PENILAIAN ELIMINASI MALARIA PROVINSI �KOMPONEN DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
SUKU DINAS KESEHATAN
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR
PETA WILAYAH
KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR
Luas Wilayah : 182,7 KM2
Batas Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur
Sebelah Utara : Berbatasan dengan Wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, Jalan Matraman Raya, Jendral A. Yani dan Kali Sunter
Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kota Administrasi Bogor, Provinsi Jawa Barat
Sebelah Barat : Dibatasi oleh Kali Ciliwung dan Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan
Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kota Administratif Bekasi, Provinsi Jawa Barat
JUMLAH PENDUDUK : 3.194.532 jiwa
FASILITAS KESEHATAN
| PUSKESMAS KECAMATAN | |
| | |
| | |
| 10 | |
| | |
| | |
| | |
| PUSKESMAS KELURAHAN | |
| | |
| | |
| 75 | |
| | |
| | |
| | |
| KLINIK PRATAMA | |
| | |
| | |
| 305 | |
| | |
| | |
| | |
| KLINIK UTAMA | |
| | |
| | |
| 74 | |
| | |
| | |
| | |
KATEGORI RUMAH SAKIT�WILAYAH KOTA ADMISTRASI JAKARTA TIMUR
NO | JENIS RUMAH SAKIT | KATEGORI KELAS | JUMLAH | |||
A | B | C | D | |||
1 | RS UMUM DAERAH | 0 | 3 | 1 | 3 | 7 |
2 | RS KHUSUS DAERAH | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 |
3 | RS UMUM SWASTA | 1 | 10 | 14 | 1 | 26 |
4 | RS KHUSUS SWASTA | 2 | 2 | 9 | 0 | 13 |
| JUMLAH TOTAL | 4 | 15 | 24 | 4 | 47 |
KOMPONEN DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPONEN KABUPATEN
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
1 | Penguatan komitmen pemangku kepentingan untuk mempertahankan daerah bebas malaria. (29,25) | a. Regulasi | | |
| 1). Perda peraturan yang secara langsung atau tidak langsung terkait percepatan eliminasi malaria dan atau pencegahan kembali penularan malaria | 1,00 | 1 | |
| | 2) Perbup/perwalkot peraturan yang secara langsung atau tidak langsung terkait percepatan eliminasi malaria dan atau pencegahan kembali penularan malaria | 1,00 | 0.5 |
| | 3). SK/SE Perbup/Perwalkot | 1,00 | 1 |
| | 4). SK/SE Kadinkes | 0,50 | 0,50 |
| | 5) SK Rumah Sakit Rujukan | 1,00 | 1 |
| | 6) SK Pokja Tatalaksana | 0,50 | 0,50 |
| | 7) SK Laboratorium Rujukan Tingkat Kabupaten/Kota | 1,00 | 1 |
| | 8) SK Crosceker | 1,50 | 1,5 |
| | 9) SK Bupati/Walkot tentang Tim Persiapan dan Pemeliharaan Eliminasi Malaria Kabupaten/Kota | 0,25 | 0,25 |
a.1 Perda peraturan yang secara langsung atau tidak langsung terkait percepatan eliminasi malaria dan atau pencegahan kembali penularan malaria
Perda DKI No. 4-2009 Sistem Kesehatan Daerah
a.2) Perbup/perwalkot peraturan yang secara langsung atau tidak langsung terkait percepatan eliminasi malaria dan atau pencegahan kembali penularan malaria 🡪 Bup/Walkot tidak dapat mengeluarkan peraturan 🡪 mengacu pada Pergub mengikuti aturan dari UU No.29 th 2007 ttg Pemerintahan Prov DKI Jakarta
