1 of 72

BAB 1

BERPIKIR

KOMPUTASIONAL

“ Berpikir komputasional merupakan metode pemecahan masalah dengan menerapkan teknologi ilmu komputer atau informatika “

2 of 72

A

Pola

Berpikir

3 of 72

Ide atau Gagasan

Daya respons berpikir yang melahirkan imajinasi berupa rancangn solusi terhadap masalah yang dihadapi sebagai hasil pemikiran, baik yang bersifat spontan maupun melalui proses pemikiran yang lama.

1.

Konsep Ide atau Gagasan

4 of 72

Ide atau gagasan yang dihasilkan dari proses berpikir secara panjang dan matang disebut penalaran. Penalaran dapat memberikan solusi alternatif yang lebih matang. Terkadang ide tidak langsung dituangkan dalam sebuah tindakan nyata, tetapi masih sebatas bayangan yang disimulasikan secara mendalam, berbekal pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki. Keberhasilan ide atau gagasan akan diuji setelah dilakukan implementasi.

MASALAH

OTAK

MASALAH

MASALAH

IDE/

GAGASAN

SOLUSI

5 of 72

Kompleksitas permasalahan harus diimbangi dengan visualisasi penjabaran ide atau gagasan secara detail, jelas dan mudah dibaca. Tahapan mengategorikan, menjabarkan dan menggambarkan ide ini merupakan sebuah sistem pemetaan ide.

Teknik Memetakan

Ide

2.

Teknik Memetakan Ide

6 of 72

Menentukan tema utama

Identifikasikan setiap

cabang/subtema

Kembangkan lagi sub-sub item

lebih lengkap dan detail

Langkah-langkah dalam memetakan ide:

01

03

02

7 of 72

ALGORITME

Serangkaian proses atau aturan yang disusun dan diurutkan secara sistematis dan logis untuk menyelesaikan permasalahan.

3.

Konsep algoritme

8 of 72

Algoritma menghitung luas persegi Panjang :

9 of 72

B

Pernyataan

dan Logika

Proposisi

10 of 72

11 of 72

Proposisi

Pernyataan atau kalimat deklaratif yang bernilai benar (true) atau salah (false), tetapi tidak keduanya.

12 of 72

“Gajah lebih besar daripada tikus.”

Apakah ini sebuah pernyataan?

YA

Apakah ini sebuah proposisi?

YA

Apakah nilai kebenaran dari proposisi ini?

BENAR

13 of 72

“520 < 111”

Apakah ini sebuah pernyataan?

YA

Apakah ini sebuah proposisi?

YA

Apakah nilai kebenaran dari proposisi ini?

SALAH

14 of 72

“y > 5”

Pernyataan jenis ini kita sebut sebagai fungsi proposisi atau kalimat terbuka.

Apakah ini sebuah pernyataan?

YA

Apakah ini sebuah proposisi?

TIDAK

15 of 72

“Tolong untuk tidak tidur selama kuliah”

TIDAK

TIDAK

Ini adalah sebuah permintaan.

Apakah ini sebuah pernyataan?

Apakah ini sebuah proposisi?

16 of 72

“x < y jika dan hanya jika y > x.”

Apakah ini pernyataan ?

YA

Apakah ini proposisi ?

YA

Apakah nilai kebenaran dari proposisi ini ?

BENAR

17 of 72

C

Logika Matematika

18 of 72

01

02

03

04

05

NEGASI

KONJUNGSI

DISJUNGSI

IMPLIKASI

BIMPLIKASI

Jenis Logika Matematika

19 of 72

Metode membalikan niai sebelumnya, yang semula benar menjadi salah dan salah menjadi benar. Dengan menambahkan negasi (~), dapat membuat penyangkalan atau pengingkaran dari pernyataan yang sebelumnya dibuat.

p

~p

B

S

S

B

Penjelasan:

p adalah simbol pernyataan.

~p adalah simbol pernyataan yang memperoleh negasi.

B adalah pernyataan yang memiliki nilai benar.

S adalah pernyataan yang memiliki nilai salah.

Tabel kebenaran negasi

1.

Negasi

20 of 72

21 of 72

p

q

B

B

B

B

S

S

S

B

S

S

S

S

 

Tabel kebenaran konjungsi

 

2.

