1 of 37

KD.4.1. KEMAGNETAN

Indikator :

  1. Menjelaskan sejarah magnet
  2. Menunjukkan sifat kutub magnet.
  3. Menjelaskan cara membuat magnet dan sebab-sebab hilangnya sifat kemagnetan suatu bahan.
  4. Memaparkan teori kemagnetan bumi.
  5. Menunjukkan medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik.

Kompetensi Dasar :

4.1. Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet

Standar Kompetensi :

4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

2 of 37

Apa yang kamu pikirkan tentang gambar di bawah ?

3 of 37

PETA KONSEP

Kemagnetan

Sejarah Magnet

Teori kemagnetan bumi

Cara membuat magnet

Magnet

Cara menghilangkan sifat magnet

Medan magnet

Jenis-jenis magnet

Kutub Magnet

Bahan Magnetik

Sifat Kutub Magnet

Medan magnet di sekitar kawat berarus listrik

4 of 37

A. Sejarah Magnet

Lebih dari 2000 tahun yang lalu orang Yunani yang hidup di Magnesia (suatu daerah di Asia kecil) menemukan batu yang istimewa. Batu tersebut dapat menarik benda-benda yang mengandung logam.

Karena batu tersebut ditemukan di Magnesia, maka orang Yunani menyebutnya magnetit.

Dari ciri-ciri yang ditemukan, selanjutnya benda-benda yang dapat menarik benda lain yang mengandung logam disebut magnet

Bangsa Cina sudah menggunakan petunjuk arah kompas magnetik dalam pelayaran kira-kira mulai tahun 1200.

Batu magnet

Batu magnet

Kompas magnetik

5 of 37

B. Magnet

Magnet memiliki 2 kutub yaitu :

a. Kutub utara : kutub magnet yang menghadap ke utara ketika magnet dapat bergerak bebas.

b. Kutub selatan : kutub magnet yang menghadap ke selatan ketika magnet dapat bergerak bebas.

Kutub Selatan

Kutub Utara

1. Kutub magnet

Magnet didefinisikan sebagai benda yang dapat menarik benda lain

6 of 37

2. Sifat Kutub Magnet

Kutub tidak senama tarik menarik

Kutub senama tolak menolak

7 of 37

  • Kutub yang tidak sejenis bila didekatkan saling tarik menarik

8 of 37

  • Kutub yang sejenis bila didekatkan saling tolak menolak

9 of 37

Kutub magnet adalah bagian magnet yang mempunyai gaya tarik yang terbesar.

10 of 37

Berdasarkan sifat kemagnetannya benda dibedakan menjadi dua, yaitu :

a. Benda magnetik adalah benda yang dapat

ditarik oleh magnet

Contoh : besi, baja, nikel, dll

b. Benda non magnetik adalah benda yang

tidak dapat ditarik oleh magnet

Contoh : kertas, plastik, emas, dll

3. Bahan Magnetik

Baja

Besi

Kertas

11 of 37

  1. Benda Ferromagnetik, yaitu : benda yang dapat ditarik oleh magnet dengan kuat.

Contoh : besi, baja, nikel, cobalt

  1. Benda Paramagnetik, yaitu : benda yang ditarik dengan lemah oleh magnet

Contoh : aluminium dan platina

  1. Benda diamagnetik, yaitu : benda yang ditolak oleh magnet.

Contoh: emas, seng dan garam dapur

Berdasarkan gaya tariknya terhadap magnet, jenis benda dibagi menjadi tiga macam, yaitu :

12 of 37

C. Cara Membuat Magnet

1. Dengan menggosok

Dengan menggosokkan magnet secara berulang-ulang dan teratur pada besi dan baja, maka besi dan baja akan bersifat magnetik.

Kutub magnet yang dihasilkan di ujung bahan selalu berlawanan dengan kutub magnet yang menggosoknya.

Catatan : cara menggosok harus searah

13 of 37

2. Dengan menggunakan arus listrik (elektromagnet)

Kumparan yang berinti besi dihubungkan dengan sumber arus.

Kemudian didekatkan dengan benda magnetik.

Ketika dihubungkan dengan sumber arus listrik, maka benda magnetik akan menempel pada kumparan.

Sedang bila arus listrik diputuskan, maka benda magnetik tersebut akan lepas.

Kumparan berinti besi

Baterei

Penjepit kertas

14 of 37

3. Dengan Induksi

U

S

U

S

U

S

U

S

  • Bila besi dan baja didekatkan (tidak menyentuh) pada bahan magnet yang kuat, maka besi dan baja akan menjadi magnet. Terjadinya magnet seperti ini disebut dengan induksi.
  • Setelah dijauhkan kembali, besi akan mudah kehilangan sifat magnetnya, dan baja tetap mempertahankan sifat magnetnya.

Besi

paku

Magnet tetap

15 of 37

D. Cara menghilangkan sifat kemagnetan

Sifat kemagnetan suatu benda dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut :

  1. Pemanasan
  2. Pemukulan
  3. Penggosokan bolak-balik
  4. Penyimpanan yang salah

Keempat cara tersebut akan mengakibatkan susunan magnet elementer pada magnet akan rusak, sehingga sifat kemagnetannya pun akan hilang.

