1 of 27

Universitas Padjadjaran�Sustaiability Efforts�Master Plan Pengelolaan Sampah Non B3

2 of 27

Latar Belakang

  • Sampah salah satu persoalan lingkungan dari kuantitas dan kualitas timbulannya maupun manajemen pengelolaannya.
  • Pengelolaan sampah belum dijadikan sebagai persoalan prioritas dibandingkan pembangunan fisik dan ekonomi
  • Jumlah mahasiswa UNPAD sekitar 44.000 orang, volume sampah sekitar 40 s.d 60 ton/bulan (Husodo, 2015).
  • Volume sampah yang sudah terlayani mencapai sekitar 60%. Sedangkan 40% lainnya merupakan sampah organik daun dan ranting yang tersebar diseluruh Kawasan Unpad.
  • Sistem layanan pengelolaan sampah terbagi atas sampah perkantoran, sampah gedung akademik kegiatan belajar/mengajar, sampah kantin, sampah dedaunan dan sampah laboratorium.

3 of 27

Organisasi Pengelola Sampah

  • Unit pengelolaan sampah sebelum tahun 2015 adalah Unit K3L Unpad dengan tenaga kerja berasal dari masyarakat sekitar kampus
  • Pada tahun 2015 dikelola unit K3L diganti menjadi UPT Lingkungan dengan tenaga pendukung K3L dan Cleaning Service – CS yang berasal dari pihak ke3.
  • Pada tahun 2016 s.d 2020 UPT Lingkungan diganti menjadi Kantor Lingkungan dan tahun 2020 s.d 2022 Kantor Lingkungan diubah menjadi Pusat K3 Lingkungan.
  • Organigram Pusat K3 Lingkungan di Universitas Padjadjaran dapat dilihat pada Gambar1.

4 of 27

Rektor

Wakil

Rektor 1

Direktorat 1,2, dst

PIC Unit Kerja

Wakil

Rektor 2

Direktorat

Ssarpras & Manset

PIC Unit Kerja

P3KL

DIVISI

Keamanan & Ketertiban

Satpam,

Lalulintas

Parkir

DIVISI

Kebersihan & Keindahan

Operator Cleaning Services

Operator K3L

Operator Taman Kampus

DIVISI

Keselamatan Kerja

HSE Laboratorium,

HSE Kantor

HSE Kontraktor

HSE Umum

DIVISI

Lingkungan Hidup

IPAL Lab.

IPAL Domestik

Sampah

Keanekaragaman Hayati Kampus

Penghijauan

Dokumen Lingkungan Hidup

Wakil

Rektor 4

Direktorat 1, 2, dstnya

PIC Unit Kerja

Wakil Rektor 3

Direktorat RPM

PIC Unit Kerja

Adhoc UI Green Metric Unpad

Tim Eco Campus Dosen

Tim Eco Campus Mahasiswa

BAGAN ORGANISASI

Ketua,

Wakil Ketua,

Sekertariatan,

Humas

Indikator 1

Indikator 2

Indikator 3

Indikator 4

Indikator 5

Indikator 6

5 of 27

Operasional Pengelolaan Sampah

Aspek Teknik Operasional

  • Standar Nasional Indonesia (SNI) Nomor 19-2455-2002 tentang Tata Cara Pengelolaan Sampah di Pemukiman dan Lingkungan Kampus.
  • Teknik operasional pengelolaan sampah bersifat integral dan terpadu secara berantai dengan urutan berkesinambungan yaitu : penampungan/ pewadahan, pengumpulan, pemindahan, pengangkutan, pemrosesan/ pengolahan.

Aspek Peraturan

  • Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 tahun 2008 pada pasal 17 mengatur tentang perizinan pengelolaan persampahan.
  • Sementara pelaksanaan pengelolaan sampah menurut Permendagri No. 33 Tahun 2010 pasal 3 : Pemerintah daerah dalam mengurangi sampah dilakukan dengan cara pembatasan timbulan sampah, pendauran ulang sampah dan / atau pemanfaatan kembali sampah.

6 of 27

Operasional Pengelolaan Sampah

Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

  • Pengelolaan sampah di Universitas Padjadjaran menjalankan system pengelolaan sampah terintegrasi (integrated solid waste management/ISWM), yang menggabungkan teknik, teknologi, mupun manajemen.
  • Sesuai dengan standar U.S. Environmental Protection Agency (EPA) pengelolaan sampah terintegrasi dilakukan dengan 4 metode yaitu: (1) pengurangan di sumber sampah, (2) daur ulang dan pengompos

Katagorisasi Sampah Kampus Unpad

  • Sejalan dengan system pengelolaan sampah terintegrasi, maka sampah di kampus Unpad dibagi kedalam dua katagori besar, yaitu organik dan anorganik seperti pada Tabel 1 dan Tabel 2.