Konjungsi

22 of 72

23 of 72

  1. Carilah kalimat dibawah ini merupakan kalima proposisi/bukan proposisi dan nilai kebenenarannya

- Ular makan Tikus

- semua ikan mempunyai daya tahan hidup lebih dari 1 tahun

- Harap semua peserta rapat diam !

- “1000 < 1001”

2. Negasi dari "Semua murid menganggap fisika sulit" adalah...

3. Negasi dari "Siswa-siswi SMP memakai baju batik pada hari Rabu." adalah...

4. Tentukan negasi (ingkaran) dari pernyataan-pernyataan berikut:� a) p : Semua dokter memakai baju putih saat bekerja.� b) p : Semua anak mengikuti ujian fisika hari ini.� c) p : Semua jenis burung bisa terbang

5. Diberikan dua pernyataan sebagai berikut:

p : Hari ini Nganjuk hujan lebat.

q : Hari ini aliran listrik putus.

Nyatakan dengan kata-kata:� a) p ∧ q� b) p ∧ -q� c) -p ∧ q� d) -p ∧ -q

#

Soal Latihan

24 of 72

p

q

B

B

B

B

S

B

S

B

B

S

S

S

 

Tabel kebenaran disjungsi

 

3.

Disjungsi

25 of 72

26 of 72

p

q

p q

B

B

B

B

S

S

S

B

B

S

S

B

 

Tabel kebenaran implikasi

Penerapan pernyataan majemuk yang menggunakan kata penghubung “jika.. maka” dengan notasi simbol “→”.

4.

Implikasi

27 of 72

28 of 72

p

q

B

B

B

B

S

S

S

B

S

S

S

B

 

Tabel kebenaran bimplikasi

 

5.

Bimplikasi

29 of 72

30 of 72

D

PENCARIAN

( SEARCHING )

31 of 72

Searching adalah sebuah metode pencarian guna menemukan data / informasi yang sedang dicari di dalam sebuah kumpulan data yang memiliki type data sama. Pencarian diperlukan untuk mendapatkan informasi/data dari kumpulan data yang belum diketahui.

KEY/KUNCI

PROSES

OUTPUT

32 of 72

33 of 72

E

PENGURUTAN

( SORTING )

34 of 72

Searching adalah sebuah metode pencarian guna menemukan data / informasi yang sedang dicari di dalam sebuah kumpulan data yang memiliki type data sama. Pencarian diperlukan untuk mendapatkan informasi/data dari kumpulan data yang belum diketahui.

KEY/KUNCI

PROSES

OUTPUT

35 of 72

DEDUKTIF

Metode penalaran yang difokuskan untuk menggali informasi-informasi umum, kemudian dirangkum menjadi simpulan secara khusus.

Silogisme

Teknik pengambilan simpulan yang dilakukan berdasarkan dua pernyataan. Terdapat dua metode sigolisme yang dapat dipilih, yakni silogisme negative dan silogisme eror.

Entimen

Penerapan pola pikir deduktif secara langsung tanpa melalui mekanisme silogisme.

1.

Deduktif

36 of 72

Silakan kerjakan Yuk, Asah Literasimu! 3

37 of 72

INDUKTIF

Metode induktif dilakukan dengan mempelajarai dan menganalisis pernyataan-pernyataan secara khusus atau spesifik menjadi bersifat umum.

Aktivitas yang sering dikerjakan dalam proses penalaran induktif, yaitu:

  1. Analaogi, aktivitas pengambilan simpulan dengan mempertimbangkan keseragaman data atau proses.
  2. Generalisasi, teknik penetapan simpulan berdasarkan kumpulan data yang telah dianalisis terlebih dulu.
  3. Transduktif, metode penarikan poin simpulan terhadap kasus yang bersifat khusus, yang diimplementasikan pada kasus lainnya.
  4. Memprediksi kebenaran jawaban terhadap persoalan, solusi pemecahan masalah, ekstrapolasi, dan interpolasi.
  5. Menggambarkan model, sifat, kenyataan, fakta, korelasi atau hubungan, dan pattern atau pola.
  6. Menerapkan teknik analisis terhadap pola hubungan situasi, kemudian disusun menjadi konjektur.

2.

