1 of 18

Kompetensi Dasar

3. 4 Menganalisis tahapan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.

4. 4 Membuat penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.

2 of 18

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1

JURNAL PENUTUP

1. Jurnal Penutup

Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk mentransfer saldo dari akun sementara ke akun permanen. Perusahaan menggunakan Jurnal penutup untuk mengatur ulang saldo akun sementara. Pada perusahaan jasa akun yang dibuatkan jurnal penutup meliputi akun pendapatan, beban, ikhtisar laba rugi dan prive.

Tujuan dibuat jurnal penutup adalah

  1. Menutup saldo yang terdapat pada semua akun sementara, sehingga akun tersebut menjadi 0 (nol). Akun sementara adalah akun dalam buku besar yang digunakan untuk mengakumulasi transaksi selama periode akuntansi yang meliputi pendapatan, beban, saldo laba rugi dan prive
  2. Agar saldo akun modal menunjukkan jumlah yang sesuai dengan keadaan pada akhir periode, sehingga saldo akun modal akan sama dengan jumlah modal akhir yang dilaporkan di neraca.
  3. Memisahkan transaksi akun pendapatan dan beban agar tidak bercampur dengan jumlah nominal dari pendapatan dan beban pada tahun selanjutnya.
  4. Menyajikan neraca awal periode berikutnya setelah dilakukan penutupan buku.
  5. Mempermudah ketika dilaksanakan pemeriksaan, karena telah dilakukan pemisahan transaksi yang terjadi antara periode sekarang dengan transaksi pada periode akuntansi selanjutnya.
  6. Menyajikan informasi keuangan yang sebenarnya (riil) dari suatu perusahaan setelah dilakukan penutupan buku (jurnal penutup). Akun yang sesungguhnya terdiri atas harta, kewajiban dan ekuitas

3 of 18

2. Langkah langkah dalam membuat Jurnal Penutup

4 of 18

3. Membuat Jurnal Penutup

Setelah memahami langkah langkah membuat jurnal penutup di atas, coba membuat jurnal penutup dengan dengan menggunakan data laporan keuangan sebagai berikut :

5 of 18

Perhatikan data keuangan di atas, jurnal penutup Perusahaan Jasa indah adalah sebagai berikut:

6 of 18

Keterangan :

Saldo Ikhtisar Laba Rugi Rp 5.212.500 diperoleh dari:

Jumlah Ikhtisar laba rugi (Kredit ) Rp 8.437.500

Jumah Ikhtisar Laba rugi( Debet ) Rp 3.225.000

Saldo Ikhtisar laba rugi (kredit) Rp 5.212.500

7 of 18

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

BUKU BESAR DAN NERACA SETELAH PENUTUPAN

Tujuan Pembelajaran:

Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan siswa dapat membuat buku besar setelah penutupan, membuat neraca saldo setelah penutupan dan melakukan dengan penuh ketelitian serta kecermatan

  1. Buku Besar Setelah Penutupan

Proses posting setelah penutupan silahkan anda perhatikan penjelasan berikut ini:

8 of 18

Perhatikan arah panah menunjukan proses posting dari Jurnal penutup ke buku besar. Akun yang ada di jurnal penutup sebelah debet kita catat di dalam buku besarnya di sebelah debet dan akun yang di jurnal penutup di sebalah kredit kita catat di buku besarnya sebelah kredit, kemudian untuk saldo dihitung.

9 of 18

Untuk memudahkan pemahaman kita tampilkan kembali jurnal penutup Perusahaan Jasa

Indah:

Berdasarkan jurnal penutup di atas, Buku besar dari Perusahaan Jasa Indah adalah sebagai berikut:

10 of 18

11 of 18

Buku besar di atas adalah buku besar setelah penutup untuk akun pendapatan, beban, prive, sedangkan untuk akun Riil seperti kas, perlengkapan , Peralatan , Utang ( akun Riil) tidak dibuat jurnal penutup sehingga saldo buku besarnya seperti yang tergambar dalam neraca saldo.

12 of 18

2. Neraca Saldo Setelah Penutupan

Berdasarkan nilai saldo setiap akun yang dibuatkan jurnal penutup secara keseluruhan di buku besarnya bersaldo nol. Hal ini sesuai dengan penjelasan terkait dengan tujuan membuat jurnal penutup. Dengan selesainya membuat buku besar setelah penutupan selanjutnya menyusun neraca saldo setelah penutupan.

Neraca saldo setelah penutupan adalah daftar akun dan saldonya pada awal periode berikutnya sebagai dasar pencatatan periode tersebut.

Tujuan dibuatnya neraca saldo setelah penutupan unutk memastikan jumlah aktiva sama dengan pasiva ( utang dan modal)

Penyusun neraca saldo dari Perusahaan Jasa Indah sebagai berikut :

13 of 18

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3

JURNAL PEMBALIK

Tujuan Pembelajaran:

Setelah kegiatan pembelajaran 3 ini diharapkan dapat menjelaskan pengertian jurnal Pembalik, mengidentifikasi akun yang harus dibuatkan jurnal pembalik. membuat jurnal pembalik, dengan penuh ketelitian dan kecermatan.

