PETA INdONESIA
Batas utara …. ºLU
Batas selatan 11 ºLS
Batas barat …. ºBT
Batas timur ….. ºBT
Welcome!!
Lokasi?
Lokasi merupakan letak objek di permukaan bumi
Lokasi dibedakan
menjadi lokasi absolut dan lokasi relatif
Lokasi absolut merupakan letak yang bersifat tetap
terhadap sistem koordinat
Lokasi relatif merupakan letak tempat yang dapat berubah
Karena keadaan di sekitarnya
Kondisi Wilayah Indonesia
Indonesia adalah negara terluas di Asia Tenggara dengan luas daratan sebesar 1.910.932,37 km2 dan luas lautan mencapai 5,8 juta km2 (Kemenko Maritim, 2019).
Letak Geografis
Keuntungan Letak Geografis
2. Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional
3. Memiliki keberagaman kebudayaan
Letak astronomis merupakan posisi suatu tempat yang didasarkan pada garis lintang dan bujur
Indonesia memiliki letak astronomis
6ºLU–11ºLS dan 95ºBT–141ºBT.
Dampak letak ini menyebabkan perbedaan waktu sehingga terdapat tiga pembagian zona waktu di Indonesia
Garis bujur merupakan garis khayal yang
melingkari bumi secara vertikal serta
menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan
Garis lintang merupakan garis khayal yang melingkari bumi secara horizontal
Zona waktu ini berdasarkan garis meridian pangkal 105ºBT. Wilayah zona waktu ini mencakup provinsi di Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
Zona waktu ini didasarkan pada meridian pangkal 120ºBT. Cakupan wilayahnya meliputi Provinsi
Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa
Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur
(NTT), dan provinsi-provinsi di Pulau Sulawesi.
Zona waktu yang didasarkan pada meridian pangkal 135ºBT. Wilayah zona waktu ini mencakup provinsi di Pulau Papua dan Maluku.
Cuaca dan Iklim
Cuaca merupakan kondisi rata-rata udara di
suatu wilayah yang relatif sempit dan dalam
waktu yang singkat
Contoh dari cuaca yaitu: di Kabupaten Bantul pagi ini mencapai 24 oC, kemarin Kabupaten Berastagi diguyur hujan deras, sore ini terjadi hujan
lebat disertai angin di Kabupaten Bogor dengan arah angin dari selatan dan kecepatan mencapai 25 km/jam.
iklim merupakan kondisi cuaca rata-rata tahunan
pada wilayah dengan cakupan yang luas
Contoh iklim yaitu: Indonesia beriklim tropis, pada tahun 2017 suhu udara rata-rata di Yogyakarta yaitu
26,05 ºC, dan rata-rata curah hujan terjadi pada
bulan November sebanyak 692,50 mm3.
Indonesia memiliki iklim tropis yang terdiri dari dua musim yaitu musim hujan dan kemarau. Musim hujan biasa terjadi antara Oktober- Maret, sedangkan musim kemarau terjadi antara bulan April-September.
Arus angin yang banyak mengandung uap air bergerak dari Samudra Pasifik melewati Laut Cina Selatan menyebabkan musim hujan di Indonesia terutama wilayah bagian barat. Semakin ke timur curah hujan
semakin rendah karena hujan telah banyak jatuh dan menguap di bagian barat
Pengaruh Iklim
Penyinaran matahari
Suhu
Kelembaban
Angin
Curah Hujan
Lamanya penyinaran
matahari dapat memengaruhi fotosintesis tanaman
dan dapat meningkatkan
suhu udara
Suhu merupakan derajat panas atau dingin yang diukur dengan skala
tertentu. Pengaruh suhu terhadap tanaman yaitu mengurangi kadar
air sehingga cenderung menjadi kering
Angin adalah pergerakan alami udara yang sejajar dengan permukaan bumi. Faktor terjadinya angin yaitu perbedaan tekanan atmosfer dari satu tempat dengan tempat lainnya. Pengaruh angin terhadap tanaman yaitu membantu proses penyerbukan secara alami, mengurangi kadar air
Kelembaban udara adalah kemampuan udara dalam mengandung
uap air. Tingkat kelembaban
udara dipengaruhi kandungan
jumlah uap air dalam udara. Pengaruh kelembaban udara terhadap tanaman yaitu membatasi hilangnya air
Curah hujan merupakan intensitas air hujan yang jatuh ke
permukaan bumi akibat
kondensasi selama periode
waktu tertentu. Pengaruh hujan
terhadap tanaman yaitu dapat meningkatkan kadar air dan mengikis tanah
�Kondisi Geologis�
Letak geologis adalah posisi suatu wilayah yang didasarkan pada struktur
geologi atau susunan batuan di sekitarnya.
Secara geologis, Indonesia dilalui dua jalur pegunungan dunia yaitu Pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Letak tersebut menyebabkan Indonesia memiliki banyak gunung api
aktif. Jalur pegunungan di Indonesia membentang dari ujung utara Sumatra memanjang melalui
pantai barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, dan Halmahera.
Jumlah gunung aktif di Indonesia sebanyak 127 gunung api
Aktivitas vulkanik yang intens di Indonesia terjadi karena tiga lempeng dunia. Lempeng Eurasia di sebelah utara, Lempeng Indo-Australia di sebelah selatan dan lempeng Pasifik di sebelah timur. Pertemuan lempeng
tektonik dapat menyebabkan patahan, retakan, dan kerusakan pada kerak bumi yang memungkinkan magma mengalir ke permukaan bumi dan terbentuk gunung api. Aktivitas ketiga lempeng tersebut juga membuat
Indonesia menjadi wilayah yang rawan terjadi gempa bumi.
Bagian barat Indonesia terdiri dari
lempeng berasal dari negara Asia sehingga memiliki kesamaan dengan jenis flora dan fauna di Asia
Memiliki sumber daya mineral beragam seperti gas alam, minyak bumi, dan berbagai jenis batuan
Tanah menjadi subur terutama di kawasan dekat gunung karena banyak unsur hara
Dampak positif letak Geologis Indonesia