TENTANG SESI KALI INI
Pembelajaran penting dari hari pertama, sesi pertama
Asesor adalah pembawa cahaya terang bagi sekolah untuk menemukan jalannya��Totok Suprayitno
menjadi seorang asesor adalah komitmen untuk turut serta�memastikan anak-anak belajar dengan kualitas�sebaik yang bisa diupayakan melalui
akreditasi akurat berbasis kinerja�yang dilaksanakan secara adil, setara,�dan menyeluruh untuk kemajuan�mutu pendidikan pelajar Indonesia.
�dengan berpegang teguh pada�PROFESIONALISME ASESOR
PROFESIONALISME ASESOR
PERAN
ETIKA
PERILAKU
PROFESIONALISME ASESOR
PERAN ASESOR
PENJAGA
PENJAGA MARTABAT DIRI DAN LEMBAGA. Asesor hebat adalah ia yang mampu menjaga martabat diri dari segala bentuk pelanggaran karena terpatri di hatinya nama baik diri, keluarga, dan lembaga
PENJAGA INTEGRITAS DAN OBYEKTIFITAS. �Seorang asesor terpercaya adalah ia yang menjunjung tinggi integritas, netralitas dan obyektifitas dalam melihat, memahami, dan memberikan penilaian. Ia tidak membawa preferensi pribadi, tidak pula berstandar ganda. Baginya penting sekali untuk mendapatkan dan mempertahankan kepercayaan publik secara luas terhadap sistim akreditasi
PENJAGA PRINSIP AKREDITASI. Asesor andalan adalah ia yang mampu menjadi penerjemah atas prinsip akreditasi (bermakna, inklusif dan kontekstual) ke dalam proses penilaian. Ia memahami bahwa tidak ada mutu tunggal, asesi perlu dihargai sesuai dengan konteks asesi itu sendiri
JURU KAMERA yang memotret mutu sekolah – apa adanya. Tanpa edit, tanpa setting di awal, di pertengahan, atau di akhir. Asesor adalah juru kamera independen yang memotret bukti apa adanya untuk menjaga fakta dan bukti yang valid
PENGGERAK
PENGGERAK KESETARAAN. Asesor idaman adalah ia yang memahami bahwa semua asesi adalah setara. Sama pentingnya. Sama berharganya. Sama cita-citanya. Yang berbeda hanya cara.
PENGGERAK BUDAYA MUTU. Dengan pendekatannya, asesor ideal mampu mendorong sekolah untuk membangun budaya mutu berkelanjutan dalam keseharian sekolah dengan atau tanpa adanya akreditasi
MITRA TERPERCAYA
PERAN ASESOR
PENJAGA
PENGGERAK
MITRA TERPERCAYA
PROFESIONALISME ASESOR
KODE ETIK ASESOR
LINGKAR KODE ETIK ASESOR
Kejujuran
Tanggung jawab
Keadilan
Kemandirian
Profesional-�isme
Kesetaraan
Keterbukaan
Kerahasiaan
LINGKAR KODE ETIK ASESOR
Kejujuran
Tanggung jawab
Keadilan
Kemandirian
Profesional-�isme
Kesetaraan
Keterbukaan
Kerahasiaan
LINGKAR KODE ETIK ASESOR
Kejujuran
Tanggung jawab
Keadilan
Kemandirian
Profesional-�isme
Kesetaraan
Keterbukaan
Kerahasiaan
LINGKAR KODE ETIK ASESOR
Kejujuran
Tanggung jawab
Keadilan
Kemandirian
Profesional-�isme
Kesetaraan
Keterbukaan
Kerahasiaan
LINGKAR KODE ETIK ASESOR
Kejujuran
Tanggung jawab
Keadilan
Kemandirian
Profesional-�isme
Kesetaraan
Keterbukaan
Kerahasiaan
LINGKAR KODE ETIK ASESOR
Kejujuran
Tanggung jawab
Keadilan
Kemandirian
Profesional-�isme
Kesetaraan
Keterbukaan
Kerahasiaan
LINGKAR KODE ETIK ASESOR
Kejujuran
Tanggung jawab
Keadilan
Kemandirian
Profesional-�isme
Kesetaraan
Keterbukaan
Kerahasiaan
LINGKAR KODE ETIK ASESOR
Kejujuran
Tanggung jawab
Keadilan
Kemandirian
Profesional-�isme
Kesetaraan
Keterbukaan
Kerahasiaan
DISKUSI KASUS 1
Dalam sebuah perjalanan menuju sekolah yang akan divisitasi, terjadi pembicaraan antara asesor 1 dengan asesi yang menjemput di statiun kereta menuju sekolah sasaran yang perjalanannya +/- 1.5 jam.
