attitude Toward Use (β = 0,42; p < 0,001). Sementara itu, Perceived Ease of Use tidak berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention (β = 0,09; p > 0,05).”

0.42

Pengaruh Signifikan

Nilai Beta (β) yang kuat menunjukkan hubungan positif.

0.001

P-Value Rendah

Bukti statistik yang kuat untuk menolak hipotesis nol.

0.09

Tidak Signifikan

Variabel tertentu tidak memiliki pengaruh yang berarti.

Gunakan angka dan p-value untuk memperkuat bukti ilmiah.

6 of 10

Contoh Penyajian Hasil Kualitatif

Temuan kualitatif harus disajikan berdasarkan tema atau kategori yang muncul dari data, didukung oleh narasi responden.

1

Adaptasi Teknologi UMKM

Bagaimana pelaku usaha kecil menengah mengadopsi platform digital baru.

2

Tantangan Literasi Digital

Hambatan yang dihadapi responden dalam memahami dan menggunakan alat digital.

3

Perubahan Perilaku Konsumen

Pergeseran pola pembelian dan preferensi selama periode tertentu (misalnya, pandemi).

Gunakan kutipan naratif dari responden untuk memperkuat temuan dan memberikan kedalaman kontekstual.

7 of 10

Lima Prinsip Penulisan Pembahasan yang Kuat

Jelaskan Arti Hasil

Kaitkan dengan Tujuan

Hubungkan dengan Teori

Jelaskan Mekanisme

Hindari Pengulangan

Pembahasan adalah jantung artikel, tempat Anda menunjukkan pemikiran kritis dan kontribusi ilmiah.

8 of 10

Pembahasan: Menggabungkan Teori dan Konteks

“Hasil ini sejalan dengan temuan Davis (1989) yang menyatakan bahwa persepsi kemudahan penggunaan meningkatkan sikap terhadap teknologi. Namun, pengaruhnya terhadap niat perilaku tidak signifikan karena pengguna di Indonesia lebih dipengaruhi oleh faktor sosial.”

Pembahasan yang baik harus mampu menjelaskan keselarasan atau perbedaan temuan dengan literatur yang ada, serta memberikan konteks spesifik (misalnya, faktor sosial di Indonesia) sebagai interpretasi.

Teori

Dasar ilmiah.

Konteks

Faktor lokal/spesifik.

Interpretasi

Penjelasan temuan.

9 of 10

Tiga Jenis Implikasi Hasil Penelitian

1

Teoretis

Kontribusi terhadap pengembangan teori atau model yang sudah ada.

2

Metodologis

Saran untuk perbaikan pendekatan, desain, atau instrumen penelitian di masa depan.

3

Praktis

Rekomendasi konkret untuk kebijakan, strategi bisnis, atau intervensi sosial.

10 of 10

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Data Tanpa Interpretasi

Hanya menyajikan angka tanpa menjelaskan apa artinya bagi hipotesis.

Mengulang Tabel

Menyalin isi tabel atau grafik ke dalam teks tanpa analisis mendalam.

Gagal Mengaitkan

Tidak menghubungkan temuan dengan teori atau penelitian terdahulu yang relevan.

Kesimpulan Tak Berdasar

Menarik kesimpulan yang tidak didukung oleh bukti statistik atau logika ilmiah yang kuat.