ORGANISASI DIFABEL SEBAGAI AKTOR UTAMA PEMBANGUNAN MENUJU INDONESIA YANG INKLUSIF
Muhammad Joni Yulianto
Dewan Pengurus Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia
Presidium Forum Masyarakat Pemantau untuk Indonesia Inklusif Disabilitas (FORMASI Disabilitas)
Pendahuluan
CRPD: Kesepakatan Internasional yang Mengikat dan Mendorong Percepatan Kebijakan tingkat Negara
Isu Difabel Menjadi Prasyarat Bagi Bantuan Internasional dan Program Kerjasama Luar Negeri
Setelah Ratifikasi CRPD di Indonesia?
Pertanyaan Reflektif:
Kemajuan Saat Ini Menjadi Bumerang Jika:
Apa yang Perlu Dibangun Organisasi Difabel?
1. Arah dan Tujuan Organisasi
2. Organ dan kapasitas Internal
3. Legalisasi
4. Kawan dan Jejaring
5. Pengelolaan Dukungan
Meliputi:
Bagaimana dukungan diperoleh,
Dimanfaatkan,
Dipertanggungjawabkan
Transparansi dan akuntabilitas membangun kepercayaan.
Peran Apa yang Perlu Diperkuat?
1. Swabantu / self Help
2. Dukungan Pemberdayaan
3. Advokasi untuk Perubahan Kebijakan
4. Pemantauan / Monitoring
Kesimpulan