1 of 10

Proses Pengambilan Keputusan Konsumen

Memahami perjalanan dari kebutuhan hingga pembelian.

2 of 10

Pentingnya Memahami Konsumen

Strategi Pemasaran

Membantu merancang kampanye yang lebih efektif dan terarah.

Kepuasan Pelanggan

Memastikan produk dan layanan memenuhi ekspektasi dan kebutuhan mereka.

Keunggulan Kompetitif

Mengidentifikasi peluang pasar dan membedakan diri dari pesaing.

3 of 10

Lima Tahap Proses Keputusan Konsumen

Perjalanan yang dilalui konsumen sebelum, selama, dan setelah pembelian.

Pengenalan Kebutuhan

Pencarian Informasi

Evaluasi Alternatif

Keputusan Pembelian

Perilaku Pasca-Pembelian

4 of 10

Tahap 1: Pengenalan Kebutuhan

Proses dimulai ketika konsumen menyadari adanya perbedaan antara keadaan aktual dan keadaan yang diinginkan. Kebutuhan ini dapat dipicu oleh:

  • Stimulus Internal (misalnya, rasa lapar, haus).
  • Stimulus Eksternal (misalnya, iklan, rekomendasi teman).

Pemasar harus mengidentifikasi pemicu yang paling sering mengarahkan konsumen ke produk mereka.

Kebutuhan yang dirasakan adalah kunci untuk memicu seluruh proses pembelian.

5 of 10

Tahap 2: Pencarian Informasi

Setelah kebutuhan dikenali, konsumen mencari informasi untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Sumber informasi dibagi menjadi empat kategori:

Pribadi

Keluarga, teman, tetangga. Ini adalah sumber yang paling efektif.

Komersial

Iklan, penjual, kemasan, pameran. Sumber utama informasi.

Publik

Media massa, organisasi pemeringkat konsumen, ulasan online.

Pengalaman

Pernah menggunakan, memeriksa, atau mencoba produk.

6 of 10

Tahap 3: Evaluasi Alternatif

Konsumen memproses informasi untuk membuat penilaian akhir. Mereka mengevaluasi atribut produk berdasarkan nilai dan kepentingan yang dirasakan.

Hitung Nilai Persepsi

Beratkan Atribut

Identifikasi Atribut

Pemasar harus memahami atribut mana yang paling penting bagi konsumen dan bagaimana konsumen memandang merek mereka dibandingkan pesaing.

7 of 10

Tahap 4: Keputusan Pembelian

Konsumen biasanya akan memilih merek yang paling disukai, namun ada dua faktor yang dapat mengintervensi niat pembelian:

Sikap Orang Lain

Pendapat orang terdekat (misalnya, pasangan, teman) dapat mengubah niat pembelian, terutama jika mereka sangat dihormati.

Faktor Situasional Tak Terduga

Peristiwa tak terduga (misalnya, kehilangan pekerjaan, kenaikan harga mendadak) dapat menghalangi pembelian.

8 of 10

Tahap 5: Perilaku Pasca-Pembelian

Kepuasan atau ketidakpuasan konsumen setelah pembelian sangat memengaruhi pembelian di masa depan dan rekomendasi.

Kepuasan Konsumen

Terjadi ketika kinerja produk melebihi ekspektasi. Konsumen yang puas cenderung loyal dan menjadi pendukung merek.

Disonansi Kognitif

Ketidaknyamanan pembeli yang disebabkan oleh konflik pasca-pembelian. Konsumen mencari informasi untuk mendukung keputusan mereka.

9 of 10

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan

Keputusan pembelian dipengaruhi oleh empat set faktor utama:

Budaya

Budaya, sub-budaya, dan kelas sosial.

Sosial

Kelompok referensi, keluarga, peran, dan status.

Pribadi

Usia, pekerjaan, gaya hidup, kepribadian, dan situasi ekonomi.

Psikologis

Motivasi, persepsi, pembelajaran, dan keyakinan/sikap.

10 of 10

Kesimpulan dan Tindakan Pemasaran

Memahami proses 5 tahap memungkinkan pemasar untuk mengintervensi di setiap titik kritis.

Picu Kebutuhan

Gunakan iklan untuk menyoroti masalah yang dapat dipecahkan produk Anda.

Dominasi Pencarian

Pastikan informasi produk mudah diakses di semua saluran (online, toko).

Perkuat Atribut

Komunikasikan keunggulan unik yang paling dihargai konsumen.

Jamin Kepuasan

Tindak lanjuti pasca-pembelian untuk mengurangi disonansi dan membangun loyalitas.