1 of 86

PENILAIAN ELIMINASI MALARIA PROVINSI �KOMPONEN DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA

SUKU DINAS KESEHATAN

KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR

2 of 86

PETA WILAYAH

KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR

Luas Wilayah : 182,7 KM2

Batas Wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur

Sebelah Utara : Berbatasan dengan Wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Utara, Jalan Matraman Raya, Jendral A. Yani dan Kali Sunter

Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Kota Administrasi Bogor, Provinsi Jawa Barat

Sebelah Barat : Dibatasi oleh Kali Ciliwung dan Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan

Sebelah Timur : Berbatasan dengan Kota Administratif Bekasi, Provinsi Jawa Barat

JUMLAH PENDUDUK : 3.194.532 jiwa

3 of 86

FASILITAS KESEHATAN

PUSKESMAS KECAMATAN

10

PUSKESMAS KELURAHAN

75

KLINIK PRATAMA

305

KLINIK

UTAMA

74

4 of 86

KATEGORI RUMAH SAKIT�WILAYAH KOTA ADMISTRASI JAKARTA TIMUR

NO

JENIS RUMAH SAKIT

KATEGORI KELAS

JUMLAH

A

B

C

D

1

RS UMUM DAERAH

0

3

1

3

7

2

RS KHUSUS DAERAH

1

0

0

0

1

3

RS UMUM SWASTA

1

10

14

1

26

4

RS KHUSUS SWASTA

2

2

9

0

13

 

JUMLAH TOTAL

4

15

24

4

47

5 of 86

KOMPONEN DINAS KESEHATAN KABUPATEN/KOTA

6 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN KOMPONEN KABUPATEN

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

1

Penguatan komitmen pemangku kepentingan untuk mempertahankan daerah bebas malaria. (29,25)

a. Regulasi

1). Perda peraturan yang secara langsung atau tidak langsung terkait percepatan eliminasi malaria dan atau pencegahan kembali penularan malaria

1,00

1

2) Perbup/perwalkot peraturan yang secara langsung atau tidak langsung terkait percepatan eliminasi malaria dan atau pencegahan kembali penularan malaria

1,00

0.5

3). SK/SE Perbup/Perwalkot

1,00

1

4). SK/SE Kadinkes

0,50

0,50

5) SK Rumah Sakit Rujukan

1,00

1

6) SK Pokja Tatalaksana

0,50

0,50

7) SK Laboratorium Rujukan Tingkat Kabupaten/Kota

1,00

1

8) SK Crosceker

1,50

1,5

9) SK Bupati/Walkot tentang Tim Persiapan dan Pemeliharaan Eliminasi Malaria Kabupaten/Kota

0,25

0,25

7 of 86

a.1 Perda peraturan yang secara langsung atau tidak langsung terkait percepatan eliminasi malaria dan atau pencegahan kembali penularan malaria

Perda DKI No. 4-2009 Sistem Kesehatan Daerah

8 of 86

a.2) Perbup/perwalkot peraturan yang secara langsung atau tidak langsung terkait percepatan eliminasi malaria dan atau pencegahan kembali penularan malaria 🡪 Bup/Walkot tidak dapat mengeluarkan peraturan 🡪 mengacu pada Pergub mengikuti aturan dari UU No.29 th 2007 ttg Pemerintahan Prov DKI Jakarta

Pergub Prov. DKI No.154 Th 2010

Pergub Prov. DKI No.156 Th 2018

UU No.29 Thn 2007 Tata Pemerintahan DKI sebagai Ibukota

9 of 86

a.3). SK/SE Perbup/Perwalkot

Surat Keputusan Walikota JT Nomor 312 Tahun2013 tentang Pembentukan Tim Eliminasi Malaria

Surat Edaran Walikota JT Nomor e-0004 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Strategi pemeliharaan Malaria di JT

Surat Edaran Walikota JT Nomor e-0004 Tahun 2023 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Strategi pemeliharaan Malaria di JT

10 of 86

a.4). SK/SE Kasudinkes

SK KASUDINKES NO 854 TAHUN 2013 ELIMINASI MALARIA

SK KASUDINKES NO 62 TAHUN 2023 PEMELIHARAAN ELIMINASI MALARIA

11 of 86

a.5) SK Rumah Sakit Rujukan

SK KADINKES NO. 135 TAHUN 2014

12 of 86

a.6) SK Pokja Tatalaksana

SK NO 296 TAHUN 2022 TANGGAL 3 MARET 2022

13 of 86

a.7) SK Laboratorium Rujukan Tingkat Kabupaten/Kota

SK NOMOR 3386 TAHUN 2022 TANGGAL 5 DESEMBER 2022

14 of 86

a.8) SK Crosceker

SK NOMOR 392 TAHUN 2022 TANGGAL 6 April 2022

15 of 86

a.9) SK Bupati/Walkot tentang Tim Persiapan dan Pemeliharaan Eliminasi Malaria Kabupaten/Kota

Persiapan Eliminasi

Pemeliharaan Eliminasi

16 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

1

Penguatan komitmen pemangku kepentingan untuk mempertahankan daerah bebas malaria. (29,25)

b. Dukungan Dana

1).    APBD I

0,50

0.5

2).    APBD II

0,75

0,75

3) Dana lainnya

0,50

0,50

c. Rencana Aksi Daerah 2020 - 2024 terkait pencegahan timbulnya kembali penularan malaria

0,50

0,50

d. Kerjasama lintas sektor dalam melakukan kegiatan pemeliharaan

1) Melakukan sosialisasi lintas sektor

0,50

0,50

2) Adanya kemitraan dengan sektor lain

0,50

0,50

e. Koordinasi lintas batas

1) Kerjasama lintas batas antar kabupaten/kota

0,50

0,25

2) Cross notifikasi antar kabupaten/kota

0,50

0,5

17 of 86

a. APBD I

DIPA APBD KEGIATAN MALARIA SUDINKES JAKARTA TIMUR

2019

2020

2022

2023

18 of 86

b. APBD II

Kabupaten / Kota di provinsi DKI Jakarta tidak memiliki DPRD Tk.II , sehingga semua anggaran berdasarkan pengajuan Gubernur yang disahkan oleh DPRD Tk.I ( UU No.29 Tahun 2007 )

19 of 86

b.3) Dana lainnya

BLUD RSUD DAN PUSKESMAS

20 of 86

c. Rencana Aksi Daerah terkait pencegahan timbulnya kembali penularan malaria

RAD disahkan melalui Pergub 156/2018 dan disusun oleh Provinsi dengan melibatkan Kab/Kota sesuai tata pemerintahan Jakarta sebagai Daerah Khusus Ibukota (UU No.29/2007)

21 of 86

d.1) Melakukan sosialisasi lintas sektor

Sosilaisasi pada pertemuan kemitraan dan kolaborasi pengendalian Aids-TB-Malaria , Oktober 2022

Sosialisasi Malaria kepada anggota TNI AU Halim PK , Februari 2023

Sosialisasi pada RS dan Anggota TNI –AD , Juli 2022

Pusdikes TNI-AD

RS kesdam Cijantung

22 of 86

d.2) Adanya kemitraan dengan sektor lain

Kemitraan dengan PT BKU Kec.Makasar dalam kegiatan Screening malaria, Juli 2022

Kemitraan dengan Lintas sector ( Camat,Luran Dinas SDA ) dalam pelaksanaan survey vektor, September 2022

23 of 86

Kemitraan dengan Batalyon 461 Paskhas TNI-AU, RSAU dan KKP Halim dalam kegiatan sosialisasi dan screening malaria anggota TNI –AU ( 15 Februari 2023 )

24 of 86

e.1) Kerjasama lintas batas antar kabupaten/kota

25 of 86

e.2) Cross notifikasi antar kabupaten/kota

26 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

2

Penguatan surveilans dan manajemen penanggulangan KLB malaria. (30.00)

a. Seluruh Fasyankes dan RS melaksanakan sismal

1) seluruh Rumah sakit yang ditunjuk melaksanakan e-sismal, dengan kelengkapan lebih dari 80 persen

0,25

0,25

(Kab : 9,00)

2) Seluruh Rumah Sakit yang ditunjuk melaporkan kasus positif ke Dinkes kab/kota dalam waktu 1 x 24 jam

0,25

0,25

b. Kabupaten/Kota melakukan analisa dan umpan balik e-sismal setiap 3 bulan kepada Fasyankes

0,50

0.50

c. Adanya register kasus malaria yang mencakup wilayah eliminasi secara lengkap. (Nama alamat spesies palsmodium dan klasifikasi)

1) Validasi pencatatan pelaporan kasus secara individu dari fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas, RS dll) ke Dinkes kab/kota, provinsi dan pusat yang tervalidasi

