1 of 55

Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi

BAB

3

2 of 55

PETA KONSEP

3 of 55

Tujuan Pembelajaran

Dengan mempelajari bab ini, Anda diharapkan mampu:

• menjelaskan pengertian dan teori pertumbuhan ekonomi ;

• mendeskripsikan cara mengukur pertumbuhan ekonomi;

• menjelaskan pengertian pembangunan ekonomi;

• menganalisis perbedaan pembangunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi;

• menjelaskan perencanaan pembangunan ekonomi;

• menjelaskan faktorfaktor yang memengaruhi pembangunan ekonomi;

• menganalisis permasalahan pembangunan ekonomi di negara berkembang; dan

• mendeskripsikan kebijakan dan strategi pembangunan serta indikator keberhasilannya.

4 of 55

5 of 55

Pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan kapasitas produksi barang dan jasa suatu negara dalam jangka waktu tertentu, yang diukur dari peningkatan Produk Domestik Bruto/PDB.

Suasana di pabrik yang memproduksi garmen.

Pertumbuhan ekonomi dikatakan meningkat bila kenaikan Produk Domestik

Bruto pada suatu periode lebih besar dibanding periode sebelumnya

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

1. Pengertian Pertumbuhan Ekonomi

6 of 55

Friedrich List

a. Teori pertumbuhan ekonomi historis

  1. Pertumbuhan ekonomi menurut Friedrich List (1789-1846)
  2. Tahap berburu
  3. Tahap beternak
  4. Tahap bertani
  5. Tahap kombinasi bertani dan kerajinan
  6. Tahap kombinasi bertani, kerajinan, dan

perdagangan

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

2. Teori Pertumbuhan Ekonomi

7 of 55

Bruno Hildebrand

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

  1. Pertumbuhan ekonomi

menurut Bruno Hildebrand (1812-1878)

  1. Perekonomian barter
  2. Perekonomian uang
  3. Perekonomian kredit

8 of 55

Karl Bucher

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

3) Pertumbuhan ekonomi

menurut Karl Bucher (1847-1930)

  1. Rumah tangga tertutup
  2. Rumah tangga kota
  3. Rumah tangga bangsa
  4. Rumah tangga dunia

9 of 55

Werner Sombart

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

4) Pertumbuhan ekonomi

menurut Werner Sombart (1863 – 1941)

  1. Masa perekonomian tertutup
  2. Masa perekonomian kerajinan

dan pertukaran

  1. Masa perekonomian kapitalis

10 of 55

Walt Whitman Rostow

5) Pertumbuhan ekonomi menurut

Walt Whitman Rostow

  1. Perekonomian Tradisional (The Traditional Society).
  2. Perekonomian Transisi (The Precondition for Take Off).
  3. Perekonomian Lepas Landas (The Take Off)
  4. Perekonomian Menuju Kedewasaan (The Drive to Maturity).
  5. Perekonomian dengan Tingkat Konsumsi yang Tinggi (The Age of High Mass Consumption).

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

11 of 55

Pokok-pokok pikiran ekonomi klasik mengenai tatanan ekonomi masyarakat adalah sebagai berikut.

  1. Kebijakan pasar bebas, setiap individu maupun unit-unit usaha harus diberi kebebasan dalam menjalankan kegiatan ekonomi.
  2. Kegiatan ekonomi yang didasarkan mekanisme pasar akan lebih efektif tanpa campur tangan pemerintah.
  3. Nilai dan harga barang, tingkat upah, tingkat sewa tanah, dan laba ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran.

Pertumbuhan ekonomi menurut Adam Smith

  1. Pertumbuhan produksi ditentukan sumber daya alam, sumber daya manusia (penduduk), dan sumber modal.
  2. Pertumbuhan penduduk menurut Adam Smith akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Adam Smith

b. Teori pertumbuhan ekonomi klasik

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

12 of 55

Pertumbuhan ekonomi menurut Adam Smith

  1. Pertumbuhan produksi ditentukan sumber daya alam, sumber daya manusia (penduduk), dan sumber modal.
  2. Pertumbuhan penduduk menurut Adam Smith akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Adam Smith

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

1) Pertumbuhan ekonomi menurut Adam Smith (1723 –1790)

  1. Pertumbuhan produksi ditentukan sumber daya alam, sumber daya manusia (penduduk), dan sumber modal.
  2. Pertumbuhan penduduk menurut Adam Smith akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

13 of 55

2) Pertumbuhan ekonomi menurut David Ricardo (1772-1823)

  1. Jumlah sumber daya alam terbatas.
  2. Tenaga kerja bertambah atau berkurang tergantung dari pemberian upah. Apabila upah yang diberikan melebihi tingkat upah alamiah atau minimal, tenaga kerja akan bertambah, dan sebaliknya jika upah yang diberikan sama dengan upah alami atau dibawah upah alami, tenaga kerja akan berkurang.
  3. Akumulasi modal terjadi jika keuntungan yang didapat pemilik modal melebih keuntungan minimal.
  4. Kemajuan teknologi terjadi sepanjang masa.
  5. Peranan sektor pertanian sangat dominan.