7 of 27

Tabel 1. Pengelompokan Jenis Sampah di Lingkungan Universitas Padjadjaran

No

Jenis Sampah

Sumber Sampah

Macam Sampah

1

Organik

Sisa makanan dari kantin dan warung

Sisa nasi, sayur, daging dan buah buahan

Sampah biologis bekas percobaan laboratorium

Katak, kelinci dan hewan percobaan lainnya

Sampah peternakan

Kotoran hewan dan sisa makanan hewan

Seresah pohon kampus

Daun, ranting dan buah

2

Anorganik

Sampah alat tulis

Kertas, pensil, pulpen dan tinta

Bekas pembungkus makanan

Plastik, kertas, botol dan alumunium

Sampah klinis

Alat suntik, sarung tangan, sisa alkohol dan obat obatan

Sampah sisa material bangunan

Sisa aspal jalan, sisa semen, tembok/ barangkal, paku dan besi beton

Sampah B3

Aki bekas kendaraan dinas, ban bekas serta batu baterai.

8 of 27

Tabel 2. Katagorisasi Sampah di Lingkungan Universitas Padjadjaran

9 of 27

Lanjutan Tabel 2.

10 of 27

Keberlanjutan Pengelolaan Sampah di Universitas Padjadjaran

  • Periode 1980 – 1990

Pada periode ini pengelolaan limbah padat masih dilakukan secara konvensional yaitu kumpul – angkut – buang.

  • Periode 1990 – 2000

Pengelolaan sampah pada periode ini adalah pengumpulan, pengangkutan dan pemrosesan dari material sampah. Pemrosesan yang dimaksud adalah adanya pengolahan limbah organik menjadi kompos.

  • Periode 2000 – Sekarang

Pengelolaan sampah dengan metoda 3R, yaitu reduce (mengurangi timbulan sampah), reuse (menggunakan kembali) dan recycle (mendaur ulang). Metoda 3 R ini dimaksudkan tidak untuk merubah secara total metode konvensional, namun bisa saling melengkapi, sehingga memperoleh hasil pengelolaan sampah yang lebih optimal.

Khusus pada tahub 2020 & 2021, pengelolaan sampah kampus dominan difokuskan Kepada pengolahan limbah organik dedauan dan ranting, serta limbah medis berupa masker. Model pengelolaan limbah organic dedaunan tidak mengalami perubahan, sednagkan untuk limbah medis masker dilakukan menggunakan proses pembakaran pada tungku bakar, kecuali limbah medis asrama isolasi dilakukan menggunakan insenerator yang sebelumnya distretilisasi dengan perendaman menggunakanalkohol.

Bentuk Pengelolaan Sumber Limbah

Periode Waktu

1980 – 1990

1991 – 2000

2001 – Sekarang

Perkantoran

Timbun/ bakar

Timbun/ bakar

Dikelola

Gedung Perkuliahan

Timbun/ bakar

Timbun/ bakar

Dikelola

Gedung Perkuliahan

Timbun/ bakar

Timbun/ bakar

Dikelola

Kantin/ kandang

-

Kompos

Dikelola

Tempat Ibadah

-

Timbun/ bakar

Dikelola

Gedung Kemahasiswaan

Timbun/ bakar

Timbun/ bakar

Dikelola

Gedung Pertemuan

Timbun/ bakar

Timbun/ bakar

Dikelola

Gd. Olah Raga

-

Timbun/ bakar

Dikelola

Asrama

-

Timbun/ bakar

Dikelola

Lingkungan

Timbun/ bakar

Timbun/ bakar

Dikelola

11 of 27

Sistem Pengelolaan Sampah di Universitas Padjadjaran

  • Pemilahan

Secara umum, pemilahan dapat dilakukan berdasarkan jenis sampahnya, yaitu sampah organik dan sampah anorganik seperti pada Tabel 1 dan Tabel 2.

