KELOMPOK 1
GAS MULIA
Perkenalan Kelompok
Latar Belakang
Rumusan Masalah
ISI PRESENTASI
Tujuan
Pembahasan
Kesimpulan
Anggota kelompok:
Ahmad Azwan
Andrian Ramadhani
Dania Resti Aulia
Helmalia Putri
Winda
ANGGOTA
Ahmad Azwan
Andrian Ramadhani
Dania Resti Aulia
Helmalia Putri
Winda
LATAR BELAKANG
Gas Mulia adalah unsur-unsur golongan VIIIA dalam tabel periodik.Disebut mulia karena unsur-unsur ini sangat stabil(sangat sukar bereaksi).Gas ini mempunyai sifat lengai,tidak reaktif,dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain.Gas mulia juga merupakan golongan kimia yang unsur-unsurnya memiliki electron valensi luar penuh.Unsur-unsurnya adalah He(helium),Ne(neon),Ar(argon),Kr(kripton),Xe(xenon),dan Rn(radon) yang bersifat radioaktif.
RUMUSAN MASALAH
1.Kelimpahan unsur gas mulia
2.Sejarah gas mulia
3.Unsur-unsur gas mulia
4.Sifat fisik dan sifat kimia gas mulia
5.Proses pembuatan gas mulia
6.Kegunaan unsur gas mulia.
TUJUAN
Untuk mengetahui unsur-unsur dan sifat fisik dari gas mulia, serta mengetahui proses pembuatan, kegunaan dan kelimpahan gas mulia di alam.
PEMBAHASAN
Gas mulia adalah unsur-unsur yang terdapat dalam golongan VIIIA yang memiliki kestabilan yang sangat tinggi dan sebagian ditemukan di alam dalam bentuk monoatomik. unsur-unsur yang terdapat dalam gas mulia yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon(Ar), Kripton(Kr), Xenon (Xe), Radon (Rn). Gas-gas ini pun sangat sedikit kandungannya di bumi.
1. Kelimpahan Gas Mulia
Dalam udara kering maka akan ditemukan kandungan gas mulia sebagai berikut:
Helium = 0,00052 %
Neon = 0,00182 %
Argon = 0,934 %
Kripton = 0,00011 %
Xenon = 0,000008
Radon = Radioaktif
KELIMPAHAN
Sejarah gas mulia berawal dari penemuan Cavendish pada tahun 1785. Cavendish menemukan sebagian kecil bagian udara (kurang dari 1/2000 bagian) sama sekali tidak bereaksi walaupun sudah melibatkan gas-gas atmosfer.
Lalu pada tahun 1894, Lord Raleigh dan Sir William Ramsay berhasil memisahkan salah satu unsur gas di atmosfer (yang sekarang di kenal sebagai gas mulia) berdasarkan data spektrum. Lalu ia mencoba mereaksikan zat tersebut tetapi tidak berhasil dan akhirnya zat tersebut diberi nama argon. Dan pada tahun1895 Ramsay berhasil mengisolasi Helium, hal ini berawal dari penemuan Janssen pada tahun 1868 saat gerhana matahari total. Janssen menemukan spektrum Helium dari sinar matahari berupa garis kuning. Nama Helium sendiri merupakan saran dari Lockyer dan Frankland.
2. Sejarah Gas Mulia
Helium → Helios (Yunani) : matahari
Argon → Argos (Yunani) : malas
Neon → Neos (Yunani) : baru
Kripton → Kriptos (Yunani) : tersembunyi
Xenon → Xenos (Yunani) : asing
Radon → Radium
Asal-usul nama unsur gas mulia:
3. Unsur-unsur Gas Mulia
4 .SIFAT GAS MULIA
SIFAT FISIK
SIFAT KIMIA
Gas mulia umumnya tidak memiliki warna, bau, atau rasa, membuatnya ideal untuk digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti lampu neon atau pengisian lampu pijar. Gas mulia memiliki titik didih dan titik beku yang relatif rendah dibandingkan dengan unsur-unsur lain dengan massa atom yang serupa.
1.Kereaktifan gas mulia sangat rendah.