Induktif

38 of 72

ABDUKTIF

Metode penalaran yang dilakukan dengan mengambil salah satu opsi argumentasi atau alasan yang dianggap mendekati kebenaran dari beberapa pilihan argumentasi.

Terdapat 4 solusi yang dapat dilakukan:

Penjelasan pernyataan berdasarkan fakta akan mempermudah analisis dan proses penalaran.

Simplicity (Kesederhanaan)

Pemilihan penyajian penjelasan yang runtut dan menyuluruh serta detail sehingga tidak memunculkan ketidakpastian atau kebingungan.

Comprehensive (Komprehensif)

Penjelasan yang memiliki potensi besar untuk menghasilkan prediksi atau perkiraan yang dapat diterima atau disangkal.

Predictability (Prediktabilitas)

Penggunaan referensi atau rujukan yang valid dan kredibel dalam memberikan penjelasan.

Coherence (Kohorensi)

3.

Abduktif

39 of 72

Silahkan kerjakan Aktivitas Mandiri 2

40 of 72

E

Logika Penalaran Inferensi

41 of 72

Inferensi atau Inference (dalam Bahasa inggris) = Penyimpulan

Kata kerja penyimpulan memiliki makna tindakan membuat simpulan atau konklusi. Dalam arti luas, inferensi adalah mekanisme pembuatan simpulan atau konklusi berdasarkan satu atau lebih proposisi. Dalam pelaksanaannya, metode inferensi harus mempertimbangkan faktor implikatur atau makna yang tersirat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

1.

Konsep Inferensi

42 of 72

ARGUMEN

merupakan kumpulan pernyataan dengan bagian akhir dari pernyataan tersebut dapat dikategorikan sebagai konklusi. Sedangkan pernyataan-pernyataan yang ditulis sebelumnya dikenal dengan istilah premis atau hipotesis.

2.

Kebenaran argumen

43 of 72

3.

Jenis Inferensi Berdasarkan Jumlah Premis

Inferensi Langsung (Immediate Inference)

Mekanisme penarikan simpulan secara langsung berdasarkan sebuah premis yang dinyatakan.

Inferensi Tidak Langsung (Mediate Inference)

Mekanisme pembuatan konklusi yang diambil dari beberapa premis yang memiliki keterkaitan secara logis.

44 of 72

Modus Ponens

Modus Tollens

Modus Penambahan Disjungtif

Modus Penyederhanaan Konjungtif

4.

Metode Inferensi

45 of 72

01

Modus Ponens

 

Modus Tollens

Proses pengambilan simpulan dengan tollens sebenernya mirip dengan modus ponens. Perbedaannya adalaah premis kedua dan simpulan merupakan negasi dari setiap proposisi pada premis awal.

02

46 of 72

Modus Penambahan Disjungtif

 

Modus Penyederhanaan Konjungtif

 

03

04

 

 

dan

Notasi dalam modus penambahan

disjungtif

 

 

dan

Notasi dalam modus penambahan konjungtif

47 of 72

Silahkan kerjakan Uji Kemampuan Diri 2

48 of 72

F

Logika Konversi Bilangan

49 of 72

Pada umumnya, bilangan yang dikenal adalah kombinasi dari 0 dan 9. Angka-angka tersebut dapat dikelompokan lagi menjadi beberapa jenis bilangan, mulai dari bilangan biner, ternary, desimal hingga heksadesimal. Dari banyak jenis bilangan tersebut ada empat format bilangan yang sering digunakan yaitu biner, oktal, desimal, dan heksadesimal.

1.

Jenis dan Format Bilangan

50 of 72

Sistem Bilangan

Radiks (basis)

Digit

Biner

2

01

Ternary

3

012

Quartenary

4

0123

Quinary

5

01234

Senary

6

012345

Septenary

7

0123456

Octenary (octal)

8

01234567

Nonary

9

012345678

Denary (desimal)

10

0123456789

Undenary

11

0123456789A

Duodenary

12

0123456789AB

Tredenary

13

0123456789ABC

Quatuordenary

14

0123456789ABCD

Quidenary

15

0123456789ABCDE

Hexadenary (heksadesimal)

16

0123456789ABCDEF

Pengelompokan Jenis Bilangan

51 of 72

 

 

52 of 72

 

 

53 of 72

Silahkan kerjakan Uji Kemampuan Diri 3

54 of 72

Konversi

Mengubah bentuk atau dapat dikatakan teknik mengubah suatu bentuk lainnya, dengan tetap memiliki arti dan nilai yang sama.