1,00

1,00

2) Validasi hasil PE dari masing-masing faskes termasuk PE terhadap kasus dari RS

1,00

1.00

3) Adanya koordinasi antara pengelola malaria dan surveilans dalam menindak lanjuti dan memberikan umpan balik laporan daris sismal maupun SKDR

0,50

0,50

4) Adanya analisis data hasil PE dan tindak lanjut (respon kasus)

0,50

0.50

27 of 86

a.1) seluruh Rumah sakit yang ditunjuk melaksanakan e-sismal, dengan kelengkapan lebih dari 80 persen

28 of 86

a.2) Seluruh Rumah Sakit yang ditunjuk melaporkan kasus positif ke Dinkes kab/kota dalam waktu 1 x 24 jam

Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mempunyai sistem pelaporan berbasis web untuk kasus penyakit potensial KLB (termasuk Malaria) yang harus dilaporkan dalam waktu 1x24 jam sejak kasus ditemukan di RS/Puskesmas dan dimonitor oleh tim surveilans di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi

29 of 86

b. Kabupaten/Kota melakukan analisa dan umpan balik e-sismal setiap 3 bulan kepada Fasyankes

30 of 86

c.1) Validasi pencatatan pelaporan kasus secara individu dari fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas, RS dll) ke Dinkes kab/kota, provinsi dan pusat yang tervalidasi

Pertemuan Validasi Data Penyakit potensial KLB Sudinkes Jaktim dengan petugas Puskesmas dan RS, 21 Oktober 2022

31 of 86

c.2) Validasi hasil PE dari masing-masing faskes termasuk PE terhadap kasus dari RS

Sebelum Validasi alamat tidak lengkap

Setelah dilakukan Validasi / Verifikasi

32 of 86

c.3) Adanya koordinasi antara pengelola malaria dan surveilans dalam menindak lanjuti dan memberikan umpan balik laporan dari sismal maupun SKDR

Informasi dari PJ Surveilans kepada PJ program Malaria

33 of 86

c.4) Adanya analisis data hasil PE dan tindak lanjut (respon kasus)

PE pasien malaria di RSUD Kramat Jati , 1 Sept 2021

Plasmodium : Falciparum

Pegawai BIN yang baru pulang bertugas di Papua .

Klasifikasi : Kasus IMPOR

Jumlah rombongan : 3 orang

2 orang lainya tidak mengalami gejala

34 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

2

Penguatan surveilans dan manajemen penanggulangan KLB malaria. (30.00)

d. Laporan kegiatan surveilans migrasi yaitu laporan penemuan orang dengan riwayat perjalanan dari daerah endemis dan atau disertai demam diperiksa/skrining di fasilitas pelayanan kesehatan (mis TNI, POLRI, KKP, Imigrasi, RS, Puskesmas, kader dll) atau diperiksa oleh petugas di lapangan

0,50

0,50

e. Adanya pemetaan fokus malaria berdasarkan desa di puskesmas setiap tahun. (peta reseptif dan vulnerable )

1,00

1,00

f. Adanya laporam analisa data kasus malaria secara epidemiologis (kelompok umur, jenis kelamin, pekerjaan, konfirmasi,tempat dan waktu tertentu) menurut Fasyankes

1,00

1,00

g. Berfungsinya SKD – KLB dan mampu melakukan penanggulangan secara cepat bila terjadi KLB.

1) Melakukan rekapitluasi Laporan mingguan SKDR dan umpan balik ke Puskesmas/fasyankes

0,50

0,50

2) berfungsinya TGC (Tim Gerak Cepat) KLB

0,50

0,50

3) Adanya kesiapsiagaan dan tindak lanjut terhadap terjadinya KLB Malaria

0,50

0,50

4.) Tersedianya buffer stock untuk penanggulangan KLB (al. RDT,OAM):melihat keinstalasi farmasi

0,50

0,50

5). adanya SOP penanggulangan KLB

0,50

0,50

35 of 86

d. Laporan kegiatan surveilans migrasi yaitu laporan penemuan orang dengan riwayat perjalanan dari daerah endemis dan atau disertai demam diperiksa/skrining di fasilitas pelayanan kesehatan

Skreening Malaria bagi Karyawan PT BKU dan siswa TNI AD dengan Riwayat dari daerah Endemis Malaria , Juni – Juli 2022

36 of 86

e. Adanya pemetaan fokus malaria berdasarkan desa di puskesmas setiap tahun. �(peta reseptif dan vulnerable )

PETA KELURAHAN RESEPTIF�KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR �TAHUN 2019-2022

KETERANGAN :

NON RESEPTIF

RESEPTIF

KETERANGAN :

NON FOKUS

FOKUS BEBAS

FOKUS NON AKTIF

FOKUS AKTIF

PETA KELURAHAN FOKUS �KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR �TAHUN 2019-2022

KETERANGAN :

NON FOKUS

FOKUS BEBAS

FOKUS NON AKTIF

FOKUS AKTIF

PETA KELURAHAN VURNERABEL�KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR �TAHUN 2019-2022

KETERANGAN :

NON VURNERABEL

VURNERABEL

37 of 86

f. Adanya laporan analisa data kasus malaria secara epidemiologis (kelompok umur, jenis kelamin, pekerjaan, konfirmasi, tempat dan waktu tertentu) menurut fasyankes

LAPORAN TAHUNAN PROGRAM P2PTVZ

38 of 86

Adanya laporan analisa data kasus malaria secara epidemiologis (kelompok umur, jenis kelamin, pekerjaan, konfirmasi, tempat dan waktu tertentu) menurut fasyankes

ANALISA SITUASI MALARIA TAHUN 2022

39 of 86

g.1) Melakukan rekapituasi Laporan mingguan SKDR dan umpan balik ke puskesmas/fasyankes

BULETIN MINGGUAN SKDR SUDINKES JAKTIM

Feedback laporan ke Fasyankes Dinkes DKI

40 of 86

g.2) berfungsinya TGC (Tim Gerak Cepat) KLB

41 of 86

g.3) Adanya kesiapsiagaan dan tindak lanjut terhadap terjadinya KLB Malaria

STOK LOGISTIK DI GUDANG FARMASI SUDINKES

JANUARI 2023

REAGEN DAN ALAT DIAGNOSTIK DI RS RUJUKAN

42 of 86

g.4.) Tersedianya buffer stock untuk penanggulangan KLB (al. RDT,OAM):melihat keinstalasi farmasi

Artesunat Inj.

DHP

Primaquin

NO

NAMA OBAT

JUMLAH

BACTH

ED

KET

1

Primaquin

1981

56386003

3/24

Gudang Farmasi Sudinkes Jaktim

2

DHP

879

220605

6/24

3

Ertesunat Inj.

13

LA220631

3/25

4

RDT

59

75H14215

7/23

43 of 86

g.5). adanya SOP penanggulangan KLB

44 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

3

Penguatan jejaring tatalaksana untuk menjamin kemampuan mendiagnosa malaria secara dini dan mengobati dengan tepat. (28,5)

(Kab : 8,00)

a. Tersedianya ahli tatalaksana malaria di RS/tenaga terlatih (terkait diagnosis, pengobatan)

0,50

0,50

b. Melakukan lokakarya tatalaksana malaria tingkat Kabupaten/Kota bagi dokter diwilayah kabupaten minimal satu kali setahun dalam tahun terakhir (pada situasi khusus seperti pandemi bisa dilakukan secara virtual)

0,50

0,50

c. Adanya instalasi farmasi yang menyediakan kebutuhan OAM dan alat diagnostik (RDT dan bahan laboratorium)

1) mengetahui prosedur permintaan alat diagnostik dan OAM (bukti permintaan alat dengan obat)

0,25

0,25

2) Tersedianya OAM

1,00

1,00

3) Tersedianya alat diagnostic

0,50

0,50

45 of 86

a. Tersedianya POKJA/ Tim ahli tatalaksana malaria di RS/tenaga terlatih (terkait diagnosis, pengobatan)

RS POLRI

RSAU ESNAWAN ANTARIKSA

46 of 86

b. Melakukan lokakarya tatalaksana malaria tingkat Kabupaten/Kota bagi dokter diwilayah kabupaten minimal satu kali setahun dalam tahun terakhir

Pertemuan penguatan tatalaksana malaria dalam upaya Pemeliharaan Eliminasi Malaria

Sudinkes Jaktim, 25 Juli 2022

47 of 86

c.1) mengetahui prosedur permintaan alat diagnostik dan OAM (bukti permintaan alat dengan obat)

Surat Permohonan OAM

Bukti pengambilan OAM

SE Mekanisme Pelayanan Kebutuhan OAM

48 of 86

c.2) Tersedianya OAM

STOK OBAT ANTI MALARIA SUKU DINAS KESEHATAN JAKARTA TIMUR , JANUARI 2023

Artesunat Inj.

