1 of 27

MENGHIDUPI�DOA, EKARISTI, & SABDA�Gereja dan Keterlibatanku

Aditya

Ema

Crystal

2 of 27

GEREJA & KETERLIBATANKU

3 of 27

PANGGILAN & PERUTUSAN KELUARGA KRISTIANI

KETERLIBATAN DALAM MENGGEREJA ADALAH KEWAJIBAN SETIAP UMAT ALLAH

4 of 27

SIAPAKAH / APAKAH GEREJA

5 of 27

SIAPAKAH

GEREJA PAROKI ?

6 of 27

ORGANIGRAM DEWAN PASTORAL PAROKI

7 of 27

8 of 27

9 of 27

Mukjizat Ekaristi

10 of 27

11 of 27

NO

KETERLIBATAN

WUJUD KETERLIBATAN YANG AKAN KAMI BANGUN

1

PERIBADATAN

2

PEWARTAAN

3

PELAYANAN

4

PAGUYUBAN

5

KESAKSIAN HIDUP

KETERLIBATAN YANG AKAN KAMI BANGUN

12 of 27

13 of 27

  1. Membiasakan diri untuk setia untuk taat pada kebenaran kehendak Allah sehingga tidak mudah digoyahkan oleh tipu daya setan atau roh jahat.

  1. Melatih diri untuk membaca, merenungkan, dan melaksanakan Sabda Kitab Suci serta bacaan-bacaan rohani untuk memperkokoh iman kita.

  1. Bertekun dalam doa setiap hari baik bersama pasangan atau keluarga maupun juga secara pribadi seperti teladan kesucian para orang kudus.

  1. Rajin mengikuti perayaan ekaristi dan menyambut sakramen mahakudus sumber utama iman kita serta menimba rahmat Tuhan melalui sakramen-sakramen sepanjang peziarahan hidup.

14 of 27

  1. Pasutri / keluarga sering tidak menyadari setan atau roh jahat menyelinap masuk ke dalam kerukunan dan kebahagiaan keluarga.

  1. Berawal dari perkara-perkara kecil, seperti: kesalahpahaman, ketidakpercayaan, kecurigaan, ketidaksetiaan bisa menjadi masalah besar dalam rumah tangga.

  1. Bila tidak waspada, perkara kecil akan menjadi pintu tipu muslihat setan bisa menjerumuskan kita jatuh dalam dosa.

  1. Untuk itu, pasangan suami istri terus selalu harus mawas diri terhadap jerat-jerat setan yang berusaha membawa kehancuran relasi kita dengan pasangan dan menjauhkan kita dari Tuhan.

15 of 27

Struktur Doa

  • Syukur
  • Tobat
  • Firman
  • Permohonan

Mengungkapkan Doa

  • Curhat
  • Spesifik dan Detail
  • Percaya 1000%

Gimana Sih caranya Berdoa?

16 of 27

Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”

(Mat 18:19-20)

17 of 27

Membangun hidup doa bersama pasangan merupakan cara terbaik untuk menghadirkan Tuhan sebagai sumber kekuatan bahtera rumah tangga

dalam mengarungi samudera kehidupan

yang sering diwarnai gelombang dan badai.

18 of 27

Doa suami istri akan mempererat persatuan batin pasangan.

Kebiasaan saling mendoakan juga akan mempererat ikatan batin antar anggota keluarga tersebut.

19 of 27

Kebiasaan doa harus dibangun bersama dengan penuh komitmen sejak anak masih kecil sampai dewasa, misalnya menciptakan “jam doa keluarga”.

Dengan menghidupi habitus doa keluarga, orang tua bisa memberikan warisan / inspirasi rohani untuk generasi selanjutnya.

20 of 27

Bila sebuah keluarga

berpusat pada Kristus, Ia akan

mempersatukan dan menerangi seluruh kehidupannya. … Doa keluarga merupakan suatu cara istimewa untuk mengungkapkan dan menguatkan iman… Dengan kalimat sederhana, doa dapat mendatangkan begitu banyak kebaikan bagi keluarga kita.”

Paus Fransikus, AL 317-318

21 of 27

22 of 27

23 of 27

24 of 27

25 of 27

Dalam liturgi perkawinan katolik, orang tua akan memberikan hadiah “Parcel Rohani” kepada anak mereka.

“Anak-anakku, terimalah benda-benda rohani ini sebagai bekal dan sarana untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam hidup berkeluarga kalian. Doa kami selalu menyertai kalian”.

Pakailah pemberian orang tua tersebut sebagai “senjata rohani” dalam hidup perkawinan dan keluarga baru kalian.

26 of 27

Segarkanlah janji perkawinan anda berdua setiap saat.

Syukurilah dari waktu ke waktu cinta Tuhan yang nyata dalam kehadiran pasangan anda.

Dengan penyegaran janji perkawinan,

anda berdua diingatkan akan

janji suci perkawinan

dan beroleh berkat semangat baru

untuk melanjutkan

kehidupan rumah tangga

dalam terang iman.

27 of 27

`

Crystal Berdoa kepada Tuhan

Doa BAPA KAMI