1 of 24

Bab 8�Partikel PenyusunBenda dan Makhluk Hidup

2 of 24

3 of 24

4 of 24

5 of 24

Atom dan Partikel Penyusunnya

1. Partikel Subatom

6 of 24

7 of 24

2. Nomor Atom dan Nomor Massa

8 of 24

9 of 24

  • Pada penulisan lambang unsur, nomor atom ditulis subscrip (turun) di kiri lambang unsur, sedangkan nomor massa ditulis superscrip (naik) di kiri atas lambang unsur, sebagaimana berikut.

10 of 24

11 of 24

Prinsip Pembentukan Molekul

1. Konfigurasi Elektron

12 of 24

13 of 24

Membuat Model Atom Bohr

Apa yang kamu perlukan?

  • Plastisin dengan tiga warna yang berbeda
  • Kawat tembaga
  • Kertas karton ukuran 40 x 30 cm
  • Gunting

Apayang harus kamu lakukan?

  • Tentukan jenis atom yang akan kamu buat
  • Tentukan jumlah proton, neutron, dan elektron dari atom yang akan kamu buat
  • Buatlah bulatan sebesar kelereng dengan menggunakan plastisin (untuk elektron bulatan lebih kecil). Gunakan plastisin yang berbeda warna untuk neutron, proton, dan elektron.
  • Buatlah lingkaran kulit-kulit atom menggunakan kawat tembaga. Bila kulit atom lebih dari satu kamu dapat membuat lingkaran dengan jari-jari berbeda.
  • Tempelkan plastisin sebagai elektron pada lingkaran kawat sesuai dengan jenis atomnya.
  • Tempelkan plastisin pada kawat tembaga sesuai dengan atom yang ingin kamu peragakan.
  • Berikan nama dan lambang atom yang kamu buat.
  • Carilah informasi tambahan mengenai manfaat atau fungsi dari jenis atom (unsur) yang kamu buat dalam kehidupan seharihari.
  • Presentasikan model atom yang kamu buat di depan kelas.
  • Jika kamu masih belum paham model atom Bohr, coba perhatikan kembali Tabel 4.3 dan Gambar 4.16!

14 of 24

2. Ion

  • Atom-atom dengan nomor atom 1 sampai 18 akan ada dalam keadaan stabil bila kulit atom terluarnya berisi 2 elektron seperti helium (He) atau 8 elektron seperti neon (Ne), argon (Ar), dan kripton (Kr). Untuk mencapai jumlah 8 elektron, suatu atom dapat melepaskan atau menerima satu atau lebih elektron
  • Pada atom natrium (Na) yang melepaskan satu elektron, atomnatrium (Na) yang pada mulanya bersifat netral akan berubah menjadi Na bermuatan +1 yang ditulis Na+. Jenis Na+ tersebut disebut ion Na+. Berdasarkan penjelasan tersebut, apakah kamu dapat menyimpulkan apa itu ion? Ion yang bermuatan positif seperti ion Na+ secara umum disebut kation.
  • Sebaliknya atom klor (17Cl) mempunyai susunan elektron K=2, L=8, dan M=7 (lihat Gambar 4.15). Agar atom klor (Cl) stabil maka ditangkaplah satu elektron dari atom lain agar kulit atom M terisi 8 elektron. Atom klor (Cl) yang menerima satu elektron akan kelebihan muatan negatif. Atom klor (Cl) yang pada mulanya bersifat netral mempunyai 17 proton dan 17 elektron, jika menerima satu elektron dari luar maka atom klor (Cl) akan menjadi bermuatan -1 atau ditulis Cl-. Ion yang bermuatan negatif secara umum disebut anion.

15 of 24

16 of 24

3. Identifikasi Unsur

17 of 24

Apa yang harus kamu lakukan?

  • Pakailah sarung tangan untuk melindungi tanganmu dari panas.
  • Siapkan kawat tembaga sekitar 10 cm, lalu jepit satu ujung dengan pinset, kemudian ambil garam dapur dengan cara menyentuhkan ujung kawat tembaga yang lain. Bakarlah pada pembakar spirtus yang memiliki nyala biru.
  • Amati dan catatlah warna yang dihasilkan dari pembakaran tersebut.
  • Ulangi langkah 1-3 dengan mengganti garam dengan pupuk NPK.

