1 of 15

IMAN DAN PENGARUHNYA DALAM KEHIDUPAN

Oleh : Muh Fuad Achsan

2 of 15

APA ITU

IMAN ?

3 of 15

Pengertian Iman

  • Secara bahasa: at-taṣdīq (pembenaran).
  • Secara istilah: keyakinan yang teguh dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan.

Definisi Iman (Hadis Jibril)

نَبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ، وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

Artinya: “Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.”�(HR. Muslim)

4 of 15

Secara bahasa, iman berarti percaya, membenarkan, dan mempercayakan diri. Secara istilah, iman adalah pembenaran dengan hati, pengakuan dengan lisan, dan pembuktian dengan amal perbuatan.

Dalil

QS. Al-Hujurat: 14

قَالَتِ الْأَعْرَابُ آمَنَّا ۖ قُلْ لَمْ تُؤْمِنُوا وَلَـٰكِنْ قُولُوا أَسْلَمْنَا وَلَمَّا يَدْخُلِ الْإِيمَانُ فِي قُلُوبِكُمْ

Artinya: "Orang-orang Arab Badui itu berkata: 'Kami telah beriman.' Katakanlah: 'Kalian belum beriman, tetapi katakanlah: Kami telah tunduk (Islam); karena iman itu belum masuk ke dalam hati kalian.'"

Makna:

Ayat ini menegaskan bahwa iman bukan hanya ucapan, tetapi harus bertempat di hati dan dibuktikan dengan amal.

5 of 15

Iman Bertambah dan Berkurang

Dalil Al-Qur’an

… لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ …(QS. Al-Fath: 4)Artinya: “Agar bertambah keimanan mereka di atas iman yang telah ada.”

Makna:

  • Iman bertambah dengan ketaatan.
  • Iman berkurang dengan kemaksiatan.

6 of 15

Iman Mencakup Keyakinan, Ucapan, dan Perbuatan

Para ulama Ahlus Sunnah menjelaskan bahwa iman meliputi tiga unsur:

  • Tashdīq bil-qalb (pembenaran dengan hati)
  • Iqrar bil-lisān (pengakuan dengan lisan)
  • ‘Amal bil-arkān (pembuktian dengan perbuatan)

Dalil

Hadis Jibril (HR. Muslim)

أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

Artinya: "Engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk."

7 of 15

Buah dan Pengaruh Iman dalam Kehidupan

Iman yang benar akan memberi pengaruh kuat dalam diri seorang mukmin:

  • Menumbuhkan ketenangan hati
  • Menjaga dari perbuatan dosa
  • Melahirkan akhlak mulia
  • Mendorong ketaatan kepada Allah
  • Menjadi sumber kebahagiaan dunia dan akhirat

Dalil

QS. An-Nahl: 97

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً

Artinya: "Barangsiapa beramal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, pasti Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik."

8 of 15

Hubungan Iman, Ilmu, dan Amal

Iman, ilmu, dan amal adalah tiga pilar utama dalam ajaran Islam.

Ketiganya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan.

Iman menjadi dasar; ilmu menjadi petunjuk; amal menjadi bukti.

9 of 15

Ilmu Menjadi Dasar Kebenaran Iman

Iman tidak sah tanpa ilmu. Seorang muslim harus mengenal Allah, Rasul, dan ajaran-Nya.

Dalil

QS. Muhammad: 19

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ

Artinya:"Maka ketahuilah (ilmuilah) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, dan mohonlah ampunan bagi dosamu."

→ Ayat ini menunjukkan bahwa ilmu mendahului ucapan dan perbuatan.

10 of 15

Kedudukan Orang Berilmu

QS. Al-Mujādilah: 11

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

Artinya:"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."

11 of 15

Amal Tanpa Iman Tidak Diterima

QS. Al-Furqan: 23

وَقَدِمْنَا إِلَىٰ مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا

Artinya:"Dan Kami hadapi amal mereka, lalu Kami jadikan amal itu bagaikan debu yang berterbangan."

→ Amal yang tidak didasari iman tidak bernilai di sisi Allah.

12 of 15

Iman Tanpa Amal Tidak Sempurna

QS. Al-‘Asr: 1–3

وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ ۝ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ

Artinya:"Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh."

Hadis tentang Amal

لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ…_"Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat hingga ia ditanya … tentang ilmunya, apa yang telah diamalkan." (HR. Tirmidzi)

13 of 15

Iman → Melahirkan Motivasi Mencari Ilmu

Iman memberikan dorongan untuk memahami ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Ilmu → Menuntun Amal

Semakin banyak ilmu, semakin tepat ibadah dan akhlak seseorang.

Contoh

  • Shalat benar karena memahami syarat & rukunnya.
  • Jujur karena tahu dalil perintahnya.
  • Menuntut ilmu karena mengetahui fadilahnya.

Amal → Membuktikan dan Meningkatkan Iman

Amal saleh memperkuat iman di hati.

Dalil

QS. Al-Anfāl: 2

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ… وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ ۝ الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ

Artinya:"Sesungguhnya orang-orang beriman ialah mereka yang apabila disebut nama Allah, bergetarlah hati mereka… dan mereka mendirikan shalat."

14 of 15

Integrasi Iman, Ilmu, dan Amal dalam Kehidupan

A. Dalam Aspek Ibadah

  • Ilmu → tata cara ibadah
  • Iman → niat yang ikhlas
  • Amal → pelaksanaan ibadah yang benar

B. Dalam Aspek Akhlak

  • Ilmu tentang adab → melahirkan akhlak mulia
  • Iman → mengokohkan keikhlasan

C. Dalam Aspek Sosial

  • Ilmu tentang hukum & syariah → amal yang bermanfaat bagi masyarakat
  • Iman → motivasi menebar kebaikan

15 of 15

Iman, ilmu, dan amal adalah satu kesatuan yang tidak boleh dipisahkan.

Iman tanpa amal adalah lemah.

Amal tanpa ilmu adalah sia-sia.

Ilmu tanpa iman dapat menyesatkan.

Islam menuntut ketiganya berjalan bersama:�Iman → Ilmu → Amal → Menguatkan Iman.