1 of 37

I do my best

You do your best

We do our best

The best yes

2 of 37

1 . Nur Fahni

2 . Nurhayati Zein

3 . Nurhijrah Nanda

4 . Nurjannah

5 . Radiahthul Husna

6 . Rahmawati

7 . Ratna Dewi

8 . Reni Mutia

9 . Retno Wahyuni

10 Ria Novita Armis

11 Rukiah

12 Rusmiah

13 Sahara

14 Salmiah

15 Saparuddin

16 Siti Fatimah

17 Siti Ramadhayanti

18 Sri Rahayu

19 Susi Wahyuni

20 Syahriawati

​

PEMBINAAN PROFESI Guru PAI

3 of 37

Pengembangan diri

tuntutan profesi

Peningkatan sumber daya manusia akan memberikan dampak yang besar dalam perubahan pelayanan pendidikan

Tidak ada pelayanan yang baik

tanpa sumber daya yang kompeten,

berkualitas dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap profesi

Dengan menerima Tunjangan Profesi ini, akan meningkatkan kinerja dan atau layanan, khususnya kepada peserta didik untuk meningkatkan kualitas hasil belajar atau prestasi belajar mereka;

4 of 37

MGMP PAI SMK/SMA

ACEH TAMIANG

MEMBUAT RENCANA PEMBELAJARAN

MENDALAM BERBASIS AI

Pengawas PAI

M.SYAFII,S.Ag

28 Februari 2026

5 of 37

MENGENAL DEEP LEARNING

1. Arti Deep Learning

2. Fungsi Deep Learning dalam Kurikulum Merdeka

3. Apa itu Deep Learning dalam kontek Pendidikan

4. Prinsip Pembelajaran Deep Learning apa saja

5. Profil Lulusan yang akan dicapai

6. Proses yang dialami peserta didik

7. Sistimatika desain pembelajaran

6 of 37

LINK ASSESMENT AS LEARNING

​

SELAMAT MENGERJAKAN

7 of 37

ARTI DEEP LEARNING

​

​

Deep : Dalam

Learning : Pembelajaran

8 of 37

FUNGSI DEEP LEARNING

Deep Learning yang diusulkan Mendikdasmen Abdul Mukti ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti Kurikulum Merdeka , melainkan sebagai pendekatan pembelajaran baru yang bisa diterapkan di dalam Kurikulum yang ada.

9 of 37

​

Apa Pembelajaran Mendalam?

​

Pembelajaran Mendalam merupakan pendekatan yang memuliakan dengan menekankan pada penciptaan suasana belajar dan proses pembelajaran berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful) melalui olah pikir (intelektual), olah hati (etika), olah rasa (estetika), dan olah raga (kinestetik) secara holistik dan terpadu untuk menghasilkan delapan dimensi profil lulusan.

10 of 37

​

Prinsip Pembelajaran Deep Learning

​

Meaningful Learning, Mindful Learning, dan Joyful Learning.

​

Melalui proses Meaningful Learning, siswa dapat memaknai hal-hal yang sedang ia pelajari. Kemudian, melalui proses Mindful Learning, siswa dapat menjadi agen aktif yang secara sadar berniat untuk mengembangkan pemahaman dan kompetensinya. Proses Joyful Learning membuat siswa menjadi termotivasi dalam menjalani proses pembelajarannya.

11 of 37

​

PROFIL LULUSAN

Delapan dimensi profil lulusan

Satu Iman dan taqwa pada Tuhan

Kedua Kewargaan

Tiga Kreatifitas

Yang keempat itu Kemandirian

Yang kelima itu Komunikasi

Yang keenam itu Kesehatan

Tujuh Kolaborasi

Delapan Bernalar kritis

Mari kita wujudkan bersama

​

12 of 37

​

Proses yang dialami peserta didik

​

Pembelajaran mendalam memberikan pengalaman belajar kepada murid dengan memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Pengalaman belajar yang diciptakan merupakan proses yang dialami individu dalam memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap, atau nilai. Pengalaman ini terjadi diberbagai lingkungan, seperti di sekolah, tempat kerja, rumah, atau dalam kehidupan sehari-hari, dan melibatkan interaksi dengan materi pelajaran, guru, teman sejawat, atau lingkungan. Dalam proses pembelajaran, pengalaman belajar ini bukanlah aspek yang perlu dinilai secara khusus, melainkan cara atau jalan yang ditempuh murid dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

