Kompetensi Dasar
3. 4 Menganalisis tahapan penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.
4. 4 Membuat penutupan siklus akuntansi pada perusahaan jasa.
KEGIATAN PEMBELAJARAN 1
JURNAL PENUTUP
1. Jurnal Penutup
Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk mentransfer saldo dari akun sementara ke akun permanen. Perusahaan menggunakan Jurnal penutup untuk mengatur ulang saldo akun sementara. Pada perusahaan jasa akun yang dibuatkan jurnal penutup meliputi akun pendapatan, beban, ikhtisar laba rugi dan prive.
Tujuan dibuat jurnal penutup adalah
2. Langkah langkah dalam membuat Jurnal Penutup
3. Membuat Jurnal Penutup
Setelah memahami langkah langkah membuat jurnal penutup di atas, coba membuat jurnal penutup dengan dengan menggunakan data laporan keuangan sebagai berikut :
Perhatikan data keuangan di atas, jurnal penutup Perusahaan Jasa indah adalah sebagai berikut:
Keterangan :
Saldo Ikhtisar Laba Rugi Rp 5.212.500 diperoleh dari:
Jumlah Ikhtisar laba rugi (Kredit ) Rp 8.437.500
Jumah Ikhtisar Laba rugi( Debet ) Rp 3.225.000
Saldo Ikhtisar laba rugi (kredit) Rp 5.212.500
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
BUKU BESAR DAN NERACA SETELAH PENUTUPAN
Tujuan Pembelajaran:
Setelah kegiatan pembelajaran 2 ini diharapkan siswa dapat membuat buku besar setelah penutupan, membuat neraca saldo setelah penutupan dan melakukan dengan penuh ketelitian serta kecermatan
Proses posting setelah penutupan silahkan anda perhatikan penjelasan berikut ini:
Perhatikan arah panah menunjukan proses posting dari Jurnal penutup ke buku besar. Akun yang ada di jurnal penutup sebelah debet kita catat di dalam buku besarnya di sebelah debet dan akun yang di jurnal penutup di sebalah kredit kita catat di buku besarnya sebelah kredit, kemudian untuk saldo dihitung.
Untuk memudahkan pemahaman kita tampilkan kembali jurnal penutup Perusahaan Jasa
Indah:
Berdasarkan jurnal penutup di atas, Buku besar dari Perusahaan Jasa Indah adalah sebagai berikut:
Buku besar di atas adalah buku besar setelah penutup untuk akun pendapatan, beban, prive, sedangkan untuk akun Riil seperti kas, perlengkapan , Peralatan , Utang ( akun Riil) tidak dibuat jurnal penutup sehingga saldo buku besarnya seperti yang tergambar dalam neraca saldo.
2. Neraca Saldo Setelah Penutupan
Berdasarkan nilai saldo setiap akun yang dibuatkan jurnal penutup secara keseluruhan di buku besarnya bersaldo nol. Hal ini sesuai dengan penjelasan terkait dengan tujuan membuat jurnal penutup. Dengan selesainya membuat buku besar setelah penutupan selanjutnya menyusun neraca saldo setelah penutupan.
Neraca saldo setelah penutupan adalah daftar akun dan saldonya pada awal periode berikutnya sebagai dasar pencatatan periode tersebut.
Tujuan dibuatnya neraca saldo setelah penutupan unutk memastikan jumlah aktiva sama dengan pasiva ( utang dan modal)
Penyusun neraca saldo dari Perusahaan Jasa Indah sebagai berikut :
KEGIATAN PEMBELAJARAN 3
JURNAL PEMBALIK
Tujuan Pembelajaran:
Setelah kegiatan pembelajaran 3 ini diharapkan dapat menjelaskan pengertian jurnal Pembalik, mengidentifikasi akun yang harus dibuatkan jurnal pembalik. membuat jurnal pembalik, dengan penuh ketelitian dan kecermatan.
Uraian Materi:
1. Pengertian dan Fungsi Jurnal Pembalik.
Jurnal pembalik adalah jurnal untuk membalik jurnal penyesuaian yang menimbulkan akun neraca. Jika tidak dibalik akan terjadi akun ganda. Dengan kata lain jurnal yang memiliki istilah lain Reversing Entries ini yang dibuat pada awal periode akuntansi berikutnya untuk membalik jurnal penyesuaian yang menimbulkan akun riil baru. Jurnal ini merupakan jurnal yang sengaja dibuat untuk membalik beberapa jurnal penyesuaian tertentu yang sudah disusun pada periode sebelumnya. Penyusunan jurnal ini dalam proses atau siklus akuntansi adalah opsional, artinya kita boleh membuat jurnal pembalik dan kita juga boleh tidak membuat jurnal pembalik.
Adapun fungsi dibuatnya antara lain untuk :
c. Meminimalkan kesalahan atau kekeliruan yang mungkin bisa terjadi, seperti menghindari pengakuan biaya atau pendapatan yang dobel karena penyusunan ayat jurnal penyesuaian.
2. Akun yang memerlukan Jurnal Pembalik
Tidak semua akun dalam jurnal penyesuaian membutuhkan jurnal pembalik. Tanda suatu akun perlu dibuat jurnal pembalik salah satunya akun itu dibuatkan jurnal penyesuaian , apabila suatu akun jurnal penyesuaian memunculkan akun riil yang baru atau belum terlihat di neraca saldo.
Beberapa akun jurnal penyesuaian yang membutuhkan jurnal pembalik antara lain:
3. Cara membuat membuat jurnal pembalik
a. Beban Dibayar di Muka
Beban telah dibayar yang dicatat sebagai beban pada akhir periode akan ditutup sehingga nilainya akan nol, oleh sebab itu pada awal periode berikutnya diperlukan jurnal pembalik agar data beban mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Misalnya, pada 1 Desember 2019 dibayarkan uang sewa untuk 1 tahun sebesar Rp2.400.000, dicatat pada jurnalnya adalah sebagai berikut.
b. Beban yang masih harus dibayar
Beban yang masih harus dibayar merupakan kewajiban perusahaan yang terbawa pada periode berikutnya. Contoh Akun Utang Gaji. Misalkan Perusahaan membayar gaji setiap bulannya pada tanggal 25, dan pada 31 Desember 2018 diketahui beban gaji yang belum dibayar sebesar Rp 2.500.000,00 maka jurnal penyesuaiannya sebagai berikut:
c. Pendapatan diterima dimuka
Pendapatan sewa yang belum direalisasikan akan dicatat sebagai pendapatan. Di sini Jurnal pembalik dibuat untuk menjadikan pendapatan sebagai sewa diterima dimuka. Misalnya, pada 1 September 2019 perusahaan telah menerima pendapatan sewa sebesar Rp2.400.000,00 untuk 6 bulan. Jurnal yang dibuat saat transaksi adalah sebagai berikut:
d. Pendapatan yang masih harus diterima
Pendapatan yang masih harus diterima merupakan tagihan dalam akunpiutang dan pendapatan. Pada akhir periode akun piutang tersebut akan terbawa ke periode berikutnya, sedangkan akun akan ditutup sehingga saldonya nol. Oleh karena itu untuk menghilangkan akun piutang dan memunculkan kembali periraan pendapatan diperlukan jurnal pembalik.
Contoh. Pada akhir periode diketahui perusahaan memiliki pendapatan bunga yang masih harus diterima dari simpanan di bank Rp2.500.000,00 yang akan diterima 3 Januari 2020, jurnal yang dibuat pada tanggal 31 Desember 2019 sebagai berikut: