BAB II MENGHINDARI MINUMAN KERAS, JUDI, DAN PERTENGKARAN
Dafa Bintang Reksa
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
DIALOG ISLAMI
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Arif : “Assalamualaikum, Yahya.”
Yahya : “Waalaikum salam. Kayaknya sedang sibuk, ni?”
Arif : “Iya. Lagi mempersiapkan proposal kegiatan. Sabtu depan kan, OSIS akan mengadakan kegiatan penyuluhan dari BNN.”
Yahya : “Oh, gitu. Memangnya siswa-siswa sekolah kita sudah banyak terkena narkoba. Sampai-sampai mendatangkan BNN segala?”
Arif : “Bukan begitu. Ini tindakan pencegahan. Kan, seusia kita ini sebenarnya banyak yang tidak tahu narkoba itu dan bagaimana akibatnya jika kita memakainya.”
Yahya : “Oh, alhamdulillah. Aku kira…”
Arif : “Di samping itu ya, baru-baru ini aku dengar ada kakak kelas kita dulu dikeluarkan dari SMA-nya gara-gara ngedrugs.”
Yahya : “Astafirullah. Masa sih? Siapa itu?”
Arif : “Kamu ingat, dulu ada kakak kelas yang paling tinggi, kurus, dan rambutnya ikal.”
Yahya : “Oh, ya, ya. Aku ingat. Tapi kan setahuku dia anak yang baik.”
Arif : “Nah, itulah yang aku tidak tahu. Mungkin setelah SMA salah pergaulan.”
Yahya : “Ehm, begitu ya. Oke, Rif. Selamat membuat proposal. Semoga kegiatannya sukses dan bermanfaat untuk kita-kita. Assalamualaikum.”
Arif : “Waalaikum salam. Makasih, sahabatku.”
MUTIARA KHAZANAH ISLAM
Pada kedua ayat ini Allah Swt menegaskan larangan-Nya terhadap minum khamr (minuman keras), berjudi, mempersembahkan kurban untuk patung-patung, dan mengundi nasib (meramal). Secara tegas Allah melarang orang beriman mengkonsumsi makanan dan minuman yang haram. Di antaranya adalah Allah mengharamkan minuman keras (khamr). Keharaman khamr ini juga ditegaskan dalam hadis Nabi berikut:
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Artinya : “Dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Setiap yang memabukkan �adalah khamr dan setiap yang memabukkan adalah haram.” (H.R. Muslim).
MUTIARA KHAZANAH ISLAM
Meminum khamr adalah perbuatan keji dan perbuatan setan. Hal ini dikarenakan orang yang meminum khamr akan hilang kesadarannya. Jauhilah segala bentuk perjudian karena hal ini akan membuat kalian melupakan tugas utama belajar kalian. Tindakan menghilangkan nyawa orang lain sangat berat dosanya di mata Allah Swt. Bahkan di dalam ayat ini ditegaskan bahwa membunuh seseorang adalah seperti membunuh semua manusia.
Hadis Rasulullah saw. :
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Artinya : Dari Al Bara bin Azib, sesungguhnya Rasulullah saw. Pernah bersabda: “Kehancuran dunia (nilainya) lebih ringan di sisi Allah dari pada seseorang membunuh seorang mukmin tanpa hak.” (H.R. Ibnu Majah)
KISAH TELADAN
Dikisahkan bahwa pada zaman dahulu ada seorang ahli ibadah bernama Barseso. Dia beribadah di suraunya selama tujuh puluh tahun dan tidak pernah bermaksiat sedikitpun. Lalu iblis ingin menggoda dengan tipu muslihatnya, maka pada suatu saat dia mengumpulkan para pembesar setan dan berkata, “Adakah di antara kalian yang mampu menghancurkan keimanan Barseso?” Setan putih berkata kepada Iblis, “Saya sanggup merusaknya.” Lalu ia berangkat ke tempat Barseso dengan mengenakan pakaian ulama serta mengenakan sorban di atas kepalanya.
Setan mulai menjalankan aksinya dengan berpura-pura menjadi tamu dan menyapa Barseso. Barseso tidak bergeming, dia tetap melanjutkan ibadahnya. Tatkala setan tak mampu mengambil perhatian Barseso, maka dia berpurapura beribadah di teras surau itu. Maka setelah Barseso selesai dari ibadahnya, dan ingin beranjak keluar, dia melihat di teras surau ada seseorang yang tampil seperti ulama yang sedang beribadah dengan khusyuk. Lalu Berseso bertanya kepadanya, “Kamu tadi menyapaku sementara aku sedang sibuk beribadah, apa yang kamu perlukan?”