Pergub Prov. DKI No.154 Th 2010
Pergub Prov. DKI No.156 Th 2018
UU No.29 Thn 2007 Tata Pemerintahan DKI sebagai Ibukota
a.3). SK/SE Perbup/Perwalkot
Surat Keputusan Walikota JT Nomor 312 Tahun2013 tentang Pembentukan Tim Eliminasi Malaria
Surat Edaran Walikota JT Nomor e-0004 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Strategi pemeliharaan Malaria di JT
Surat Edaran Walikota JT Nomor e-0004 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Strategi pemeliharaan Malaria di JT
a.4). SK/SE Kasudinkes
SK KASUDINKES NO 854 TAHUN 2013 ELIMINASI MALARIA
SK KASUDINKES NO 62 TAHUN 2023 PEMELIHARAAN ELIMINASI MALARIA
a.5) SK Rumah Sakit Rujukan
SK KADINKES NO. 135 TAHUN 2014
a.6) SK Pokja Tatalaksana
SK NO 296 TAHUN 2022 TANGGAL 3 MARET 2022
a.7) SK Laboratorium Rujukan Tingkat Kabupaten/Kota
SK NOMOR 3386 TAHUN 2022 TANGGAL 5 DESEMBER 2022
a.8) SK Crosceker
SK NOMOR 392 TAHUN 2022 TANGGAL 6 April 2022
a.9) SK Bupati/Walkot tentang Tim Persiapan dan Pemeliharaan Eliminasi Malaria Kabupaten/Kota
Persiapan Eliminasi
Pemeliharaan Eliminasi
INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
1 | Penguatan komitmen pemangku kepentingan untuk mempertahankan daerah bebas malaria. (29,25) | b. Dukungan Dana | | |
| 1). APBD I | 0,50 | 0.5 | |
| 2). APBD II | 0,75 | 0,75 | |
| | 3) Dana lainnya | 0,50 | 0,50 |
| | c. Rencana Aksi Daerah 2020 - 2024 terkait pencegahan timbulnya kembali penularan malaria | 0,50 | 0,50 |
| | d. Kerjasama lintas sektor dalam melakukan kegiatan pemeliharaan | | |
| | 1) Melakukan sosialisasi lintas sektor | 0,50 | 0,50 |
| | 2) Adanya kemitraan dengan sektor lain | 0,50 | 0,50 |
| | e. Koordinasi lintas batas | | |
| | 1) Kerjasama lintas batas antar kabupaten/kota | 0,50 | 0,25 |
| | 2) Cross notifikasi antar kabupaten/kota | 0,50 | 0,5 |
a. APBD I
DIPA APBD KEGIATAN MALARIA SUDINKES JAKARTA TIMUR
2019
2020
2022
2023
b. APBD II
Kabupaten / Kota di provinsi DKI Jakarta tidak memiliki DPRD Tk.II , sehingga semua anggaran berdasarkan pengajuan Gubernur yang disahkan oleh DPRD Tk.I ( UU No.29 Tahun 2007 )
b.3) Dana lainnya
BLUD RSUD DAN PUSKESMAS
c. Rencana Aksi Daerah terkait pencegahan timbulnya kembali penularan malaria
RAD disahkan melalui Pergub 156/2018 dan disusun oleh Provinsi dengan melibatkan Kab/Kota sesuai tata pemerintahan Jakarta sebagai Daerah Khusus Ibukota (UU No.29/2007)
d.1) Melakukan sosialisasi lintas sektor
Sosilaisasi pada pertemuan kemitraan dan kolaborasi pengendalian Aids-TB-Malaria , Oktober 2022
Sosialisasi Malaria kepada anggota TNI AU Halim PK , Februari 2023
Sosialisasi pada RS dan Anggota TNI –AD , Juli 2022
Pusdikes TNI-AD
RS kesdam Cijantung
d.2) Adanya kemitraan dengan sektor lain
Kemitraan dengan PT BKU Kec.Makasar dalam kegiatan Screening malaria, Juli 2022
Kemitraan dengan Lintas sector ( Camat,Luran Dinas SDA ) dalam pelaksanaan survey vektor, September 2022
Kemitraan dengan Batalyon 461 Paskhas TNI-AU, RSAU dan KKP Halim dalam kegiatan sosialisasi dan screening malaria anggota TNI –AU ( 15 Februari 2023 )
e.1) Kerjasama lintas batas antar kabupaten/kota
e.2) Cross notifikasi antar kabupaten/kota
INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
2 | Penguatan surveilans dan manajemen penanggulangan KLB malaria. (30.00) | a. Seluruh Fasyankes dan RS melaksanakan sismal | | |
| 1) seluruh Rumah sakit yang ditunjuk melaksanakan e-sismal, dengan kelengkapan lebih dari 80 persen | 0,25 | 0,25 | |
| (Kab : 9,00) | 2) Seluruh Rumah Sakit yang ditunjuk melaporkan kasus positif ke Dinkes kab/kota dalam waktu 1 x 24 jam | 0,25 | 0,25 |
| | b. Kabupaten/Kota melakukan analisa dan umpan balik e-sismal setiap 3 bulan kepada Fasyankes | 0,50 | 0.50 |
| | c. Adanya register kasus malaria yang mencakup wilayah eliminasi secara lengkap. (Nama alamat spesies palsmodium dan klasifikasi) | | |
| | 1) Validasi pencatatan pelaporan kasus secara individu dari fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas, RS dll) ke Dinkes kab/kota, provinsi dan pusat yang tervalidasi | 1,00 | 1,00 |
| | 2) Validasi hasil PE dari masing-masing faskes termasuk PE terhadap kasus dari RS | 1,00 | 1.00 |
| | 3) Adanya koordinasi antara pengelola malaria dan surveilans dalam menindak lanjuti dan memberikan umpan balik laporan daris sismal maupun SKDR | 0,50 | 0,50 |
| | 4) Adanya analisis data hasil PE dan tindak lanjut (respon kasus) | 0,50 | 0.50 |
a.1) seluruh Rumah sakit yang ditunjuk melaksanakan e-sismal, dengan kelengkapan lebih dari 80 persen
a.2) Seluruh Rumah Sakit yang ditunjuk melaporkan kasus positif ke Dinkes kab/kota dalam waktu 1 x 24 jam
Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mempunyai sistem pelaporan berbasis web untuk kasus penyakit potensial KLB (termasuk Malaria) yang harus dilaporkan dalam waktu 1x24 jam sejak kasus ditemukan di RS/Puskesmas dan dimonitor oleh tim surveilans di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi
b. Kabupaten/Kota melakukan analisa dan umpan balik e-sismal setiap 3 bulan kepada Fasyankes
c.1) Validasi pencatatan pelaporan kasus secara individu dari fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas, RS dll) ke Dinkes kab/kota, provinsi dan pusat yang tervalidasi
Pertemuan Validasi Data Penyakit potensial KLB Sudinkes Jaktim dengan petugas Puskesmas dan RS, 21 Oktober 2022
c.2) Validasi hasil PE dari masing-masing faskes termasuk PE terhadap kasus dari RS
Sebelum Validasi alamat tidak lengkap
Setelah dilakukan Validasi / Verifikasi
c.3) Adanya koordinasi antara pengelola malaria dan surveilans dalam menindak lanjuti dan memberikan umpan balik laporan dari sismal maupun SKDR
Informasi dari PJ Surveilans kepada PJ program Malaria
c.4) Adanya analisis data hasil PE dan tindak lanjut (respon kasus)�
PE pasien malaria di RSUD Kramat Jati , 1 Sept 2021
Plasmodium : Falciparum
Pegawai BIN yang baru pulang bertugas di Papua .
Klasifikasi : Kasus IMPOR
Jumlah rombongan : 3 orang
2 orang lainya tidak mengalami gejala
INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
2 | Penguatan surveilans dan manajemen penanggulangan KLB malaria. (30.00) | d. Laporan kegiatan surveilans migrasi yaitu laporan penemuan orang dengan riwayat perjalanan dari daerah endemis dan atau disertai demam diperiksa/skrining di fasilitas pelayanan kesehatan (mis TNI, POLRI, KKP, Imigrasi, RS, Puskesmas, kader dll) atau diperiksa oleh petugas di lapangan | 0,50 | 0,50 |
| e. Adanya pemetaan fokus malaria berdasarkan desa di puskesmas setiap tahun. (peta reseptif dan vulnerable ) | 1,00 | 1,00 | |
| | f. Adanya laporam analisa data kasus malaria secara epidemiologis (kelompok umur, jenis kelamin, pekerjaan, konfirmasi,tempat dan waktu tertentu) menurut Fasyankes | 1,00 | 1,00 |
| | g. Berfungsinya SKD – KLB dan mampu melakukan penanggulangan secara cepat bila terjadi KLB. | | |
| | 1) Melakukan rekapitluasi Laporan mingguan SKDR dan umpan balik ke Puskesmas/fasyankes | 0,50 | 0,50 |
| | 2) berfungsinya TGC (Tim Gerak Cepat) KLB | 0,50 | 0,50 |
| | 3) Adanya kesiapsiagaan dan tindak lanjut terhadap terjadinya KLB Malaria | 0,50 | 0,50 |
| | 4.) Tersedianya buffer stock untuk penanggulangan KLB (al. RDT,OAM):melihat keinstalasi farmasi | 0,50 | 0,50 |
| | 5). adanya SOP penanggulangan KLB | 0,50 | 0,50 |
d. Laporan kegiatan surveilans migrasi yaitu laporan penemuan orang dengan riwayat perjalanan dari daerah endemis dan atau disertai demam diperiksa/skrining di fasilitas pelayanan kesehatan
Skreening Malaria bagi Karyawan PT BKU dan siswa TNI AD dengan Riwayat dari daerah Endemis Malaria , Juni – Juli 2022
e. Adanya pemetaan fokus malaria berdasarkan desa di puskesmas setiap tahun. �(peta reseptif dan vulnerable )
PETA KELURAHAN RESEPTIF�KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR �TAHUN 2019-2022
KETERANGAN :
NON RESEPTIF
RESEPTIF
KETERANGAN :
NON FOKUS
FOKUS BEBAS
FOKUS NON AKTIF
FOKUS AKTIF
PETA KELURAHAN FOKUS �KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR �TAHUN 2019-2022
KETERANGAN :
NON FOKUS
FOKUS BEBAS
FOKUS NON AKTIF
FOKUS AKTIF
PETA KELURAHAN VURNERABEL�KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR �TAHUN 2019-2022
KETERANGAN :
NON VURNERABEL
VURNERABEL
f. Adanya laporan analisa data kasus malaria secara epidemiologis (kelompok umur, jenis kelamin, pekerjaan, konfirmasi, tempat dan waktu tertentu) menurut fasyankes
LAPORAN TAHUNAN PROGRAM P2PTVZ
Adanya laporan analisa data kasus malaria secara epidemiologis (kelompok umur, jenis kelamin, pekerjaan, konfirmasi, tempat dan waktu tertentu) menurut fasyankes
ANALISA SITUASI MALARIA TAHUN 2022
g.1) Melakukan rekapituasi Laporan mingguan SKDR dan umpan balik ke puskesmas/fasyankes
BULETIN MINGGUAN SKDR SUDINKES JAKTIM
Feedback laporan ke Fasyankes Dinkes DKI
g.2) berfungsinya TGC (Tim Gerak Cepat) KLB
g.3) Adanya kesiapsiagaan dan tindak lanjut terhadap terjadinya KLB Malaria�
STOK LOGISTIK DI GUDANG FARMASI SUDINKES
JANUARI 2023
REAGEN DAN ALAT DIAGNOSTIK DI RS RUJUKAN
g.4.) Tersedianya buffer stock untuk penanggulangan KLB (al. RDT,OAM):melihat keinstalasi farmasi
Artesunat Inj.