DHP

Primaquin

NO

NAMA OBAT

JUMLAH

BACTH

ED

KET

1

Primaquin

1981

56386003

3/24

Gudang Farmasi Sudinkes Jaktim

2

DHP

879

220605

6/24

3

Ertesunat Inj.

13

LA220631

3/25

49 of 86

Mikroskop berfungsi baik

Bahan dan Reagen Pemeriksaan

c.3) Tersedianya alat diagnostik

RS RUJUKAN MALARIA

RS POLRI RS SUKANTO

DESEMBER 2022

50 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

3

Penguatan jejaring tatalaksana untuk menjamin kemampuan mendiagnosa malaria secara dini dan mengobati dengan tepat. (28,5)

d. Tersedianya laboratorium rujukan/petugas uji silang kabupaten/kota untuk memantapkan mutu lab utk memeriksa malaria

1) Tersedianya tenaga uji silang yang sudah dilatih dan mempunya kompetensi min level 2 ( termasuk labkesda)

1,00

0,50

2) Tersedia minimal 1 unit mikroskop dalam keadaan baik dan layak pakai c

0,50

0,50

3) Tersedianya reagensia untuk pemeriksaan mikroskopis malaria (Giemsa, buffer, methanol, minyak imersi) yang cukup dan baik kualitasnya serta tidak kedaluarsa

0,75

0,75

4) Tersedianya alat dan bahan habis pakai untuk pemeriksaan mikroskopis malaria (objek glass, lanset steril, kapas alkohol, gelas ukur, pipet tetes, beaker glass, rak pewarnaan, botol semprot, dll) yang cukup dan baik kualitasnya

0,50

0,50

5)Tersedianya alat untuk uji kualitas reagensia (kertas whatman no.2, batang pengaduk kaca, pH indikator, densitometer/alat pengukur berat jenis methanol)

0,50

0,50

6) Menyelenggarakan kegiatan uji silang dari fasyankes

1,00

1,00

7) Memberikan umpan balik hasil pemantapan mutu external (uji silang dan supervisi)

0,50

0,50

e. Menyelenggarakan penyegaran diagnostik malaria bagi mikroskopis secara teratur.

0,50

0,50

51 of 86

d.1) Tersedianya tenaga uji silang yang sudah dilatih dan mempunyai kompetensi level 2 (termasuk labkesda)

SERTIFIKAT PELATIHAN TIDAK TERCANTUM LEVEL

52 of 86

d.2) Tersedia minimal 1 unit mikroskop dalam keadaan baik dan layak pakai

RS.POLRI RS SUKANTO, DESEMBER 2022

RSAU HALIM , JANUARI 2022

53 of 86

d.3) Tersedianya reagensia untuk pemeriksaan mikroskopis malaria (Giemsa, buffer, methanol, minyak imersi) yang cukup dan baik kualitasnya serta tidak kedaluarsa

RS POLRI

RSAU ESNAWAN ANTARIKSA HALIM

54 of 86

d.4) Tersedianya alat dan bahan habis pakai untuk pemeriksaan mikroskopis malaria (objek glass, lanset steril, kapas alkohol, gelas ukur, pipet tetes, beaker glass, rak pewarnaan, botol semprot, dll) yang cukup dan baik kualitasnya

KETERSEDIAAN DI RS POLRI

DESEMBER 2022

55 of 86

d.5)Tersedianya alat untuk uji kualitas reagensia (kertas whatman no.2, batang pengaduk kaca, pH indikator, densitometer/alat pengukur berat jenis methanol)

Tersedia di laboratorium RS POLRI RS SUKANTO , JANUARI 2023

56 of 86

d.6) Menyelenggarakan uji silang dari Fasyankes

57 of 86

d.7) Memberikan umpan balik hasil pemantapan mutu external (uji silang dan supervisi)

58 of 86

Umpan Balik / Hasil Uji silang RSAU ESNAWAN

59 of 86

60 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

4

Penguatan kemandirian masyarakat dalam mencegah munculnya kasus baru malaria.(12,50)

(Kab : 5,00)

a. Adanya sosialisasi/ penyuluhan yang berkesinambungan tentang pencegahan malaria kepada wisatawan/pendatang untuk menghindari penularan malaria di wilayah yang menjadi fokus malaria

