Prinsip Prinsip Pengembangan Ilmu
Prinsip-prinsip Pengembangan Ilmu
Prinsip Humanistik
Prinsip Holistik
Prinsip Tanggung Jawab
Prinsip Konstektualisasi
Prinsip Kultural
Prinsip Humanistik
Prinsip humanitas selalu menekankan bahwa manusia memiliki kedudukan sentral dalam rangka pengembangan epistemologi
Pengetahuan merupakan realisasi kemampuan-kemampuan kodrat manusia melalui rasio dan realisasi epistemologinya harus selalu bersifat proses belajar (learning process).
Prinsip Holistikďż˝
3. Tujuan dari prinsip holistik, yaitu hendak menunjukkan bahwa pengetahuan mempunyai sifat analogis, di mana kehadiran pengetahuan tidak dinyatakan secara bersamaan
2. Prinsip holistik selalu memerlukan sikap kehati-hatian dalam rangka mencari pernyataan- pernyataan epistemologis yang lebih pasti
1. Kebenaran pengetahuan selalu bersifat intersubjektif. Alasannya epistemologi merupakan suatu usaha membiarkan pikiran untuk mencapai pengenalan akan esensinya sendiri, berusaha mengekspresikan dan menunjukkan kepada dirinya sendiri tentang dasar-dasar kepastian yang sifatnya utuh, kokoh, serta holistik.
Prinsip Tanggung Jawabďż˝
Prinsip ini hendak menjelaskan bahwa dalam pengetahuan, subjek yang bertanggung jawab dianggap sebagai penyebab salah satu akibat yang sementara berlangsung
Watloly (2007:208) menyebutkan, tanggung jawab ilmuwan juga memiliki arti mendudukkan manusia pada kedudukannya di antara manusia-manusia lain.
Prinsip Kontekstualisasiďż˝
Prinsip kontekstualisasi hendak menekankan bahwa suatu proses kultural yang berakar pada dasar kebudayaan adalah suatu proses imajinasi kreatif manusia sebagai masyarakat.��Kontekstualisasi mengandung arti bahwa kondisi budaya masyarakat dapat memberikan dorongan atau pengaruh bagi pengembangan epistemologi
 � � Prinsip Kultural��
Manusia sebagai faktor yang penting dalam pengembangan epistemologi
Manusia, dalam konteks ini, tidak saja ditempatkan sebagai subjek yang mengalami dan merumuskan pengetahuan secara nyata dan benar. Lebih dari itu, manusia yang dimaksudkan adalah masyarakat pada posisi sebagai objek dari penyelidikan dan pengembangan epistemologi
Kesimpulan
Dari paparan diatas menurut kelompok kami, prinsip-prinsip pengembangan ilmu yaitu: (1) Prinsip humanitas, gambaran nilai-nilai kemanusiaan sebagai makhluk yang bernilai pada dirinya dalam mewujudkan nilai-nilai universal manusia. (2) Prinsip holistik, kebenaran pengetahuan selalu bersifat intersubjektif. (3) Prinsip tanggung jawab, prinsip yang hendak menunjukkan suatu tahap yang tertinggi dalam pengembangan epistemologi. (4) Prinsip kontekstualisasi, suatu upaya pengembangan epistemologi berdasarkan nilai-nilai budaya masyarakat setempat. (5) Prinsip Kultural, membangun dan mengembangkan suatu pengetahuan yang realistis dan benar, serta dapat dipertanggung-jawabkan