1 of 16

Back End Developer Portfolio & Project Review

Reesky Riko Adhadina, S.Kom. | IT Professional to Software Engineer

Pengalaman 9+ tahun di bidang IT Systems Implementation & Hospital Technology. Merintis dari IT Support hingga Branch Manager.

Pengalaman ini membentuk saya menjadi individu dengan kemampuan komunikasi lintas-vendor, kepemimpinan tim (leadership), dan manajemen waktu yang kuat saat menghadapi tenggat waktu (deadline) operasional rumah sakit 24/7.

2 of 16

Tech Stack & Qualifications

Membangun fondasi kuat untuk arsitektur Backend kelas Enterprise.

Core

Java (OOP, Multithreading, Socket Programming), Spring Boot, REST API.

Database

PostgreSQL, MySQL, Liquibase.

Architecture

Microservices, RabbitMQ, Redis.

Security & DevOps

Spring Security, JWT, Docker, Linux Deployment VPS.

Saya tidak hanya mengandalkan framework, tapi menganalisis akar masalah (root-cause analysis) dan merancang arsitektur yang menjamin ketersediaan sistem (High Availability).

3 of 16

My Software Engineering Approach

Membangun Backend Berskala Industri dengan Pendekatan SDLC

Bagi saya, menulis kode tanpa rencana adalah resep menuju kegagalan. Di setiap proyek, saya selalu disiplin menerapkan tahapan Software Development Life Cycle (SDLC) agar sistem yang dihasilkan terstruktur, aman, dan scalable.

Fase 1: Planning & System Design

No Coding First

Saya tidak langsung menyentuh IDE (IntelliJ).

Architecture & ERD

Dimulai dari Draw.io untuk memvisualisasikan relasi tabel dan melakukan Normalisasi Database.

API Contract

Merancang alur komunikasi data (Request/Response) secara matang sebelum proses implementasi dimulai.

4 of 16

Execution & Quality Assurance

Implementasi dan Pengujian Ekstrem

Setelah blueprint arsitektur matang, saya mengeksekusinya dengan standar industri perangkat lunak.

Fase 2: Implementation (Coding)

Java Spring Boot

Menggunakan framework andalan industri untuk membangun logika bisnis yang kokoh.

Clean Architecture & SOLID

Menulis kode yang rapi, modular, dan mudah dikembangkan (maintainable).

Version Control

Menggunakan Git untuk merekam setiap iterasi perubahan kode secara sistematis.

Fase 3: Security & Testing

Edge-Case Handling

Memastikan sistem kebal dari anomali bisnis dan celah keamanan (contoh: Race Condition, Unauthorized Access).

Postman Simulation

Melakukan simulasi testing komprehensif pada API sebelum dinyatakan siap rilis.

5 of 16

Delivery & Maintenance

Membawa Aplikasi ke Environment Production

Kode yang berjalan lancar di komputer lokal belumlah cukup. Sebuah sistem harus terbukti tangguh beroperasi di server production.

Fase 4: Deployment & Go-Live

1

Containerization

Membungkus aplikasi beserta dependensinya menggunakan teknologi Docker dan Docker Compose.

2

VPS Linux Deployment

Merilis aplikasi secara live ke server publik agar dapat diakses oleh klien.

3

Database Versioning

Menggunakan Liquibase untuk melacak histori perubahan skema database, memastikan keamanan data jika sewaktu-waktu diperlukan proses Rollback.

6 of 16

Fintech Wallet API: Database Transactions

Menjamin konsistensi data finansial digital tingkat tinggi.

Penjelasan Fitur

  1. Top-up Saldo.
  2. Transfer Dana antar pengguna.
  3. Histori Transaksi Mutasi.

Tantangan Pembuatan

Menghadapi "Race Condition"—ketika uang ditarik dari dua request berbeda di milidetik yang sama persis, yang bisa membuat saldo minus.

Solusi & Source Code

Mengontrol batas eksekusi dengan anotasi @Transactional (Spring Boot) dan mengelola database locking pada MySQL dengan validasi unique referenceId.

7 of 16

Product Review: Microservices Architecture

Memecah arsitektur monolitik untuk skalabilitas tim dan sistem.

Penjelasan Fitur

  1. Manajemen Data Dokter.
  2. Sistem Ulasan (Review) Pasien.
  3. Katalog Produk Medis.

Tantangan Pembuatan

Menghindari sistem Single Point of Failure di mana jika satu fitur rusak, seluruh website mati.