​

13 of 37

​

Sistimatika desain pembelajaran

Kerangka pembelajaran merupakan panduan sistematis untuk

menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Fokus utama kerangka ini adalah mendorong pembelajaran yang

bermakna, reflektif, dan kontekstual melalui praktik, lingkungan, dan

kemitraan yang terencana.

komponen tersebut adalah praktik pedagogis, kemitraan

pembelajaran,lingkungan pembelajaran, dan pemanfaatan

teknologi digital

​

14 of 37

​

​

​

KERANGKA RPM

​

15 of 37

​

2. INSERSI MB

Sebagai perwujudan adaptasi buku MB

Memastikan agar dalam pembelajaran PAI,muatan,perspektif dan ilustrasi dari 9 Nilai MB

Ada bukti - bukti insersi MB

Ada sistim pelaporan yang mudah dan sistimatis

16 of 37

3. Integrasi MB

Mengintegrasikan MB sebagai paradigma kedalam muatan, perspektif, contoh / ilustrasi, assesment secara sistimatis dan terukur.

Disesuaikan dg Learning phase ( tahap pembelajaran : umur, tingkatan ) Siswa.

PAI bermuatan MB adalah salah satu kontributor bagi profil pelajar pancasila “ yg rahmatan lilalamin “

​

17 of 37

INSERSI MB

Dalam pelatihan Guru ( PPKB, MGMP )

Dalam kegiatan Siswa terutama Rohis

​

18 of 37

9 NILAI MODERASI BERAGAMA

( dalam bingkai relasi sosial )

1.Tawassuth ( Seimbang ) nilai yang paling sentral, tidak ekstrim kiri dan kanan, seimbang antara kehidupan Dunia dan Akhirat,keshalehan individual dan sosial,ilmu dan amal,iman dan akal,internalisasi nilai menjadi etitude

​

19 of 37

2. I’tidal ( Fairnes ) tidak berat sebelah,tidak pilih kasih,dalam menilai seseorang/ melakukan sesuatu,konsisten sesuai prinsip kebenaran,menegakkan keadilan kepada siapapun dan dalam kondisi apapun tanpa membedakan latar belakang, hapus diskriminasi.

20 of 37

3. Tasamuh :

Sadar terhadap perbedaan dan menghormati keragaman ( suku, ras, golongan, kondisi fisik dan beragam lainnya )

Kemampuan dan kemauan untuk menerima orang lain yang berbeda, bahkan “ meski tak suka “

Menerima perbedaan sebagai fitrah manusia.

QS.5 : 48 Kenapa Allah tidak membuat manusia seagama ?

Tidak fanatik buta terhadap kelompok sendiri.

Menghargai ajaran,ritual dan hari besar agama lain

​

21 of 37

4. Islah ( Kebaikan Bersama ) :

Berorientasi memperbaiki keadaan dan mengutamakan kemaslahatan bersama

Dilakukan untuk memperoleh keadaan yang lebih baik dengan cara mengakomodasi suatu tuntutan perubahan dan perkembangan zaman.

Berusaha memperbaiki keadaan, fasilitas umum, ramah difabel.

Melakukan perubahan demi kebaikan bersama.

Mendamaikan perselisihan demi kebaikan bersama

​

22 of 37

5. Qudwah ( Keteladanan ) :

Mengikuti teladan yang baik, jadi teladan yang baik.

Mengambil inisiatif untuk merintis sesuatu yang mulia dan membawa kepada kesejahteraan.