David Ricardo

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

14 of 55

  1. Pertumbuhan ekonomi menurut Harrod (1939)- Domar (1947)
  2. Barang modal telah digunakan secara penuh.
  3. Besarnya tabungan proporsional dengan

fluktuasi pendapatan nasional.

  1. Perbandingan antara modal dan hasil produksi

(capital output ratio) adalah tetap.

  1. Perekonomian hanya terdiri dari dua sektor

yakni rumah tangga dan perusahaan

(perekonomian tertutup).

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

c. Teori pertumbuhan ekonomi Neoklasik

15 of 55

Solow

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

2) Pertumbuhan ekonomi menurut Solow-Swan

Perekonomian berada pada tingkat penggunaan tenaga kerja penuh (full employment) dan tingkat pencapaian guna penuh (full utilitization) dari faktor-faktor produksinya. Artinya, perekonomian akan terus berkembang tergantung ketersediaan faktor-faktor di atas.

16 of 55

Schumpeter

A.

Pengertian dan teori Pertumbuhan Ekonomi

3) Pertumbuhan ekonomi menurut Joseph Schumpeter

Schumpeter menekankan peranan

pengusaha atau wirausahawan sangat

penting dalam memengaruhi pertumbuhan

ekonomi.

17 of 55

Perhitungannya dilakukan dengan rumus sebagai berikut.

PE = PDB th ini – PDB th sebelumnya

PDB th sebelumnya

Salah satu hasil produksi unggulan Indonesia adalah tekstil. Suatu perekonomian

dikatakan bertumbuh bila jumlah produksi dan jasanya meningkat.

B.

Cara Mengukur Pertumbuhan Ekonomi

X 100 %

18 of 55

Perbedaan PDB Nominal & PDB Riil

19 of 55

Deflator PDB

  • Deflator PDB adalah indeks harga yang mengukur perubahan harga rata-rata semua barang dan jasa akhir, yang diproduksi di dalam negeri suatu perekonomian dalam periode waktu tertentu, digunakan untuk mengubah PDB nominal menjadi PDB riil guna mengukur inflasi atau deflasi secara akurat. 

20 of 55

Deflator PDB

  • Deflator PDB mengukur perubahan harga dari semua barang dan jasa yang diproduksi di dalam negeri dengan membandingkan PDB nominal (yang dipengaruhi inflasi) dengan PDB riil (yang disesuaikan dengan inflasi). 
  • Rumus Deflator PDB:

Deflator PDB = (PDB Nominal / PDB Riil) x 100 %

21 of 55

Tambahan :

  • Inflasi bisa dihitung dengan deflator PDB karena deflator PDB secara khusus mengukur tingkat perubahan harga semua barang dan jasa akhir yang diproduksi di suatu negara, sehingga memberikan gambaran inflasi di seluruh perekonomian. 
  • Rumus Inflasi :

In = Df th ini – Df th sebelumnya

Df th sebelumnya

X 100 %

Atau In = df th ini - 1 x100%

df th sebelumnya

22 of 55

Contoh Soal

  1. Jika PDB riil Indonesia tahun 2022 sebesar Rp 5.000 triliun dan pada tahun 2023 sebesar Rp 5.300 triliun, hitunglah laju pertumbuhan ekonomi tahun 2023!

  • PDB nominal tahun 2021 sebesar Rp 14.000 triliun dan tahun 2022 naik menjadi Rp 15.400 triliun. Berapakah pertumbuhan ekonomi nominalnya?

23 of 55

3. Berikut data PDB Indonesia (triliun rupiah):

Tahun

PDB Nominal

PDB Riil

2021

13.000

11.000

2022

14.300

11.800

2023

15.600

12.500

Hitunglah:�a) Pertumbuhan ekonomi riil tahun 2022 dan 2023.�b) Inflasi tahun 2023 (gunakan deflator PDB).�c) Jelaskan apakah kenaikan PDB nominal selalu berarti pertumbuhan ekonomi yang baik!