Solusi Arsitektur

Memecah layanan menjadi Microservices mandiri dengan Database terisolasi (Database Per Service). Berkomunikasi via OpenFeign HTTP Client dan di-deploy via Docker Compose.

8 of 16

9 of 16

MediBook API: Security & Hosted Features

Sistem pendaftaran pasien dengan pengamanan ketat.

Penjelasan Fitur

  1. Registrasi Pasien.
  2. Penjadwalan Konsultasi Dokter.
  3. Rekam Medis Terenkripsi.

Tantangan Pembuatan

Mencegah peretasan atau akses data rekam medis pasien oleh pihak yang tidak memiliki hak (otorisasi).

Solusi & Source Code

Menerapkan Role-Based Access Control (RBAC) tanpa menyimpan sesi (Stateless JWT) via Spring Security.

10 of 16

Stateless Security & Role-Based Access Control

  • Public: Registrasi & Login (Penerbitan Bearer JWT Token).
  • Pembatasan 3 Peran (Roles):
    • PATIENT: Reservasi jadwal, bayar simulasi tagihan, & isi rating pelayanan.
    • DOCTOR: Pantau daftar antrean pasien hari ini & perbarui status medis.
    • ADMIN: Kelola data master (CRUD layanan/jadwal) & tarik laporan keuangan.

11 of 16

MediBook API: Hosted Website & Deployment

Full Software Development Life Cycle (SDLC) Readiness.

Tantangan Pembuatan

Merilis aplikasi dari komputer lokal agar bisa diakses oleh publik (Production Go-Live).

Website hosting

Berhasil men-deploy sistem secara live di VPS (Linux). Saya juga mengelola pembaruan skema database menggunakan Liquibase (Version Control) untuk kebutuhan rollback.

12 of 16

CareLink: Mission-Critical System

Sistem notifikasi perawat (Nurse Call) untuk respon kegawatdaruratan.

Penjelasan Fitur

  1. Real-time Emergency Alert.
  2. Sinkronisasi data pasien secara instan.
  3. Active Call Dashboard.

Tantangan Pembuatan

Memastikan data panggilan darurat pasien tidak boleh hilang (dropped) atau terputus saat traffic rumah sakit sedang sangat tinggi.

13 of 16

CareLink: Mission-Critical System

Sistem notifikasi perawat (Nurse Call)

untuk respon kegawatdaruratan.

Solusi Arsitektur

Menggunakan pendekatan Event-Driven. RabbitMQ menampung antrean pesan, dan Redis mempercepat pengambilan profil pasien.

14 of 16

CareLink: Hardware

Interceptor &

Source Code

Memodernisasi perangkat kesehatan lawas (End-of-Life)

dengan mengekstrak sinyal binernya agar dapat terintegrasi mulus

ke dalam ekosistem jaringan IP modern

Tantangan Pembuatan

Mengintegrasikan perangkat keras rumah sakit lama (legacy) yang hanya mengirimkan data biner mentah, bukan request HTTP biasa.

Solusi & Source Code

Membangun program Java Interceptor (Multi-threaded TCP/UDP Sockets). Menggunakan operasi Bitwise (Shift Operators) untuk membedah data 23-byte secara manual.

15 of 16

CareLink: Protocol Parsing & Execution

Validasi integritas data jaringan tingkat rendah.

Fitur Validasi

Sistem mampu mendeteksi paket data yang korup selama transmisi.

Tantangan Pembuatan

Menulis algoritma verifikasi jaringan secara manual dari nol.

Solusi & Source Code

Mengimplementasikan kalkulasi algoritma CRC-16 Modbus murni menggunakan Java untuk mencocokkan payload jaringan.

16 of 16

Kesimpulan: Technical & Soft Skill Integration

Technical Output

Menghasilkan backend system yang scalable, aman (secure), dan stabil (24/7 reliability) berbasis Java & Spring Boot.

Soft Skill - Adaptability & Communication

Terbiasa berkoordinasi dalam tim terdistribusi (remote-ready) maupun lintas vendor, serta mendokumentasikan setiap rilis aplikasi dengan rapi.

Continuous Learning

Mengadopsi teknologi AI (Agentic Workflow) untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas penulisan kode tanpa mengorbankan kualitas.

Mari Terhubung: https://github.com/reesdev | reesky.it@gmail.com