PEMASARAN
Modul Kewirausahaan
M3KB4
PEMASARAN
DEFINISI
:
Pemasaran (Marketing) adalah suatu aktifitas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang ada me melalui penciptaan proses pertukaran yang saling menguntungkan
Aktifitas pemasaran antara lain perencanaan produk, kebijakan harga, melakukan promosi, distribusi, penjualan, pelayanan, membuat strategi pemasaran, riset pemasaran, sistem informasi pemasaran dan lain – lain yang terkait dengan pemasaran
Pengertian pemasaran
Pemasaran merupakan suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, promosi, dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.
Strategi pemasaran
Strategi pemasaran adalah pengambiln keputusan tentang biaya, bauran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan.
Lanjutan
Faktor utama penyebab terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu
Macam-macam strategi pemasaran
Strategi kebutuhan primer
Strategi kebutuhan selektif
Segmentasi pasar
Segmentasi merupakan proses pengindentifikasian dan mengalisis para pembeli di pasar produk, mengalisis perbedaan antar pembeli di pasar.
Tingkatan segmentasi pasar
pemasaran massal
Pemasaran segmen
Pemasaran ceruk
Pemasaran mikro
3. Konsep pemasaran
Konsep-konsep inti pemasaran meliputi�kebutuhan, kenginan, produksi, utilitas, nilai dan kepuasaan, pertukaran transaksi dan hubunganpemasaran dan pemasaran.
Tujuan konsep pemasaran
Tujuan utamanya ialah melayani konsumen dengan mendapatkan sejumlah laba, sebagai perbandingan antara penghasilan dengan biaya yang layak .
Manajemen pemasaran
Manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan dan diorganisasikan yang meliputi pendistribusian barang, penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat yang tujuannya mendapatkan tempat di pasar.
Sistem pemasaran
Sistem pemasaran merupakan kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasan barang, jasa, ide, orang dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya.
a. Macam-macam sistem pemasaran.
. sistem pemasaran dengan saluran vertikal
Sistem pemasaran dengan saluran horizontal
Sistem pemasaran dengan saluran ganda
b. Lingkungan sistem pemasaran.
Lingkungan makro ekstern
Lingkungan mikro ekstern
Lingkungan non-pemasaran intern
3 tahapan dalam praktek pemasaran :�
Pemasaran Swadaya (Entrepreneurial marketing) :
Pemasaran Terformulasi (Formulated marketing) :
Pemasaran Total (Intrepreneurial marketing) :
Marketing Mix menurut Smith
(1993) dan Kotler (1997),
Produk meliputi unsur-unsur jenis-jenis produk, kualitas,
desain, features (fasilitas dan kegunaannya), brand-name, kemasan, ukuran pelayanan, garansi, dan penggantian jika terjadi kerusakan; Price (Harga), meliputi unsur-unsur daftar harga, potongan, bonus, jangka waktu pembayaran, aturan
Kredit harga biasanya digunakan oleh konsumen/pelanggan sebagai indikator kualitas, artinya kalau harganya mahal seharusnya kualitasnya baik, dan sebaliknya, kalau harganya murah, maka produk/jasa
yang dibeli biasanya kualitasnya tidak baik;
Promotion/Communication (Promosi/Komunikasi), didalamnya termasuk promosi penjualan, periklanan, tenaga penjualan, hubungan masyarakat (public relation), direct marketing, pembentukan Customer Data base, Dialog, dan Provision of Customer Service; Place (Tempat) meliputi unsur-unsur salurandistribusi, cakupan (coverage), lokasi, pergudangan, transportasi;
•
People (Pimpinan dan Staf, Pelanggan, Pesaing):
Personal Characteristic of the marketing manager and staff; ·Political Power (kekuatan politik), seperti suara/pendapat/pernyataan para elit politik dalam upaya menggalang kekuatan atau dalam menanggapi suatu masalah dapat mempengaruhi antara lain: opini massa, ondisi/sentimen pasar (melonjaknya harga-harga, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, merosotnya harga saham, menurunnya minat investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia, kecemasan dunia usaha), Keamanan, Rasa Aman, Kepastian Usaha, dan Stabilisasi.
Kepuasan
pelanggan
•
Menurut Irawan (2004) menyatakan
seorang pelanggan yang puas adalah pelanggan yang merasa mendapatkan value dari pemasok, produsen atau penyedia jasa.
Value ini bisa berasal dari produk, pelayanan, system atau sesuatu yang bersifat emosi.
•
•
Nilai yang diterima oleh pelanggan (customer
delivered value) adalah perbedaan antara nilai total pelanggan (total customer value) dengan total biaya pelanggan (total customer cost).
Total nilai pelanggan adalah sejumlah manfaat yang diharap pelanggan dari barang/jasa yang dibeli.
Total biaya pelanggan adalah sejumlah biaya yang harus dikeluarkan oleh pelanggan untuk mendapatkan barang/jasa yang diinginkan.
•
•
SKEMA NILAI – BIAYA PELANGGAN
Total Nilai Pelanggan
(Total Customer Value)
Total Biaya Pelanggan
(Total Customer Cost)
1. Product Value (Nilai Produk)
2. Service Value (Nilai Pelayanan)
3. Personnel Value (Nilai Citra)
4. Image Value (Nilai Karyawan)
Biaya Keuangan (Monetary
Cost)
Biaya Waktu (Time Cost) Biaya Energi (Energy Cost)
Biaya Batin/Pikiran (Psychic
Cost)
•
TCV > TCC =
Pelanggan merasa
diuntungkan/puas
TCV < TCC = Pelanggan merasa dirugikan/tidak puas
•
Faktor-faktor pendorong
kepuasan pelanggan
Kualitas produk., yaitu performance, durability, feature, reliability, consistency, dan design.
Harga, Untuk pelanggan yang sensitive, biasanya harga murah adalah sumber kepuasan yang penting karena mereka akan mendapatkan value for money yang tinggi.
•
•
•
Service Quality : system, teknologi dan
manusia. Salah satu konsep service quality yang popular adalah ServQual. Berdasarkan konsep ini, service quality diyakini mempunyai lima dimensi yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy dan tangible.
•
Emotional Factor
: Rasa bangga, rasa
percaya diri, symbol sukses, bagian dari
kelompok orang penting dan sebagainya adalah contoh-contoh emotional value yang mendasari kepuasan pelanggan.
Biaya dan kemudahan untuk mendapat produk atau jasa tersebut.
•
ALAT DETEKSI DAN MENGUKUR KEPUASAN PELANGGAN
•
Sistem Saran Dan Komplin (Complaint
and suggestion system)
Survey Kepuasan Pelanggan (Customer
Satisfaction Surveys)
Belanja Hantu (Ghost Shopping)
Analisis Kehilangan Pelanggan (Lost
Customer Analysis)
•
•
•
Loyalitas Pelanggan
Secara umum, ada tiga jenis kelakuan pelanggan yang mendasar yaitu emotive, inertial, dan deliberative.
Pelanggan emotive biasanya dapat dikatakan fanatik terhadap suatu produk tertentu. Misalnya penggemar coca cola, walaupun ada produk lain yang serupa tetapi mereka tetap memilih coca cola.
•
•
•
Pelanggan inertial biasanya dapat
berpindah ke produk lain karena ada faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi misalnya kenaikan harga, pelayanan yang kurang baik atau perubahan gaya hidup.
Pelanggan deliberators, mereka seringkali melakukan evaluasi ulang terhadap
produk yang dibeli berdasarkan faktor
harga produk atau kemudahan untuk melakukan transaksi dengan perusahaan yang bersangkutan.
•
Thank You