Hingga tahun 2017, TPS3R Ciparanje Unpad telah menjalankan sistem tabungan sampah plastik guna ulang. Mekanisme yang dijalankan adalah tenaga K3L dan CS yang telah memiliah sampah plastik guna ulang menyetorkan dan ditimbang untuk kemudian di hancurkan sebagai bahan pellet plastic. Pada setiap satu bulan pellet plastik dibeli oleh perusahaan lokal dan hasil jual dibagikan sesuai dengan besaran berat yang disetorkan.

  • Pengomposan

Pengelolaan sampah di UNPAD saat ini menghasilkan kompos sebanyak ±1 s.d. 2 ton pupuk kompos perbulan dan sebanyak ± 50 kg/ bulan pupuk cair dari lindi yang difermentasi. Kompos berasal dari sampah organik, limbah kotoran ternak laboratorium, sampah organik kantin dan perkantoran.

12 of 27

Lanjutan

Tungku Pembakar Residu

Residu sampah padat yang tidak dapat dioleh dibakar dalam tungku pembakaran yang bekerja sama dengan PT. Bumiresik hingga tahun 2016, dan selanjutnya dikelola mandiri oleh Pusat K3 Lingkungan Unpad yang bertempat di TPS3R Ciparanje seluas 2.000 m².

13 of 27

Lanjutan

Insenerator

Laboratorium di perguruan tinggi merupakan salah unit penghasil limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) yang utama sebagai akibat dari aktivitas yang berhubungan dengan Tri dharma perguruan tinggi. Dari 16 Fakultas yang ada di Universitas Padjadjaran, 10 diantaranya merupakan fakultas Ilmu eksakta, dengan jumlah laboratorium yang ada di seluruh fakultas eksakta dan satu direktorat berjumlah 115 Laboratorium. Dari 115 laboratorium berdasarkan survey melaui google form yang dilakukan pada bulan Agustus 2020 terdapat 60 laboratorium responden yang mengisi survey dan menghasilkan limbah dengan katagori limbah domestik, B3, limbah medis dan limbah biohazard.

Residu sampah padat medis dan infkesius yang dihasilkan dari Lingkungan kegiatan akademik (praktikum dan riset) serta limbah medis yang berasal dari kegiatan hasil isolasi mandiri dilingkungan kampus (asrama isolasi) dimunaskan menggunakan tungku pembakar bersuhu 800oC – 1000oC. Mekanisme pengolahan sebalum dibakar adalah disterilisasi dengan perendaman dalam alcohol.

14 of 27

Lanjutan

TPS3R

TPS3R Ciparanje seluas 2.000 m² terletak 300 meter dari pusat kegiatan akademik yang terletak pada bagian utara Kampus Unpad Jatinangor.

TPS3R merupakan system pengelolaan sampah terintegrasi yang menjalankan prinsip penampungan, pemilahan tahap2, proses pembuatan kompos, tungku pembakar, pencetakan briket bata abu sisa pembakaran.

Selain sebagai lokasi 3R, TPS3R Ciparanje Unpad juga sekaligus menjadi laboratorium Pembelajaran dari mahasiswa Unpad, Siswa SMA/SMP dan Masyarakat setempat tentang sistem 3R.

Lokasi Ciparanje juga sekaligus menjadi tempat praktek pemanfaatan produk 3R seperti penggunaan kompos sebagai pupuk tanaman budidaya/pertanian.

15 of 27

Volume Sampah di Universitas Padjadjaran

  • Periode 1980 – 1990

Pada tahun 1983 merupakan awal berdiri kampus UNPAD di Jatinangor. Fakultas yang mulai pindah dan berdiri pada rentang waktu 1980 hingga 1990 antara lain Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan dan Fakultas MIPA dengan jumlah mahasiswa pada rentang waktu tersebut sekitar 816 jiwa dan Perkiraan Volume Sampah sekitar 408 kg/hari.

Periode 1991 – 2000 jumlah mahasiswa berdasarkan data alumni (IKA UNPAD) adalah sekitar 14.368 jiwa. Berdasarkan asumsi perhitungan volume perkiraan sampah pada periode tersebut adalah 7.184 kg/hari

No

Fakutas

Jumlah Mahasiswa (Jiwa)

Perkiraan Volume Sampah (kg/hari)

Tahun 1980 - 1990

1

Pertanian

227

113.5

2

Peternakan

321

160.5

3

MIPA

268

134

JUMLAH

816

408

No

Fakutas

Jumlah Mahasiswa (Jiwa)

Perkiraan Volume Sampah (kg/hari)