Apa yang perlu kamu diskusikan?

Apakah warna yang dihasilkan dari pembakaran garam dan pupuk NPK berbeda? Mengapa demikian?

Apa yang dapat kamu simpulkan?

18 of 24

Karakteristik Benda dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Intan dan Grafit

19 of 24

2. Plastik

a. PETE (Polyethylene Terephthalate) atau Kode 1

PETE atau PET merupakan salah satu plastik yang sering digunakan sebagai wadah

makanan. Plastik PETE dapat kita temukan pada hampir semua botol air mineral dan beberapa pembungkus.

b. HDPE (High-Density Polyethylene) atau Kode 2

Plastik HDPE merupakan jenis plastik yang biasanya digunakan untuk membuat botol susu, botol deterjen, botol shampo, botol pelembab, botol minyak, mainan, dan beberapa tas plastik. HDPE merupakan plastik yang paling umum didaur ulang dan dianggapplastik paling aman.

 

c. PVC (Polyvinyl Chloride) atau Kode 3

Plastik PVC memiliki sifat lembut membuat plastik pembungkus makanan, botol

minyak sayur, dan mainan anak-anak seperti pelampung renang.

 

d. LDPE (Low-Density Polyethylene) atau Kode 4

LDPE biasa ditemukan pada pembungkus baju, kantung pada layanan cuci kering,

pembungkus buah-buahan agar tetap segar, dan pada botol pelumas. LDPE dianggap memiliki tingkat racun yang rendah dibandingkan dengan plastik yang lain

 

e. PP (Polypropylene) atau Kode 5

Plastik PP bersifat kuat, ringan, dan tahan terhadap panas. Plastik PP mampu menjaga bahan yang ada di dalamnya dari kelembaban, minyak dan senyawa kimia lain. PP biasanya digunakan sebagai pembungkus pada produk sereal sehingga tetap kering dan segar. PP juga digunakan sebagai ember, kotak margarin dan yogurt, sedotan,

 

f. PS (Polystyrene) atau Kode 6

Polystyrene atau styrofoam merupakan plastik yang murah, ringan, dan mudah dibentuk. Plastik ini banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan. Biasanya plastik PS digunakan sebagai botol minuman ringan, karton telor, kotak makanan, dan pembungkus bahan yang akan dikirim dalam jarak jauh. Plastik PS ini mudah rusak dan rapuh, sehingga mudah terpotong-potong menjadi kecil dan mudah mencemari lingkungan. Senyawa styrene pada plastik polystyrene mungkin bisa lepas dari plastik tersebut dan jika terkonsumsi dapat memicu kanker dan gangguan sistem reproduksi.

20 of 24

3. Logam

a. Baja

Guna mencegah korosi, biasanya baja ditambahkan kromium (Cr) minimal 11% dari total bahan. Penambahan kromium (Cr) akan membentuk lapisan yang keras pada permukaan baja dan dikenal dengan stainless steel (baja tahan karat). Stainless steel ini banyak digunakan sebagai bahan dalam pembuatan alat-alat dapur seperti kompor maupun sebagai bahan dalam pembuatan pagar.

 

b. Baja Ringan (Galvanum)

Jika kamu melihat rumah yang sedang dibangun, adakalanya kamu melihat rangka atap berwarna putih atau perak. Tahukah kamu apa itu? Rangka atap tersebut adalah baja ringan atau disebut galvanum.

 

c. Perunggu

Perunggu merupakan logam campuran yang mengandung tembaga (Cu) sebagai komponen utamanya dengan jenis logam lain seperti timah (Sn). Selain dengan timah logam lain yang dapat dicampurkan yaitu mangan (Mn), aluminium (Al), fosfor (P), atau silikon (Si).

