1 of 29

SHALAT WAJIB

Yuk Laksanakan dengan Benar!

Oleh : Ustadzah Emilia Umrotin, S.Si., M.Pd.

2 of 29

APA ITU SHALAT WAJIB?

Sholat adalah tiang agama.

Shalat bagi umat islam hukumnya adalah WAJIB yang merupakan rukun islam ke dua setelah dua kalimat syahadat, maka sudahkah kita melakukan sholat dengan benar?

Jika tidak dikerjakan, maka berdosa.

3 of 29

PENGERTIAN SHOLAT

Secara bahasa Sholat adalah Doa, sedangkan menurut istilah agama Islam adalah ibadah kepada Allah SWT yang dilakukan dengan ucapan dan gerakan tertentu mulai takbir hingga salam.

4 of 29

NAMA SHALAT WAJIB

SUBUH

2 rakaat

DZUHUR

4 rakaat

ASHAR

4 rakaat

MAGHRIB

3 rakaat

Ingat ya, shalat wajib itu lima waktu!

ISYA

4 rakaat

5 of 29

MENGAPA KITA HARUS SHALAT?

Perintah dari Allah

Mendekatkan diri kepada Allah

Membuat hati tenang dan damai

Tanda kita bersyukur

6 of 29

PERBUATAN KITA DAPAT DILIHAT DARI SHOLAT KITA

Dari Tsaubân RA., ia berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

سَدِّدُوْا ، وَقَارِبُوْا ، وَاعْمَلُوْا ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ خَيْـرَ أَعْمَالِكُمُ الصَّلَاةُ  وَلَا يُـحَافِظُ عَلَى الْوُضُوْءِ إِلَّا مُؤْمِنٌ

Berlaku tepatlah sesuai kebenaran, (berusahalah) mendekati kebenaran, dan beramallâh. Dan ketahuilah bahwa sebaik-baik amal kalian adalah shalat

Dan tidak ada orang yang senantiasa menjaga wudhu’nya melainkan seorang Mukmin.

7 of 29

KEWAJIBAN SHALAT

"Sesungguhnya yang pertama sekali dihisab atas seorang hamba di hari kiamat nanti ialah shalatnya." (HR ath-Thabrani).

إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ الصَّلاَةُ‏

8 of 29

KEWAJIBAN SHALAT

بُنِيَ اْلإِسْلاَم عَلَى خَمْسِ: شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَ الله وَأَنَّ مُحَمَّدً رَسُوْلُ الله، وَإِقَامَةُ الصَّلاَةِ ، وَإِيْتاَءِ الزَّكَاةِ ، وَحِجُّ اْلبَيْتِ ، وَصَوْمُ رَمَضَانَ

"Islam didirikan diatas lima perkara yaitu bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah secara benar kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke baitullah dan berpuasa pada bulan ramadhan". (HR Bukhari dan Muslim)

9 of 29

SYARAT SAH SHALAT

    • Islam: Hanya orang Islam yang diwajibkan melakukan sholat
    • Baligh : Berdasarkan Imam Syafi’i di mulai dari usia 15 tahun bagi laki dan perempuan / setelah masa pubertas
    • Berakal : syarat ini untuk mengecualikan orang gila dan anak kecil yang belum mengerti apa-apa
    • Menutup aurat: Sholat tidak sah jika aurat tidak tertutup. Aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan wajah, sedangkan aurat laki-laki dari pusar sampai lutut.
    • Berada di tempat yang suci: Sholat tidak sah jika dilakukan di tempat yang Najis.
    • Suci dari hadats dan najis : Seseorang harus dalam keadaan suci dari hadats besar (junub, haid, nifas) dan hadats kecil (buang air kecil, besar) untuk melakukan sholat, serta Sholat tidak sah jika pakaian dalam keadaan najis.
    • Masuk waktu sholat: Sholat tidak sah jika dilakukan di luar waktu sholat.
    • Menghadap kiblat: Sholat tidak sah jika tidak menghadap kiblat.

10 of 29

RUKUN WUDHU

Membasuh wajah

Membasuh

kedua tangan hingga siku

Mengusap sebagian kepala

Membasuh kedua kaki hingga mata kaki

Semua dilakukan dengan urut dan benar!

Niat

Tertib

11 of 29

RUKUN SHALAT

1. Niat : Berniat melakukan sholat dengan mengucapkan kalimat "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar) dalam hati.

2. Takbiratul Ihram: Mengucapkan kalimat "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar) sambil mengangkat tangan ke atas.

