1 of 11

MANAJEMEN PEMASARAN

Oleh: Umi Arifah, S.Pd.I., M.M.

www.umiarifah.blogspot.com

08170140887

umiarifah.iainukebumen@gmail.com

2 of 11

POLA PIKIR PEMASARAN, PRODUK DAN TINGKATANNYA

2

3 of 11

PRINSIP 1: MENGADOPSI SUATU FOKUS YANG BERPUSAT PADA PELANGGAN

Konsep Pemasaran menurut Kotler dan Keller, sebagai berikut:

  • Konsep Produksi, konsumen akan lebih memilih produk yang tersedia secara luas dan murah. Makan fokus organisasi harus mengusahakan biaya rendah dan mudah mengaksesnya.
  • Konsep Produk, konsumen akan lebih menyenangi produk yang menawarkan mutu, penampilan/kinerja atau fitur inovatif terbaik. Masalah yang timbul bahwa manajer program dan jasa sering mengabaikan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
  • Konsep penjualan, konsumen dan bisnis mungki tidak akan emembeli secara cukup produk dari organisasi untuk memenuhi tujuan kalau dibiarkan tanpa dipengaruhi. Akibatnya organisasi harus berusaha menjual dan mempromosikan secara agresif.
  • Konsep pemasaran, tujuan pemasaran adalah mengetahui dan memahami pelanggan sebaik-baiknya sehingga produk dan jasa cocok/sesuai dengan yang dikehendaki pelanggan dan terjual dengan sendirinya. Implikasinya bahwa program dan jasa yang telah didesai memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan, akan memerlukan sedikit promosi (anggaran untuk iklan berkurang), sebab pelanggan yang puas akan menceritakan kepada orang lain alasan mengapa mereka puas.
  • Konsep Pemasaran Sosial, organisasi harus mengembangkan dan menyampaikan nilai superior kepada pelanggan dengan memperbaiki kesejahteraan dan masyarakat luas.

4 of 11

PRINSIP 2: SEGMEN DAN PASAR SASARAN

Variabel Deskriptif “benefit related”

  • Geografis: bangsa, daerah, tempat kerja, pulau
  • Demografi: umur, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, siklus hidup keluarga, penghasilan, kedudukan, jabatan, pendidikan, agama, suku bangsa
  • Nasionalitas: kelas sosial, value, gaya hidup atau karakteristik pribadi

Variabel “Disfussion of innovation theory”

  • Innovation, kelompok yang paling berani dan mengdopsi ide baru yang pertama kali
  • Early adopters, kelompok yang dimotivasi oleh “opinion leader” dan mengadopsi ide baru secara wal tetapi secara berhati-hati
  • Early majority, kelompok yang berhati-hati dalam mengadopsi suatu produk baru, bertindak sebelum rata-rata orang (average person) melakukannya
  • Late majority, kelompok yang skeptis dan mengdopsi suatu produk baru hanya setelah sebagian besar orang mencobanya
  • Laggards, kelompok yang selalu curiga terhadap perubahan dan mengdopsi produk baru hanya kalau mereka telah mengetahui hal tersebut tidak bertentangan dengan norma sosial atau sudah sesuai dengan tradisi.

5 of 11

PRINSIP 3: MENGENALI KOMPETISI

Agency

Program

Direct Competitors

Indirect Competitors

Library

Reading program

Book stores

Video games

School distructs

Public school

Private school

Home schooling

Untilities

Natural yard care

Wees & Feed

Neglect/ Do nothing

Tabel Examples of competitors

6 of 11

PRINSIP 4: MANFAATKAN SEMUA 4P YANG TERDAPAT DALAM BAURAN PEMASARAN

4 P (Pandangan penjual)

4 P (Pandangan pembeli)

Product

Customer solution

Price

Customer cost

Place

Convenience

Promotion

Communication

Pedoman 4P dan 4C antara Penjual dan Pembeli

7 of 11

BAURAN PEMASARAN: PRODUCT, PRICE, PLACE, PROMOTION

  • Product 🡪 dalam mengembangkan rencana produk harus memperhatikan mutu, desain, fitur, ukuran, nama, kemasan.
  • Price 🡪 tidak hanya sejumlah uang yang diserahkan kepada penjual untuk mendapatkan barang yang akan dibeli akan tetapi meliputi hal-hal diluar uang, seperti waktu, usaha, resiko psikologis (mobil bisa tabrakan), tambahan biaya untuk asuransi.
  • Place 🡪 mengenai akses yang menyenangkan.
  • Promotion 🡪 sering diartikan komunikasi membujuk dan strategi komunikasi. Promosi melalui spanduk yang menarik atau surat kabar, dan pemasaran langsung mendatangi konsumen.

8 of 11

PRINSIP 5: MEMANTAU UPAYA DAN MEMBUAT PENYESUAIAN

Menurut Andersen dan Kotler, tahapannya sebagai berikut:

Tahap 1:

“Goal Setting” (apa yang akan kita capai?)

Tahap 2:

“Performance Measurement” (apa yang telah terjadi?)

Tahap 3:

“Performance Diagnosis” (mengapa terjadi seperti ini?)

Tahap 4:

“Conective Action” (apa yang harus kita lakukan?)

Fungsi pemasaran dan kegiatan dalam lembaga sektor publik harus juga dilakukan secara efisien dan efektif, khusunya dalam memantau setiap upaya dan membuat penyesuaian

9 of 11

TAHAPAN DALAM PENGEMBANGAN PRODUK BARU �(KOTLER DAN AMSTRONG)

Tahap 1

Penemuan Ide

Tahap 2

Penyaringan Ide

Tahap 3

Konsep Pengembangan dan Pengkajian

Tahap 4

Strategi Pemasaran

Tahap 5

Analisis Bisnis

Tahap 6

Pengembangan Produk

Tahap 7

Uji Pemasaran

Tahap 8

Komersialisasi

10 of 11

Pengenalan

(introduction)

Pertumbuhan

(growth)

Kematangan

(maturity)

Penurunan

(decline)

Siklus Hidup Produk

11 of 11

TUGAS KASUS PEMASARAN

Buatlah artikel tentang Siklus Hidup produk pada suatu kegagalan pemasaran produk yang sudah pernah terjadi. Artikel disertai dengan gambar.