1) Forum kerjasama lintas program, lintas sektor ( antara lain dengan dinas pertambangan, kehutanan, perkebunan, perikanan, PMD, Dinas Pariwisata, TNI, POLRI dan lain-lain ) dalam penanggulangan malaria secara rutin

1,50

1,50

2) Forum pemberdayaan masyarakat ( TOMA, TOGA, LSM dan lainnya) dalam penanggulangan malaria ( seperti: PLA, POSMALDES, Juru/kader malaria desa dll)

1,00

1,00

b. Tersedianya media KIE (cetak dan Elektronik)

1) Tersedianya media penyuluhan tentang malaria demgan bahasa lokal baik yang diadakan Kabupaten (juga dengan melihat Dukungan Promkes/interprogram),

1,00

1,00

2) Tersedianya media penyuluhan yang diadakan Pusat tentang malaria (yang dapat digandalan oleh daerah)

0,50

0,50

c. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat secara rutin.dengan puncaknya pada bulan April Hari Malaria Sedunia (HMS) setiap tahun

1,00

1,00

TOTAL KAB : 33,75

61 of 86

a.1) Forum kerjasama lintas program, lintas sektor (antara lain dengan dinas pertambangan, kehutanan, perkebunan, perikanan, PMD, Dinas Pariwisata, TNI, POLRI dan lain-lain) dalam penanggulangan malaria secara rutin

Kerjasama dengan TNI – POLRI dan Dinas SDA dalam upaya pemeliharaan eliminasi malaria ( Bintek Tatalaksana , Survey keberadaan Vektor , Screening )

Tahun 2022

62 of 86

Pertemuan kemitraan dan Kolaborasi Penanggulangan AIDS-TB-Malaria di Jaktim

RS,Pengayoman , 30 Oktober 2022

Forum kerjasama lintas program, lintas sektor

63 of 86

a.2) Forum koordinasi organisasi pemberdayaan masyarakat ( TOMA, TOGA, LSM dan lainnya) dalam penanggulangan malaria (seperti: PLA, POSMALDES, Juru/Kader Malaria Desa, dll)

Koordinasi screening malaria peserta JAMNAS dari daerah endemis , Kerjasama dengan SAKA BHAKTI HUSADA . Cibubur , 16 Agustus 2022

Sosialisasi Malaria bersamaan dengan kegiatan PSN dengan Jumantik dan Kerjasama dengan PT BKU dalam pelaksanaan screening malaria , Juli 2022

64 of 86

b.1) Tersedianya media penyuluhan tentang malaria dengan bahasa lokal baik yang diadakan Kabupaten (juga dengan melihat Dukungan Promkes/interprogram),

Kegiatan Pemeliharaan Eliminasi Malaria di Medsos IG Sudinkes Jaktim

65 of 86

b.2) Tersedianya media penyuluhan yang diadakan Pusat tentang malaria (yang dapat digandalan oleh daerah)

66 of 86

c. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat secara rutin.dengan puncaknya pada bulan April Hari Malaria Sedunia (HMS) setiap tahun

Penyuluhan Malaria dalam rangka HMS

Puskesmas Cipayung, 25 April 2022

67 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

5

Tersedianya dokumentasi termasuk pelibatan masyarakat dan laporan yang terkait dengan program malaria

a. Tersedianya dokumentasi kegiatan eliminasi malaria di kabupaten dalam bentuk soft copy atau hard copy (antara lain: data kasus, PE, Sismal, ketenagaan, logistik, peta fokus, peta reseptif). 3 tahun terakhir

1) Laporan Tahunan program malaria

2)Rencana Aksi Daerah 2020 - 2024 terkait pencegahan timbulnya kembali penularan malaria

3) Fungsi Organaisasi terkait Program malaria kabupaten/kota

4) Laporan Tahunan Surveilans (sismal)

5) Informasi daerah fokus malaria (Peta)

6) Registrasi kasus malaria per-individu (sismal)

7) Penjaminan dan pengendalian mutu dignosa ( cross check, quality assurance, umpan balik hasil uji silang)

8) Laporan tahunan survei/surveilans entomologi indentifikasi daerah reseptif dan kegiatan pengendalian vektor

9) Laporan Penilaian Mandiri Eliminasi malaria tk Kabupaten

10) Dokumen Legislasi atau regulasi

68 of 86

a. Tersedianya dokumentasi kegiatan eliminasi malaria seluruh kabupaten/kota (dari kab/kota pertama eliminasi sd kab/kota terakhir) dalam bentuk soft copy atau hard copy (antara lain: data kasus, PE, Sismal, ketenagaan, logistik, peta fokus, peta reseptif). 3 tahun terakhir.

