1 of 8

HASH

BD303

ADAM FATURAHMAN, S.KOM., M.T.I

DIGITAL BUSINESS CLASS - PERTEMUAN 6

2 of 8

02

PENTINGNYA BACKUP

Integritas data adalah kunci dalam menjaga keakuratan dan keandalan informasi yang disimpan. Backup berfungsi sebagai langkah preventif untuk memastikan data tetap tersedia meskipun terjadi kegagalan sistem, serangan siber, atau bencana lainnya. Backup yang baik memungkinkan pemulihan cepat sehingga operasi bisnis dapat segera kembali normal.

3 of 8

Memilih strategi backup yang tepat sangat penting untuk memastikan data dilindungi secara maksimal. Beberapa strategi yang umum digunakan termasuk full backup, incremental backup, dan differential backup. Setiap strategi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tergantung pada kebutuhan organisasi, frekuensi perubahan data, dan kecepatan pemulihan yang diinginkan.

STRATEGI BACKUP

03

4 of 8

STRATEGI BACKUP

Strategi backup memerlukan dukungan dari perangkat lunak yang tepat untuk memastikan data dicadangkan dengan aman dan dapat dipulihkan dengan cepat. Beberapa perangkat lunak backup populer yang dapat digunakan meliputi:

    • Acronis True Image: Menyediakan solusi backup lengkap dengan fitur pemulihan bencana.
    • Veeam Backup & Replication: Cocok untuk backup di lingkungan virtual dan fisik.
    • Backblaze: Penyimpanan cloud yang sederhana dan efisien.
    • Carbonite: Memberikan perlindungan otomatis untuk file dan folder penting.

04

5 of 8

05

REDUDANSI DATA

6 of 8

06

PEMULIHAN DATA

Pemulihan data adalah proses mengembalikan data dari backup setelah terjadi kehilangan atau kerusakan. Proses ini memerlukan perencanaan yang matang, termasuk pengujian rutin terhadap backup yang ada untuk memastikan data dapat dipulihkan dengan benar. Pemulihan data yang cepat dan efektif sangat penting untuk meminimalkan downtime dan dampak finansial pada organisasi.

Berikut adalah daftar metode pemulihan data beserta perkiraan waktu yang diperlukan:

1. Full Restore: Mengembalikan semua data dari full backup terakhir. Waktu pemulihan tergantung pada ukuran data, bisa memakan waktu beberapa jam hingga sehari penuh.

2. Incremental Restore: Mengembalikan data dari full backup terakhir dan semua incremental backup. Waktu pemulihan bisa lebih lama, tergantung pada jumlah incremental backup yang perlu diproses, biasanya beberapa jam hingga beberapa hari.

3. Differential Restore: Mengembalikan data dari full backup terakhir dan satu differential backup. Waktu pemulihan lebih cepat daripada incremental, biasanya beberapa jam.

4. Point-in-Time Restore: Memulihkan data ke kondisi tertentu pada titik waktu spesifik. Waktu pemulihan bergantung pada kompleksitas dan volume data yang ingin dipulihkan, bisa memakan waktu beberapa jam.

5. Bare-Metal Restore: Mengembalikan seluruh sistem, termasuk sistem operasi dan aplikasi, ke perangkat keras baru. Waktu pemulihan tergantung pada ukuran sistem dan kecepatan perangkat keras, bisa memakan waktu sehari atau lebih.

7 of 8

07

JENIS JENIS

BACKUP

Terdapat beberapa jenis backup yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan infrastruktur organisasi.

Berikut adalah jenis-jenis backup yang umum digunakan:

1. Full Backup: Mencadangkan semua data secara lengkap. Ini memakan waktu dan ruang penyimpanan terbesar, tetapi pemulihan data sangat cepat dan sederhana.

2. Incremental Backup: Mencadangkan hanya data yang berubah sejak backup terakhir (baik full maupun incremental). Ini menghemat waktu dan ruang penyimpanan, tetapi pemulihan membutuhkan semua backup sebelumnya.

3. Differential Backup: Mencadangkan data yang berubah sejak full backup terakhir. Ini lebih cepat daripada full backup, dan pemulihan lebih sederhana dibandingkan incremental.

8 of 8

HASH

BD303

ADAM FATURAHMAN, S.KOM., M.T.I

DIGITAL BUSINESS CLASS - PERTEMUAN 6