Matematika
MEDIA MENGAJAR
UNTUK SD/MI KELAS 1
TUJUAN PEMBELAJARAN:
PENGUKURAN
Bab
5
A. Pengukuran Panjang
Panjang benda dapat dibandingkan dan diurutkan.
Gunting lebih pendek dari kuas.
Gunting lebih panjang dari pulpen.
Urutan benda dari yang terpanjang adalah kuas, gunting, pulpen.
Pulpen lebih pendek dari pensil.
Pulpen lebih panjang dari krayon.
Urutan benda dari yang terpendek adalah krayon, pulpen, pensil.
Tinggi dan rendah juga menyatakan ukuran panjang.
Tinggi benda dapat dibandingkan dan diurutkan.
Gelas lebih rendah dari botol.
Gelas lebih tinggi dari tisu.
Urutan benda dari yang tertinggi adalah botol, gelas, tisu.
Kotak susu lebih rendah dari teko.
Kotak susu lebih tinggi dari kaleng biskuit.
Urutan benda dari yang terendah adalah kaleng biskuit, kotak susu, teko.
Jauh dan dekat digunakan menyatakan jarak dua tempat.
Jarak juga merupakan ukuran panjang.
Kantor Polisi
Pom Bensin
Kantor Pemadam
Mini Market
Rumah Hana
Rumah Sakit
Sekolah
Rumah Feri
Jarak sekolah ke rumah Hana jauh.
Jarak sekolah ke rumah Feri dekat.
Pengukuran Panjang dengan Satuan Tak Baku
Contoh satuan tak baku
Jengkal
Langkah
Hasta
Depa
Korek api
Klip kertas
Paku
Panjang kuas = 5 klip kertas
Panjang pulpen = 3 klip kertas
Panjang pensil = 4 klip kertas
Pensil lebih pendek dari kuas.
Pensil lebih panjang dari pulpen.
Urutan benda dari yang terpanjang adalah kuas, pensil, pulpen.
B. Pengukuran Berat
Berat benda dapat dibandingkan.
Secara langsung
Sekotak susu lebih berat dari sebotol air.
Sebotol air lebih ringan dari sekotak susu.
Kursi lebih berat dari bantal.
Bantal lebih ringan dari kursi.
Dengan Timbangan
Tas lebih berat dari buku.
Buku lebih ringan dari tas.
Semangka lebih berat dari jeruk.
Jeruk lebih ringan dari semangka.
Pengukuran Berat Benda dengan Satuan Tak Baku
Berat vas = 3 gelas
Berat bola = 7 bola tenis
Berat topi = 2 bola tenis
Berat botol air = 4 bola tenis
Berat boneka = 3 bola tenis
Boneka lebih ringan dari sebotol air.
Boneka lebih berat dari topi.
Urutan benda dari yang terberat adalah botol air, boneka, topi.
C. Pengukuran Waktu
Pagi, siang, dan malam menunjukkan waktu.
Contoh:
Pagi hari
Siang hari
Malam hari
Nama-Nama Hari
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
Minggu
Satu minggu ada tujuh hari.
Hari ini disebut sekarang.
Besok → Satu hari setelah hari ini.
Lusa → Dua hari setelah hari ini.
Kemarin → Satu hari sebelum hari ini.
Selasa
(hari ini)
kemarin
Senin
besok
Rabu
lusa
Kamis
Nama-Nama Bulan
Januari
Februari
Maret
April
Satu tahun ada 12 bulan.
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Waktu pada Jam
Jam merupakan alat penunjuk waktu.
Jarum pendek → menunjukkan jam
Jarum panjang → menunjukkan menit
Jarum pendek → menunjukkan bilangan 8.
Jarum panjang → menunjukkan bilangan 12.
Dibaca pukul delapan tepat.
Ditulis pukul 08.00
Dibaca pukul empat tepat.
Ditulis pukul 04.00
Dibaca pukul tiga tepat.
Ditulis pukul 03.00
Dibaca pukul satu tepat.
Ditulis pukul 01.00
Lama Kegiatan
Ada kegiatan yang berlangsung lama.
Ada kegiatan yang berlangsung sebentar.
Belajar di sekolah lebih lama dilakukan daripada menyikat gigi.
Minum lebih sebentar dilakukan daripada memasak.
Lama Waktu Kegiatan
Ani mengerjakan pekerjaan rumah mulai pukul 7.
Ani selesai mengerjakan pekerjaan rumah pukul 8.
Berapa lama Ani mengerjakan pekerjaan rumah?
mulai
selesai
1 jam
Jadi, Ani mengerjakan pekerjaan rumah selama 1 jam.