69 of 86

Penyelidikan Epidemiologi Kasus Malaria

PE MALARIA DI RS

PE MALARIA DI RUMAH PENDERITA

70 of 86

a.1) Laporan Tahunan program malaria

71 of 86

a.2 ) Rencana Aksi Daerah terkait pencegahan timbulnya kembali penularan malaria

RAD disahkan melalui Pergub 156/2018 dan disusun oleh Provinsi dengan melibatkan Kab/Kota sesuai tata pemerintahan Jakarta sebagai Daerah Khusus Ibukota (UU No.29/2007)

72 of 86

a.3) Fungsi Organisasi terkait Program malaria Kabupaten/Kota

73 of 86

a.4) Laporan Tahunan Surveilans (sismal)

74 of 86

a.5) Informasi daerah fokus malaria (peta)

75 of 86

a.6) Registrasi kasus Malaria per-Individu ( Sismal )

Register Malaria Tahun 2020

76 of 86

Register Malaria Tahun 2021

77 of 86

Register Malaria Tahun 2022

78 of 86

a.7) Penjaminan dan pengendalian mutu diagnosa ( cross check, quality assurance, umpan balik hasil uji silang)

79 of 86

a.8) Laporan tahunan survei/surveilans entomologi indentifikasi daerah reseptif dan kegiatan pengendalian vektor

SURVEILANS VEKTOR MALARIA DALAM RANGKA PEMETAAN RESEPTIFITAS WILAYAH JAKARTA TIMUR

80 of 86

INSTRUMEN PENILAIAN ELIMINASI PROVINSI

NO

PERSYARATAN

URAIAN

STANDARD

HASIL

5

Tersedia dokumen termasuk pelibatan masyarakat dan laporan yang terkait dengan program malaria

b. Tersedianya dokumentasi kegiatan pelibatan masyarakat dalam penanggulangan malaria ( seperti: PLA, POSMALDES, Juru/kader malaria desa dll), 3 tahun terakhir sebelum penilaian.

1) Dokumentasi Kolaborasi inter sektoral

2) Kegiatan koordinasi lintas batas kabupaten/kota dan Puskesmas

3) Dokumentasi edukasi dan peningkatan partisipasi masyarakat.

81 of 86

b. Tersedianya dokumentasi kegiatan pelibatan masyarakat dalam penanggulangan malaria ( seperti: PLA, POSMALDES, Juru/kader malaria desa dll), 3 tahun terakhir sebelum penilaian.

82 of 86

b.1) Dokumentasi Kolaborasi inter sektoral

Pertemuan kemitraan dan Kolaborasi Penanggulangan AIDS-TB-Malaria di Jaktim

RS,Pengayoman , 30 Oktober 2022

83 of 86

b.2) Kegiatan koordinasi lintas batas kabupaten/kota dan Puskesmas

Pertemuan Lintas batas , 21 Juni 2011 di Gd.Mitra Praja

84 of 86

b.3) Dokumentasi edukasi dan peningkatan partisipasi masyarakat.

Pemasangan spanduk di lokasi strategis , sosialisasi malaria bagi pasien Puskesmas dan sosialisasi kepada masyarakat,Jumantik dan lintas sector pada saat kegiatan monitoring PSN setiap hari Jum’at .

85 of 86

Laporan Tim Penilai Mandiri Eliminasi Komponen Kabupaten

NO

PERSYARATAN

SKORE STANDARD

SKORE TIM MANDIRI

SKORE TIM UJI PETIK

1

Penguatan komitmen pemangku kepentingan untuk mempertahankan daerah bebas malaria. (29,25)

12,00

2

Penguatan surveilans dan manajemen penanggulangan KLB malaria. (30.00)

9,00

3

Penguatan jejaring tatalaksana untuk menjamin kemampuan mendiagnosa malaria secara dini dan mengobati dengan tepat. (28,5)

8,00

4

Penguatan kemandirian masyarakat dalam mencegah munculnya kasus baru malaria.(12,50)

5,00

5

Tersedianya dokumentasi termasuk pelibatan masyarakat dan laporan yang terkait dengan program malaria

LENGKAP

TOTAL

34,00

86 of 86

Terima kasih..….