Bab 8�Partikel Penyusun�Benda dan Makhluk Hidup
Atom dan Partikel Penyusunnya
1. Partikel Subatom
2. Nomor Atom dan Nomor Massa
Prinsip Pembentukan Molekul
1. Konfigurasi Elektron
Membuat Model Atom Bohr
Apa yang kamu perlukan?
Apayang harus kamu lakukan?
2. Ion
3. Identifikasi Unsur
Apa yang harus kamu lakukan?
Apa yang perlu kamu diskusikan?
Apakah warna yang dihasilkan dari pembakaran garam dan pupuk NPK berbeda? Mengapa demikian?
Apa yang dapat kamu simpulkan?
Karakteristik Benda dalam Kehidupan Sehari-hari
1. Intan dan Grafit
2. Plastik
a. PETE (Polyethylene Terephthalate) atau Kode 1
PETE atau PET merupakan salah satu plastik yang sering digunakan sebagai wadah
makanan. Plastik PETE dapat kita temukan pada hampir semua botol air mineral dan beberapa pembungkus.
b. HDPE (High-Density Polyethylene) atau Kode 2
Plastik HDPE merupakan jenis plastik yang biasanya digunakan untuk membuat botol susu, botol deterjen, botol shampo, botol pelembab, botol minyak, mainan, dan beberapa tas plastik. HDPE merupakan plastik yang paling umum didaur ulang dan dianggapplastik paling aman.
c. PVC (Polyvinyl Chloride) atau Kode 3
Plastik PVC memiliki sifat lembut membuat plastik pembungkus makanan, botol
minyak sayur, dan mainan anak-anak seperti pelampung renang.
d. LDPE (Low-Density Polyethylene) atau Kode 4
LDPE biasa ditemukan pada pembungkus baju, kantung pada layanan cuci kering,
pembungkus buah-buahan agar tetap segar, dan pada botol pelumas. LDPE dianggap memiliki tingkat racun yang rendah dibandingkan dengan plastik yang lain
e. PP (Polypropylene) atau Kode 5
Plastik PP bersifat kuat, ringan, dan tahan terhadap panas. Plastik PP mampu menjaga bahan yang ada di dalamnya dari kelembaban, minyak dan senyawa kimia lain. PP biasanya digunakan sebagai pembungkus pada produk sereal sehingga tetap kering dan segar. PP juga digunakan sebagai ember, kotak margarin dan yogurt, sedotan,
f. PS (Polystyrene) atau Kode 6
Polystyrene atau styrofoam merupakan plastik yang murah, ringan, dan mudah dibentuk. Plastik ini banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan. Biasanya plastik PS digunakan sebagai botol minuman ringan, karton telor, kotak makanan, dan pembungkus bahan yang akan dikirim dalam jarak jauh. Plastik PS ini mudah rusak dan rapuh, sehingga mudah terpotong-potong menjadi kecil dan mudah mencemari lingkungan. Senyawa styrene pada plastik polystyrene mungkin bisa lepas dari plastik tersebut dan jika terkonsumsi dapat memicu kanker dan gangguan sistem reproduksi.
3. Logam
a. Baja
Guna mencegah korosi, biasanya baja ditambahkan kromium (Cr) minimal 11% dari total bahan. Penambahan kromium (Cr) akan membentuk lapisan yang keras pada permukaan baja dan dikenal dengan stainless steel (baja tahan karat). Stainless steel ini banyak digunakan sebagai bahan dalam pembuatan alat-alat dapur seperti kompor maupun sebagai bahan dalam pembuatan pagar.
b. Baja Ringan (Galvanum)
Jika kamu melihat rumah yang sedang dibangun, adakalanya kamu melihat rangka atap berwarna putih atau perak. Tahukah kamu apa itu? Rangka atap tersebut adalah baja ringan atau disebut galvanum.
c. Perunggu
Perunggu merupakan logam campuran yang mengandung tembaga (Cu) sebagai komponen utamanya dengan jenis logam lain seperti timah (Sn). Selain dengan timah logam lain yang dapat dicampurkan yaitu mangan (Mn), aluminium (Al), fosfor (P), atau silikon (Si).
d. Kuningan
Kuningan merupakan logam paduan antara tembaga (Cu) dan seng (Zn). Perbandingan antara tembaga dan seng beragam, tergantung dengan karakteristik kuningan yang ingin dihasilkan
4. Tulang dan Gigi
SIFAT ZAT DAN HUBUNGANNYA DENGAN PARTIKEL PENYUSUN DAN STRUKTURNYA
SIFAT KIMIA