Tahun 1990 - 2015

1

Pertanian

1561

780.5

2

Peternakan

1844

922

3

MIPA

1389

694.5

4

Kedokteran

524

262

5

FISIP

1667

833.5

6

Keperawatan

1446

723

7

Geologi

714

357

8

Psikologi

1276

638

9

Ilmu Bahasa

1312

656

10

Ilmu Komunikasi

1511

755.5

11

Farmasi

1124

562

JUMLAH

14368

7184

16 of 27

  • Periode 2015 – Sekarang

Pada periode 2001 – 2015 jumlah mahasiwa UNPAD adalah 42,183 mahasiswa dengan perkiraan volume sampah yang dihasilkan sekitar 105,458 kg/hari. Bangunan gedung kampus UNPAD mencakup 16 Fakultas serta perkantoran seperti Rektorat, Perpustakaan, Laboratorium Pusat dan lainnya. Data monitoring tersebut dilakukan antara tahun 2015 s.d 2019, sedangkan pada tahun 2020 & 2021 tidak dilakukan karena pandemik, dan data pada tahun 2022 belum dilakukan.

No

Strata

Jumlah Mahasiswa (jiwa)

Produksi Sampah (kg/ hari)

1

S1

29,269

14,635

2

D IV

17

43

3

D III

4,370

10,925

4

S2

3,937

9,843

5

S3

1,887

4,718

6

Spesialis

1,419

3,548

7

Profesi

1,284

3,210

JUMLAH

42,183

105,458

17 of 27

Neraca Masa Sampah UNPAD

INPUT

VOLUME

PROSES

OUTPUT (KG)

(%)

ASRAMA

GEDUNG

KANTIN

MASJID

UKM

REKTORAT

K3L

Total

Kertas dan Berbahan Kertas

101.4

108.9

262.0

36.9

28.0

128.4

0.0

665.6

Pemilahan Plastik

667.1

16.7

Kain atau Produk Tekstil

6.2

5.0

1.0

1.3

4.6

1.2

0.0

19.2

Mesin Pencacah

198.5

5.0

Botol kemasan air mineral

21.0

31.2

25.0

3.0

16.0

13.0

0.0

109.2

Pemilahan Kertas

920

23.0

Kantung Kresek

22.1

21.7

47.0

19.8

12.1

29.1

0.0

151.8

Komposting

1100

27.6

Stereofoam

5.5

2.3

1.2

16.0

15.5

21.2

0.0

61.7

BSF

150

3.8

Plastik perkantoran

12.2

13.2

10.0

5.7

2.2

21.0

0.0

64.3

Eco-Enzyme

80

2.0

Produk Karet

1.4

1.6

0.0

3.4

3.2

1.2

0.0

10.7

Subtotal

3115.6

Kayu limbah kantor

0.0

3.1

5.0

5.5

8.0

3.5

0.0

25.1

Masuk insinerator

876.8

22.0

Bahan Gelas

7.0

6.0

5.4

1.2

3.1

5.5

0.0

28.2

Jumlah total

3992.4

100.0

Seluruh jenis logam

4.0

1.5

8.0

3.2

8.9

2.1

0.0

27.7

Sisa Makanan

17.0

1.1

1.0

0.0

2.5

4.4

0.0

25.9

Daun, Ranting

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

2563

2563.0

Kotoran Hewan

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

240.0

240.0

TOTAL

3992.4

18 of 27

Volume sampah gedung berdasarkan katagori fakultas berdasarkan pengukuran selama 8 hari berturut-turut setiap tahunnya adalah sebesar 484,42 kg, volume timbulan sampah tertinggi berasal dari Kertas dan Berbahan Kertas yaitu Kertas HVS, Kertas Koran, Kertas Wadah Makanan, Buku serta sisa makanan dari kantin.

Data monitoring tersebut dilakukan antara tahun 2015 s.d 2019, sedangkan pada tahun 2020 & 2021 tidak dilakukan karena pandemik, dan data pada tahun 2022 belum dilakukan.

Produksi Sampah Berdasarkan Katagori Fakultas Pada Tahun 2016 dan 2019

Jenis sampah yang dihasilkan oleh rektorat berasal dari kegiatan kantor dengan volume sampah yang dikumpulkan selama 8 hari mulai tanggal 26 Mei hingga 3 Juni didapatkan sebanyak 344,003 kg pada tahun 2015 s.d. 2019. Sedangkan data 2020 & 2021 tidak dilakukan karena pandemik, sedangkan pada tahun 2022 belum dilaksanakan monitoring.