Uraian Materi:

1. Pengertian dan Fungsi Jurnal Pembalik.

Jurnal pembalik adalah jurnal untuk membalik jurnal penyesuaian yang menimbulkan akun neraca. Jika tidak dibalik akan terjadi akun ganda. Dengan kata lain jurnal yang memiliki istilah lain Reversing Entries ini yang dibuat pada awal periode akuntansi berikutnya untuk membalik jurnal penyesuaian yang menimbulkan akun riil baru. Jurnal ini merupakan jurnal yang sengaja dibuat untuk membalik beberapa jurnal penyesuaian tertentu yang sudah disusun pada periode sebelumnya. Penyusunan jurnal ini dalam proses atau siklus akuntansi adalah opsional, artinya kita boleh membuat jurnal pembalik dan kita juga boleh tidak membuat jurnal pembalik.

Adapun fungsi dibuatnya antara lain untuk :

  1. Mempermudah pencatatan transaksi pada awal periode akuntansi yang baru, terutama yang berhubungan dengan ayat jurnal penyesuaian.
  2. Menyederhanakan penyusunan jurnal pada periode akuntansi berikutnya. Jurnal pembalik dapat memberikan manfaat bila perusahaan membuat ayat jurnal yang jumlahnya banyak.

14 of 18

c. Meminimalkan kesalahan atau kekeliruan yang mungkin bisa terjadi, seperti menghindari pengakuan biaya atau pendapatan yang dobel karena penyusunan ayat jurnal penyesuaian.

2. Akun yang memerlukan Jurnal Pembalik

Tidak semua akun dalam jurnal penyesuaian membutuhkan jurnal pembalik. Tanda suatu akun perlu dibuat jurnal pembalik salah satunya akun itu dibuatkan jurnal penyesuaian , apabila suatu akun jurnal penyesuaian memunculkan akun riil yang baru atau belum terlihat di neraca saldo.

Beberapa akun jurnal penyesuaian yang membutuhkan jurnal pembalik antara lain:

  1. Beban yang dibayar di muka (jika saat transaksi dicatat sebagai beban) Beban dibayar di muka adalah beban yang sudah dibayarkan namun belum dicatat sebagai beban pada periode tersebut. Beban dibayar di muka ini biasanya terjadi jika perusahaan membayar biaya transaksi dari pengeluaran perusahaan untuk periode tertentu.
  2. Beban yang masih harus dibayar. Beban yang masih harus dikeluarkan/dibayar oleh perusahaan pada akhir periode akuntansi, sehingga beban tersebut masih akan berlanjut pada periode akuntansi berikutnya.
  3. Pendapatan yang diterima di muka (jika saat transaksi dicatat sebagai pendapatan) Pendapatan diterima di muka adalah pendapatan yang diterima oleh perusahaan pada awal transaksi yang belum dilakukan kepada pelanggan.
  4. Pendapatan yang masih akan diterima.Pendapatan yang masih akan diterima adalah pendapatan yang sudah terjadi namun karena beberapa alasan belum diakui sebagai pendapatan perusahaan

15 of 18

3. Cara membuat membuat jurnal pembalik

a. Beban Dibayar di Muka

Beban telah dibayar yang dicatat sebagai beban pada akhir periode akan ditutup sehingga nilainya akan nol, oleh sebab itu pada awal periode berikutnya diperlukan jurnal pembalik agar data beban mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Misalnya, pada 1 Desember 2019 dibayarkan uang sewa untuk 1 tahun sebesar Rp2.400.000, dicatat pada jurnalnya adalah sebagai berikut.

16 of 18

b. Beban yang masih harus dibayar

Beban yang masih harus dibayar merupakan kewajiban perusahaan yang terbawa pada periode berikutnya. Contoh Akun Utang Gaji. Misalkan Perusahaan membayar gaji setiap bulannya pada tanggal 25, dan pada 31 Desember 2018 diketahui beban gaji yang belum dibayar sebesar Rp 2.500.000,00 maka jurnal penyesuaiannya sebagai berikut:

c. Pendapatan diterima dimuka

Pendapatan sewa yang belum direalisasikan akan dicatat sebagai pendapatan. Di sini Jurnal pembalik dibuat untuk menjadikan pendapatan sebagai sewa diterima dimuka. Misalnya, pada 1 September 2019 perusahaan telah menerima pendapatan sewa sebesar Rp2.400.000,00 untuk 6 bulan. Jurnal yang dibuat saat transaksi adalah sebagai berikut:

17 of 18

18 of 18

d. Pendapatan yang masih harus diterima

Pendapatan yang masih harus diterima merupakan tagihan dalam akunpiutang dan pendapatan. Pada akhir periode akun piutang tersebut akan terbawa ke periode berikutnya, sedangkan akun akan ditutup sehingga saldonya nol. Oleh karena itu untuk menghilangkan akun piutang dan memunculkan kembali periraan pendapatan diperlukan jurnal pembalik.

Contoh. Pada akhir periode diketahui perusahaan memiliki pendapatan bunga yang masih harus diterima dari simpanan di bank Rp2.500.000,00 yang akan diterima 3 Januari 2020, jurnal yang dibuat pada tanggal 31 Desember 2019 sebagai berikut: