1 of 18

KELOMPOK 1

GAS MULIA

2 of 18

Perkenalan Kelompok

Latar Belakang

Rumusan Masalah

ISI PRESENTASI

Tujuan

Pembahasan

Kesimpulan

3 of 18

Anggota kelompok:

Ahmad Azwan

Andrian Ramadhani

Dania Resti Aulia

Helmalia Putri

Winda

ANGGOTA

Ahmad Azwan

Andrian Ramadhani

Dania Resti Aulia

Helmalia Putri

Winda

4 of 18

LATAR BELAKANG

Gas Mulia adalah unsur-unsur golongan VIIIA dalam tabel periodik.Disebut mulia karena unsur-unsur ini sangat stabil(sangat sukar bereaksi).Gas ini mempunyai sifat lengai,tidak reaktif,dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain.Gas mulia juga merupakan golongan kimia yang unsur-unsurnya memiliki electron valensi luar penuh.Unsur-unsurnya adalah He(helium),Ne(neon),Ar(argon),Kr(kripton),Xe(xenon),dan Rn(radon) yang bersifat radioaktif.

5 of 18

RUMUSAN MASALAH

1.Kelimpahan unsur gas mulia

2.Sejarah gas mulia

3.Unsur-unsur gas mulia

4.Sifat fisik dan sifat kimia gas mulia

5.Proses pembuatan gas mulia

6.Kegunaan unsur gas mulia.

6 of 18

TUJUAN

Untuk mengetahui unsur-unsur dan sifat fisik dari gas mulia, serta mengetahui proses pembuatan, kegunaan dan kelimpahan gas mulia di alam.

7 of 18

PEMBAHASAN

Gas mulia adalah unsur-unsur yang terdapat dalam golongan VIIIA yang memiliki kestabilan yang sangat tinggi dan sebagian ditemukan di alam dalam bentuk monoatomik. unsur-unsur yang terdapat dalam gas mulia yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon(Ar), Kripton(Kr), Xenon (Xe), Radon (Rn). Gas-gas ini pun sangat sedikit kandungannya di bumi.

1. Kelimpahan Gas Mulia

8 of 18

Dalam udara kering maka akan ditemukan kandungan gas mulia sebagai berikut:

Helium = 0,00052 %

Neon = 0,00182 %

Argon = 0,934 %

Kripton = 0,00011 %

Xenon = 0,000008

Radon = Radioaktif

KELIMPAHAN

9 of 18

Sejarah gas mulia berawal dari penemuan Cavendish pada tahun 1785. Cavendish menemukan sebagian kecil bagian udara (kurang dari 1/2000 bagian) sama sekali tidak bereaksi walaupun sudah melibatkan gas-gas atmosfer.

Lalu pada tahun 1894, Lord Raleigh dan Sir William Ramsay berhasil memisahkan salah satu unsur gas di atmosfer (yang sekarang di kenal sebagai gas mulia) berdasarkan data spektrum. Lalu ia mencoba mereaksikan zat tersebut tetapi tidak berhasil dan akhirnya zat tersebut diberi nama argon. Dan pada tahun1895 Ramsay berhasil mengisolasi Helium, hal ini berawal dari penemuan Janssen pada tahun 1868 saat gerhana matahari total. Janssen menemukan spektrum Helium dari sinar matahari berupa garis kuning. Nama Helium sendiri merupakan saran dari Lockyer dan Frankland.

2. Sejarah Gas Mulia

10 of 18

Helium → Helios (Yunani) : matahari

Argon → Argos (Yunani) : malas

Neon → Neos (Yunani) : baru

Kripton → Kriptos (Yunani) : tersembunyi

Xenon → Xenos (Yunani) : asing

Radon → Radium

Asal-usul nama unsur gas mulia:

11 of 18

    • Helium,adalah unsur kimia yang tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert, monatomik, dan merupakan unsur pertama pada seri gas mulia dalam tabel periodik dan memiliki nomor atom 2.
    • Neon, adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ne dan nomor atom 10.
    • Argon, adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Ar dan nomor atom 18.
    • Kripton, adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Kr dan nomor atom 36.
    • Xenon adalah unsur dengan lambang kimia Xe, nomor atom 54 dan massa atom relatif 131,29; berupa gas mulia, tak berwarna, tak berbau dan tidak ada rasanya.
    • Radon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86.

3. Unsur-unsur Gas Mulia

12 of 18

4 .SIFAT GAS MULIA

SIFAT FISIK

SIFAT KIMIA

Gas mulia umumnya tidak memiliki warna, bau, atau rasa, membuatnya ideal untuk digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti lampu neon atau pengisian lampu pijar. Gas mulia memiliki titik didih dan titik beku yang relatif rendah dibandingkan dengan unsur-unsur lain dengan massa atom yang serupa.

