1 of 8

PALLIATIVE RADIOTHERAPY IN LUNG CANCER-A REVIEW

PUTRI PRADITA NURAMALIA

2 of 8

LATAR BELAKANG

Kanker paru-paru merupakan penyebab utama kematian terkait kanker baik pada wanita maupun pria di seluruh dunia. Mayoritas pasien kanker paru datang dalam keadaan stadium lanjut atau metastasis lokal, sehingga pasien tidak dapat menerima pengobatan kuratif. Radioterapi paliatif dan kemoterapi merupakan pengobatan yang dianjurkan untuk pasien dengan kondisi kanker paru-paru stadium lanjut. Radioterapi paliatif efektif untuk memperbaiki gejala dari beban tumor intratoraks, seperti hemoptisis, batuk, nyeri dada, dan dispnea yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup di sekitar sepertiga dari pasien. Jadwal radiasi optimal untuk peredaan gejala ini belum ditentukan, dan ini sangat bervariasi di seluruh dunia. Penting untuk mengetahui dan memahami radioterapi paliatif pada kasus kanker paru-paru stasium lanjut.

3 of 8

TUJUAN

  • Untuk mengetahui dan memahami radioterapi paliatif pada kasus kanker paru-paru stasium lanjut.

4 of 8

KANKER PARU-PARU

  • Kanker paru-paru merupakan penyebab utama kematian terkait kanker baik pada wanita maupun pria di seluruh dunia.
  • Secara histologis, kanker paru-paru diklasifikasikan menjadi small cell lung cancer (SCLC) dan non-small cell lung cancer (NSCLC).
  • Kanker paru-paru timbul baik dari sel-sel lapisan alveolar parenkim paru-paru atau dari epitel pohon trakeobronkial.
  • Penting untuk mengetahui stadium kanker paru-paru karena pengobatan tergantung pada stadiumnya.
  • Banyak pasien datang dengan massa tumor yang telah menginvasi struktur di mediastinum atau pleura atau telah bermetastasis.

5 of 8

RADIOTERAPI PALIATIF PADA KANKER PARU-PARU

  • Mayoritas pasien kanker paru datang dalam keadaan stadium lanjut atau metastasis lokal, sehingga tidak dapat menerima pengobatan kuratif. Radioterapi paliatif dan kemoterapi merupakan pengobatan yang dianjurkan untuk pasien dengan kondisi kanker paru-paru stadium lanjut atau metastasis lokal.
  • Radioterapi paliatif dapat membantu meringankan banyak gejala yang berkaitan dengan kanker stadium lanjut atau metastasis yang menyebabkan gejala yang signifikan.
  • Secara umum, waktu untuk meredakan gejala bereaksi pada beberapa minggu sampai beberapa bulan setelah selesainya radioterapi.

6 of 8

RADIOTERAPI PALIATIF PADA KANKER PARU-PARU

  • Radioterapi paliatif pada dasarnya memerlukan pemberian total dosis yang lebih rendah dengan dosis per-fraksi yang lebih tinggi untuk penyakit bervolume besar sehingga dapat meredakan gejala lokal.
  • Jadwal radiasi optimal untuk peredaan gejala ini belum ditentukan, dan ini sangat bervariasi di seluruh dunia.
  • Fraksinasi yang umum digunakan meliputi 30 Gy dalam 10 fraksi, 8 Gy untuk dua fraksi dengan jadwal sekali seminggu atau 20 Gy dalam 5 hari pada 4 Gy / fraksi.

7 of 8

RADIOTERAPI PALIATIF PADA KANKER PARU-PARU

  • Pemberian dosis radioterapi yang lebih tinggi menghasilkan kelangsungan hidup yang lebih baik secara signifikan daripada dosis yang lebih rendah.
  • Hasil yang lebih baik menjadi buruk ketika perawatan yang direncanakan tidak dapat diselesaikan.
  • Pemilihan terapi yang tepat pada pasien sebelum melakukan penyinaran, pemantauan ketat, dan perawatan suportif tepat waktu selama radioterapi adalah sebuah kewajiban

8 of 8

TERIMAKASIH