24 of 55

Menurut Michael P. Todaro pembangunan harus dipahami sebagai suatu proses multi-dimensi yang melibatkan perubahan besar dalam struktur sosial, sikap populer dan lembaga rasional percepatan pertumbuhan ekonomi,pengurangan kesenjangan dan pemberantasan kemiskinan absolut.

Menurut Prof. Denis Goulet, ada tiga nilai inti pembangunan yang akan membuat hidup lebih baik. Nilai inti itu adalah rezeki, harga diri dan kebebasan.

C.

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Permukiman liar yang terletak di pinggir kali ini merupakan salah satu faktor dari pembangunan ekonomi yang tidak merata

25 of 55

Sedangkan menurut Profesor Dudley Seers bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi ditentukan oleh jawaban atas tiga pertanyaan berikut.

  1. Apakah pembangunan itu telah mengurangi kemiskinan?
  2. Apakah yang dilakukan terhadap pengangguran?
  3. Apakah yang dilakukan terhadap kesenjangan?

Profesor Dudley Seers

C.

Pengertian Pembangunan Ekonomi

26 of 55

Pembangunan ekonomi (economic development) adalah pertumbuhan ekonomi yang diikuti perubahan-perubahan dalam struktur ekonomi dan corak kegiatan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi (economic growth) adalah suatu kondisi yang memungkinkan terjadinya peningkatan produk domestik bruto/PDB dari suatu negara atau daerah. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi.

D.

Perbedaan Pembangunan Ekonomi dan Pertumbuhan Ekonomi

27 of 55

Perbedaan Pertumbuhan & Pembangunanan Ekonomi

28 of 55

Perbedaan Pertumbuhan & Pembangunanan Ekonomi

29 of 55

Pengertian Perencanaan Pembangunan Ekonomi

Ada beberapa pemdapat para ahli mengenai pengertian perencanaan pembangunan, antara lain:

  1. Lionel Robbins mendefinisikannya sebagai control atau penekanan bersama atas kegiatan produksi dan tukar menukar pribadi.
  2. Menurut F. A. Hayek perencanaan pembangunan ekonomi adalah arah aktivitas produksi oleh sebuah otoritas sentral.
  3. Hugh Dalton berpendapat secara luas mengenai hal tersebut, arah tujuan yang sengaja ditentukan oleh orang-orang yang bertanggung jawab atas sumber daya kegiatan ekonomi.

Lionel Robbins

E.

Perencanaan Pembangunan Ekonomi

30 of 55

Faktor yang dipandang oleh ahli ekonomi sebagai hal-hal yang memengaruhi pembangunan ekonomi.

  1. Tanah dan kekayaan alam
  2. Kuantitas dan kualitas penduduk dan tenaga kerja
  3. Kepemilikan barang modal dan penguasaan

teknologi

4. Sistem sosial dan sikap masyarakat

F.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi

Kepadatan penduduk kota Jakarta semakin

meningkat seiring dengan meningkatnya penduduk

desa yang ingin bekerja di Ibu kota.

31 of 55

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi

32 of 55

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi

33 of 55

  1. Rendahnya tingkat kehidupan (Low Level of Living).
  2. Tingginya pertambahan penduduk (High Rates of Population Growth).
  3. Tingginya tingkat pengangguran (High Rates of Unemployment).
  4. Pasar dan informasi yang tidak sempurna.

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang perekonomiannya

banyak tergantung dari sektor pertanian.

G.

Permasalahan Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang

34 of 55

  1. Ketergantungan yang besar dan kerentanan dalam hubungan internasional (Dominance, Dependence, and Vulnerability in International Relation).
  2. Rendahnya tingkat produktivitas (Low level of Production).
  3. Ketergantungan pada sektor pertanian-primer (Substantial Dependence on Agricultural-Primary Production).

G.

Permasalahan Pembangunan Ekonomi di Negara Berkembang

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang perekonomiannya

banyak tergantung dari sektor pertanian.

35 of 55

Perhatikan Video berikut ini

  • PHK dan pengangguran meningkat
  • Harian Kompas, 3 Juni 2025

https://www.youtube.com/watch?v=n0Tmuf-RnrY&t

36 of 55

Perhatikan Video berikut ini

  • Sinyal Ekonomi Indonesia Makin Lesu
  • Kompas TV Jawa Timur, 1 Agustus 2025

https://www.youtube.com/watch?v=M2A5ss5KHLk

37 of 55

H.