DHP
Primaquin
NO | NAMA OBAT | JUMLAH | BACTH | ED | KET |
1 | Primaquin | 1981 | 56386003 | 3/24 | Gudang Farmasi Sudinkes Jaktim |
2 | DHP | 879 | 220605 | 6/24 | |
3 | Ertesunat Inj. | 13 | LA220631 | 3/25 |
4 | RDT | 59 | 75H14215 | 7/23 | |
g.5). adanya SOP penanggulangan KLB
INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
3 | Penguatan jejaring tatalaksana untuk menjamin kemampuan mendiagnosa malaria secara dini dan mengobati dengan tepat. (28,5) (Kab : 8,00) | a. Tersedianya ahli tatalaksana malaria di RS/tenaga terlatih (terkait diagnosis, pengobatan) | 0,50 | 0,50 |
| b. Melakukan lokakarya tatalaksana malaria tingkat Kabupaten/Kota bagi dokter diwilayah kabupaten minimal satu kali setahun dalam tahun terakhir (pada situasi khusus seperti pandemi bisa dilakukan secara virtual) | 0,50 | 0,50 | |
| | c. Adanya instalasi farmasi yang menyediakan kebutuhan OAM dan alat diagnostik (RDT dan bahan laboratorium) | | |
| | 1) mengetahui prosedur permintaan alat diagnostik dan OAM (bukti permintaan alat dengan obat) | 0,25 | 0,25 |
| | 2) Tersedianya OAM | 1,00 | 1,00 |
| | 3) Tersedianya alat diagnostic | 0,50 | 0,50 |
a. Tersedianya POKJA/ Tim ahli tatalaksana malaria di RS/tenaga terlatih (terkait diagnosis, pengobatan)
RS POLRI
RSAU ESNAWAN ANTARIKSA
b. Melakukan lokakarya tatalaksana malaria tingkat Kabupaten/Kota bagi dokter diwilayah kabupaten minimal satu kali setahun dalam tahun terakhir
Pertemuan penguatan tatalaksana malaria dalam upaya Pemeliharaan Eliminasi Malaria
Sudinkes Jaktim, 25 Juli 2022
c.1) mengetahui prosedur permintaan alat diagnostik dan OAM (bukti permintaan alat dengan obat)
Surat Permohonan OAM
Bukti pengambilan OAM
SE Mekanisme Pelayanan Kebutuhan OAM
c.2) Tersedianya OAM
STOK OBAT ANTI MALARIA SUKU DINAS KESEHATAN JAKARTA TIMUR , JANUARI 2023
Artesunat Inj.
DHP
Primaquin
NO | NAMA OBAT | JUMLAH | BACTH | ED | KET |
1 | Primaquin | 1981 | 56386003 | 3/24 | Gudang Farmasi Sudinkes Jaktim |
2 | DHP | 879 | 220605 | 6/24 | |
3 | Ertesunat Inj. | 13 | LA220631 | 3/25 |
Mikroskop berfungsi baik
Bahan dan Reagen Pemeriksaan
c.3) Tersedianya alat diagnostik
RS RUJUKAN MALARIA
RS POLRI RS SUKANTO
DESEMBER 2022
INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
3 | Penguatan jejaring tatalaksana untuk menjamin kemampuan mendiagnosa malaria secara dini dan mengobati dengan tepat. (28,5) | d. Tersedianya laboratorium rujukan/petugas uji silang kabupaten/kota untuk memantapkan mutu lab utk memeriksa malaria | | |
| 1) Tersedianya tenaga uji silang yang sudah dilatih dan mempunya kompetensi min level 2 ( termasuk labkesda) | 1,00 | 0,50 | |
| 2) Tersedia minimal 1 unit mikroskop dalam keadaan baik dan layak pakai c | 0,50 | 0,50 | |
| 3) Tersedianya reagensia untuk pemeriksaan mikroskopis malaria (Giemsa, buffer, methanol, minyak imersi) yang cukup dan baik kualitasnya serta tidak kedaluarsa | 0,75 | 0,75 | |