 

Pada teknik pembagian, bilangan awal yang akan dikonversi ke format tertentu, dibagi secara berulang.

Teknik Penjumlahan

Teknik Pembagian

2.

Teknik Konversi Bilangan

55 of 72

  •  

3.

Sistem Penyandi Bilangan

56 of 72

Silahkan kerjakan Aktivitas Mandiri 3

57 of 72

G

Berpikir Algoritmik

58 of 72

Berpikir komputasional atau computational thinking merupakan metode menyelesaikan masalah-masalah dengan cara menerapkan model ilmu komputer (informatika) yang menuntut berpola pikir runtut, teratur, detail, jelas, memiliki nilai input dan output yang dihasilkan. Nilai yang diinputkan, diolah dan dihasilkan merupakan sebuah data yang dibaca, dihitung dan dianalisis.

Data Kuantitatif

Data Kualitatif

1.

Jenis data dalam bilangan

59 of 72

2.

Teknologi Computational Thinking

Konsep CT atau Computational Thinking

pertama kali diperkenalkan oleh Jeannette Wing pada Maret 2006 sebagai bentuk model dan mekanisme penyelesaian masalah melalui tahapan analisis masalah, desain sistem, dan implementasi menggunakan pendekatan ilmu komputer dengan tujuan efektivitas dan kecepatan pengambilan keputusan.

60 of 72

Elemen computational thinking

Abstraction

Decomposition

Generalization

Automation

Debugging

Algorithmic

Thinking

61 of 72

Tujuan :

Memprogam komputer agar mampu berpikir, mempertimbangkan dan memutuskan, serta mengeksekusi pekerjaan seperti manusia.

Persepsi Kecerdasan

Pendekatan dalam sisi kecerdasan mengacu pada potensi pengembangan teknologi komputer

pintar sehingga mampu bekerja seperti

manusia.

Persepsi Riset

Sisi pendekatan AI sebagai disiplin ilmu

baru yang mampu mencipkatan software,

hardware, atau perpaduan keduanya menjadi cerdasa layaknya manusia atau bahkan lebih.

Persepsi Potensi Bisnis

Dari sisi bisnis, AI mampu memberikan

dukungan layanan dan analisis yang cepat,

tepat dan andal sehingga berpotensi

meningkatkan keuntungan.

Persepsi Logika Pemprograman

Salah satu bentuk implementasi dalam menciptakan rule-rule logika yang dapat dimasukkan ke database kecerdasan mesin ketika menjalankan pekerjaannya.

Defini AI dalam beberapa persepsi

Artificial Intelegence

(AI)

62 of 72

No.

Aspek

Artificial Intelligence

Pemprograman Konvinsional

1.

Metode proses pengerjaan

Menggunakan metode simbolis

Menerapkan algoritme

2.

Kelengkapan input data

Boleh tidak lengkap

Harus lengkap

3.

Fitur pencarian

Heuristik

Menggunakan algoritme

4.

Konsentrasi

Knowledge

Data dan informasi

5.

Keterangan penjelas

Tersedia

Kadang ada, kadang tidak

6.

Struktur penulisan sumber kode

Modul atau fungsi terpisah dari pengetahuan

Modul atau fungsi terintegrasi dengan data

7.

Karakter output

Kuantitatif

Kualitatif

8.

Maintenance dan upgrade

Mudah

Relatif sulit

9.

Penalaran

Tersedia

Kadang tidak

Perbandingan kecerdasan buatan dan pemprograman terstruktur

63 of 72

Sistem yang menampung, menyimpan, dan mengolah setiap data yang berisi kepakaran atau keahlian sesorang atau tim pakar ke dalam sistem komputer.

Kelebihan sistem pakar:

  1. Memiliki basis data pengetahuan relatif besar.
  2. Mampu menyimpan data pakar dalam jangka waktu yang lama.
  3. Mampu melakukan perhitungan secara tepat dan tepat.
  4. Mampu menyajika data dan informasi dengan akurat.
  5. Memperbaiki performa kerja sistem.
  6. Mengurangi delay pekerjaan dan meningkatkan responbilitas sistem.