1.Kereaktifan gas mulia sangat rendah.

2. makin besar jari-jari atom maka kereaktifan gas mulia semakin bertambah.

13 of 18

5. PEMBUATAN GAS MULIA

Gas Helium Helium (He) ditemukan terdapat dalam gas alam di Amerika Serikat. Gas helium mempunyai titik didih yang sangat rendah, yaitu -268,8 C sehingga pemisahan gas helium dari⁰gas alam dilakukan dengan cara pendinginan sampai gas alam akan mencair (sekitar -156 C) dan⁰gas helium terpisah dari gas alam. Gas Argon, Neon, Kripton, dan Xenon Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair.

14 of 18

6. KEGUNAAN GAS MULIA

Campuran helium dan oksigen digunakan sebagai udara buatan untuk para penyelam dan para pekerja lainnya yang bekerja di bawah tekanan udara tinggi.

15 of 18

KEGUNAAN

    • Neon, biasanya digunakan untuk pengisi bola lampu neon.
    • Argon, digunakan dalam las titanium pada pembuatan pesawat terbang atau roket.
    • Kripton, bersama argon digunakan sebagai pengisi lampu fluoresen bertekanan rendah.
    • Xenon, dapat digunakan dalam pembuatan lampu untuk bakterisida (pembunuh bakteri) dan pembuatan tabung elektron.
    • Radon, dapat digunakan dalam terapi kanker karena bersifat radioaktif.

16 of 18

KESIMPULAN

Sifat – sifat dari gas mulia yaitu Jari-jari atom unsur-unsur Gas Mulia dari atas ke bawah (He ke Rn) semakin besar karena bertambahnya kulit yang terisi elektron. Energi ionisasi dari atas ke bawah semakin kecil karena gaya tarik inti atom terhadap elektron terluar semakin lemah. Afinitas elektron unsur-unsur Gas mulia sangat kecil sehingga hampir mendekati nol. Titik didih unsur-unsur Gas mulia berbanding lurus dengan kenaikan massa atom.

Gas mulia memiliki banyak kegunaan, seperti helium yang dapat digunakan untuk mengisi balon udara dan radon yang digunakan sebagai terapi kanker karena bersifat radioaktif.Di alam, gas mulia berada dalam bentuk monoatomik karena bersifat tidak reaktif. Oleh karena itu, ekstraksi gas mulia umumnya menggunakan pemisahan secara fisis. Pengecualian adalah radon yang diperoleh dari peluruhan unsure radioaktif.

17 of 18

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2009. Gas Mulia. http://gas-mulia.blogspot.com/2009/10/gas-mulia.html.Anonim. 2010. Kegunaan Gas Mulia. http://www.e-dukasi.net/index.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Materi%20Pokok/view&id=369&uniq=3266.

Cotton dan Wilkinson. 1989. Kimia Anorganik Dasar. Jakarta: UI-Press

Imas,Lim. 2011. Makalah Gas Mulia. http://bicindeivonk-iimimas-chemistry.blogspot.com/2011/11/makalah-gas-mulia-iim-imas-pend-kimia.html.

Keenan, dkk. 1979. Kimia Untuk Universitas. Jakarta: Erlangga

Syahrun. 2011. Unsur-Unsur Penyusunan Atmosfer. http://sahrun.blogdetik.com/2011/05/.

https://id.wikipedia.org/wiki/Gas_mulia

Johari. 2008. Kimia 3 SMA dan MA untuk Kelas XII. Jakarta : Erlangga.

Keenan,et al. 1993. Ilmu Kimia Untuk Universitas edisi keenam jilid 2. Jakarta : Erlangga.

Oxtoby. 2001. Prinsip – Prinsip Kimia Modern Jilid 2. Jakarta : Erlangga.

Petrucci, Ralph. 1985. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern edisi keempat jilid 3. Jakarta : Erlangga.

Purba, Michael. 2006. Kimia Untuk SMA Kelas XII. Jakarta : Erlangga.

Saito, Tora. 2008. Kimia Anorganik. Tokyo : Iwanami Shoten.

Sunarya, Yayan. 2007. Mudah dan Aktif Belajar Kimia. Bandung : Setia Purna Inves.

Sutresna, Nana. 2006. Kimia Untuk Kelas XII Semester I SMA. Bandung : Grafindo Media.

Sutresna, Nana. 2007. Kimia Untuk Kelas XII SMA/MA Program IPA. Bandung : Grafindo Media.

http://gas-mulia.blogspot.com/

18 of 18

TERIMA KASIH