1 of 10

James Coleman

​

Kelompok 2

Muh Khusnul

Suslitiawati

Safira Sapri

2 of 10

    • James Coleman

James Samuel Coleman Lahir pada tanggal 12 Mei 1926 di Bedford, Indiana, Amerika. James S. Coleman Menerima gelar Bachelor of Science dari Universitas Purdue pada tahun 1949, masuk ke Universitas colombia pada tahun 1951, dan menerima gelar Ph.D dari Universitas Columbia tahun 1995. Lalu Kemudian dia menjadi asisten profesor di Universitas Chicago.

Di tahun yang sama juga dia menjadi penulis junior bersama S.M Lipset dangdut Martin A. Trow. Awal karir menulis James Coleman, diawali dengan studi dalam sejarah sosiologi industri, dimana dia menerbitkan sebuah karya yang berjudul Union democracy yang dibantu Lipset.

3 of 10

Kemudian dia mengalihkan studi tentang pemuda dan pendidikan, dengan hasil puncaknya yaitu laporan pemerintah Federal (Coleman report), Yaitu sebuah kebijakan untuk pengangkutan anak sekolah dengan bus sebagai metode untuk mencapai persamaan hak menurut ras di Amerika. Lalu di tahun-tahun berikutnya barulah Coleman beralih ke teori sosiologi terutama pilihan rasional dengan diterbitkannya foundation of social Theory Tahun 1990, dan mendirikan jurnal rationality and society tahun 1989.

Coleman Banyak dipengaruhi oleh Robert K . Merton, terutama dalam kuliahnya tentang durkheim dan faktor sosial sebagai penentu perilaku individu. James Coleman juga dipengaruhi oleh Paul Lazars Feld, Yaitu tentang metode kuantitas. James coliman meninggal pada tanggal 25 Maret 1995 di Chicago, Amerika serikat.

Selanjutnya Coleman mengalihkan perhatiannya dari kehidupan praktis ke suasana murni sosiologi matematika, terutama Introduction to Mathematical Sociology (1964) dan The Mathematics of Chollective Action (1973).di tahun-tahun kemudian Coleman beralih ke teori sosiologi terutama teori pilihan rasional dengan diterbitkannya buku Foundations of Social Theory (1990) dan tahun 1989 menerbitkan jurnal Rationalityand Society. kumpulan karya yang diterbitkan dalam jurnal ini mencerminkan keanekaragaman yang hampir tak dapat dipercaya dan itu belum termasuk bahasa ringkas 28 buah buku dan 301 artikel yang tercatat diringkas oleh Coleman.

4 of 10

Teori Pilihan Rasional James Coleman

Teori Pilihan Rasional Coleman menekankan bahwa seorang individu melakukan sebuah tindakan yang mana tindakan tersebut akan memanfaatkan sumber daya yang dia miliki untuk mencapai sebuah tujuan. Artinya, tindakan seseorang itu merupakan tindakan purposif atau bertujuan.

Menurut Coleman, fokus sosiologi adalah pada sistem sosial, di mana faktor internal, terutama individu, harus menjelaskan fenomena makro. Pemusatkan perhatian pada individu dilakukan untuk intervensi guna menciptakan perubahan sosial. Oleh karena itu, inti perspektif Coleman adalah bahwa teori sosial tidak hanya akademis, tetapi juga harus memiliki dampak nyata pada kehidupan sosial melalui intervensi tersebut. Analisisnya juga mencakup fenomena pada tingkat mikro, di mana interaksi individu dianggap sebagai hasil dari fenomena sistem yang muncul tanpa disengaja atau diprediksi oleh individu.

5 of 10

Teori pilihan rasional yang diusulkan oleh Coleman dapat diidentifikasi melalui keyakinannya bahwa tindakan individual secara jelas menuju suatu tujuan, dan tujuan tersebut dipengaruhi oleh nilai atau preferensi (pilihan) individu. Menurut Coleman, pemahaman yang tepat tentang aktor rasional, yang merujuk pada pandangan ekonomi di mana aktor memilih tindakan untuk memaksimalkan kegunaan, keinginan, dan kebutuhan mereka, merupakan aspek kunci dari teorinya. Unsur-unsur utama dalam teori Coleman melibatkan aktor dan sumber daya.

Sumber daya merujuk pada segala potensi yang ada atau dimiliki, termasuk sumber daya alam yang telah tersedia atau potensi alam yang dimiliki, serta sumber daya manusia yang mencakup potensi yang terdapat dalam diri seseorang. Sementara itu, aktor adalah individu yang melakukan suatu tindakan, dan dalam konteks ini, aktor merupakan orang yang dapat efektif memanfaatkan sumber daya.

Aktor didefinisikan sebagai individu dengan tujuan, dan mereka membuat pilihan berdasarkan nilai dasar yang dipertimbangkan secara mendalam berdasarkan kesadaran mereka. Selain itu, aktor menggunakan kekuatan untuk menentukan pilihan dan tindakan sesuai keinginan mereka. Sumber daya, dalam konteks ini, merujuk pada kontrol dan kepentingan yang dimiliki oleh aktor, serta sesuatu yang dapat dikendalikan oleh mereka.