3. Membaca Fatihah dan surat pendek : Menjadi syarat sah untuk membaca surat Al-Fatihah dan diikuti dengan

surat pendek/ayat al-quran

4. Ruku' : Membungkuk dengan meletakkan kedua tangan pada lutut. (tuma’ninah)

5. I'tidal : Berdiri tegak setelah ruku'.

6. Sujud : Menyentuhkan dahi dan hidung ke tanah.

7. Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk sejenak di antara dua sujud.

8. Tasyahud : Membaca kalimat tasyahud & mengucapkan salam kepada Nabi Muhammad SAW pada akhir sholat.

9. Salam : Mengucapkan salam kepada jemaah sholat (bagi imam) atau kepada diri sendiri (jika sholat sendirian).

12 of 29

TATA CARA MENUTUP AURAT SAAT SHOLAT BAGI WANITA VERSI MAHDZAB SYAFI'I

13 of 29

14 of 29

    • Sebelum takbir, imam supaya mengatur shaf (barisan).
    • Posisi Imam dan makmum dalam sholat harus benar
    • Jika ma’mum hanya seorang, maka posisi shafnya berada di sebelah kanan imam
    • Imam perempuan hanya boleh mengimami sesama perempuan dan anak kecil yang belum baligh
    • Apabila imam sudah bertakbir maka ma’mum segera bertakbir.
    • Bila keadaan ma’mum heterogen (bermacam-macam), imam hendaknya memilih bacaan surat yang sedang dan disesuaikan dengan kondisi jama’ah.
    • Jika ma’mum yang masbuq (terlambat) maka ia harus bertakbir lalu mengikuti gerakan imam yang terakhir dalam posisi apapun.
    • Jika ma’mum masih mendapatkan ruku’ bersama imam maka ia sudah terhitung mendapatkan raka’
    • Jika imam lupa dalam gerakan shalat, ma’mum laki-laki mengingatkan dengan ucapan subhanallah, sedangkan ma’mum perempuan dengan menepukkan tangan

TATA CARA SHALAT BERJAMA’AH

15 of 29

POSISI SHALAT BERJAMA’AH

16 of 29

POSISI SHALAT BERJAMA’AH

17 of 29

KETIKA TERJADI LUPA SAAT SHOLAT

    • Ketika lupa bilangan rakaat, dan sadar sebelum membaca salam, maka hendaklah ditambahkan bilangan rakaat shalat itu seusai membaca tasyahud akhir, setelah sempurna shalat tersebut, maka sujud sahwi lah dua kali sebelum salam.
    • Jika kekurangan bilangan rakaat ini disadari setelah membaca salam, maka bertakbiratul ihram lagi menunaikan shalat sebanyak bilangan rakaat yang kurang.
    • Apabila terjadi kelebihan bilangan rakaat shalat, jika disadari sebelum membaca salam, hendaklah sujud sahwi dua kali setelah membaca tasyahud akhir kemudian membaca salam. Tetapi bila disadari setelah selesai shalat, maka hendaklah bertakbir dan bersujud dua kali lalu membaca salam pula.

18 of 29

KETIKA TERJADI LUPA SAAT SHOLAT

    • Bila terjadi keragu-raguan akan bilangan rakaat yang telah dikerjakan dalam shalat, maka hendaklah memilih salah satu yang meyakinkan, kemudian menyempurnakan shalat lalu sujud dua kali sebelum membaca salam, atau boleh juga setelah salam.
    • Jika lupa tasyahud awal hendaklah duduk kembali untuk bertasyahud awal, tetapi jika teringat atau diingatkan setelah sempurna berdiri, hendaklah menyempurnakan shalat itu, lalu sujud dua kali (sujud sahwi) sebelum membaca salam.

19 of 29

SHOLAT JAMA’ DAN QASHAR

Jama’ yaitu mengumpulkan dua salat fardhu dalam satu waktu salat, sedangkan Qashar yaitu meringkas jumlah rakaat salat yang empat rakaat menjadi dua rakaat sebagai keringanan (rukhsah) bagi musafir. Selain itu, Islam juga memberikan kemurahan lain yang tidak berkaitan dengan safar (perjalanan), seperti jamak karena hujan dan sakit.

