I do my best
You do your best
We do our best
The best yes
1 . Nur Fahni
2 . Nurhayati Zein
3 . Nurhijrah Nanda
4 . Nurjannah
5 . Radiahthul Husna
6 . Rahmawati
7 . Ratna Dewi
8 . Reni Mutia
9 . Retno Wahyuni
10 Ria Novita Armis
11 Rukiah
12 Rusmiah
13 Sahara
14 Salmiah
15 Saparuddin
16 Siti Fatimah
17 Siti Ramadhayanti
18 Sri Rahayu
19 Susi Wahyuni
20 Syahriawati
PEMBINAAN PROFESI Guru PAI
Pengembangan diri
tuntutan profesi
Peningkatan sumber daya manusia akan memberikan dampak yang besar dalam perubahan pelayanan pendidikan
Tidak ada pelayanan yang baik
tanpa sumber daya yang kompeten,
berkualitas dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap profesi
Dengan menerima Tunjangan Profesi ini, akan meningkatkan kinerja dan atau layanan, khususnya kepada peserta didik untuk meningkatkan kualitas hasil belajar atau prestasi belajar mereka;
MGMP PAI SMK/SMA
ACEH TAMIANG
MEMBUAT RENCANA PEMBELAJARAN
MENDALAM BERBASIS AI
Pengawas PAI
M.SYAFII,S.Ag
28 Februari 2026
MENGENAL DEEP LEARNING
1. Arti Deep Learning
2. Fungsi Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka
3. Apa itu Deep Learning dalam kontek Pendidikan
4. Prinsip Pembelajaran Deep Learning apa saja
5. Profil Lulusan yang akan dicapai
6. Proses yang dialami peserta didik
7. Sistimatika desain pembelajaran
ARTI DEEP LEARNING
Deep : Dalam
Learning : Pembelajaran
FUNGSI DEEP LEARNING
Deep Learning yang diusulkan Mendikdasmen Abdul Mukti ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti Kurikulum Merdeka , melainkan sebagai pendekatan pembelajaran baru yang bisa diterapkan di dalam Kurikulum yang ada.
Apa Pembelajaran Mendalam?
Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu untuk menghasilkan delapan dimensi profil lulusan.
Prinsip Pembelajaran Deep Learning
Meaningful Learning, Mindful Learning, dan Joyful Learning.
Melalui proses Meaningful Learning, siswa dapat memaknai hal-hal yang sedang ia pelajari. Kemudian, melalui proses Mindful Learning, siswa dapat menjadi agen aktif yang secara sadar berniat untuk mengembangkan pemahaman dan kompetensinya. Proses Joyful Learning membuat siswa menjadi termotivasi dalam menjalani proses pembelajarannya.
PROFIL LULUSAN
Delapan dimensi profil lulusan
Satu Iman dan taqwa pada Tuhan
Kedua Kewargaan
Tiga Kreatifitas
Yang keempat itu Kemandirian
Yang kelima itu Komunikasi
Yang keenam itu Kesehatan
Tujuh Kolaborasi
Delapan Bernalar kritis
Mari kita wujudkan bersama
Proses yang dialami peserta didik
Pembelajaran mendalam memberikan pengalaman belajar kepada murid dengan memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Pengalaman belajar yang diciptakan merupakan proses yang dialami individu dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap, atau nilai. Pengalaman ini terjadi diberbagai lingkungan, seperti di sekolah, tempat kerja, rumah, atau dalam kehidupan sehari-hari, dan melibatkan interaksi dengan materi pelajaran, guru, teman sejawat, atau lingkungan. Dalam proses pembelajaran, pengalaman belajar ini bukanlah aspek yang perlu dinilai secara khusus, melainkan cara atau jalan yang ditempuh murid dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Sistimatika desain pembelajaran
Kerangka pembelajaran merupakan panduan sistematis untuk
menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembelajaran.
Fokus utama kerangka ini adalah mendorong pembelajaran yang
bermakna, reflektif, dan kontekstual melalui praktik, lingkungan, dan
kemitraan yang terencana.
komponen tersebut adalah praktik pedagogis, kemitraan
pembelajaran,lingkungan pembelajaran, dan pemanfaatan
teknologi digital
2. INSERSI MB
Sebagai perwujudan adaptasi buku MB
Memastikan agar dalam pembelajaran PAI,muatan,perspektif dan ilustrasi dari 9 Nilai MB
Ada bukti - bukti insersi MB
Ada sistim pelaporan yang mudah dan sistimatis
3. Integrasi MB
Mengintegrasikan MB sebagai paradigma kedalam muatan, perspektif, contoh / ilustrasi, assesment secara sistimatis dan terukur.
Disesuaikan dg Learning phase ( tahap pembelajaran : umur, tingkatan ) Siswa.
