Materi 1:�Manajemen Trauma Maksilofasial
Drg. Fadly Rasyid, Sp.B.M.M
Tujuan pembelajaran
Definisi
01
Trauma maksilofasial adalah cedera yang mengenai tulang, jaringan lunak, atau struktur lain di wajah, termasuk rahang atas (maksila), rahang bawah (mandibula), zigoma, orbita, hidung, dan jaringan lunak di sekitarnya. Trauma ini dapat disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas, jatuh, kekerasan fisik, atau cedera olahraga.
Reference: Fonseca, R. J. (2017). Oral and Maxillofacial Trauma (5th ed.). Elsevier.
01
02
Klasifikasi
Berdasarkan Etiologi (Penyebabnya)
Berdasarkan Struktur yang Terlibat
Trauma tumpul
Trauma tajam
Trauma kombinasi
02
Reference: The Harborview Approach to Craniofacial Trauma; DOI https://doi.org/ 10.1055/s-0041-1735816. ISSN 1535-2188.
Personal documentation
Personal documentation
Identifikasi Dan Klasifikasi Trauma Maksilofasial
Cedera Jaringan Keras (Fraktur Tulang Wajah)
Cedera Jaringan Lunak
Pemeriksaan dan Diagnostik
02
Reference:
01
02
03
04
Penatalaksanaan
Evaluasi Awal dan Stabilisasi Pasien (ABCDE Trauma)
Airway (Jalan Napas): Pastikan jalan napas terbuka; lakukan intubasi atau trakeostomi jika perlu.
Breathing (Pernapasan): Periksa adanya cedera dada yang dapat mempengaruhi pernapasan.
Circulation (Sirkulasi): Kontrol perdarahan dengan kompresi langsung atau tindakan hemostatik.
Disability (Status Neurologis): Evaluasi kesadaran pasien dengan Glasgow Coma Scale (GCS).
Diagnostik
Pemeriksaan Fisik: Inspeksi wajah untuk melihat deformitas, asimetri, dan maloklusi.
Pemeriksaan Radiologi:
01
02
Manajemen Awal
Kontrol Perdarahan: Dengan penjahitan luka, tamponade, atau embolisasi jika diperlukan.
Manajemen Jalan Napas: Jika terjadi obstruksi, lakukan intubasi atau trakeostomi.
Antibiotik Profilaksis, Analgesik dan Anti-inflamasi
01
02
03
03
Exposure (Pemeriksaan Menyeluruh): Identifikasi cedera lain yang mungkin terjadi.
05
Reference:
- Ellis, E., Hupp, J. R., & Tucker, M. R. (2018). Contemporary Oral and Maxillofacial Surgery (7th ed.). Elsevier.
- Kademani, D., & Tiwana, P. (2021). Atlas of Oral and Maxillofacial Surgery. Elsevier.
01
02
03
04
Penatalaksanaan
Manajemen Bedah (Definitif)
Fraktur Mandibula: Open Reduction and Internal Fixation (ORIF) dengan plat dan sekrup atau Intermaxillary Fixation (IMF).
Fraktur Maksila (Le Fort): Reduksi dan fiksasi dengan plating sistem atau wiring.
Fraktur Zigomatikus-Orbita: ORIF dengan rekonstruksi orbita jika ada enoftalmus atau diplopia.
Fraktur Nasal/NOE: Reduksi tertutup atau terbuka dengan fiksasi jika ada deformitas yang signifikan.
Rehabilitasi dan Follow-up
Fisioterapi Rahang: Untuk mengembalikan fungsi mastikasi dan bicara.
Evaluasi Okuloplastik: Jika ada gangguan penglihatan akibat trauma orbita.
Pemantauan Estetika dan Fungsional: Untuk mencegah komplikasi jangka panjang seperti maloklusi, asimetri wajah, atau gangguan saraf.
01
02
03
Cedera Jaringan Lunak: Debridemen, penjahitan, atau rekonstruksi jika ada kehilangan jaringan.
05
03
Reference:
- Ellis, E., Hupp, J. R., & Tucker, M. R. (2018). Contemporary Oral and Maxillofacial Surgery (7th ed.). Elsevier.
- Kademani, D., & Tiwana, P. (2021). Atlas of Oral and Maxillofacial Surgery. Elsevier.
01
02
03
04
Komplikasi Trauma Maksilofasial
Gangguan Pernapasan: Akibat obstruksi jalan napas.