Permasalahan Pembangunan Ekonomi di Indonesia

2. Kualitas Sumber Daya Manusia dan Pengangguran

  • Pengangguran: 
  • Tingginya angka pengangguran terbuka maupun terselubung (pekerja yang tidak produktif) karena rendahnya kualitas pendidikan dan kurangnya lapangan kerja formal. 
  • Keterbatasan SDM: 
  • Keterampilan dan pengetahuan tenaga kerja yang masih terbatas untuk mendukung industrialisasi dan inovasi. 

1. Kemiskinan dan Kesenjangan Pendapatan/Wilayah

  • Kemiskinan: 
  • Kesejahteraan masyarakat yang masih rendah, dibuktikan dengan rendahnya pendapatan per kapita, menyebabkan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar. 
  • Ketimpangan Ekonomi: 
  • Distribusi kekayaan dan pendapatan yang tidak merata antarindividu dan kelompok, serta kesenjangan pembangunan antarwilayah (kota/desa, Jawa/luar Jawa) yang menciptakan ketidakpuasan sosial dan politik. 

38 of 55

H.

Permasalahan Pembangunan Ekonomi di Indonesia

4. Inflasi dan Ketidakstabilan Harga 

Inflasi: Kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang mengurangi daya beli masyarakat dan dapat mengganggu stabilitas ekonomi.

3. Keterbatasan Infrastruktur 

Kesenjangan Infrastruktur: Ketersediaan dan kualitas infrastruktur (jalan, listrik, air) yang belum merata, menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas barang.

39 of 55

H.

Permasalahan Pembangunan Ekonomi di Indonesia

6. Masalah Keuangan dan Investasi

Kekurangan Modal: 

Kesulitan dalam mendapatkan modal kerja dan investasi yang diperlukan untuk memulai dan menjalankan usaha. 

Utang Luar Negeri: 

Beban utang luar negeri yang terus meningkat dapat membebani anggaran negara. 

5. Industrialisasi dan Produktivitas

Ketergantungan Sektor Primer: 

Perekonomian masih sangat bergantung pada sektor pertanian primer, yang memiliki produktivitas rendah dan rentan terhadap gejolak pasar. 

Ketidakmampuan Industrial: 

Tantangan untuk mengembangkan sektor industri yang lebih maju, yang membutuhkan modal, teknologi, dan kualitas SDM yang lebih baik. 

40 of 55

Perhatikan Video berikut ini

  • Visi Indonesia Emas 2045
  • Video 4 Juli 2023

https://www.youtube.com/watch?v=PX2BHNylSkE

41 of 55

Perhatikan video youtube berikut ini

  • 15 Proyek Raksasa Presiden Prabowo
  • Video per 16 Februari 2025

https://www.youtube.com/watch?v=1ySbwgZoUZI

42 of 55

  1. Visi Indonesia 2025–2045

Visi : NKRI yang Bersatu, berdaulat, maju dan berkelanjutan.

Dalam mewujudkan impian tersebut disusun Visi Indonesia Tahun 2045 dengan 4 (empat) pilar, yaitu:

(1) Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu

Pengetahuan dan Teknologi,

(2) Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan,

(3) Pemerataan Pembangunan,

(4) Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan.

Perkembangan perekonomian di kotakota besar, seperti Jakarta, adalah salah satu hasil dari strategi pembangunan nasional.

I.

Kebijakan dan Strategi Pembangunan

43 of 55

I.

Kebijakan dan Strategi Pembangunan

b. 4 Pilar Pembangunan Indonesia 2045

44 of 55

Tahap 1 (2025-2029)

Penguatan Transformasi

c. Tahapan Pembangunan RPJPN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045)

I.

Kebijakan dan Strategi Pembangunan

Transformasi Sosial

Transformasi Ekonomi

Transformasi Tata Kelola

Penuntasan pemenuhan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial, serta peningkatan kualitas SDM untuk membentuk manusia produktif

Hilirisasi SDA unggulan, peningkatan kapasitas riset inovasi dan produktivitas tenaga kerja, penerapan ekonomi hijau, pemenuhan akses digital di seluruh wilayah Indonesia, pembangunan perkotaan dan pusat-pusat pertumbuhan utamanya di luar pulau Jawa

Kelembagaan yang tepat fungsi, penyempurnaan fondasi penataan regulasi, pembentukan dan penguatan lembaga tunggal pengelola regulasi, peningkatan kualitas ASN berbasis merit, kebijakan pembangunan berbasis bukti, penerapan menajemen risiko perencanaan dan pengendalian pembangunan, peningkatan pelayanan publik berbasis teknologi informasi, serta penguatan kapasitas masyarakat sipil

45 of 55

Tahap 2 (2030-2034)

Akselerasi Transformasi

I.