PAI bermuatan MB adalah salah satu kontributor bagi profil pelajar pancasila “ yg rahmatan lilalamin “
INSERSI MB
Dalam pelatihan Guru ( PPKB, MGMP )
Dalam kegiatan Siswa terutama Rohis
9 NILAI MODERASI BERAGAMA
( dalam bingkai relasi sosial )
1.Tawassuth ( Seimbang ) nilai yang paling sentral, tidak ekstrim kiri dan kanan, seimbang antara kehidupan Dunia dan Akhirat,keshalehan individual dan sosial,ilmu dan amal,iman dan akal,internalisasi nilai menjadi etitude
2. I’tidal ( Fairnes ) tidak berat sebelah,tidak pilih kasih,dalam menilai seseorang/ melakukan sesuatu,konsisten sesuai prinsip kebenaran,menegakkan keadilan kepada siapapun dan dalam kondisi apapun tanpa membedakan latar belakang, hapus diskriminasi.
3. Tasamuh :
Sadar terhadap perbedaan dan menghormati keragaman ( suku, ras, golongan, kondisi fisik dan beragam lainnya )
Kemampuan dan kemauan untuk menerima orang lain yang berbeda, bahkan “ meski tak suka “
Menerima perbedaan sebagai fitrah manusia.
QS.5 : 48 Kenapa Allah tidak membuat manusia seagama ?
Tidak fanatik buta terhadap kelompok sendiri.
Menghargai ajaran,ritual dan hari besar agama lain
4. Islah ( Kebaikan Bersama ) :
Berorientasi memperbaiki keadaan dan mengutamakan kemaslahatan bersama
Dilakukan untuk memperoleh keadaan yang lebih baik dengan cara mengakomodasi suatu tuntutan perubahan dan perkembangan zaman.
Berusaha memperbaiki keadaan, fasilitas umum, ramah difabel.
Melakukan perubahan demi kebaikan bersama.
Mendamaikan perselisihan demi kebaikan bersama
5. Qudwah ( Keteladanan ) :
Mengikuti teladan yang baik, jadi teladan yang baik.
Mengambil inisiatif untuk merintis sesuatu yang mulia dan membawa kepada kesejahteraan.
Menyediakan fasilitas umum ramah difabel.
Memulai langkah baik dari diri sendiri.
Menjadi pelopor dalam kebaikan, seperti memperbaiki kerusakan lingkungan, memperjuangkan kesetaraan hak, tidak bersikap diskriminatif.
Merintis gerakan tuntas baca Quran, pengolahan
6. Muwathonah ( Nasionality ) :
Keselarasan antara keindonesiaan dan keislaman.
Pemahaman & sikap penerimaan terhadap eksistensi Negara,Bangsa dan rasa cinta Tanah Air.
Tidak mempertentangkan Quran vs Pancasila.
Siap membela Negara dari serangan fisik maupun non fisik sesuai UU.
Mempunyai rasa persaudaraan dengan sesama warga Negara
7. La’unf ( Nir Kekerasan ) :
Menolak Intoleransi, Ekstrimisme, Radikalisme dan Terorrisme serta segala bentuk kekerasan ( Ferbal, Fisik, Simbolik dll ).
Mengutamakan cara - cara damai dalam menyelesaikan masalah.
Tidak main hakim sendiri.
Menyerahkan hukum kepada pihak yang berwang.
8. I’tiraf al-Urf ( Ramah Budaya ) :
Tidak serta merta mempertentangkan praktek atau nilai budaya vs Agama.
Menghormati dan menghayati nilai - nilai yang berkembang dalam Masyarakat.
Melestarikan Adat & Budaya Lokal.
Sikap menjaga dan mengembangkan Budaya sebagai keseluruhan sistem, gagasan, tindakan & hasil kerja Manusia dalam rangka menjalankan kehidupan Masyarakat.
BAHAN AJAR TIDAK MENGANDUNG......
Intoleransi, termasuk eklusifisme.
Unsur kekerasan apapun ( gagasan, pernyataan, sikap ).
Radikalisme, Ekstrimisme dalam muatan / uraian, perspektif/ pendekatan, contoh / ilustrasi dan assesment mencakup semua aspek ( Quran - Hadits, Aqidah - Akhlaq, fikih, sejarah kebudayaan Islam )
Berorientasi perilaku ( untuk difahami dan diamalkan )
Paradikmanya “ Lighting The Candle “ menonjolkan keutamaan prinsip Islam Wasathiyah, bukan cuma “ Cussing The Darkness “ ( sibuk mengecam radikalisme )
EMPAT INDIKATOR INTI MB
Komitmen Kebangsaan
Anti Kekerasan
Toleransi
Akomodatif Terhadap Budaya Lokal
KESIMPULAN
Membuat CP Sesuai Fase dan Kelas
2. CP terbaru tahun 2026 Pdf
3. Frompt Obrolan AI untuk memberikan perintah yang sesuai keinginan
1.Template CP diambil dari Panduan Pembelajaran dan Assesment 2025 Pdf.
Upaya dan komitmen peningkatan sumber daya manusia akan memberikan dampak yang besar dalam perubahan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.
Tidak ada pelayanan yang baik tanpa sumber daya manusia yang kompeten, berkualitas dan memiliki komitmen yang tinggi.
Saya ingin berpesan kepada kita semua Guru PAI, bangun terus motivasi berprestasi , berusaha terus menjadi orang - orang pembelajar, dan jaga semangat persatuan dan kebersamaan karna tanpa ada persatuan dan kebersamaan mustahil kita memiliki peningkatan sumber daya manusia yang akan memberikan dampak yang besar dalam perubahan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.