 

d. Kuningan

Kuningan merupakan logam paduan antara tembaga (Cu) dan seng (Zn). Perbandingan antara tembaga dan seng beragam, tergantung dengan karakteristik kuningan yang ingin dihasilkan

21 of 24

4. Tulang dan Gigi

  • Zat organik penyusun tulang antara lain yaitu kolagen (ikatan serat protein yang tersusun memanjang yang bersifat elastis), protein polisakarida, dan glikoaminoglikan (mukopolisakarida) sebesar 50 persen. Zat anorganik penyusun tulang yaitu kalsium fosfat Ca3(PO4)2, merupakan senyawa ionik yang tersusun dari ion Ca2+ dan PO4 2-. Pada tulang juga ditemukan ion bikarbonat (HCO3 ¯ ) sekitar 4-8 persen. Zat anorganik tersebut membentuk senyawa yang disebut hidroksiapetit (Ca10(PO4)6(OH)2). Mineral-mineral tersebut berfungsi sebagai bahan pengeras, pembuat kaku, dan penguat tulang. Tahukah kamu bahwa struktur tulang yang bagus ini mampu ditarik dengan beban 700- 1400 kg/cm 2 dan mampu menahan beban 1400-2100 kg/cm
  • Zat penyusun gigi hampir sama dengan zat penyusun tulang. Pada gigi terdapat protein yang dinamakan amelogenin dan enamelin. Pada gigi juga terdapat senyawa yang dalam gigi berfungsi sebagai pelindung gigi dari kerusakan akibat terkena zat asam. Selain florida dapat mempercepat penambahan zat kalisum (Ca) dan fosfor (P) pada permukaan gigi. Oleh karena itu adanya florida dalam pasta gigi dapat mengurangi kerusakan gigi.

22 of 24

SIFAT ZAT DAN HUBUNGANNYA DENGAN PARTIKEL PENYUSUN DAN STRUKTURNYA

  • SIFAT FISIKA
    1. Kerapatan (Densitas/ Masa Jenis) adalah masa zat dalam satuan volume tertentu.
    2. Kekerasan merupakan ukuran untuk menentukan keras atau lunaknya suatu zat. Kekerasan diukur dengan skala MOHS, menggunakan alat yang disebut Sklerometer. Semakin besar skala mohs semakin keras pula zat tersebut.
    3. Elastisitas merupakan kemampuan suatu benda untuk mempertahankan diri ketika terkena tarikan atau dorongan dan mampu untuk kembali ke ukuran serta bentuk awal ketika gaya tersebut dihilangkan.
    4. Daya Hantar adalah kemampuan suatu zat untuk menghantarkan panas atau listrik. Berdasarkan sifat ini, benda dapat dibedakan menjadi konduktor (benda yang mengandung zat yang mudah menghantarkan electron dengan mudah misalnya besi, tembaga, emas, dan perak), isolator (benda yang mengandung zat yang memiliki kemampuan rendah dalam menghantarkan electron seperti plastic dan kayu), dan semikonduktor ( bahan yang jika berada pada suhu rendah bersifat isolator, dan pada suhu tinggi bersifat sebagai konduktor seperti silicon dan germanium banyak digunakan sebagai komponen dalam alat elektronik, misalnya Integrated Circuit (IC) atau prosesor computer.
    5. Kemagnetan adalah kemampuan zat untuk dapat dipengaruhi oleh medan magnet. Sifat kemagnetan dibedakan menjadi tiga, yaitu feromagnetik, paramagnetic, dan diamagnetic.
    6. Viskositas adalah ukuran kekentalan fluida (zat cair dan gas) yang menyatakan besar kecilnya gesekan di dalam fluida.
    7. Titik Didih adalah suhu saat zat cair mulai berubah menjadi uap pada tekanan tertentu.
    8. Titik Leleh adalah suhu pada tekanan tertentu saat zat padat mulai berubah menjadi cair.

23 of 24

SIFAT KIMIA�

  1. Kestabilan adalah kemampuan suatu zat untuk mempertahankan diri dari perubahan atau dekomposisi di lingkungan alamiahnya atau ketika terkena udara, panas, cahaya, tekanan, kondisi alami lain atau akibat adanya reaksi alami yang dapat terjadi pada zat tersebut.
  2. Kereaktifan merupakan ukuran yang menunjukkan muadah tidaknya suatu zat bereaksi terhadap zat lain.
  3. Korosifitas

24 of 24

  • Sekian