STANDARD COST
Pertemuan 7
STANDARD COST
Perusahaan perlu mendorong manajer operasi untuk mengendalikan biaya . Untuk itu perlu anggaran yang akan memberikan standar dalam mengendalikan dan mengevaluasi kinerja manajerial. Pengendalian dapat ditingkatkan dengan mengembangkan standar untuk jumlah unit sebagaimana jumlah total. Standar unit adalah dasar atau pondasi dari pembuatan anggaran fleksibel.
Dua keputusan dalam menentukan biaya standar unit atas masukan tertentu adalah :
Keputusan kuantitas merupakan standar kuantitas (quantity standard) dan keputusan penetapan harga merupakan standar harga (price standard). Biaya standar unit dapat dihitung dengan mengalikan kedua standar : Standar kuantitas X standar harga Standar ditetapkan dengan mengadu pada :
Jenis-Jenis Standard
Kegunaan Sistem Biaya standar
Tabel Pembebanan Biaya ke Produk
Standard Cost Sheet
Dengan menggunakan informasi ini, biaya standar per unit dihitung.
Tahapan membuat Standard Cost List
Hitung standar kuantitas satuan (SQ) dengan menghitung jumlah total masukan yang diperbolehkan untuk keluaran aktual.
SQ = Standar kuantitas satuan x keluaran aktual
Hitung standar jam yang diperbolehkan (SH) untuk output aktual.
SH = Standard jam satuan x keluaran aktual
Standard Cost Sheet
Analisis Varians
AP = harga aktual per unit, AQ = actual jumlah input yang digunakan, maka
Varians anggaran total = Aktual Biaya – Anggaran biaya
Varians anggaran total = (AP x AQ) – (SP x SQ)
Analisis Varians
Dari contoh di atas, bila diketahui :
Maka :
Analisis Varians
Perhitungan Varians Harga Dan Pemakaian Bahan Baku Langsung
AQ x AP
= 780.000 x Rp.400
= 312.000.000
AQ x SP
= 780.000 x Rp.320
= 249.600.000
SQ x SP
= 25x 30.000 x Rp.320
= 240.000.000
Varian harga
= 312.000-249.600
= 62.400.000
Varian pemakaian
= 249.600-240.000
= 9.600.000
Varian pemakaian
= 62.400 + 9.600
= 72.000.000
Perhitungan varians harga dan pemakaian bahan baku
MPV = (APxAQ) – (SP x AQ)
= (AP – SP) x AQ
AP = harga actual per unit
SP = harga standar per unit
AQ = jumlah aktual bahan baku langsung yang digunakan
MUV = (SPxAQ) – (SP x SQ)
= (AQ – SQ) x SP
AQ = jumlah aktual bahan baku langsung yang
digunakan
SQ = jumlah standar bahan baku langsung yang
diijinkan kan untuk keluaran aktual
SP = harga standar per unit
Perhitungan varians harga dan pemakaian bahan baku (contoh soal)
MPV = (AP – SP) x AQ
= (400-320) x 780.000
= 62.400.000 (NOK)
AP = harga actual per unit = Rp.400
SP = harga standar per unit = Rp.320
AQ = jumlah aktual bahan baku langsung yang digunakan = 780.000
MUV = (AQ – SQ) x SP
= (780.000-750.000) x 320
= 9.600.000 (NOK)
AQ = jumlah aktual bahan baku langsung yang
Digunakan = 780.000
SQ = jumlah standar bahan baku langsung yang
diijinkan kan untuk keluaran aktual = 25 x 30.000 = 750.000
SP = harga standar per unit = Rp.320
Waktu (timing)perhitungan varians
Waktu (timing)perhitungan varians
Contoh tagihan standar material
Perhitungan Varians Tenaga Kerja Langsung
AH x AR
= 325 x Rp.132.000
= 42.900.000
AH x SR
= 128.000 x Rp.320
= 41.600.000
AH x SR
= 0.01 x 30.000 x Rp.128.000
= 38.400.000
Varian harga
= 42.900.000-41.600.000
= 1.300.000
Varian pemakaian
= 41.600.000-38.400.000
= 3.200.000
Varian pemakaian
= 1.300.000 + 3.200.000
= 4.500.000
Perhitungan varians harga dan pemakaian bahan baku
LRV = (ARxAH) – (SR x AH)
= (AR – SR) x AH
AR = upah perjam aktual
SR = standar upah per jam
AH = jam kerja tenaga kerja langsung aktual yang digunakan
LEV = (AH x SR) – (SH x SR)
= (AH – SH) x SR
AH = jam kerja tenaga kerja langsung aktual yang digunakan
SH = standar jam kerja tenaga kerja langsung yang harus digunakan l
SP = standar upah per jam
Perhitungan varians harga dan pemakaian bahan baku (contoh soal)
LRV = (AR – SR) x AH
= (132.000-128.000) x 325
= Rp.1.300.000,00 (NOK)
AR = upah per jam aktual = Rp.132.000,00
SR = standar upah per jam = Rp.128.000,00
AH = jam kerja tenaga kerja langsung aktual yang digunakan = 325
LEV = (AH – SH) x SR
= (325-300) x 128.000
= Rp.3.200.000,00 (NOK)
AH = jam kerja tenaga kerja langsung aktual yang digunakan = 325
SH = standar jam kerja tenaga kerja langsung yang harus digunakan = 0.01 x 30.000= 300
SP = standar upah per jam = Rp.128.000
Assignment 7
*) berdasarkan aktivitas yang diharapkan 17.000 jam)
Selama tahun terakhir ini, hasil aktualnya sbb :
(dibeli 24 km) Rp. 5.785.920.000,00
(18.900 jam) Rp. 2.921.280.000,00
Thank You