Lebih jelasnya saksikan tayangan berikut !

16 of 37

17 of 37

18 of 37

1. Ditinjau dari terjadinya, magnet dibagi menjadi 2 macam, yaitu :

  1. Magnet alam, magnet yang terjadi melalui proses alami
  2. Magnet buatan, magnet yang terjadi karena suatu proses yang sengaja dibuat untuk kebutuhan manusia

Magnet alam

Magnet buatan

E. Jenis-jenis Magnet

19 of 37

2. Ditinjau dari sifatnya, magnet dibagi menjadi 2 macam, yaitu :

a. Magnet Sementara

Magnet sementara adalah magnet yang sifat kemagnetannya mudah hilang.

Magnet sementara disebut magnet remanen atau magnet temporer

Contoh : elektromagnet

b. Magnet tetap

Magnet tetap adalah magnet yang sifat kemagnetannya tidak mudah hilang.

Magnet tetap disebut juga magnet permanen.

Contoh : magnet yang terbuat dari baja

20 of 37

3. Ditinjau dari bentuknya, magnet dibagi menjadi 4 macam, yaitu :

1. Magnet Batang

2 . Magnet jarum.

3 . Magnet Ladam

4 .Magnet Silinder

21 of 37

F. Teori Kemagnetan Bumi

Magnet jarum kompas selalu menunjuk arah utara selatan membuktikan bumi bersifat magnet

Arah Utara

Arah Selatan

Kutub Utara Bumi

Kutub Selatan Magnet Bumi

Kutub Selatan Bumi

Kutub Utara Magnet Bumi

Magnet Jarum Kompas

22 of 37

Sudut Deklinasi

  • Penyebab terjadinya sudut deklinasi Karena letak kutub – kutub magnet bumi tidak berhimpit dengan letak kutub – kutub bumi
  • Sudut penyimpangan magnet jarum kompas dari arah utara selatan bumi yang sebenarnya

Arah Utara

Arah Selatan

23 of 37

Utara

Selatan

Utara

Selatan

B

T

B

T

Sudut Deklinasi +�Jika kutub utara magnet menyimpang ke timur

Sudut Deklinasi –Jika kutub utara magnet menyimpang ke barat

24 of 37

Sudut Inklinasi

  • Sudut yang dibentuk magnet jarum dengan garis horisontal
  • Penyebab terjadinya sudut inklinasi karena medan magnet bumi tidak sejajar dengan permukaan bumi

Garis horisontal

Garis horisontal

Garis horisontal

Garis horisontal

Sudut Inklinasi

25 of 37

Sudut inklinasi 90o terjadi di daerah kutub - kutub bumi

Sudut inklinasi 0o terjadi di daerah katulistiwa (ekuator magnet bumi )

Garis horisontal

Garis horisontal

Sudut inklinasi positif

Jika kutub utara menyimpang

ke bawah

s

u

Sudut inklinasi negatif

Jika kutub utara menyimpang

ke atas

s

u

26 of 37

G. Medan magnet

Medan magnet adalah ruang disekitar magnet yang masih dipengaruhi gaya magnet

27 of 37

Medan magnet digambarkan berupa garis-garis gaya magnet yang arahnya dari kutub utara ke kutub selatan magnet.

Tempat yang garis-garis gaya magnetnya rapat menunjukkan medan magnetnya kuat, sebaliknya tempat yang garis-garis magnetiknya renggang menunjukkan medan magnetnya lemah.

28 of 37

Pola medan magnet dapat diselidiki dengan cara menaburkan serbuk besi di atas kertas karton yang dibawahnya diletakkan sebuah magnet batang.

Gambar pola medan magnet batang

29 of 37

Pola garis – garis gaya magnet pada dua kutub yang berdekatan

  1. kutub utara magnet dengan kutub utara magnet

30 of 37

2. kutub selatan magnet dengan kutub selatan magnet

31 of 37

3. kutub utara magnet dengan kutub selatan magnet

32 of 37

Medan magnet di sekitar kawat berarus listrik

Medan magnet di sekitar kawat berarus listrik ditemukan oleh Hans Christian Oersted (1770-1851) .

Oersted menemukan bahwa di sekitar kawat berarus listrik magnet jarum kompas akan bergerak (menyimpang).

Penyimpangan magnet jarum kompas akan makin besar jika kuat arus listrik yang mengalir melalui kawat diperbesar.

Arah penyimpangan jarum kompas bergantung arah arus listrik yang mengalir dalam kawat.

33 of 37

  • Medan magnet pada kawat lurus yang berarus listrik

Arah arus listrik.

Arah medan magnet

34 of 37

  • Cara menentukan arah medan magnet pada kawat lurus yang berarus listrik

35 of 37

  • Medan magnet pada kawat melingkar yang berarus listrik

Arah arus listrik.

Arah medan magnet

36 of 37

  • Medan magnet pada solenoide yang berarus listrik

37 of 37

Evaluasi