19 of 27

Berdasarkan hasil pemilahan dan penimbangan sampah di asrama diketahui sampah terberat yaitu Sisa Makanan seberat 207,960 kg, Kertas dan Berbahan Kertas sebarat 101,435 kg. Sementara waktu penimbangan degan jumlah terberat yaitu pada hari ke 4 (empat) seberat 62,765 kg.

Sampah Asrama

Jumlah masjid di kampus UNPAD sebanyak 16 buah, volume sampah sebanyak 122,6 kg. Volume sampah terbanyak yaitu pada hari Jumat tanggal 29 Mei sebanyak 18,371 kg, dikarenakan adanya aktifitas salat jumat dan terdapat beberapa masjid yang memberikan air bagi jamaah, sementara pada hari Minggu tanggal 31 Mei volume sampah yang dikumpulkan sebanyak 20,011 kg, volume sampah pada hari minggu dipengaruhi oleh adanya kegiatan keagamaan mahasiswa di masjid seperti UKM dan mentoring mahasiswa

Sampah Masjid

20 of 27

Hasil penimbangan dan pemilahan sampah kantin UNPAD Jatinangor diketahui jumlah volume terbanyak adalah jenis sampah Sisa Makanan 760.74 kg, kertas dan berbahan kertas 262 kg, kantung kresek, sendok plastik, plastik lainnya 122.82 kg dan botol kemasan air mineral, gelas plastik, tutup botol, wadah makanan 47.13 kg.

Data monitoring tersebut dilakukan antara tahun 2015 s.d 2019, sedangkan pada tahun 2020 & 2021 tidak dilakukan karena pandemik, dan data pada tahun 2022 belum dilakukan.

Sampah Kantin

Jumlah sampah yang dihasilkan dari UKM adalah 113, 240 kg, jenis sampah bervariatif baik organik maupun anorganik namun yang paling banyak volume timulan adalah sampah sisa makan seberat 41,71 kg, jenis Kertas dan Berbahan Kertas seberat 28 kg dan jenis Stereofoam 15,45 kg.

Data monitoring tersebut dilakukan antara tahun 2015 s.d 2019, sedangkan pada tahun 2020 & 2021 tidak dilakukan karena pandemik, dan data pada tahun 2022 belum dilakukan.

Sampah UKM

21 of 27

Jumlah sampah organik pada 8 zona kerja, selama 8 hari pengukuran adalah seberat 2.563,4 kg (2,56 ton). Untuk sampah jenis plastik, kertas dan karet telah dilakukan pemilahan terkebih dahulu oleh K3L sehingga tidak bisa dilakukan penimbangan. Data monitoring tersebut dilakukan antara tahun 2015 s.d 2019, sedangkan pada tahun 2020 & 2021 tidak dilakukan karena pandemik, dan data pada tahun 2022 belum dilakukan.

Sampah Organik Kampus

22 of 27

Jenis dan Volume Limbah Padat di UNPAD

Hasil rekapitulasi jumlah timbulan sampah dari hasil monitoring 2015 – 2019 selama 8 hari didapatkan volume sampah sebesar 4385,84 kg. Sedangkan pada tahun 2020 & 2021 tidak dilaksanakan monitoring dan tahun 2022 belum ada monitoring karena aktivitas akademik baru dimulai.

No

Sumber Sampah

Berat Sampah (kg)

1.

Sampah Gedung

484.42

2.

Sampah Kantin

1286

3.

Sampah UKM

1.13

4.

Sampah Asrama

 420.7

5.

Sampah Masjid

9.02

6.

Sampah Rektorat

42.3

7.