Dia menjawab, saya ingin bersamamu untuk belajar ilmu dan menirukan amal ibadahmu.” Barseso berkata, “Saya tidak bisa bersamamu, jika kamu seorang mukmin, maka aku sudah memanjatkan doa yang kutujukan bagi semua orang mukmin.” Kemudian dia beranjak beribadah dan meninggalkan tamunya itu. Maka setan itu pun beribadah dan setelah itu Barseso tidak menoleh kepadanya selama kurun waktu empat puluh hari.
Setelah Barseso selesai beribadah, dia melihat tamunya sedang beribadah juga. Tatkala dia melihat kesungguhan tamunya yang tak lain adalah setan itu, maka dia berkata kepadanya, “Apa yang kamu butuhkan?” Setan menjawab, “Saya ingin kamu memberi izin kepadaku untuk masuk ke surau bersamamu.” Lalu dia memberi izin masuk di surau dan beribadah bersama Barseso beberapa waktu lamanya. Dikisahkan bahwa mereka beribadah dalam waktu yang sangat lama, sampai delapan puluh hari.
Maka tatkala melihat kesungguhan dan kekuatan tamunya dalam beribadah, Barseso merasa rendah diri berada di hadapannya. Ada perasaan yang bercampur aduk antara kagum, merasa tersaingi, dan iri terhadap kehebatan ibadah tamunya yang tidak lain adalah setan itu. Barseso merasa bahwa dia sudah sangat rajin beribadah, sehingga tidak boleh ada orang lain yang lebih rajin darinya. Barseso akan merasa malu kepada orang-orang kampung jika mereka tahu bahwa ada orang lain yang lebih kuat dan lama beribadah dibandingkan dirinya.
Mengetahui kondisi kejiwaan Barseso yang demikian, setan itu mulai melancarkan aksi berikutnya. Setan itu berkata untuk meruntuhkan mental Barseso, “Tuan Barseso, saya ingin pergi dari sini, karena saya ingin mencari orang yang lebih rajin beribadah dibanding kamu. Ternyata kamu belum ada apa-apanya dalam hal ibadah. Kamu tidak serajin dan sekuat yang aku duga.”
Barseso tidak mau tamunya itu pergi begitu saja. Dia khawatir berita kekalahannya ini tersebar luas di masyarakat. Barseso mengungkapkan keinginannya mendapatkan pelajaran bagaimana caranya tamunya tersebut mampu beribadah melebihi dirinya. Ringkas cerita, pada saat setan hendak pergi dia mengatakan bahwa kekuatannya dalam beribadah didorong penyesalannya bahwa dahulu ia adalah seorang pemabuk alias tukang minum minuman keras. Jika Barseso ingin seperti dia, maka dia harus meminum minuman keras terlebih dahulu.
Barseso akhirnya menerima tawaran tamunya tersebut. Setan lalu membawa Barseso menuju kedai minuman keras di kampung sebelah. Kedai minuman keras itu dilayani oleh seorang wanita. Barseso kemudian menenggak minuman keras sebanyak tiga gelas. Setelah Barseso mabuk, setan tertawa terbahak-bahak, Barseso pun mengikuti tawanya. Mereka berdua larut dalam pesta minuman keras. Setan tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dia terus mencekoki Barseso dengan minuman keras sebanyak-banyaknya sampai akhirnya Barseso melakukan pelecehan seksual terhadap penjaga warung dan membunuhnya. Barseso pun malam itu terus menenggak minuman keras. Pagi harinya orang-orang kampung menemukan Barseso dalam keadaan tewas mengenaskan di pinggir jalan karena terlalu banyak minum.
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Barseso Terbujuk Minuman Keras
AYO BERLATIH
1. Arti dari adalah ....
2. Berikut ini merupakan hal-hal yang dilarang dalam QS. Al-Maidah/5 : 90, kecuali....
3. Meminum khamr merupakan cara setan untuk ....
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
4. Salah satu dampak negatif dari judi adalah ....
5. Ketika kita sedang membaca al-Qur’ān menemukan lafaz yang mengandung bacaan qalqalah maka cara membacanya adalah....
Ayat tersebut mengandung bacaan qalqalah karena terdapat huruf qalqalah berharakat sukun. Huruf tersebut adalah ....
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
7. Suatu lafaz dibaca qalqalah sughra apabila di dalamnya terdapat huruf qalqalah yang berharakat ....
Ayat yang mengandung bacaan qalqalah sugra adalah ....
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Ayat yang mengandung bacaan qalqalah kubra adalah ....
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Bacalah ayat-ayat berikut!
Materi PAI Kelas VIII Kurikulum 2013
Dafa Bintang Reksa
Wassalam