Infeksi: Terutama pada fraktur terbuka atau luka kontaminasi.
Maloklusi: Gangguan gigitan akibat fraktur mandibula yang tidak tertangani dengan baik.
Defisit Saraf: Cedera saraf fasialis atau trigeminal yang menyebabkan gangguan sensorik atau motorik.
Deformitas Wajah: Akibat penyembuhan fraktur yang tidak sempurna.
05
04
Reference:
- Ellis, E., Hupp, J. R., & Tucker, M. R. (2018). Contemporary Oral and Maxillofacial Surgery (7th ed.). Elsevier.
- Kademani, D., & Tiwana, P. (2021). Atlas of Oral and Maxillofacial Surgery. Elsevier.
Penatalaksanaan Trauma Maksilofasial 🡪 General Practice
Manajemen Awal (Emergency Management) |
|
Manajemen Trauma Gigi | Avulsi Gigi Permanen
Fraktur Gigi
|
Kapan Harus Merujuk ke Spesialis? |
|
Reference:
- Ellis, E., Hupp, J. R., & Tucker, M. R. (2018). Contemporary Oral and Maxillofacial Surgery (7th ed.). Elsevier.
Penatalaksanaan Trauma Maksilofasial 🡪 General Practice
Reference:
- Ellis, E., Hupp, J. R., & Tucker, M. R. (2018). Contemporary Oral and Maxillofacial Surgery (7th ed.). Elsevier.
reference :
International Association of Dental Traumatology, www.iadt-dentaltrauma.org.
Reprinted with permission of the International Association of Dental Traumatology (IADT). Dental Traumatology 2012;28:2-12; doi: 10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x. Available at http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x/full.
reference :
International Association of Dental Traumatology, www.iadt-dentaltrauma.org.
Reprinted with permission of the International Association of Dental Traumatology (IADT). Dental Traumatology 2012;28:2-12; doi: 10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x. Available at http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x/full.
reference :
International Association of Dental Traumatology, www.iadt-dentaltrauma.org.
Reprinted with permission of the International Association of Dental Traumatology (IADT). Dental Traumatology 2012;28:2-12; doi: 10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x. Available at http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x/full.
reference :
International Association of Dental Traumatology, www.iadt-dentaltrauma.org.
Reprinted with permission of the International Association of Dental Traumatology (IADT). Dental Traumatology 2012;28:2-12; doi: 10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x. Available at http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x/full.
reference :
International Association of Dental Traumatology, www.iadt-dentaltrauma.org.
Reprinted with permission of the International Association of Dental Traumatology (IADT). Dental Traumatology 2012;28:2-12; doi: 10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x. Available at http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x/full.
reference :
International Association of Dental Traumatology, www.iadt-dentaltrauma.org.
Reprinted with permission of the International Association of Dental Traumatology (IADT). Dental Traumatology 2012;28:2-12; doi: 10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x. Available at http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1600-9657.2011.01103.x/full.
Mahkota Fraktur 🡪 Enamel Fraktur
Intrusi Insisivus
Reference : Dental Traumatology 2007; 23: 66–71 Ó 2007 The International Association for Dental Traumatology
Penatalaksanaan Trauma Maksilofasial 🡪 General Practice
Reference:
- Ellis, E., Hupp, J. R., & Tucker, M. R. (2018). Contemporary Oral and Maxillofacial Surgery (7th ed.). Elsevier.
Materi 2: �Rehabilitasi Maksilofasial Untuk Pemulihan Fungsi dan Estetika
Drg. Fadly Rasyid, Sp.B.M.M
Follow Up 🡪 Pengembalian fungsi mastikasi
Perbaikan Estetik 🡪 Deformitas Jaringan
Pemantauan Jangka Panjang 🡪 Pencegahan Komplikasi 🡪 Gangguan Oklusi
01
02
03
Reference:
- Ellis, E., Hupp, J. R., & Tucker, M. R. (2018). Contemporary Oral and Maxillofacial Surgery (7th ed.). Elsevier.
- Kademani, D., & Tiwana, P. (2021). Atlas of Oral and Maxillofacial Surgery. Elsevier.
Edukasi dan Perawatan 🡪 General Practice
Deteksi Dini 🡪 Diagnosis Awal
Penanganan Awal 🡪 Sebelum di rujuk
Kolaborasi 🡪 Perawatan pendukung 🡪 Scaling, Tambal, Prostetik sederhana
01
02
03
Reference:
References
Terima Kasih