Setelah beberapa lama di perjalanan dan setelah obrolan basa-basi, asesor 2 merasa pembicaraan akan mengarah kepada hal yang dirasanya kurang nyaman – sebab ia pernah mendengar cerita tentang asesor 1 dari asesor lain yang pernah bekerja bersama dengannya. Maka diam-diam ia merekam obrolan menggunakan telgam-nya.
Berikut adalah transkrip dari pembicaraan tersebut.��beberapa hal di transkrip diedit atau di hapus (seperti tertawa, bernyanyi kecil, menggumam, berdehem, logat bahasa, tidak jelas terdengar, dll - panitia)
Asesor 1 | Wah, sawahnya sedang pada kering ya pak. Musim kemarau nampaknya sudah di pertengahan ini ya |
Asesi | Iya pak. Petani sudah mulai mengeluh. Karena lumayan panjang kemarau tahun ini katanya |
Asesor 1 | Ya mau gimana lagi ya… |
Asesi | Iya pak |
Asesor 1 | Oya, ngomong-ngomong terimakasih ini dijemput ya. Terimakasih sekali ya. Tapi tidak apa-apa ini ya? Jangan sampai repot atau terpaksan ya. Tidak enak saya |
Asesi | Tidak apa-apa pak. Sudah dianggarkan kok ini. Tidak terpaksa atau apa gitu. Supaya bapak-bapak nyaman melakukan visitasinya. Sudah ada anggarannya pak. Tidak apa-apa. Oya, Ini kita makan siang dulu di perjalanan. Nanti saya drop bapak-bapak di hotel yang dekat sekolah. Penginapan biasa saja pak. Yang penting dekat sekolah, jadi bapak tidak repot. Semua sudah dibayar oleh kepala sekolah. Besok pagi saya jemput jam 06.30 ya. Satu kamar berdua tidak apa-apa ya pak, hotelnya penuh. Sedang ada acaranya bupati |
Asesor 1 | Iya pak, tidak apa-apa begitu. Terimakasih ya pak. Ini tapi saya tidak meminta ya…. |
Asesi | Oh, iya pak. Tidak. Tidak. Aman pak |
Asesor 1 | Besok pulangnya bagaimana pak? |
Asesi | Kami antar pak. Makan siang di sekolah, makan malam di restoran dekat danau situ pak. Oya, pulangnya bukan lusa pak? Kepala sekolah bilang pulangnya lusa. |
Asesor 1 | Tidak pak. Kita bisa selesaikan dalam 1 hari saja besok. Jadi begini pak, sekarang langsung ke sekolah, kami dengarkan presentasi dan wawancara dengan guru dan kepala sekolah. Besok observasi dan telaah dokumen saja. Jam 3 sore besok mungkin selesai. Setelahnya, kami diantarkan ke kota saja pak. Mau menginap 1 malam lagi, jalan-jalan pak. Mumpung disini |
Asesi | Oh baik pak. Soalnya di surat pengantar, jadwal pulang bapak itu, lusa pak. Di agenda yang dikirim juga begitu. Kalau begitu, jadi kami malah ada waktu untuk menyusun laporan visitasi ke ketua yayasan ya pak |
Asesor 1 | Ya pak, betul. Ini bisa diatur kok pak. Kan yang penting selesai pekerjaannya. Kepala sekolah dan guru-guru tidak keberatan kan kalau kita mulai agak sore ini? |
Asesi | Tidak pak, sebentar saya wa dulu. Supaya jangan pulang dulu. |
Asesor 1 | Ya silakan pak. (jeda lama) Oh, tapi ini jangan ditulis di laporan ke yayasan ya |
Asesi | Yang apa pak? |
Asesor 1 | Ini, antar jemput, penginapan dan makan malam. Biar antara kita saja. Tidak enak nanti kalau laporan ke yayasan tertulis semuanya ini. |
Asesi | Oh iya pak. Mengerti pak. Nanti saya sampaikan ke kepala sekolah, biar diatur pelaporannya. Supaya sesuai permintaan bapak |
Asesor 1 | Iya pak. Bukan apa-apa. Cuma tidak enak saja. |
Asesi | Iya pak |
YANG DILAKUKAN OLEH ASESOR 2�SETELAH PULANG
Menurut Anda, apa yang dilakukan oleh asesor 2 setelah selesai visitasi?