20 of 29

Syarat diperbolehkannya Shalat Qashar ada 11, jika tidak memenuhi maka tidak boleh atau tidak sah qasharnya

    • Salat yang diqashar adalah salat 4 rakaat, seperti dzuhur, asar dan ‘isya`.
    • Tempat tujuannya jelas, sehingga tidak boleh qashar bagi orang yang tak punya tempat tujuan yang jelas.
    • Perjalanannya hukumnya mubah, bukan perjalanan maksiat
    • Perjalanannya karena tujuan yang baik, seperti berdagang, haji dan umrah, silaturahim, dan sebagainya.
    • Perjalanannya mencapai 2 marhalah, yaitu kurang lebih 82 km.
    • Telah melewati batas desa.
    • Mengetahui hukum diperbolehkannya qashar salat, sehingga tidak sah qasharnya orang yang tidak mengetahui hukum bolehnya qasar.
    • Masih ada dalam status perjalanan hingga salat selesai.
    • Niat melakukan salat qashar ketika takbiratul ihram.
    • Menjaga hal-hal yang berlawanan dengan niat qashar saat salat, seperti niat untuk muqim, ragu-ragu dalam kebolehan qasr atau niat muqim di tengah-tengah salat.
    • Tidak bermakmum kepada orang yang menyempurnakan salat (4 rakaat)

21 of 29

NIAT SHALAT QASAR

Niat berbarengan dengan takbiratul ihram di dalam hati yang bunyinya, sebagai berikut:

أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَصْرًا لِلّٰهِ تَعَالٰى

Ushalli fardhad dhuhri rak’ataini mustaqbilal qiblati qasran lillahi ta’la.

"Aku niat salat dhuhur dua rakaat menghadap qiblat keadaan qashar karena Allah,".

22 of 29

SHALAT JAMA’

Jamak Taqdim dan Jamak Ta’khir

    • Jika dua shalat dikumpulkan pada waktu salat pertama, maka disebut dengan jamak taqdim (dzuhur dengan ashar di waktu dzuhur, magrib dengan isya di waktu magrib).
    • Jika dua shalat dikumpulkan pada waktu salat kedua, maka disebut dengan jamak ta’khir (ashar dengan dzuhur di waktu ashar, isya dengan magrib di waktu isya’).

23 of 29

SEBAB DIPERBOLEHKAN SHALAT JAMA’

Sebab bolehnya jamak shalat ada 3, yaitu:

    • Safar (perjalanan): jamak takdim dan ta`khir
    • Hujan: jamak taqdim saja
    • Sakit: jamak takdim dan ta`khir

24 of 29

SYARAT JAMAK TAQDIM

    • Memulai dengan shalat pertama (dzuhur lalu ashar, magrib lalu isya`)
    • Niat jama’ pada saat shalat pertama, yaitu jarak antara takbiratul ihram dengan salam pertama. Utamanya niat pada takbiratul ihram.
    • Waktu salat yang pertama belum habis
    • Terus menerus antara dua shalat, jangan terpisah dengan waktu yang minimal cukup untuk dua rakaat shalat.
    • Sholat pertama dipastikan sah, meskipun berupa dugaan kuat (dhon).
    • Masih dalam udzur (safar, hujan, sakit) hingga selesai takbiratul ihram shalat yang kedua.
    • Mengetahui kebolehan jamak salat

25 of 29

    • Niat shalat Dhuhur dan Ashar dengan jamak taqdim:

أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijamak bersama Ashar dengan jamak taqdim karena Allah Taala.

    • Niat shalat Qashar dhuhur dan ashar dengan jamak taqdim:

أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَصْرًا مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Saya niat shalat fardlu Dhuhur dua rakaat dijamak bersama Ashar dengan jamak taqdim karena Allah Taala.

    • Niat shalat Maghrib dan Isya dengan jamak taqdim:

أُصَلِّى فَرْضَ المَغْرِبِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالعِشَاءِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Saya niat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat dijamak bersama Isya dengan jamak taqdim karena Allah Taala.

26 of 29

SYARAT JAMA’ TAKHIR

Syarat jamak takhir ada dua, yaitu:

    • Niat melakukan jamak takhir pada waktu salat pertama yang cukup untuk melaksanakan shalat. (contoh: Dzuhur waktunya 12.00 sampai 15.30 dan shalat dzuhur lamanya 5 menit, maka ia boleh niat jamak takhir pada jeda waktu 12.00 s.d 15.25)
    • Masih dalam udzur (safar, hujan, sakit) hingga selesai shalat yang kedua.

27 of 29

    • Sengaja meninggalkan shalat dan menentang kewajiban shalat, dia kafir/murtad.
    • Sengaja meninggalkan shalat, tetapi masih mengakui kewajiban shalat tersebut, kafir amaly.
    • Meninggalkan shalat dengan tidak sengaja, wajib menunaikan shalat yang terluput itu atau menqodho’ sholat.

HUKUM MENINGGALKAN SHALAT

28 of 29

HIKMAH SHALAT

Menanamkan kedisiplinan

Belajar tepat waktu

Menjadi pribadi yang taat kepada Allah

Hati jadi tenang dan damai

29 of 29

SEMOGA BERMANFAAT