Proses Pengambilan Keputusan Konsumen
Memahami perjalanan dari kebutuhan hingga pembelian.
Pentingnya Memahami Konsumen
Strategi Pemasaran
Membantu merancang kampanye yang lebih efektif dan terarah.
Kepuasan Pelanggan
Memastikan produk dan layanan memenuhi ekspektasi dan kebutuhan mereka.
Keunggulan Kompetitif
Mengidentifikasi peluang pasar dan membedakan diri dari pesaing.
Lima Tahap Proses Keputusan Konsumen
Perjalanan yang dilalui konsumen sebelum, selama, dan setelah pembelian.
Pengenalan Kebutuhan
Pencarian Informasi
Evaluasi Alternatif
Keputusan Pembelian
Perilaku Pasca-Pembelian
Tahap 1: Pengenalan Kebutuhan
Proses dimulai ketika konsumen menyadari adanya perbedaan antara keadaan aktual dan keadaan yang diinginkan. Kebutuhan ini dapat dipicu oleh:
Pemasar harus mengidentifikasi pemicu yang paling sering mengarahkan konsumen ke produk mereka.
Kebutuhan yang dirasakan adalah kunci untuk memicu seluruh proses pembelian.
Tahap 2: Pencarian Informasi
Setelah kebutuhan dikenali, konsumen mencari informasi untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Sumber informasi dibagi menjadi empat kategori:
Pribadi
Keluarga, teman, tetangga. Ini adalah sumber yang paling efektif.
Komersial
Iklan, penjual, kemasan, pameran. Sumber utama informasi.
Publik
Media massa, organisasi pemeringkat konsumen, ulasan online.
Pengalaman
Pernah menggunakan, memeriksa, atau mencoba produk.
Tahap 3: Evaluasi Alternatif
Konsumen memproses informasi untuk membuat penilaian akhir. Mereka mengevaluasi atribut produk berdasarkan nilai dan kepentingan yang dirasakan.
Hitung Nilai Persepsi
Beratkan Atribut
Identifikasi Atribut
Pemasar harus memahami atribut mana yang paling penting bagi konsumen dan bagaimana konsumen memandang merek mereka dibandingkan pesaing.
Tahap 4: Keputusan Pembelian
Konsumen biasanya akan memilih merek yang paling disukai, namun ada dua faktor yang dapat mengintervensi niat pembelian:
Sikap Orang Lain
Pendapat orang terdekat (misalnya, pasangan, teman) dapat mengubah niat pembelian, terutama jika mereka sangat dihormati.
Faktor Situasional Tak Terduga
Peristiwa tak terduga (misalnya, kehilangan pekerjaan, kenaikan harga mendadak) dapat menghalangi pembelian.
Tahap 5: Perilaku Pasca-Pembelian
Kepuasan atau ketidakpuasan konsumen setelah pembelian sangat memengaruhi pembelian di masa depan dan rekomendasi.
Kepuasan Konsumen
Terjadi ketika kinerja produk melebihi ekspektasi. Konsumen yang puas cenderung loyal dan menjadi pendukung merek.
Disonansi Kognitif
Ketidaknyamanan pembeli yang disebabkan oleh konflik pasca-pembelian. Konsumen mencari informasi untuk mendukung keputusan mereka.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan
Keputusan pembelian dipengaruhi oleh empat set faktor utama:
Budaya
Budaya, sub-budaya, dan kelas sosial.
Sosial
Kelompok referensi, keluarga, peran, dan status.
Pribadi
Usia, pekerjaan, gaya hidup, kepribadian, dan situasi ekonomi.
Psikologis
Motivasi, persepsi, pembelajaran, dan keyakinan/sikap.
Kesimpulan dan Tindakan Pemasaran
Memahami proses 5 tahap memungkinkan pemasar untuk mengintervensi di setiap titik kritis.
Picu Kebutuhan
Gunakan iklan untuk menyoroti masalah yang dapat dipecahkan produk Anda.
Dominasi Pencarian
Pastikan informasi produk mudah diakses di semua saluran (online, toko).
Perkuat Atribut
Komunikasikan keunggulan unik yang paling dihargai konsumen.
Jamin Kepuasan
Tindak lanjuti pasca-pembelian untuk mengurangi disonansi dan membangun loyalitas.