2. makin besar jari-jari atom maka kereaktifan gas mulia semakin bertambah.
5. PEMBUATAN GAS MULIA
Gas Helium Helium (He) ditemukan terdapat dalam gas alam di Amerika Serikat. Gas helium mempunyai titik didih yang sangat rendah, yaitu -268,8 C sehingga pemisahan gas helium dari⁰gas alam dilakukan dengan cara pendinginan sampai gas alam akan mencair (sekitar -156 C) dan⁰gas helium terpisah dari gas alam. Gas Argon, Neon, Kripton, dan Xenon Udara mengandung gas mulia argon (Ar), neon (Ne), krypton (Kr), dan xenon (Xe) walaupun dalam jumlah yang kecil. Gas mulia di industri diperoleh sebagai hasil samping dalam industri pembuatan gas nitrogen dan gas oksigen dengan proses destilasi udara cair.
6. KEGUNAAN GAS MULIA
Campuran helium dan oksigen digunakan sebagai udara buatan untuk para penyelam dan para pekerja lainnya yang bekerja di bawah tekanan udara tinggi.
KEGUNAAN
KESIMPULAN
Sifat – sifat dari gas mulia yaitu Jari-jari atom unsur-unsur Gas Mulia dari atas ke bawah (He ke Rn) semakin besar karena bertambahnya kulit yang terisi elektron. Energi ionisasi dari atas ke bawah semakin kecil karena gaya tarik inti atom terhadap elektron terluar semakin lemah. Afinitas elektron unsur-unsur Gas mulia sangat kecil sehingga hampir mendekati nol. Titik didih unsur-unsur Gas mulia berbanding lurus dengan kenaikan massa atom.
Gas mulia memiliki banyak kegunaan, seperti helium yang dapat digunakan untuk mengisi balon udara dan radon yang digunakan sebagai terapi kanker karena bersifat radioaktif.Di alam, gas mulia berada dalam bentuk monoatomik karena bersifat tidak reaktif. Oleh karena itu, ekstraksi gas mulia umumnya menggunakan pemisahan secara fisis. Pengecualian adalah radon yang diperoleh dari peluruhan unsure radioaktif.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2009. Gas Mulia. http://gas-mulia.blogspot.com/2009/10/gas-mulia.html.Anonim. 2010. Kegunaan Gas Mulia. http://www.e-dukasi.net/index.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Materi%20Pokok/view&id=369&uniq=3266.
Cotton dan Wilkinson. 1989. Kimia Anorganik Dasar. Jakarta: UI-Press
Imas,Lim. 2011. Makalah Gas Mulia. http://bicindeivonk-iimimas-chemistry.blogspot.com/2011/11/makalah-gas-mulia-iim-imas-pend-kimia.html.
Keenan, dkk. 1979. Kimia Untuk Universitas. Jakarta: Erlangga
Syahrun. 2011. Unsur-Unsur Penyusunan Atmosfer. http://sahrun.blogdetik.com/2011/05/.
https://id.wikipedia.org/wiki/Gas_mulia
Johari. 2008. Kimia 3 SMA dan MA untuk Kelas XII. Jakarta : Erlangga.
Keenan,et al. 1993. Ilmu Kimia Untuk Universitas edisi keenam jilid 2. Jakarta : Erlangga.
Oxtoby. 2001. Prinsip – Prinsip Kimia Modern Jilid 2. Jakarta : Erlangga.
Petrucci, Ralph. 1985. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern edisi keempat jilid 3. Jakarta : Erlangga.
Purba, Michael. 2006. Kimia Untuk SMA Kelas XII. Jakarta : Erlangga.
Saito, Tora. 2008. Kimia Anorganik. Tokyo : Iwanami Shoten.
Sunarya, Yayan. 2007. Mudah dan Aktif Belajar Kimia. Bandung : Setia Purna Inves.
Sutresna, Nana. 2006. Kimia Untuk Kelas XII Semester I SMA. Bandung : Grafindo Media.
Sutresna, Nana. 2007. Kimia Untuk Kelas XII SMA/MA Program IPA. Bandung : Grafindo Media.
http://gas-mulia.blogspot.com/
TERIMA KASIH