Sampah K3L

2563

Jumlah

4385.84

Rekapitulasi Sampah Organik Kampus Periode 2015 - 2019

23 of 27

  • Jumlah sampah yang dilakukan penimbangan selama 8 hari berturut-turut dari sampah yang dikumpulkan dari sampah gedung, kantin, UKM, asrama, masjid, rektorat dan hasil pengumpulan dari petugas K3L adalah sekitar 4385.84 kg.
  • Berdasarkan pemilahan maka terdapat beberapa jenis sampah yang memiliki nilai rupiah seperti plastik, kertas dan karet apabila dijual kembali dari Gedung, Kantin, UKM, Asrama, Masjid dan Rektorat adalah sekitar Rp7.799.956,00 yang dikumpulkan selama 8 hari.
  • Jika pada tahun 2015 – 2018 mekanisme pemilahan dilakukan dihilir atau di TPS3R, namun pada tahun 2018/2019 mekanisme sampah bernilai jual diubah melalui pemberdayaan tenaga K3L Unpad dan tenaga CS Unpad yang menyetorkan kumpulan. Setelah limbah di cacah dan di pres maka dilakukan transaksi jual beli dengan pembuat pellet plastic lokal yang dilakukan satu/dua bulan sekali. Hasil jual beli kemudian dibagikan kembali kepada para penyetor, tidak ada mekanisme “bank sampah” pada masa tersebut tetapi mekanisme cicular economy telah diterapakan. Namun demikian pada tahun 2019 hingga sekarang proses tersebut berhenti dilakukan karena para penyetor sudah secara langsung kepada para pengepul (uang cepat) dan berkurangnya limbah bernilai ekonomi karena telah diterapkan sosialisasi penggunaan thumbler dan Jalatista kepada civitas.

No

Jenis Sampah

Volume (Kg)

Jumlah

Harga Per kg

Perkiraan Nilai (Rupiah)

Gedung

Kantin

UKM

Asrama

Masjid

Rektorat

1

Kertas

108,923

262,00

280,00

101,43

36,92

128,360

917,639

3500

3.211.736

2

Plastik

59,179

179,78

337,6

90,7

41,80

54,402

763.467

6000

4.580.802

3

Karet

0,312

4,99

0,08

0,00

0,5

0,35

6,182

1200

7.418,4

JUMLAH

7.799.956

Potensi Sampah Bernilai 3R dan Mekanisme Circular Economy Kampus Periode 2015 - 2019

24 of 27

Proyeksi Peningkatan Jumlah Limbah Padat

Perhitungan jumlah mahasiswa berdampak pada peningkatan jumlah volume timbulan sampah di UNPAD, dimana pada puncaknya pada tahun 2015 berdasarkan perkiraan akan mencapai 72.000 kg dari jumlah mahasiswa sekitar 145,657 jiwa.

Mahasiswa

Tahun (Jiwa)

2014

2015

2016

2017

2018

2019

2020

2021

2022

2023

2024

2025

S1

14,635

13,735

15,756

20,726

20,575

23,438

26,653

30,264

34,318

38,872

43,985

49,727

D IV

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

D III

2,185

-246

2,756

3,095

3,475

3,903

4,383

4,922

5,527

6,207

6,970

7,828

S2

1,969

2,211

2,483

2,788

3,131

3,516

3,948

4,434

4,979

5,592

6,280

7,052

S3

944

1,060

1,190

1,336

1,501

1,685

1,423

2,125

2,387

2,680

3,010

3,380

Spesialis

710

797

895

1,005

1,128

1,267

1,423

1,598

1,795

2,015

2,263

2,542

Profesi

642

721

895

909

1,021

1,147

1,288

1,446

1,624

1,824

2,048

2,300

 JUMLAH

21,083

18,276

23,888

29,859

30,831

34,956

39,587

44,789

50,630

57,189

64,556

72,828

Proyeksi pada monitoring sampah antara tahun 2015 s.d. 2019 menunjukkan kondisi aktual yaitu dengan populasi 44.000 civitas limbah yang dihasilkan mencapai 5 ton perhari.

25 of 27

Bagan Alur Pengelolaan Sampah Rata-Rata Periode 2015 s.d. 2019

26 of 27

Bagan Alur Pengelolaan Sampah Rata-Rata Periode 2019 s.d. Sekarang

PENYIMPANAN SEMENTARA

DEKOMPOSISI OLEH MAGGOT

BAHAN PAKAN IKAN

KOMPOS SIAP PAKAI

ABU SISA BAHAN BATAKO

PENGEPUL LIMBAH

Laboratorium

TPSB3

PIHAK KE3 VENDOR

27 of 27

Program Pengelolaan Sampah di Universitas Padjadjaran

  • Pengelolaan sampah adalah dengan mewujudkan konsep 3R,
  • Pemilihan sampah perlu dilakukan pada tingkat sumber pencemar,
  • Penguatan kebijakan pengurangan plastik sekali pakai,
  • Sistem pewadahan sampah dengan sistem terpisah sesuai dengan jenis dan karakteristik sampah,
  • Kampanye krisis sampah dilingkungan civitas Unpad,
  • Peningkatan kemampuan layanan pengolahan sampah di TPS3R melalui pengembangan teknologi, dan peningkatan pengetahuan serta profisionlisma SDM pengelolaan sampah dan limbah secara umum.