Kebijakan dan Strategi Pembangunan

Transformasi Sosial

Transformasi Ekonomi

Transformasi Tata Kelola

Penguatan pembangunan manusia yang inklusif dan percepatan pembangunan SDM Berkualitas

Percepatan peningkatan produktivitas secara masif, penguatan dan perluasan pusat-pusat pertumbuhan serta optimalisasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru

Kelembagaan Kolaboratif, SDM ASN sejahtera, proporsional dan kompeten, penyederhanaan regulasi berbasis TI, partai politik yang modern dan mandiri, serta masyarakat sipil yang partisipatif

46 of 55

Tahap 3 (2035-2039)

Ekspansi Global

I.

Kebijakan dan Strategi Pembangunan

Transformasi Sosial

Transformasi Ekonomi

Transformasi Tata Kelola

Penguatan daya saing SDM dan keberlanjutan kesejahteraan

Economic power house dengan jaringan rantai nilai global dan domestik, serta ekspor yang kokoh

Kelembagaan yang adaptif, SDM ASN yang kompetitif, partai politik yang modern dan mandiri, pembentukan dan evaluasi regulasi berbasi TI, dan masyarakat sipil yang mandiri

47 of 55

Tahap 4 (2040-2045)

Perwujudan Indonesia Emas

I.

Kebijakan dan Strategi Pembangunan

Transformasi Sosial

Transformasi Ekonomi

Transformasi Tata Kelola

Manusia Indonesia yang sejahtera, adaptif, berakhlak mulia, berbudaya maju, unggul, dan berdaya saing

Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi dan poros maritim dunia

Regulasi dan tata kelola yang berintegritas dan adaptif

48 of 55

Ada tiga indikator utama mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi. Ketiga indikator itu adalah indikator moneter, indikator nonmoneter, dan indikator campuran.

J.

Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi

  1. Indikator moneter meliputi pendapatan per kapita dan indikator kesejahteraan ekonomi bersih atau Net Economic Welfare (NEC).
  1. Indikator nonmoneter diambil dari beberapa hal pokok yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Indikator nonmoneter meliputi indikator sosial dan indeks kualitas hidup.

49 of 55

  1. Indikator campuran mencakup Indikator Susenas Inti dan Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index).

Selain indikator-indikator di atas, garis kemiskinan (poverty line) dan kebutuhan dasar minimum (basic minimum needs) juga digunakan sebagai indikator pembangunan.

J.

Indikator Keberhasilan Ekonomi

50 of 55

J.

Indikator Keberhasilan Ekonomi

51 of 55

J.

Indikator Keberhasilan Ekonomi

52 of 55

J.

Indikator Keberhasilan Ekonomi

53 of 55

Klasifikasi IPM (Indek Pembangunan Manusia) �menurut Badan Pusat Stastistik :

  1. Rendah: IPM kurang dari 60.
  2. Sedang: IPM antara 60 – 70.
  3. Tinggi: IPM antara 70 -80
  4. Sangat Tinggi: IPM 80 atau lebih. 

54 of 55

TUGAS KELOMPOK

  1. Murid bekerja dalam kelompok (1 kelompok 4-5 orang)untuk merancang "solusi inovatif" untuk masalah Pembangunan di Indonesia.

  • Masalah Pembangunan: ketenagakerjaan/pengangguran, kemiskinan, kesehatan, pendidikan, ketimpangan pendapatan, keterbatasan/ketidakmerataan infrastruktur, inflasi dan ketidakstabilan harga, keuangan dan investasi.

  • Hal yang diungkap : pengertian, permasalahan yang dihadapi dan dikuatkan data terbaru, solusi yang sudah dilakukan pemerintah, solusi inovatif siswa

  • Membuat diferensiasi produk: hasil proyek bisa berupa presentasi, poster digital, infografik, video pendek, mind map, dsbg.

55 of 55

  • Kelompok 1 : Farea, Vina, Zarith, mandala, Zidane

- Keuangan dan investasi, pengangguran, kemiskinan, keterbatasan infrastruktur

  • Kelompok 2 : Raffa, Ridwan, Wisnu, Davina, Anin

- Pendidikan, Kesehatan, Ketimpangan pendapatan, Inflasi dan ketidakstabilan harga