| 4) Tersedianya alat dan bahan habis pakai untuk pemeriksaan mikroskopis malaria (objek glass, lanset steril, kapas alkohol, gelas ukur, pipet tetes, beaker glass, rak pewarnaan, botol semprot, dll) yang cukup dan baik kualitasnya | 0,50 | 0,50 | |
| | 5)Tersedianya alat untuk uji kualitas reagensia (kertas whatman no.2, batang pengaduk kaca, pH indikator, densitometer/alat pengukur berat jenis methanol) | 0,50 | 0,50 |
| | 6) Menyelenggarakan kegiatan uji silang dari fasyankes | 1,00 | 1,00 |
| | 7) Memberikan umpan balik hasil pemantapan mutu external (uji silang dan supervisi) | 0,50 | 0,50 |
| | e. Menyelenggarakan penyegaran diagnostik malaria bagi mikroskopis secara teratur. | 0,50 | 0,50 |
d.1) Tersedianya tenaga uji silang yang sudah dilatih dan mempunyai kompetensi level 2 (termasuk labkesda)
SERTIFIKAT PELATIHAN TIDAK TERCANTUM LEVEL
d.2) Tersedia minimal 1 unit mikroskop dalam keadaan baik dan layak pakai
RS.POLRI RS SUKANTO, DESEMBER 2022
RSAU HALIM , JANUARI 2022
d.3) Tersedianya reagensia untuk pemeriksaan mikroskopis malaria (Giemsa, buffer, methanol, minyak imersi) yang cukup dan baik kualitasnya serta tidak kedaluarsa
RS POLRI
RSAU ESNAWAN ANTARIKSA HALIM
d.4) Tersedianya alat dan bahan habis pakai untuk pemeriksaan mikroskopis malaria (objek glass, lanset steril, kapas alkohol, gelas ukur, pipet tetes, beaker glass, rak pewarnaan, botol semprot, dll) yang cukup dan baik kualitasnya
KETERSEDIAAN DI RS POLRI
DESEMBER 2022
d.5)Tersedianya alat untuk uji kualitas reagensia (kertas whatman no.2, batang pengaduk kaca, pH indikator, densitometer/alat pengukur berat jenis methanol)
Tersedia di laboratorium RS POLRI RS SUKANTO , JANUARI 2023
d.6) Menyelenggarakan uji silang dari Fasyankes
d.7) Memberikan umpan balik hasil pemantapan mutu external (uji silang dan supervisi)
Umpan Balik / Hasil Uji silang RSAU ESNAWAN
INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
4 | Penguatan kemandirian masyarakat dalam mencegah munculnya kasus baru malaria.(12,50) (Kab : 5,00) | a. Adanya sosialisasi/ penyuluhan yang berkesinambungan tentang pencegahan malaria kepada wisatawan/pendatang untuk menghindari penularan malaria di wilayah yang menjadi fokus malaria | | |
| 1) Forum kerjasama lintas program, lintas sektor ( antara lain dengan dinas pertambangan, kehutanan, perkebunan, perikanan, PMD, Dinas Pariwisata, TNI, POLRI dan lain-lain ) dalam penanggulangan malaria secara rutin | 1,50 | 1,50 | |
| | 2) Forum pemberdayaan masyarakat ( TOMA, TOGA, LSM dan lainnya) dalam penanggulangan malaria ( seperti: PLA, POSMALDES, Juru/kader malaria desa dll) | 1,00 | 1,00 |
| | b. Tersedianya media KIE (cetak dan Elektronik) | | |
| | 1) Tersedianya media penyuluhan tentang malaria demgan bahasa lokal baik yang diadakan Kabupaten (juga dengan melihat Dukungan Promkes/interprogram), | 1,00 | 1,00 |
| | 2) Tersedianya media penyuluhan yang diadakan Pusat tentang malaria (yang dapat digandalan oleh daerah) | 0,50 | 0,50 |
| | c. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat secara rutin.dengan puncaknya pada bulan April Hari Malaria Sedunia (HMS) setiap tahun | 1,00 | 1,00 |
