LEMBAR OBSERVASI
Metode Penelitian
Ridho Surya Kusuma, S.T., M.Kom.
Anggi Rizky Windra Putri, S.Kom, M.Kom.
LEMBAR OBSERVASI
Lembar observasi merupakan alat pengumpul data yang dibuat karena dibutuhkan untuk mendapatkan data dari variabel dalam suatu penelitian. Lembar observasi pada dasarnya dibuat karena teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi untuk mendapatkan data pada penelitian yang dilakukan. Teknik pengumpul data merupakan bagian penting dalam proses penelitian. Setiap variabel dalam penelitian dikumpulkan datanya karena akan digunakan pada proses tahapan penelitian selanjutnya, sehingga dapat menghasilkan suatu kesimpulan. Observasi merupakan merupakan cara/teknik yang digunakan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam penelitian dengan menggunakan panca indra
LEMBAR OBSERVASI
Berdasarkan cara observer/pengamat melakukan observasi, maka observasi dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu:
LEMBAR OBSERVASI
Selanjutnya dari segi instrumentasi yang digunakan, maka observasi dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu:
LEMBAR OBSERVASI
Observasi dapat dikatakan menjadi suatu metode ilmiah jika memenuhi syarat sebagai berikut (Indrawati, Herlina, & Misbach, 2007):
b. Observasi harus direncanakan secara sistematis
c. Observasi harus “dicatat” (direkam) secara sistematis sehingga hasilnya dapat dianalisis di interpretasikan.
d. Observasi harus dapat diperiksa/diulang kembali (terutama validitas dan reliabilitasnya).
e. Observer harus objektif.
f. Observer harus dapat memisahkan antara fakta dengan interprestasi (penafsiran).
g. Observer harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang apa yang akan diobservasi.
h. Observer harus menentukan tujuan-tujuan observasi berikut aspek-aspeknya.
i. Observer harus memiliki kualitas pribadi seperti sabar, toleran, menyenangi tugasnya, mampu bekerja dengan waktu lama, mampu mengatasi perasaan, mempunyai rasa ingin tahu, dan mudah menyesuaikan diri.
LEMBAR OBSERVASI
Pada pembuatan lembar observasi memerlukan langkah-langkah yang harus di lakukan agar instrumen yang dihasilkan dapat menggambarkan karakteristik variabel pada penelitian yang dilakukan. Langkah langkah yang dilakukan untuk membuat lembar observasi yaitu:
1. Judul
2. Identitas
3. Petunjuk penggunaan (petunjuk pengisian),
4. Butir-butir pernyataan atau pertanyaan terkait karektistik yang digunakan pada variabel yang diamati (Butir-butir pernyataan atau pertanyaan merupakan bagian utama dari lembar observasi dan harus mengacu pada tujuan pembuatan lembar observasi yang identik dan tujuan penelitian yang sedang dilakukan.
5. Menentukan kriteria penskorannya
6. Menentukan kerangka analisis secara teoritis untuk membantu interpretasi hasil observasi.
LEMBAR OBSERVASI
g. Menyusun lembar observasi.
h. Setelah lembar observasi selesai dibuat, kemudian melakukan uji coba terhadap lembar observasi.
i. Setelah dilakukan uji coba terhadap lembar observasi, kemudian menguji validitas dan reliabilitas pada lembar observasi.
j. Merevisi lembar observasi jika ada pernyataan atau pertanyaan yang tidak valid dan reliabel.