BAB 1�MEYAKINI HARI AKHIR, MENGAKHIRI KEBIASAAN BURUK
SIMAK DIALOG DIBAWAH
Farhan : “Masya Allah, Aziz. Aku tadi melihat kecelakaan di jalan ”
Aziz : “O ya... apakah ada korban? Berapa?”
Farhan : “Iya, kelihatannya ada beberapa yang meninggal?”
Aziz : “Innalillahi wainna ilaihi raji’μn.”
Farhan : “Makanya, kamu kalau naik motor jangan ngebut-ngebut, Ziz. Berhati-hati itu jauh lebih baik “.
Aziz : “Iya, kawan. Terima kasih atas nasihatmu.”
Farhan : “Apalagi kamu juga belum punya SIM, kan?”
Aziz : “Iya deh, besok aku naik motornya kalau sudah punya SIM saja.”
Aziz : “Nah, sekarang gantian, aku juga mau menasihati kamu. Jangan marah lho, janji ya?“.
Farhan : “Iya.. iya. Aku janji tidak akan marah. Apa nasihatmu padaku?”
Aziz : “Kamu suka meninggalkan salat, kan? Hati-hati, nanti kamu bisa celaka di akhirat. Rasanya lebih sakit bila dibandingkan kecelakaan di dunia.”
Farhan : “Iya deh, besok aku rajin salat, Insya Allah. Terima kasih, kawan”
وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَّا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَن فِي الْقُبُورِ (7)
“Dan sungguh, (hari) kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya; dan sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur: (Q.S. al-Hajj/22:7)
KIAMAT SUGRA
Yaitu terjadinya kematian yang menimpa sebagian umat manusia. �Misalnya: matinya seseorang karena sakit, kecelakaan, musibah tsunami, banjir, tanah longsor, dan sebagainya.
KIAMAT KUBRA
Yaitu terjadinya kematian dan kehancuran yang menimpa seluruh alam semesta. Dunia porak poranda, rusak, dan hancur. Kehidupan manusia akan berganti dengan alam yang baru yakni alam akhirat. Kiamat Kubra ini dialami oleh seluruh makhluk hidup di jagad raya tanpa terkecuali.
KEJADIAN KIAMAT KUBRO�
وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ الْمَنفُوشِ (5) يَوْمَ يَكُونُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوثِ (4)
“Pada hari ini manusia seperti laron yang berterbangan. Dan gunung-gunung seperti bulu yang dihambur-hamburkan.”
(Q.S. al-Qari’ah 4 -5)
إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا (1) وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا (2)
“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya”
(Q.S. Az-Zalzalah: 1 - 2)
Q.s. az-Zumar: 68
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَن شَاءَ اللَّهُ ۖ ...(68)
Q.S. al-Muzammil : 18
السَّمَاءُ مُنفَطِرٌ بِهِ ۚ كَانَ وَعْدُهُ مَفْعُولًا (18)
1) Alam Barzakh (Yaumul Barzakh)
وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ الْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ (51)
وَأَشْرَقَتِ الْأَرْضُ بِنُورِ رَبِّهَا وَوُضِعَ الْكِتَابُ وَجِيءَ بِالنَّبِيِّينَ وَالشُّهَدَاءِ وَقُضِيَ بَيْنَهُم بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ (69)
4) Yaumul Mizan dan Yaumul Hisab
5) Surga dan Neraka
AYO BERLATIH
TUGAS