| TOTAL KAB : 33,75 | | | |
| | | | |
a.1) Forum kerjasama lintas program, lintas sektor (antara lain dengan dinas pertambangan, kehutanan, perkebunan, perikanan, PMD, Dinas Pariwisata, TNI, POLRI dan lain-lain) dalam penanggulangan malaria secara rutin
Kerjasama dengan TNI – POLRI dan Dinas SDA dalam upaya pemeliharaan eliminasi malaria ( Bintek Tatalaksana , Survey keberadaan Vektor , Screening )
Tahun 2022
Pertemuan kemitraan dan Kolaborasi Penanggulangan AIDS-TB-Malaria di Jaktim
RS,Pengayoman , 30 Oktober 2022
Forum kerjasama lintas program, lintas sektor
a.2) Forum koordinasi organisasi pemberdayaan masyarakat ( TOMA, TOGA, LSM dan lainnya) dalam penanggulangan malaria (seperti: PLA, POSMALDES, Juru/Kader Malaria Desa, dll)
Koordinasi screening malaria peserta JAMNAS dari daerah endemis , Kerjasama dengan SAKA BHAKTI HUSADA . Cibubur , 16 Agustus 2022
Sosialisasi Malaria bersamaan dengan kegiatan PSN dengan Jumantik dan Kerjasama dengan PT BKU dalam pelaksanaan screening malaria , Juli 2022
b.1) Tersedianya media penyuluhan tentang malaria dengan bahasa lokal baik yang diadakan Kabupaten (juga dengan melihat Dukungan Promkes/interprogram),
Kegiatan Pemeliharaan Eliminasi Malaria di Medsos IG Sudinkes Jaktim
b.2) Tersedianya media penyuluhan yang diadakan Pusat tentang malaria (yang dapat digandalan oleh daerah)
c. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat secara rutin.dengan puncaknya pada bulan April Hari Malaria Sedunia (HMS) setiap tahun
Penyuluhan Malaria dalam rangka HMS
Puskesmas Cipayung, 25 April 2022
INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
5 | Tersedianya dokumentasi termasuk pelibatan masyarakat dan laporan yang terkait dengan program malaria | a. Tersedianya dokumentasi kegiatan eliminasi malaria di kabupaten dalam bentuk soft copy atau hard copy (antara lain: data kasus, PE, Sismal, ketenagaan, logistik, peta fokus, peta reseptif). 3 tahun terakhir | | |
| 1) Laporan Tahunan program malaria | | | |
| | 2)Rencana Aksi Daerah 2020 - 2024 terkait pencegahan timbulnya kembali penularan malaria | | |
| | 3) Fungsi Organaisasi terkait Program malaria kabupaten/kota | | |
| | 4) Laporan Tahunan Surveilans (sismal) | | |
| | 5) Informasi daerah fokus malaria (Peta) | | |
| | 6) Registrasi kasus malaria per-individu (sismal) | | |
| | 7) Penjaminan dan pengendalian mutu dignosa ( cross check, quality assurance, umpan balik hasil uji silang) | | |
| | 8) Laporan tahunan survei/surveilans entomologi indentifikasi daerah reseptif dan kegiatan pengendalian vektor | | |
| | 9) Laporan Penilaian Mandiri Eliminasi malaria tk Kabupaten | | |
| | 10) Dokumen Legislasi atau regulasi | | |
a. Tersedianya dokumentasi kegiatan eliminasi malaria seluruh kabupaten/kota (dari kab/kota pertama eliminasi sd kab/kota terakhir) dalam bentuk soft copy atau hard copy (antara lain: data kasus, PE, Sismal, ketenagaan, logistik, peta fokus, peta reseptif). 3 tahun terakhir.