Menyediakan fasilitas umum ramah difabel.

Memulai langkah baik dari diri sendiri.

Menjadi pelopor dalam kebaikan, seperti memperbaiki kerusakan lingkungan, memperjuangkan kesetaraan hak, tidak bersikap diskriminatif.

Merintis gerakan tuntas baca Quran, pengolahan

​

23 of 37

6. Muwathonah ( Nasionality ) :

Keselarasan antara keindonesiaan dan keislaman.

Pemahaman & sikap penerimaan terhadap eksistensi Negara,Bangsa dan rasa cinta Tanah Air.

Tidak mempertentangkan Quran vs Pancasila.

Siap membela Negara dari serangan fisik maupun non fisik sesuai UU.

Mempunyai rasa persaudaraan dengan sesama warga Negara

​

24 of 37

7. La’unf ( Nir Kekerasan ) :

Menolak Intoleransi, Ekstrimisme, Radikalisme dan Terorrisme serta segala bentuk kekerasan ( Ferbal, Fisik, Simbolik dll ).

Mengutamakan cara - cara damai dalam menyelesaikan masalah.

Tidak main hakim sendiri.

Menyerahkan hukum kepada pihak yang berwang.

​

25 of 37

8. I’tiraf al-Urf ( Ramah Budaya ) :

Tidak serta merta mempertentangkan praktek atau nilai budaya vs Agama.

Menghormati dan menghayati nilai - nilai yang berkembang dalam Masyarakat.

Melestarikan Adat & Budaya Lokal.

Sikap menjaga dan mengembangkan Budaya sebagai keseluruhan sistem, gagasan, tindakan & hasil kerja Manusia dalam rangka menjalankan kehidupan Masyarakat.

​

26 of 37

BAHAN AJAR TIDAK MENGANDUNG......

Intoleransi, termasuk eklusifisme.

Unsur kekerasan apapun ( gagasan, pernyataan, sikap ).

Radikalisme, Ekstrimisme dalam muatan / uraian, perspektif/ pendekatan, contoh / ilustrasi dan assesment mencakup semua aspek ( Quran - Hadits, Aqidah - Akhlaq, fikih, sejarah kebudayaan Islam )

Berorientasi perilaku ( untuk difahami dan diamalkan )

Paradikmanya “ Lighting The Candle “ menonjolkan keutamaan prinsip Islam Wasathiyah, bukan cuma “ Cussing The Darkness “ ( sibuk mengecam radikalisme )

​

27 of 37

EMPAT INDIKATOR INTI MB

​

Komitmen Kebangsaan

Anti Kekerasan

Toleransi

Akomodatif Terhadap Budaya Lokal

​

28 of 37

​

​

​

​

LINK ASSESMENT OF LEARNING

SELAMAT MENGERJAKAN

29 of 37

RUMUS PM 8334

KESIMPULAN

30 of 37

31 of 37

​

Membuat CP Sesuai Fase dan Kelas

​

2. CP terbaru tahun 2026 Pdf

​

​

3. Frompt Obrolan AI untuk memberikan perintah yang sesuai keinginan

​

​

1.Template CP diambil dari Panduan Pembelajaran dan Assesment 2025 Pdf.

32 of 37

33 of 37

34 of 37

35 of 37

36 of 37

37 of 37

​

​

Upaya dan komitmen peningkatan sumber daya manusia akan memberikan dampak yang besar dalam perubahan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

Tidak ada pelayanan yang baik tanpa sumber daya manusia yang kompeten, berkualitas dan memiliki komitmen yang tinggi.

Saya ingin berpesan kepada kita semua Guru PAI, bangun terus motivasi berprestasi , berusaha terus menjadi orang - orang pembelajar, dan jaga semangat persatuan dan kebersamaan karna tanpa ada persatuan dan kebersamaan mustahil kita memiliki peningkatan sumber daya manusia yang akan memberikan dampak yang besar dalam perubahan pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

​