Sistem informasi sebagai hasil proses berpikir secara komputasi yang diciptakan engineer atau programmer, dengan tujuan memberikan bantuan pertimbangan pengambilan keputusan terhadap suatu permasalahan.

Sistem Pakar

Decision Support System

(DSS)

64 of 72

Penerapan Teknologi CT

Biometric

System

Face

Recognition

Voice/Speech

Recognition

Fingerprint Recognition

Computer-Aided

Diagnosis (CAD)

Optical Character

Recogniton (OCR)

Machine Vision

Data Mining

65 of 72

Silakan kerjakan Ruang Kolaborasi

66 of 72

Enskripsi adalah metode atau mekanisme mengubah atau mengoversi format data menjadi bentuk lain yang tidak mudah dibaca dan dipahami, hasil enkripsi disebut ciphertext. Adapun dekripsi adalah metode untuk mengembalikan data enkripsi ke bentuk plaintext sesuai aslinya.

995fb22a854c229dfc52c663303edd01c45d70c22f0da07b79b56cff725fbfce

Mari belajar phyton

Contoh enkripsi SHA-256

Jika didekripsi, akan menghasilkan

Enskripsi ROT13

67 of 72

Istilah ROT13 ini berasal dari kata “rotate by 13” atau diputar 13 kali (k=13) terhadap karakter abjad.

Contoh:

Plaintext

J

A

K

A

R

T

A

ROT13

Ditambahkan 13 karakter berikutnya

Encryted text

W

N

X

N

E

G

N

Algoritme ROT13

68 of 72

Algoritme ciphertext_ROT13_standar

Mulai

Inputkan plaintext dan simpan dalam variabel x

Hitung banyak karakter dalam variabel x, simpan dalam variabel y

Simpan nilai 1 ke dalam variabel ulang

Lakukan perulangan sebanyak y dimulai dari hitungan ke-1

Baca karakter ke-y

Ubah nilai karakter dalam format kode ASCII, simpan dalam variabel z[y]

Tambahkan nilai dalam variabel z[y] dengan nilai 13 dan simpan kembali dalam variabel variabel z[y]

Tambahkan variabel ulang dengan 1 dan simpan kembali dalam variable ulang

Periksa apakah nilai dalam variabel ulang lebih kecil atau sama dengan variabel y

Jika benar, maka lanjutkan perulangan. Namun jika salah, maka hentikan perulangan

Tampilkan nilai dalam variabel z[y]

Selesai

69 of 72

Silakan kerjakan Yuk, Asah Literasimu! 4

70 of 72

Silahkan kerjakan Aktivitas Mandiri 4

71 of 72

  1. - Tidak semua murid menganggap fisika sulit.

- Beberapa murid menganggap fisika sulit.

2. Tidak benar bahwa siswa-siswi SMP memakai baju batik pada hari Rabu atau Gengs bisa menulisnya dengan “Siswa-siswi SMP tidak memakai baju batik pada hari Rabu”

3. kita bisa memakai kata kata Semua negasinya memuat kata BEBERAPA dan bisa juga dengan kata ADA a  ~p : Ada dokter tidak memakai baju putih saat bekerja.b    ~p : Beberapa anak tidak mengikuti ujian fisika hari ini.C   ~p : Beberapa jenis burung tidak bisa terbang

72 of 72

4. Berikut ini adalah jawabannya:

Hari ini Bogor hujan lebat.

-p : Hari ini Bogor tidak hujan lebat

q : Hari ini aliran listrik putus.

-q : Hari ini aliran listrik tidak putus

Sehingga akan seperti berikut:�a) Hari ini Bogor hujan lebat dan aliran listrik putus�b) Hari ini Bogor hujan lebat dan aliran listrik tidak putus�c) Hari ini Bogor tidak hujan lebat dan aliran listrik putus�d) Hari ini Bogor tidak hujan lebat dan aliran listrik tidak putus

5. Pembahasan:�a) p : Ibu memasak soto ayam�q : Ibu membeli soto babat di warung makan�p ∨ q : Ibu memasak soato ayam atau membeli soto babat di warung makan.

b) p : Pak Martinus mengajar Bahasa Inggris�q : Pak Martinus mengajar Bahasa Indonesia�p ∨ q : Pak Martinus mengajar Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia.