IKATAN KIMIA
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3.5.1 Menentukan unsur yang dapat melepaskan atau menerima elektron untuk mencapai kestabilan dengan cara berikatan dengan unsur lain.
3.5.2 Menggambarkan susunan elektron valensi Lewis.
3.5.3 Menganalisis proses terbentuknya ikatan ion.
3.5.4 Menganalisis proses terjadinya ikatan kovalen tunggal, rangkap, dan rangkap tiga.
3.5.5 Menuliskan rumus elektron dan rumus struktur beberapa senyawa dan ion poliatom dan kovalen
3.5.6 Membandingkan sifat fisis senyawa ionik dan kovalen
PARTIKEL UNSUR: Atom atau Molekul
Partikel Senyawa: Molekul atau Ion
Susunan Beberapa Molekul
MENGAPA????
MENGAPA????
MENGAPA????
MENGAPA????
HCl
NaCl
MENGAPA????
MENGAPA????
IKATAN KIMIA
Cl
Mg
S
Jika Anda diberi unsur natrium, magnesium, belerang dan klorin:
berapa macam senyawa dapat Anda buat?
Bagaimana rumus kimia senyawa-senyawa tersebut?
Apakah senyawa itu tergolong senyawa ion atau molekul?
SIFAT UNSUR YANG PENTING
ATURAN OKTET
LEWIS DAN KOSSEL
Konfigurasi Elektron Gas Mulia
Unsur | NA | K | L | M | N | O | P |
He | 2 | 2 | | | | | |
Ne | 10 | 2 | 8 | | | | |
Ar | 18 | 2 | 8 | 8 | | | |
Kr | 36 | 2 | 8 | 18 | 8 | | |
Xe | 54 | 2 | 8 | 18 | 18 | 8 | |
Rn | 86 | 2 | 8 | 18 | 32 | 18 | 8 |
duplet
oktet
Bagaimana dengan unsur lain???
Natrium dan Klorin?
Na+ 2 8
Cl– 2 8 8
Lambang Lewis
Bagaimanakah lambang Lewisnya???
Na | Si | Ca | Cl | Ar | Al |
Lambang atom disertai elektron valensinya (tanda titik atau silang):
Ikatan Kimia
Gaya tarik menarik antara dua atom atau lebih membentuk molekul atau gabungan ion- ion sehingga keadaannya menjadi lebih stabil
IKATAN KIMIA
IKATAN ION
IKATAN KOVALEN
TUNGGAL
RANGKAP DUA
RANGKAP TIGA
KOORDINASI
IKATAN LOGAM
Ikatan ion
Natrium + Klorin
Narium
Klorin
Apa yang terjadi???
NaCl
Senyawa Ion
+
-
Ikatan Ion
Yang yang terjadi adalah:
Natrium + Belerang?
Na2S
Oktet?
Senyawa Ion
Ikatan Ion
Natrium + Belerang:
2 8 1 2 8
2 8 6 2 8 8
Na+ + e
S2–
2Na+ + S2–
Na2S
X 2
X 1
Ikatan Ion
Senyawa Ion
Kalsium + Klorin??
2 8 8 2 2 8 8
2 8 7 2 8 8
Ca2+ + 2Cl–
Ca2+ + 2e
Cl–
CaCl2
x1
x2
Ikatan Ion
Senyawa Ion
Ikatan Kovalen
Ditarik oleh kedua inti
Ikatan Kovalen tunggal
(Memasangkan 1 elektron / sharing elektron)
H─H
Bagaimanakah ikatan dalam Cl2?
Bagaimanakah ikatan dalam O2?
(Memasangkan 1 elektron)
(Memasangkan 2 elektron)
Ikatan Kovalen rangkap 2
Bagaimana dengan N2?
Atau
(Memasangkan 3 elektron)
Ikatan Kovalen rangkap 3
Hidrogen + Oksigen?
Oktet?
H2O
Rumus/Struktur Lewis
Rumus Molekul
Rumus Bangun
H─O─H
Nitrogen + hidrogen?
Rumus/Struktur Lewis
Rumus Molekul NH3
Rumus Bangun
Ada 3 ikatan kovalen tunggal
Karbon + Hidrogen?
.
.
C
.
.
.
H
H
.
.
H
.
H
Rumus/Struktur Lewis
Rumus Molekul CH4
Rumus Bangun
Ada 4 ikatan kovalen tunggal
Tipe Ikatan | Panjang Ikatan (pm) |
C-C | 154 |
C=C | 133 |
C≡C | 120 |
C-N | 143 |
C=N | 138 |
C≡N | 116 |
Panjang Ikatan Kovalen
Panjang Ikatan
Ikatan Rangkap Tiga < Ikatan Ganda < Ikatan Tungal
Pengecualian Aturan Oktet
Senyawa yang tidak mencapai aturan oktet
Senyawa dengan jumlah elektron valensi ganjil
Senyawa dengan oktet berkembang
Contoh |
BeCl2 BCl3 |
NO2 |
PCl5 SF6 |
Pengecualian Aturan Oktet
* Oktet Tak lengkap
H
H
Be
BeH2
BF3
F
B
F
F
* Molekul Berelektron Ganjil
NO
N
O
* Oktet Berkembang
(atom2 dr unsur2 dg bilangan utama kuantum n > 2)
SF6
S
F
F
F
F
F
F
Ikatan Kovalen Koordinat
+
Sudah oktet dan mempunyai pasangan elektron bebas
Belum oktet tetapi semua elektronnya sudah dipasangkan
Elektron bebas dari N digunakan bersama dengan B
Digunakan bersama = Ikatan kovalen koordinat
Rumus Bangun
H2O + H+ → H3O+
Sudah oktet dan mempunyai pasangan elektron bebas
Tidak mempunyai elektron
Elektron bebas dari O digunakan bersama dengan H+
Digunakan bersama = Ikatan kovalen koordinat
Rumus Bangun
NaCl
Na2S
MgCl2
MgS
SCl2
SCl4
SCl6
X
Cl
Mg
S
IKATAN LOGAM
SIFAT-SIFAT LOGAM
Pembentukan ikatan logam
Sifat-sifat Fisis logam:
Polarisasi Ikatan Kovalen
Contoh :
H
+
F
F
H
δ-
δ+
kutub
Ikatan kovalen polar
Cl
Cl
Ditinjau berdasarkan keelektronegatifan.
Ikatan kovalen non polar
KEG F ˃ KEG H
IKATAN KOVALEN POLAR
→ Ikatan yang terjadi karena pasangan elektron yang dipakai untuk berikatan lebih tertarik ke salah satu atom sehingga terbentuk kutub negatif dan pada atom yang lain berkutub positif.
KEPOLARAN
IKATAN KOVALEN / MOLEKUL DIATOMIK
POLAR
Perbedaan Keelektronegatifan > 0
NON POLAR
Perbedaan Keelektronegatifan = 0
MOLEKUL POLIATOMIK
POLAR
- Ikatan polar
- Bentuk molekul asimetris
- Atom pusat Ada PEB
NON POLAR
- Ikatan polar
- Bentuk molekul simetris
- Atom pusat Tidak ada PEB
Ikatan C ─ Cl : polar
Bentuk Molekul : Simetris (Tetrahedral)
Resultan Vektor = 0
(Elektron tersebar merata)
CCl4 : Non Polar
C
Cl
Cl
Cl
Cl
N
H
H
H
Resultan Vektor ≠ 0
NH3 : POLAR
KEPOLARAN secara kuantitatif dinyatakan dengan MOMENDIPOL
μ = Q x r
Momendipol = 0 → NON POLAR
Makin besar momendipol, makin POLAR
Q : muatan
r : jarak antar muatan
(1D = 3,36 x 10-30 Cm)
2. Tentukan apakah molekul berikut polar atau non polar!
HCl , F2 , HF , NH3 , CO2 , H2S , Br2 , PCl3 , N2 ,ICl3, H2 , BeCl2 , O2, Cl2 , CH3Cl , PCl5 , CH4 , H2O, CCl4
Molekul Polar :
HCl , HF , NH3 , H2O, H2S , PCl3 , CH3Cl , ICl3
Molekul Non polar :
H2 , O2 , N2 , F2 , Cl2 , Br2 , PCl5 , CH4 , CCl4 , BeCl2 , CO2
1. Urutkan kepolaran dari molekul berikut:
HF > HCl > HBr > HI
I-F > Cl-F > I-Cl > I-Br > Br-Cl
TEST
MENUNJUKKAN KEPOLARAN
POLAR → tertarik ke medan magnet/medan listrik.
NON POLAR → tidak tertarik medan magnet / medan listrik.
POLAR → larut dalam air.
NON POLAR → tidak larut dalam air.
Kovalen
berbagi e-
Kovalen Polar
transfer sebagian e-
Ionik
transfer e-
Meningkatnya perbedaan keelektronegatifan
Klasifikasi ikatan berdasarkan
perbedaan keelektronegatifan
Perbedaan
Tipe Ikatan
0
Kovalen Non Polar
≥ 2
Ionik
0 < dan <2
Kovalen Polar
9.5