Bukan apa yang sebaiknya dilakukan oleh Asesor 2, tapi apa yang TELAH dilakukannya kemudian?
Silakan jawab di chatroom
Yang dilakukan oleh asesor 2: D. Membuat laporan kepada ketua BAN Provinsi cc Ketua BAN Pusat
Asesor 2 membuat laporan kepada ketua BAN Provinsi (cc ketua BAN Pusat) dan menyertakan rekaman, transkrip, dan penyampaian lanjutan:
Di kota, saya tidak ikut menginap di hotel, tapi menginap di rumah saudara. Besoknya, sore, kami bertemu di stasiun.
Tentang antar jemput, penginapan dibayarkan, dan traktir makan, asesor 1 meminta saya untuk diam-diam saja. Dengan alasan “ini rejeki, kan kita tidak meminta, tapi kita sudah disediakan, tidak enak kalau menolak. Lagipula kan kita mau beli oleh-oleh buat keluarga” Pulangnya kami dibekali buah tangan dalam kardus kecil yang sudah tertutup rapat dan rapih dengan selotip. Saya menerima buah tangan tersebut dari Asesor 1 setelah sampai di stasiun. Kata beliau, itu kerupuk, oleh-oleh dari pihak sekolah. Tidak enak kalau ditolak.
Setelah saya buka kardus tersebut di rumah, isinya berupa kain khas daerah tersebut, dan 2 plastik makanan kecil (krupuk), serta amplop berisi uang sebesar Rp. 2,500,000. Saya tidak tahu apakan asesor 1 mendapatkan hal yang sama. Tapi uang dan kain tersebut saya lampirkan bersama laporan ini. Krupuk saya berikan kepada tim sekretariat.
PROFESIONALISME ASESOR
KODE PERILAKU ASESOR
BAGIAN 2
LINGKAR KODE PERILAKU ASESOR
SIAP DAN TEKUN
PATUH ATURAN
MENJAGA NETRALITAS
PROFESIONAL
EVALUASI�BERBASIS�BUKTI
DOKUMENTASI
ANTI�GRATIFIKASI
UMPAN BALIK DAN PENINGKATAN
LINGKAR KODE PERILAKU ASESOR
SIAP DAN TEKUN
PROFESIONAL
EVALUASI�BERBASIS�BUKTI
DOKUMENTASI
PATUH ATURAN/ PEDOMAN
MENJAGA NETRALITAS
ANTI�GRATIFIKASI
UMPAN BALIK DAN PENINGKATAN
LINGKAR KODE PERILAKU ASESOR
PATUH ATURAN
MENJAGA NETRALITAS
SIAP DAN TEKUN
PROFESIONAL
EVALUASI�BERBASIS�BUKTI
DOKUMENTASI
ANTI�GRATIFIKASI
UMPAN BALIK DAN PENINGKATAN
LINGKAR KODE PERILAKU ASESOR
SIAP DAN TEKUN
PATUH ATURAN
MENJAGA NETRALITAS
PROFESIONAL
EVALUASI�BERBASIS�BUKTI
DOKUMENTASI
ANTI�GRATIFIKASI
UMPAN BALIK DAN PENINGKATAN
LINGKAR KODE PERILAKU ASESOR
SIAP DAN TEKUN
PATUH ATURAN
MENJAGA NETRALITAS
PROFESIONAL
EVALUASI�BERBASIS�BUKTI
DOKUMENTASI
ANTI�GRATIFIKASI
UMPAN BALIK DAN PENINGKATAN
LINGKAR KODE PERILAKU ASESOR
SIAP DAN TEKUN
PATUH ATURAN/ PEDOMAN
MENJAGA NETRALITAS
PROFESIONAL
EVALUASI�BERBASIS�BUKTI
DOKUMENTASI
ANTI�GRATIFIKASI
UMPAN BALIK DAN PENINGKATAN
PENUTUP
Selamat melaksanakan
tugas mulia
Bawa profesionalisme dan hati nurani kemana pergi