6 of 10

Teori pilihan rasional menyoroti bahwa aktor, yang dapat berupa individu atau negara, menjadi elemen kunci dalam pelaksanaan tindakan. Dalam konteks ini, aktor bertindak untuk mencapai kepentingan mereka dan berupaya memaksimalkan keuntungan dengan mengambil atau memilih opsi yang dianggap dapat menghasilkan hasil yang diinginkan.

Teori pilihan rasional berfungsi sebagai instrumen untuk menerapkan pemikiran logis dan rasional dalam pengambilan keputusan. Sebagaimana dilakukan oleh petani miskin yang memilih pilihan yang dianggap paling sesuai dengan akal untuk menjaga kelangsungan hidup dan melanjutkan kehidupan mereka. Strategi atau langkah yang diambil telah dipertimbangkan sebelumnya, menghasilkan keputusan yang dianggap sangat rasional.

Setiap tindakan individu tentu tidak dilakukan tanpa alasan, termasuk petani miskin di Desa Kaligede Kecamatan Senori Kabupaten Tuban, yang pasti memiliki alasan khusus dalam memilih strategi bertahan hidup. Dalam pandangan Coleman mengenai teori pilihan rasional, tindakan seseorang melibatkan pemanfaatan barang atau sumber daya untuk mencapai tujuan mereka. Inti dari teori ini terdiri dari dua elemen, yaitu aktor (dalam hal ini, petani miskin) dan sumber daya (disebutkan sebagai lahan pertanian). Meskipun demikian, petani miskin juga mengandalkan sumber daya lain, seperti hutan, sebagai bagian dari strategi bertahan hidup mereka.

7 of 10

Coleman juga menguraikan bagaimana interaksi antara pelaku dan sumber daya mencapai tingkat sistem sosial. Sistem sosial memiliki dasar minimal dalam tindakan dua pelaku, di mana setiap pelaku mengontrol sumber daya yang menarik perhatian pihak lain. Pelaku selalu memiliki tujuan, dan setiapnya bertujuan untuk maksimalkan pengejawantahan kepentingannya, menciptakan saling ketergantungan melalui tindakan mereka.

Dalam kehidupan nyata, Coleman mengakui bahwa perilaku individu tidak selalu sesuai dengan logika atau rasionalitas. Namun, dalam konteks ini, tidak masalah apakah seorang aktor bertindak sesuai dengan ekspektasi rasional atau melenceng dari norma yang diamati. Tindakan rasional individu kemudian dianalisis dengan fokus pada hubungan mikro-makro dan dampaknya terhadap perilaku sistem sosial. Teori pilihan rasional berasal dari tujuan atau niat aktor, namun, dalam teori ini, dua faktor utama yang memengaruhi tindakan diidentifikasi. Pertama, ada keterbatasan sumber daya; aktor dengan sumber daya yang lebih besar cenderung lebih mudah mencapai tujuan mereka. Ini terkait dengan biaya sebagai pemaksa utama. Kedua, tindakan individu aktor, yang di sini merujuk pada lembaga sosial.

8 of 10

Karya James Coleman

James Coleman adalah seorang seniman visual asal Amerika. Beberapa karyanya melibatkan instalasi multimedia, fotografi, dan lukisan. Beberapa karya terkenalnya termasuk "Box" dan" Untitled (Crying Wall)".Karyanya sering mencerminkan eksplorasi konsep identitas dan pengalaman manusia.

Selain itu, Coleman juga dikenal dengan karyanya yang melibatkan proyek-proyek audiovisual yang kompleks, seperti "Untitled (Panorama)" yang menggabungkan elemen-elemen suara dan gambar bergerak untuk menciptakan pengalaman sensorial yang mendalam. Karyanya sering kali mengeksplorasi hubungan antara realitas dan representasi, menciptakan naratif yang kompleks dan mendalam dalam karyanya.

9 of 10

Sebagai seniman visual yang berpengaruh, James Coleman memiliki sejumlah karya yang mencakup berbagai medium. Beberapa karya terkenalnya melibatkan:

​

1. "Box": Sebuah instalasi multimedia yang menciptakan pengalaman sensorial dengan menggabungkan elemen suara dan visual.

2. "Untitled (Crying Wall)": Lukisan atau instalasi yang mungkin mengeksplorasi tema emosional atau konsep identitas.

3. "Untitled (Panorama)": Sebuah proyek audiovisual kompleks yang menggabungkan elemen suara dan gambar bergerak, menciptakan naratif mendalam.

4. "Untitled (Balloon)": Karya fotografi yang mungkin melibatkan manipulasi citra untuk menciptakan efek emosional atau makna tambahan.

5. "Untitled (Red Wall)": Karya fotografi lainnya yang menunjukkan penggunaan warna dan komposisi yang khas dalam karyanya.

6. "Charon (MIT Project)": Sebuah karya yang melibatkan video dan instalasi, menciptakan pengalaman yang menggabungkan elemen sinematik dengan seni kontemporer.

​

Setiap karya Coleman sering kali mencerminkan eksplorasi mendalamnya terhadap konsep identitas, realitas, dan representasi melalui medium seni yang beragam.

10 of 10

terimakasih