Penyelidikan Epidemiologi Kasus Malaria
PE MALARIA DI RS
PE MALARIA DI RUMAH PENDERITA
a.1) Laporan Tahunan program malaria
a.2 ) Rencana Aksi Daerah terkait pencegahan timbulnya kembali penularan malaria
RAD disahkan melalui Pergub 156/2018 dan disusun oleh Provinsi dengan melibatkan Kab/Kota sesuai tata pemerintahan Jakarta sebagai Daerah Khusus Ibukota (UU No.29/2007)
a.3) Fungsi Organisasi terkait Program malaria Kabupaten/Kota
a.4) Laporan Tahunan Surveilans (sismal)
a.5) Informasi daerah fokus malaria (peta)
a.6) Registrasi kasus Malaria per-Individu ( Sismal )
Register Malaria Tahun 2020
Register Malaria Tahun 2021
Register Malaria Tahun 2022
a.7) Penjaminan dan pengendalian mutu diagnosa ( cross check, quality assurance, umpan balik hasil uji silang)
a.8) Laporan tahunan survei/surveilans entomologi indentifikasi daerah reseptif dan kegiatan pengendalian vektor
SURVEILANS VEKTOR MALARIA DALAM RANGKA PEMETAAN RESEPTIFITAS WILAYAH JAKARTA TIMUR
INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI
NO | PERSYARATAN | URAIAN | STANDARD | HASIL |
5 | Tersedia dokumen termasuk pelibatan masyarakat dan laporan yang terkait dengan program malaria | b. Tersedianya dokumentasi kegiatan pelibatan masyarakat dalam penanggulangan malaria ( seperti: PLA, POSMALDES, Juru/kader malaria desa dll), 3 tahun terakhir sebelum penilaian. | | |
| | 1) Dokumentasi Kolaborasi inter sektoral | | |
| | 2) Kegiatan koordinasi lintas batas kabupaten/kota dan Puskesmas | | |
| | 3) Dokumentasi edukasi dan peningkatan partisipasi masyarakat. | | |
b. Tersedianya dokumentasi kegiatan pelibatan masyarakat dalam penanggulangan malaria ( seperti: PLA, POSMALDES, Juru/kader malaria desa dll), 3 tahun terakhir sebelum penilaian.
b.1) Dokumentasi Kolaborasi inter sektoral
Pertemuan kemitraan dan Kolaborasi Penanggulangan AIDS-TB-Malaria di Jaktim
RS,Pengayoman , 30 Oktober 2022
b.2) Kegiatan koordinasi lintas batas kabupaten/kota dan Puskesmas
Pertemuan Lintas batas , 21 Juni 2011 di Gd.Mitra Praja
b.3) Dokumentasi edukasi dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Pemasangan spanduk di lokasi strategis , sosialisasi malaria bagi pasien Puskesmas dan sosialisasi kepada masyarakat,Jumantik dan lintas sector pada saat kegiatan monitoring PSN setiap hari Jum’at .
Laporan Tim Penilai Mandiri Eliminasi Komponen Kabupaten
NO | PERSYARATAN | SKORE STANDARD | SKORE TIM MANDIRI | SKORE TIM UJI PETIK |
1 | Penguatan komitmen pemangku kepentingan untuk mempertahankan daerah bebas malaria. (29,25) | 12,00 | | |
2 | Penguatan surveilans dan manajemen penanggulangan KLB malaria. (30.00) | 9,00 | | |
3 | Penguatan jejaring tatalaksana untuk menjamin kemampuan mendiagnosa malaria secara dini dan mengobati dengan tepat. (28,5) | 8,00 | | |
4 | Penguatan kemandirian masyarakat dalam mencegah munculnya kasus baru malaria.(12,50) | 5,00 | | |
5 | Tersedianya dokumentasi termasuk pelibatan masyarakat dan laporan yang terkait dengan program malaria | LENGKAP | | |
| TOTAL | 34,00 | | |
Terima kasih..….